Radang Selaput Paru (Pleurisy) dengan Demam
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Pleurisy adalah peradangan pada selaput tipis yang melapisi paru-paru dan dinding dada, yang disebut pleura. Ketika pleura meradang, gesekan antara kedua lapisan pleura saat bernapas menimbulkan rasa sakit yang tajam. Demam sering menyertai pleurisy jika penyebabnya adalah infeksi, seperti pneumonia atau tuberkulosis. Kondisi ini perlu ditangani agar tidak menimbulkan komplikasi.
Fakta penting
- Pleurisy bukan penyakit paru itu sendiri, melainkan peradangan pada selaput pelapis paru.
- Rasa sakit pleurisy biasanya memburuk saat menarik napas dalam, batuk, atau bersin.
- Demam pada pleurisy menandakan adanya infeksi yang perlu diobati.
Pleurisy cukup umum terjadi sebagai komplikasi dari infeksi paru seperti pneumonia. Pada beberapa kasus, pleurisy juga bisa muncul akibat penyakit autoimun atau cedera dada.
Pleurisy bisa menyerang semua usia, tetapi lebih sering ditemukan pada orang dengan infeksi paru, sistem imun yang lemah, atau penyakit autoimun (misalnya lupus). Perokok dan penderita penyakit paru kronis juga lebih berisiko.
Gejala
- Sulit bernapas berat hingga bibir atau kuku membiru
- Nyeri dada hebat disertai pingsan atau keringat dingin
- Batuk darah dalam jumlah banyak
- Demam sangat tinggi (di atas 40°C) yang tidak turun dengan obat penurun panas
- ⚠Demam terus-menerus lebih dari 3 hari dengan nyeri dada
- ⚠Nyeri dada memburuk atau tidak membaik dengan istirahat
- ⚠Sesak napas yang makin sering terjadi
Gejala umum
- Nyeri dada tajam yang bertambah saat bernapas, batuk, atau bersin
- Demam (suhu tubuh di atas 38°C)
- Sesak napas atau napas pendek
- Batuk kering atau batuk berdahak
- Nyeri yang menyebar ke bahu atau punggung
Gejala pada anak-anak
- Anak mungkin rewel, menangis terus, atau sulit tidur karena nyeri dada
- Demam tinggi yang sulit turun
- Napas cepat atau dangkal
- Anak tidak mau berbaring atau posisi tertentu
Gejala pada lansia
- Nyeri dada mungkin tidak terlalu terasa, tapi sesak napas dan demam tetap ada
- Kebingungan atau penurunan kesadaran (akibat infeksi berat)
- Napas cepat, kelelahan, dan hilang nafsu makan
Penyebab
Penyebab utama
- Infeksi: pneumonia (bakteri atau virus), tuberkulosis (TBC), atau infeksi jamur
- Cedera dada: patah tulang rusuk, luka tusuk, atau pukulan keras
- Penyakit autoimun: lupus, artritis reumatoid, atau skleroderma
- Efek samping obat-obatan (jarang), misalnya obat tertentu untuk jantung atau lupus
- Gumpalan darah di paru (emboli paru) – kondisi darurat
Faktor risiko
- Merokok atau perokok pasif
- Sistem imun lemah (HIV, kemoterapi, kurang gizi)
- Penyakit paru kronis seperti PPOK atau asma
- Usia lanjut
- Kontak erat dengan penderita TBC
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika Anda mengalami nyeri dada yang tajam saat bernapas disertai demam tinggi
- Jika sesak napas mengganggu aktivitas sehari-hari
- Jika demam tidak turun setelah 2 hari meski sudah istirahat
Buat janji temu rutin jika:
- Jika nyeri dada ringan namun menetap lebih dari seminggu
- Jika Anda riwayat penyakit autoimun dan muncul nyeri dada baru
- Untuk pemeriksaan lanjutan setelah pengobatan pertama dari dokter
Diagnosis
Dokter akan bertanya tentang gejala dan riwayat kesehatan, lalu melakukan pemeriksaan fisik dengan mendengarkan suara napas menggunakan stetoskop. Suara gesekan pleura yang khas bisa menjadi tanda pleurisy.
Tes yang mungkin dilakukan
- Rontgen dada (X-ray): untuk melihat adanya cairan atau infeksi di paru
- CT scan atau USG dada: memberikan gambaran lebih detail
- Tes darah: untuk melihat tanda infeksi atau peradangan (misalnya CRP, leukosit)
- Analisis cairan pleura: jika ada penumpukan cairan, dokter bisa mengambil sampel untuk diperiksa
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan pleurisy biasanya tidak menyakitkan. Anda mungkin diminta menarik napas dalam atau berbaring pada posisi tertentu. Hasil tes biasanya keluar dalam beberapa jam hingga beberapa hari, tergantung jenis pemeriksaan.
Perawatan
Pengobatan pleurisy dengan demam bertujuan untuk mengatasi penyebabnya dan meredakan gejala. Jika penyebabnya infeksi, dokter akan memberikan obat yang sesuai. Untuk nyeri, dapat digunakan obat antiinflamasi nonsteroid (seperti ibuprofen) sesuai resep dokter.
Perawatan mandiri di rumah
- Istirahat total: jangan memaksakan aktivitas berat
- Kompres hangat pada area nyeri untuk mengurangi ketegangan otot
- Posisikan tidur setengah duduk atau miring ke sisi yang sakit untuk mengurangi gesekan
- Hindari merokok dan asap rokok
- Minum air putih cukup untuk membantu mengencerkan dahak
Perawatan medis
Dokter mungkin meresepkan obat antiradang (bukan steroid atau golongan OAINS) untuk mengurangi peradangan dan nyeri. Jika infeksi bakteri dicurigai, akan diberikan antibiotik. Untuk infeksi virus, pengobatan bersifat suportif. Jika ada penumpukan cairan yang mengganggu pernapasan, dokter dapat melakukan prosedur pengeluaran cairan (torakosentesis).
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi jarang diperlukan, biasanya hanya jika terjadi komplikasi seperti empiema (nanah di rongga pleura) yang tidak bisa diatasi dengan drainase jarum, atau jika ada jaringan parut yang menyebabkan paru tidak bisa mengembang (dekortikasi).
Hidup dengan kondisi ini
Pada masa penyembuhan, penting untuk cukup istirahat dan tidak memaksakan diri. Hindari aktivitas yang membuat napas terengah-engah. Pastikan Anda mendapatkan dukungan dari keluarga dan tenaga kesehatan.
Tips gaya hidup
- Lakukan latihan pernapasan ringan setelah dinyatakan aman oleh dokter (misalnya tarik napas perlahan dan tahan beberapa detik)
- Tidur dengan posisi kepala lebih tinggi atau miring ke sisi yang tidak sakit
- Gunakan bantal tambahan agar posisi tidur lebih nyaman
Diet dan olahraga
Konsumsi makanan bergizi seimbang, perbanyak sayur, buah, dan protein untuk membantu pemulihan. Minum cukup air (minimal 8 gelas per hari). Olahraga ringan seperti jalan santai boleh dilakukan setelah gejala nyeri dan demam mereda, tetapi konsultasikan dulu dengan dokter.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Nyeri dada dan sesak napas bisa menimbulkan kecemasan atau stres. Penting untuk membicarakan perasaan Anda dengan keluarga, teman, atau profesional kesehatan jiwa. Jika Anda merasa cemas atau depresi, jangan ragu untuk mencari bantuan dari psikolog atau layanan dukungan kesehatan jiwa di daerah Anda.
Pencegahan
Tidak semua kasus pleurisy dapat dicegah, tetapi risiko dapat dikurangi dengan menjaga kesehatan paru dan mengobati infeksi secara tuntas.
Vaksin
Vaksin pneumonia dan influenza dapat membantu mencegah infeksi paru yang sering menjadi penyebab pleurisy. Konsultasikan dengan dokter atau puskesmas terdekat mengenai jadwal vaksinasi yang sesuai untuk Anda.
Program skrining
Tidak ada skrining khusus untuk pleurisy. Namun, jika Anda memiliki faktor risiko (misalnya perokok atau penyakit autoimun), lakukan pemeriksaan kesehatan rutin dan laporkan gejala dada ke dokter.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Efusi pleura: penumpukan cairan di rongga pleura yang bisa menyebabkan sesak napas berat
- Empiema: infeksi nanah di rongga pleura yang memerlukan drainase dan antibiotik jangka panjang
- Fibrosis pleura: jaringan parut pada pleura yang membuat paru tidak bisa mengembang maksimal
- Gagal napas jika infeksi meluas atau paru tidak berfungsi dengan baik
Prospek jangka panjang
Dengan diagnosis dan pengobatan yang tepat, sebagian besar penderita pleurisy dengan demam pulih sepenuhnya tanpa masalah jangka panjang. Proses penyembuhan bisa memakan waktu beberapa minggu hingga beberapa bulan. Jangan ragu untuk mengikuti anjuran dokter dan kontrol rutin.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 30 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.