Sinus dan Mual: Apa yang Perlu Diketahui
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Sinusitis adalah peradangan pada selaput sinus, yaitu rongga kecil di sekitar hidung dan mata. Saat sinus membengkak, lendir bisa menumpuk dan menyebabkan tekanan di wajah, sakit kepala, dan kadang mual. Mual ini sering terjadi karena lendir yang mengalir ke tenggorokan (disebut postnasal drip) atau karena rasa pusing akibat tekanan di dalam kepala.
Fakta penting
- Sinusitis sering muncul setelah pilek atau flu biasa.
- Mual pada sinusitis biasanya berasal dari lendir yang menetes di tenggorokan atau dari pusing.
- Kebanyakan sinusitis yang disebabkan virus membaik dalam 7–10 hari tanpa obat khusus.
Sangat umum. Hampir semua orang pernah mengalami sinusitis setidaknya sekali dalam hidupnya.
Sinusitis dapat menyerang anak-anak dan orang dewasa, tetapi lebih sering terjadi pada orang dewasa, terutama mereka yang sering terpapar asap rokok atau polusi udara.
Gejala
- Sakit kepala sangat parah yang muncul tiba-tiba
- Pembengkakan atau kemerahan di sekitar mata
- Leher kaku yang tidak biasa
- Kejang
- Kesulitan bernapas atau menelan
- ⚠Demam tinggi yang tidak kunjung turun
- ⚠Gejala memburuk setelah sebelumnya membaik
- ⚠Nyeri wajah atau kepala yang semakin hebat
- ⚠Penglihatan kabur atau berbayang
- ⚠Mual dan muntah terus-menerus
Gejala umum
- Hidung tersumbat atau berair
- Nyeri atau tekanan di sekitar dahi, pipi, atau mata
- Mual atau rasa tidak nyaman di perut
- Sakit kepala
- Lendir berwarna kuning atau hijau
- Berkurangnya indra penciuman
- Batuk yang lebih parah pada malam hari
Gejala pada anak-anak
- Mual yang bisa disertai muntah
- Batuk yang mengganggu tidur
- Rewel atau mudah menangis
- Pembengkakan di sekitar kelopak mata (perlu diwaspadai)
Gejala pada lansia
- Pusing atau gangguan keseimbangan
- Penurunan nafsu makan
- Rasa bingung yang ringan (terutama pada lansia)
- Nyeri wajah yang terasa tumpul
Penyebab
Penyebab utama
- Infeksi virus, misalnya setelah pilek atau flu
- Infeksi bakteri, yang bisa terjadi bila lendir tertahan lama
- Alergi yang menyebabkan hidung tersumbat
- Polip hidung, yaitu jaringan tumbuh di dalam saluran hidung
Faktor risiko
- Merokok atau sering terpapar asap rokok
- Sistem kekebalan tubuh yang lemah
- Kelainan struktur hidung seperti septum yang bengkok
- Polusi udara dan perubahan cuaca
- Asma atau alergi yang tidak terkontrol
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Nyeri wajah atau kepala yang sangat mengganggu dan tidak hilang dengan istirahat
- Demam tinggi yang berlangsung lebih dari beberapa hari
- Gejala tidak membaik setelah lebih dari 10 hari
- Nyeri hebat di sekitar mata
Buat janji temu rutin jika:
- Nyeri wajah yang terus-menerus meski ringan
- Mual yang mengganggu aktivitas sehari-hari
- Hidung tersumbat yang membuat sulit tidur atau bekerja
Diagnosis
Dokter akan menanyakan keluhan, memeriksa hidung dengan alat khusus, dan menekan beberapa area wajah untuk mengetahui lokasi tekanan atau nyeri.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan fisik pada hidung, telinga, dan tenggorokan
- Endoskopi hidung, yaitu memeriksa saluran hidung dengan selang tipis berkamera
- Tes alergi jika diduga alergi sebagai penyebab
- Pemindaian CT scan atau rontgen sinus bila diperlukan
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan biasanya tidak menyakitkan. Dokter mungkin meminta Anda menundukkan kepala ke depan untuk melihat cairan di sinus. Jika diperlukan, dokter dapat mengambil sampel lendir untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Perawatan
Tujuan pengobatan adalah meredakan peradangan, mengatasi infeksi, dan mengurangi gejala seperti mual. Sebagian besar kasus dapat ditangani di rumah dengan cara sederhana.
Perawatan mandiri di rumah
- Beristirahat cukup agar tubuh melawan infeksi
- Minum air hangat untuk mengencerkan lendir
- Kompres hangat di dahi atau pipi selama beberapa menit
- Menghirup uap air hangat, misalnya saat mandi air hangat
- Tidur dengan kepala lebih tinggi menggunakan bantal tambahan
Perawatan medis
Dokter dapat memberikan obat untuk meredakan gejala, obat semprot hidung untuk mengurangi pembengkakan, atau obat untuk mengatasi alergi. Jika infeksi bakteri dicurigai, dokter akan meresepkan antibiotik. Penting untuk mengikuti petunjuk dokter dan tidak memakai obat orang lain.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi jarang diperlukan, tetapi bisa dilakukan jika sinusitis berulang atau ada polip yang menyumbat saluran sinus.
Hidup dengan kondisi ini
Pulihkan tubuh dengan banyak istirahat. Hindari memaksakan diri, dan beri waktu bagi sinus untuk mengering dan kembali normal.
Tips gaya hidup
- Hindari asap rokok dan polusi
- Gunakan pelembap udara di kamar
- Cuci tangan sesering mungkin
- Kelola alergi dengan menghindari pemicunya
Diet dan olahraga
Makan makanan bergizi seperti sayur dan buah, serta minum air yang cukup. Olahraga ringan seperti berjalan kaki dapat membantu sirkulasi, tetapi jangan memaksakan diri jika merasa lemas.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Sinusitis yang berlangsung lama dapat membuat frustrasi karena sulit tidur atau bernapas. Perasaan sedih atau cemas adalah hal yang wajar, dan penting untuk tidak menyimpannya sendiri.
Pencegahan
Tidak sepenuhnya dapat dicegah, tetapi risiko dapat dikurangi dengan menjaga kebersihan tangan dan menghindari pemicu alergi.
Vaksin
Vaksin flu dan pneumonia dapat mengurangi risiko infeksi saluran napas yang bisa memicu sinusitis. Tanyakan kepada dokter apakah vaksin ini sesuai untuk Anda.
Program skrining
Tidak ada tes skrining khusus untuk sinusitis.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Infeksi dapat menyebar ke area sekitar mata atau otak (jarang terjadi)
- Pada anak-anak, sinusitis kronis dapat mengganggu pendengaran
- Tulang di sekitar sinus dapat terinfeksi (sangat jarang)
Prospek jangka panjang
Dengan penanganan yang tepat, hampir semua sinusitis membaik dalam beberapa minggu. Menerapkan gaya hidup sehat membantu mencegah kekambuhan di kemudian hari.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 31 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.