Nyeri Testis di Malam Hari: Kenali Penyebab dan Kapan Harus ke Dokter
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Nyeri testis di malam hari adalah rasa sakit, ngilu, atau tidak nyaman pada buah zakar (testis) yang muncul atau semakin terasa saat malam hari atau ketika sedang berbaring. Rasa nyeri ini bisa berasal dari ringan seperti otot tegang, atau kondisi yang lebih serius yang membutuhkan pertolongan segera. Tidak semua nyeri testis berbahaya, tetapi perlu diwaspadai karena beberapa penyebabnya bisa mengancam keselamatan testis.
Fakta penting
- Nyeri testis yang muncul tiba-tiba dan sangat hebat bisa menjadi tanda putarnya buah zakar (torsio testis), ini adalah kondisi gawat darurat.
- Sebagian besar nyeri testis di malam hari disebabkan oleh infeksi, peradangan, atau masalah aliran darah, tetapi hanya dokter yang bisa memastikannya.
- Memeriksa buah zakar sendiri secara rutin dapat membantu Anda menyadari perubahan awal dan segera mencari pertolongan.
- Jangan menunda periksa ke dokter jika nyeri testis berlangsung lebih dari satu jam atau disertai bengkak dan mual.
Ya, nyeri testis di malam hari cukup umum dialami pria dari berbagai usia. Namun, kondisi ini jarang dibicarakan secara terbuka. Banyak kasus yang ringan dan hilang sendiri, tetapi ada juga yang membutuhkan penanganan medis segera.
Nyeri testis dapat dialami oleh laki-laki dari segala usia, mulai dari bayi, anak-anak, remaja, hingga lanjut usia. Namun, penyebabnya bisa berbeda-beda. Misalnya, torsio testis paling sering terjadi pada remaja dan pria muda di bawah 25 tahun, sedangkan peradangan atau infeksi lebih sering pada pria dewasa.
Gejala
- Nyeri testis yang muncul secara tiba-tiba dan sangat hebat
- Testis terasa sangat sakit saat disentuh atau tampak lebih tinggi dari biasanya
- Nyeri testis disertai mual, muntah, atau berkeringat dingin
- Perut bagian bawah sakit sekali dalam waktu singkat
- Pembengkakan testis yang terjadi sangat cepat
- ⚠Nyeri testis yang tidak kunjung membaik setelah beberapa jam
- ⚠Keluar cairan atau nanah dari penis
- ⚠Nyeri saat buang air kecil disertai demam
- ⚠Benjolan baru yang terasa nyeri di area testis
- ⚠Riwayat cedera pada selangkangan dan nyeri tidak hilang
Gejala umum
- Rasa sakit atau nyeri tumpul di satu atau kedua testis yang terasa saat malam atau berbaring
- Testis terasa pegal, berat, atau seperti ditekan
- Bengkak pada buah zakar atau skrotum (kantong kulit yang membungkus testis)
- Kemerahan atau terasa hangat pada kulit skrotum
- Nyeri yang menjalar ke perut bagian bawah atau selangkangan
- Rasa tidak nyaman saat buang air kecil atau saat berhubungan intim
Gejala pada anak-anak
- Pada bayi dan anak laki-laki, gejala bisa berupa rewel terus-menerus, menangis tanpa sebab jelas, atau menolak disentuh di area selangkangan.
- Pada anak yang lebih besar, mereka mungkin mengeluh nyeri di perut atau selangkangan, tidak hanya di testis.
- Mual dan muntah bisa menyertai torsio testis pada anak dan perlu segera dibawa ke unit gawat darurat.
Gejala pada lansia
- Pada pria lanjut usia, nyeri testis bisa terasa lebih ringan tetapi disertai benjolan atau pembengkakan yang menetap.
- Gangguan buang air kecil seperti sering kencing atau nyeri saat kencing bisa ikut muncul jika penyebabnya terkait prostat.
- Nyeri yang timbul perlahan dan disertai demam dapat menandakan infeksi pada saluran reproduksi.
Penyebab
Penyebab utama
- Torsio testis: terpuntirnya tali yang membawa aliran darah ke testis. Ini kondisi gawat darurat karena aliran darah terputus dan testis bisa mati jika tidak segera ditangani.
- Epididimitis: peradangan pada saluran di belakang testis yang sering disebabkan infeksi bakteri.
- Orkitis: radang pada testis karena infeksi virus atau bakteri.
- Hernia inguinalis: jaringan usus menonjol ke selangkangan dan bisa menekan testis, terasa nyeri saat berbaring.
- Varikokel: pelebaran pembuluh darah di dalam skrotum yang terkadang terasa nyeri atau berat, terutama pada malam hari.
- Kista atau tumor pada testis, yang bisa menyebabkan rasa tidak nyaman atau nyeri ringan.
- Cedera atau tekanan berlebihan pada selangkangan.
- Nyeri yang berasal dari otot atau saraf di sekitar area panggul, diperberat oleh posisi tidur tertentu.
Faktor risiko
- Usia di bawah 25 tahun (lebih rentan mengalami torsio testis)
- Aktivitas fisik berat atau olahraga yang melibatkan banyak lompatan dan gerakan selangkangan
- Pernah mengalami infeksi saluran kemih atau penyakit menular seksual
- Tidur dalam posisi yang menekan area selangkangan dalam waktu lama
- Riwayat keluarga dengan masalah testis atau hernia
- Merokok atau paparan zat beracun tertentu yang dapat mempengaruhi pembuluh darah
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika nyeri testis muncul tiba-tiba, sangat hebat, dan disertai mual atau muntah — segera ke unit gawat darurat.
- Jika dalam beberapa jam testis membengkak atau berubah warna menjadi kemerahan atau kebiruan.
- Jika Anda tidak bisa buang air kecil sama sekali atau nyeri saat kencing disertai demam tinggi.
Buat janji temu rutin jika:
- Jika nyeri testis sudah berlangsung lebih dari satu hari dan tidak membaik dengan istirahat.
- Jika Anda merasakan benjolan yang menetap di salah satu testis, meskipun tidak nyeri.
- Jika nyeri muncul setiap malam dan mengganggu tidur Anda selama beberapa hari.
- Jika Anda mengalami perubahan ukuran atau bentuk testis.
Diagnosis
Dokter akan menanyakan riwayat keluhan, melakukan pemeriksaan fisik pada area selangkangan dan testis, serta mungkin meminta pemeriksaan penunjang untuk memastikan penyebab nyeri. Diagnosis yang cepat sangat penting, terutama untuk torsio testis.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan fisik: dokter akan meraba dan memeriksa testis, posisinya, serta area sekitarnya.
- USG skrotum: pemeriksaan gelombang bunyi untuk melihat aliran darah di testis. Ini adalah pemeriksaan utama untuk membedakan torsio testis dari penyebab lain.
- Tes urine: untuk memeriksa adanya infeksi pada saluran kemih atau kelamin.
- Tes darah: membantu menilai adanya infeksi atau peradangan dalam tubuh.
- Pemeriksaan lain seperti CT scan atau MRI hanya dilakukan jika ada kecurigaan khusus, misalnya tumor atau cedera jaringan.
Apa yang diharapkan saat janji temu
Saat Anda datang dengan keluhan nyeri testis, dokter akan segera menilai apakah ini kondisi gawat darurat. Jika dicurigai torsio testis, Anda akan dirujuk untuk pemeriksaan USG dan kemungkinan tindakan segera. Anda mungkin diminta membuka bagian bawah pakaian dan memakai kain penutup saat pemeriksaan fisik. Tidak perlu malu, ini prosedur standar yang dilakukan oleh tenaga kesehatan profesional.
Perawatan
Pengobatan nyeri testis bergantung pada penyebab yang mendasarinya. Setelah diagnosa ditegakkan, dokter akan menentukan langkah yang tepat. Beberapa kondisi cukup ditangani dengan perawatan di rumah, sedangkan yang lain membutuhkan obat-obatan atau tindakan medis. Penting untuk tidak menunda penanganan karena beberapa penyebab bisa membahayakan testis.
Perawatan mandiri di rumah
- Istirahatkan tubuh dan hindari aktivitas berat sementara waktu.
- Gunakan penyangga skrotum (tidak harus membeli, bisa gunakan celana dalam ketat yang bersih) untuk mengurangi pergerakan testis.
- Kompres dingin pada area selangkangan selama 10–15 menit untuk mengurangi bengkak, bungkus dengan kain agar tidak langsung menyentuh kulit.
- Tinggikan area panggul dengan bantal saat tidur untuk mengurangi tekanan pada testis.
- Minum air putih yang cukup dan hindari makanan pedas berlebihan yang dapat mengiritasi saat buang air kecil.
- Jangan memencet atau memijat testis yang nyeri karena bisa memperburuk kondisi.
Perawatan medis
Perawatan medis dilakukan sesuai penyebab. Untuk infeksi bakteri, dokter mungkin meresepkan antibiotik. Untuk peradangan atau nyeri, dokter dapat memberikan obat untuk meredakan peradangan dan nyeri. Bila ada penyakit menular seksual, pengobatan juga akan diarahkan untuk kondisi tersebut. Semua obat harus diberikan oleh dokter atau sesuai resep; jangan membeli obat sendiri. Untuk masalah pembuluh darah seperti varikokel yang berat, dokter mungkin menyarankan prosedur untuk memperbaiki aliran darah di area tersebut.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi umumnya dilakukan untuk torsio testis — kondisi darurat saat tali sperma terpuntir. Tindakan bedah akan memutar kembali tali sperma dan memperbaiki posisinya agar aliran darah pulih. Semakin cepat operasi dilakukan (idealnya dalam 6 jam), semakin besar kemungkinan testis tetap terselamatkan. Operasi juga mungkin diperlukan untuk hernia inguinalis, tumor testis, atau varikokel yang menimbulkan gejala berat.
Hidup dengan kondisi ini
Jika nyeri testis mengganggu, cobalah untuk mengatur posisi tidur agar tekanan pada selangkangan berkurang, misalnya tidur dengan lutut ditekuk dan ganjal bantal di antara kaki. Gunakan pakaian dalam yang menopang dengan baik dan tidak terlalu ketat. Selama masa pemulihan, batasi aktivitas fisik yang membuat area tersebut tertekan dan dengarkan sinyal tubuh Anda. Istirahat tidak berarti harus berbaring sepanjang hari; Anda tetap bisa beraktivitas ringan di rumah.
Tips gaya hidup
- Lakukan pemeriksaan sendiri testis sebulan sekali di depan cermin setelah mandi air hangat.
- Hindari duduk terlalu lama tanpa mengubah posisi, terutama jika pekerjaan Anda banyak duduk.
- Kenakan pelindung selangkangan saat berolahraga kontak fisik.
- Berhenti merokok dan kurangi konsumsi alkohol untuk menjaga kesehatan pembuluh darah.
- Jaga kebersihan area kelamin dan selalu buang air kecil setelah berhubungan intim untuk mengurangi risiko infeksi.
Diet dan olahraga
Makan makanan bergizi seimbang yang kaya buah, sayur, dan protein tanpa lemak dapat membantu menjaga daya tahan tubuh. Olahraga ringan seperti jalan kaki atau berenang aman jika nyeri sudah mereda. Hindari latihan angkat beban atau bersepeda jarak jauh yang dapat menekan area selangkangan selama nyeri masih terasa. Pastikan Anda cukup minum air putih untuk mencegah infeksi saluran kemih.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Nyeri testis bisa menimbulkan rasa cemas, malu, atau khawatir berlebihan, terutama jika penyebabnya belum diketahui. Perasaan cemas ini wajar. Bicarakan kekhawatiran Anda dengan orang terdekat atau profesional kesehatan mental jika perlu. Ingat bahwa kondisi reproduksi adalah masalah kesehatan biasa dan bukan sesuatu yang memalukan.
Pencegahan
Tidak semua penyebab nyeri testis dapat dicegah, terutama torsio testis yang bisa terjadi tanpa sebab yang jelas. Namun, Anda bisa mengurangi risiko dengan menjaga kesehatan area kelamin, segera mengobati infeksi, menghindari cedera, dan melakukan pemeriksaan dini secara rutin. Yang terpenting adalah mengenali gejala awal dan segera mencari pertolongan agar komplikasi serius dapat dihindari.
Vaksin
Beberapa infeksi yang bisa menyebabkan radang testis, seperti gondongan (mumps), dapat dicegah dengan vaksinasi. Pastikan Anda memiliki imunisasi yang lengkap sesuai jadwal yang berlaku di Indonesia, termasuk vaksin MMR yang biasanya diberikan saat anak-anak. Tanyakan kepada dokter atau puskesmas setempat apakah vaksinasi Anda sudah lengkap.
Program skrining
Belum ada pemeriksaan rutin untuk nyeri testis seperti halnya pemeriksaan tekanan darah. Namun, melakukan pemeriksaan sendiri buah zakar (testicular self-examination) sebulan sekali adalah langkah yang baik. Anda juga dianjurkan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan rutin, terutama jika Anda termasuk kelompok risiko atau memiliki riwayat penyakit keluarga.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Pada torsio testis yang tidak segera ditangani, aliran darah bisa terhenti total sehingga testis mati (nekrosis) dan harus diangkat.
- Infeksi yang menyebar dari testis atau epididimis dapat masuk ke aliran darah dan menyebabkan demam tinggi atau sepsis yang membahayakan nyawa.
- Hernia yang menetap bisa menjadi strangulasi, yaitu usus terjepit dan berisiko menyebabkan kematian jaringan usus.
- Tumor atau keganasan testis yang tidak terdeteksi bisa membesar dan menyebar ke bagian tubuh lain.
Prospek jangka panjang
Kabar baiknya, hampir semua penyebab nyeri testis dapat diobati atau dikelola dengan baik jika ditangani sejak dini. Untuk torsio testis, operasi yang dilakukan dalam enam jam pertama memiliki tingkat keberhasilan yang sangat tinggi. Infeksi dapat disembuhkan dengan pengobatan yang tepat. Bahkan untuk kondisi serius seperti tumor testis, tingkat kesembuhan sangat tinggi terutama bila ditemukan sejak awal. Dengan dukungan dokter dan pemeriksaan rutin, sebagian besar pria tetap dapat hidup sehat dan aktif.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 31 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.