Testis yang Naik dan Turun (Retractile Testicle): Informasi Lengkap
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Testis yang naik dan turun (disebut juga retractile testicle) adalah kondisi ketika testis bergerak naik dari kantong buah zakar (skrotum) ke arah selangkangan, lalu turun kembali dengan sendirinya. Ini terjadi karena otot kremaster yang menarik testis terlalu aktif. Kondisi ini umum dialami anak laki-laki dan biasanya tidak berbahaya, tetapi perlu dipantau oleh dokter.
Fakta penting
- Bukan kondisi yang sama dengan testis yang tidak turun (undescended testicle).
- Paling sering terjadi pada anak laki-laki usia 3–7 tahun.
- Pada kebanyakan kasus, kondisi ini membaik sendiri seiring bertambahnya usia.
Ya, cukup umum. Sekitar 1 dari 20 anak laki-laki mengalami kondisi ini pada masa pertumbuhan.
Terutama menyerang anak laki-laki usia balita hingga menjelang remaja. Pada orang dewasa, kondisi ini lebih jarang, tetapi bisa terjadi.
Gejala
- Nyeri testis hebat yang muncul secara tiba-tiba
- Kantong buah zakar membengkak, memerah, atau terasa panas
- Mual, muntah, atau pusing
- Testis terasa kaku, bengkak, dan sangat nyeri saat disentuh
- ⚠Testis naik dan tidak turun kembali dalam waktu lama, apalagi jika disertai nyeri
- ⚠Muncul benjolan baru di selangkangan atau buah zakar yang membesar
- ⚠Demam disertai nyeri testis atau pembengkakan
Gejala umum
- Testis terasa naik ke lipatan selangkangan lalu turun sendiri
- Kadang testis teraba lebih kecil atau sulit diraba saat naik
- Tidak disertai nyeri, atau hanya rasa tidak nyaman ringan
- Perubahan posisi testis sering terjadi saat kedinginan, takut, atau setelah berolahraga
Gejala pada anak-anak
- Orang tua mungkin melihat kantong buah zakar kadang tampak kosong, lalu testis muncul kembali
- Anak mungkin sering menarik-narik celana atau mengeluh tidak nyaman
- Tidak ada tangisan atau reaksi kesakitan yang hebat
Gejala pada lansia
- Testis yang naik-turun bisa terasa seperti benjolan di selangkangan yang muncul dan hilang
- Mungkin terasa nyeri ringan atau rasa berat saat berdiri lama
- Bisa disertai rasa tidak nyaman di area selangkangan
Penyebab
Penyebab utama
- Refleks otot kremaster yang terlalu aktif – otot inilah yang menarik testis naik
- Suhu dingin atau rangsangan ringan pada paha bagian dalam
- Pada anak-anak, testis masih memiliki ruang gerak yang lebih bebas di dalam kantongnya
Faktor risiko
- Usia anak-anak, terutama 3–7 tahun
- Pernah mengalami testis naik-turun sebelumnya
- Lingkungan dingin atau aktivitas fisik yang memicu refleks otot
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika muncul nyeri hebat di testis atau selangkangan secara tiba-tiba
- Jika testis tidak turun kembali ke kantong buah zakar dan terasa nyeri
Buat janji temu rutin jika:
- Jika testis sering naik dan turun, atau jika Anda melihat perubahan pada buah zakar
- Jika ada benjolan, pembengkakan, atau rasa tidak nyaman yang mengganggu aktivitas
- Jika anak Anda tampak kesakitan atau gelisah karena kondisi ini
Diagnosis
Dokter akan bertanya tentang gejala yang Anda atau anak Anda alami, lalu melakukan pemeriksaan fisik pada area selangkangan dan buah zakar. Dokter mungkin meminta Anda berbaring, berdiri, atau batuk untuk melihat pergerakan testis.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan fisik oleh dokter
- Pemeriksaan USG (ultrasonografi) jika diperlukan untuk melihat posisi testis dan aliran darah
- Rujukan ke dokter spesialis urologi bila ada keraguan atau masalah lain
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan biasanya tidak menimbulkan rasa sakit. Dokter akan menjelaskan apakah testis berada pada jalur yang normal. Pada banyak kasus, tidak diperlukan pemeriksaan tambahan.
Perawatan
Pada kebanyakan anak, testis naik-turun akan membaik dengan sendirinya seiring bertambahnya usia. Pengobatan hanya diperlukan jika testis tidak turun secara permanen, atau jika muncul komplikasi seperti nyeri atau torsi testis.
Perawatan mandiri di rumah
- Kenakan celana atau pakaian dalam yang longgar dan nyaman
- Jangan memaksa testis turun dengan tangan, karena bisa melukai
- Catat kapan testis naik dan apa yang memicunya, lalu laporkan ke dokter
- Tenangkan anak dan jelaskan bahwa kondisi ini biasa dan tidak perlu ditakuti
Perawatan medis
Dokter akan memantau kondisi secara berkala. Jika testis tetap tidak turun sampai usia tertentu, dokter spesialis urologi bisa menyarankan prosedur untuk memindahkan testis ke dalam skrotum (orkidopeksi). Tindakan ini umum dan memiliki tingkat keberhasilan tinggi. Keputusan tentang jenis pengobatan atau tindakan selalu dibuat bersama dokter Anda.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi jarang diperlukan. Operasi baru dipertimbangkan jika testis tidak kunjung turun setelah masa pubertas, atau jika ada risiko komplikasi seperti torsi testis yang berulang.
Hidup dengan kondisi ini
Sebagian besar anak dan pria dengan kondisi ini tidak perlu membatasi aktivitas. Bermain, sekolah, dan berolahraga tetap bisa dilakukan seperti biasa. Lakukan pemeriksaan rutin ke dokter untuk memastikan kondisi tetap normal.
Tips gaya hidup
- Kenakan pakaian dalam yang memberikan dukungan cukup
- Hindari paparan dingin berlebihan pada area selangkangan
- Periksa buah zakar secara rutin, misalnya saat mandi, untuk mengenali perubahan sejak dini
Diet dan olahraga
Tidak ada diet khusus untuk kondisi ini. Cukup konsumsi makanan bergizi seimbang dan lakukan olahraga teratur untuk menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Bagi anak-anak, kondisi ini kadang membuat malu atau cemas. Pada orang dewasa, kekhawatiran tentang kesehatan testis juga bisa menimbulkan kecemasan. Sangat penting untuk berbicara dengan dokter dan mendapatkan informasi yang benar agar tidak salah kaprah.
Pencegahan
Kondisi ini tidak dapat dicegah karena berkaitan dengan refleks otot alami tubuh. Namun, deteksi dini melalui pemeriksaan rutin membantu mencegah komplikasi dan memberikan ketenangan.
Program skrining
Pemeriksaan buah zakar sendiri secara rutin sejak remaja dianjurkan untuk mengenali perubahan apa pun sejak dini.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Jika testis tidak kunjung turun hingga dewasa, risiko gangguan kesuburan meningkat
- Risiko torsi testis (terpuntirnya saluran yang membawa darah ke testis) bisa lebih tinggi
- Pada sebagian kasus, bisa berhubungan dengan hernia inguinalis
Prospek jangka panjang
Dengan pemantauan yang tepat, sebagian besar kasus testis naik-turun membaik sendiri tanpa gangguan berarti. Jika diperlukan tindakan medis, hasilnya sangat baik dan seseorang tetap dapat hidup normal, sehat, dan aktif.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 31 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.