Testis Nyeri atau Bengkak Disertai Demam
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Kondisi ketika testis (buah zakar) terasa nyeri, bengkak, atau tidak nyaman disertai demam. Ini bisa menandakan peradangan atau infeksi pada testis atau saluran di sekitarnya, seperti epididimitis (radang saluran di belakang testis) atau orkitis (radang testis). Kadang bisa juga terjadi karena masalah lain yang memerlukan penanganan segera.
Fakta penting
- Nyeri testis dengan demam dapat menandakan infeksi atau peradangan, tetapi juga bisa menjadi tanda keadaan darurat seperti torsi testis (testis terpuntir).
- Torsi testis lebih sering terjadi pada remaja dan pria muda, dan harus ditangani dalam hitungan jam untuk menyelamatkan testis.
- Infeksi seperti epididimitis dan orkitis umumnya dapat diobati dengan antibiotik dan istirahat, jika ditangani sejak dini.
- Demam yang menyertai nyeri testis bisa menunjukkan infeksi yang menyebar, sehingga perlu pemeriksaan dokter.
Cukup umum. Epididimitis dan orkitis sering terjadi pada pria usia reproduktif, tetapi nyeri testis dengan demam juga bisa terjadi pada anak-anak dan pria yang lebih tua.
Pria dan anak laki-laki dari segala usia. Epididimitis paling sering terjadi pada pria berusia 18–35 tahun, sedangkan torsi testis paling sering pada remaja. Bayi dan pria lanjut usia juga bisa mengalaminya.
Gejala
- Nyeri testis yang datang tiba-tiba dan sangat berat
- Testis terasa bengkak, keras, dan sangat nyeri saat disentuh
- Mual atau muntah mengikuti nyeri testis
- Perubahan posisi testis terasa lebih tinggi dari normal
- Demam tinggi disertai nyeri testis yang hebat
- ⚠Nyeri testis ringan yang menetap lebih dari beberapa jam
- ⚠Pembengkakan testis yang semakin membesar
- ⚠Demam disertai nyeri saat buang air kecil
- ⚠Keluar cairan dari penis
- ⚠Melihat darah dalam air mani
Gejala umum
- Nyeri atau rasa tidak nyaman pada salah satu atau kedua testis
- Pembengkakan pada testis atau skrotum (kantung zakar)
- Kulit skrotum terasa panas, merah, atau sensitif
- Demam dan menggigil
- Nyeri saat buang air kecil atau sering ingin buang air kecil
- Keluar cairan dari penis
- Nyeri menjalar ke pangkal paha atau perut bagian bawah
Gejala pada anak-anak
- Rewel atau menangis terus-menerus tanpa sebab jelas
- Menolak digendong atau digerakkan
- Pembengkakan atau kemerahan pada kantung zakar
- Demam tanpa gejala pilek atau batuk
- Muntah atau perut terasa kembung
Gejala pada lansia
- Nyeri testis yang terasa tumpul atau berat
- Demam ringan yang berkepanjangan
- Pembengkakan testis yang muncul perlahan
- Nyeri saat buang air kecil atau kesulitan buang air kecil
- Terkadang disertai keluarnya nanah dari penis
Penyebab
Penyebab utama
- Epididimitis: peradangan atau infeksi pada epididimis, saluran yang menyimpan dan membawa sperma. Sering disebabkan oleh infeksi bakteri, termasuk infeksi menular seksual.
- Orkitis: peradangan pada testis, bisa disebabkan oleh virus (misalnya virus gondongan) atau bakteri yang menyebar dari epididimis.
- Torsi testis: tali sperma yang membawa darah ke testis terpuntir, sehingga aliran darah terhenti. Ini keadaan darurat.
- Abses skrotum: kumpulan nanah di dalam skrotum akibat infeksi bakteri.
- Hernia inguinalis: bagian usus masuk ke kantung zakar dan menyebabkan nyeri dan bengkak, kadang disertai demam jika tercekik.
Faktor risiko
- Aktivitas seksual tanpa pengaman atau memiliki pasangan dengan infeksi menular seksual
- Infeksi saluran kemih yang tidak diobati
- Pembesaran prostat atau gangguan aliran urine pada pria lanjut usia
- Riwayat gondongan (parotitis) pada masa kanak-kanak
- Kegiatan fisik yang menekan area selangkangan dalam waktu lama
- Kelainan bawaan pada posisi testis (misalnya testis belum turun)
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Nyeri testis yang muncul tiba-tiba dan sangat berat
- Testis terasa seolah terangkat atau posisinya berubah
- Demam tinggi disertai bengkak pada kantung zakar
- Muntah atau merasa sangat tidak enak badan
Buat janji temu rutin jika:
- Nyeri testis ringan yang berlangsung lebih dari satu hari
- Demam tanpa penyebab lain disertai nyeri di area testis
- Pembengkakan testis yang tidak hilang setelah istirahat dan kompres dingin
- Nyeri atau panas saat buang air kecil
Diagnosis
Dokter akan menanyakan keluhan, memeriksa testis dan area sekitarnya, serta melihat apakah ada tanda infeksi. Pemeriksaan fisik meliputi penekanan lembut pada testis, pemeriksaan posisi testis, dan penilaian refleks yang disebut refleks kremaster.
Tes yang mungkin dilakukan
- Tes urine: untuk mencari infeksi saluran kemih atau bakteri penyebab
- Tes darah: untuk menilai tanda peradangan dan apakah infeksi sudah menyebar
- USG testis (pemeriksaan dengan gelombang suara): untuk melihat aliran darah ke testis dan membedakan infeksi dengan torsi
- Pemeriksaan cairan dari penis: jika ada dugaan infeksi menular seksual
Apa yang diharapkan saat janji temu
Anda akan diminta membuka pakaian bagian bawah dan memakai penutup khusus. Dokter akan memeriksa dengan sentuhan lembut. Pemeriksaan biasanya tidak menyakitkan, tetapi jika ada peradangan, mungkin terasa tidak nyaman. USG testis tidak menimbulkan nyeri dan hanya memakan waktu sekitar 15–20 menit.
Perawatan
Pengobatan tergantung pada penyebabnya. Jika karena infeksi bakteri, biasanya diberikan antibiotik. Jika karena virus, istirahat dan obat pereda demam membantu tubuh melawan virus. Jika terdeteksi torsi testis, tindakan operasi segera adalah satu-satunya cara menyelamatkan testis. Penanganan dini sangat menentukan hasil pengobatan.
Perawatan mandiri di rumah
- Istirahat berbaring dan ganjal skrotum dengan handuk yang dilipat untuk mengurangi nyeri
- Kompres dingin pada kantung zakar selama 15–20 menit beberapa kali sehari, jangan lebih
- Minum air putih yang cukup untuk membantu melawan infeksi
- Kenakan celana dalam yang menopang dan tidak terlalu ketat
- Hindari hubungan seksual sampai nyeri dan demam mereda serta tuntas pengobatan
Perawatan medis
Dokter akan meresepkan antibiotik jika ditemukan infeksi bakteri, biasanya perlu diminum sampai habis sesuai petunjuk. Untuk peradangan, dokter dapat menyarankan obat pereda nyeri dan penurun demam yang dijual bebas, tetapi ikuti anjuran dokter atau apoteker. Jika penyebabnya virus, pengobatan berfokus pada istirahat, cairan, dan pengendalian demam. Pastikan minum obat sesuai aturan dan datang kontrol jika keluhan tidak membaik.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi dilakukan segera jika ternyata torsi testis terdeteksi, untuk mengembalikan posisi testis dan memperbaiki aliran darah. Operasi juga dapat dilakukan untuk mengeluarkan nanah jika terbentuk abses atau untuk memperbaiki hernia yang masuk ke kantung zakar.
Hidup dengan kondisi ini
Selama masa penyembuhan, kurangi aktivitas fisik berat. Gunakan penyangga skrotum jika membantu, tetapi jangan terlalu lama. Perhatikan perubahan nyeri atau bengkak. Jika demam kembali muncul setelah membaik, segera hubungi dokter.
Tips gaya hidup
- Jaga kebersihan area genital dan cuci tangan sebelum dan sesudah menyentuh area tersebut
- Gunakan pengaman saat berhubungan seksual untuk menurunkan risiko infeksi menular seksual
- Hindari duduk terlalu lama, terutama di permukaan keras
- Kenakan celana yang menyerap keringat dan tidak terlalu ketat
- Cukup istirahat dan kelola stres
Diet dan olahraga
Makan makanan bergizi seimbang, termasuk sayur, buah, dan protein, untuk membantu sistem imun melawan infeksi. Perbanyak minum air putih. Olahraga ringan seperti jalan santai boleh dilakukan setelah nyeri mereda, tetapi hindari bersepeda, angkat beban, atau olahraga yang memberi tekanan pada selangkangan sampai dokter menyatakan aman.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Nyeri pada alat kelamin bisa mengganggu rasa percaya diri dan menyebabkan kecemasan, terutama jika berhubungan dengan fungsi reproduksi. Perlu diingat bahwa banyak kondisi ini sembuh dengan baik, terutama jika ditangani cepat. Bicarakan perasaan Anda dengan pasangan atau orang terdekat.
Pencegahan
Tidak semua penyebab bisa dicegah. Namun Anda dapat menurunkan risiko infeksi menular seksual dengan berhubungan seksual yang aman, menjaga kebersihan area genital, dan mengobati infeksi saluran kemih sejak dini. Tidak ada cara pasti untuk mencegah torsi testis, tetapi mengenali gejalanya dan segera ke rumah sakit sangat penting.
Vaksin
Vaksin gondongan (MMR) tersedia dan dapat mencegah orkitis akibat virus gondongan. Pastikan imunisasi anak sesuai jadwal yang dianjurkan Kemenkes.
Program skrining
Tidak ada pemeriksaan rutin khusus untuk nyeri testis pada pria tanpa keluhan. Namun pemeriksaan testis sendiri (self-examination) sebulan sekali disarankan untuk mengetahui perubahan ukuran, benjolan, atau nyeri. Jika menemukan yang tidak biasa, segera konsultasikan ke dokter.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Torsi testis yang tidak ditangani dalam 6–12 jam dapat menyebabkan kematian jaringan testis sehingga testis harus diangkat
- Infeksi yang menyebar bisa menyebabkan abses atau sepsis (infeksi di seluruh tubuh)
- Peradangan kronis bisa menyebabkan nyeri berkepanjangan dan jaringan parut
- Pada kasus infeksi tertentu, bisa terjadi gangguan produksi sperma dan berdampak pada kesuburan
Prospek jangka panjang
Kebanyakan kondisi nyeri testis dengan demam membaik dengan pengobatan yang tepat, terutama epididimitis dan orkitis. Jika torsi testis segera ditangani, kesempatan menyelamatkan testis sangat tinggi. Dengan perawatan medis yang cepat, Anda bisa pulih dan kembali beraktivitas normal.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 31 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.