Trauma yang Datang dan Pergi: Memahami Gejalanya
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Trauma yang datang dan pergi adalah pengalaman ketika ingatan, perasaan, atau bayangan tentang peristiwa berat muncul kembali secara tiba-tiba, lalu mereda. Hal ini wajar terjadi pada orang yang pernah mengalami peristiwa menyakitkan atau menakutkan, seperti kecelakaan, kekerasan, atau kehilangan. Gejalanya bisa muncul ketika ada pengingat, misalnya bau, suara, atau tempat, atau bahkan tanpa pemicu yang jelas.
Fakta penting
- Gejala trauma tidak selalu muncul terus-menerus; kadang datang tiba-tiba dan menghilang sendiri.
- Otak menyimpan ingatan traumatis secara khusus, sehingga pemicu kecil pun dapat memunculkannya kembali.
- Kondisi ini dapat diatasi dengan bantuan tenaga kesehatan jiwa dan dukungan dari orang sekitar.
Cukup umum. Banyak orang yang pernah mengalami peristiwa sulit akan merasakan gejala trauma yang muncul dan hilang, terutama dalam beberapa bulan pertama setelah kejadian.
Siapa saja bisa mengalaminya, baik anak-anak, remaja, maupun orang dewasa dan lanjut usia. Mereka yang pernah mengalami kekerasan, bencana, kecelakaan, atau kehilangan orang yang dicintai lebih berisiko.
Gejala
- Berpikir atau berniat menyakiti diri sendiri, termasuk bunuh diri
- Mengancam akan mencelakai orang lain
- Tidak sadarkan diri atau kelihatan sangat kacau dan tidak bisa ditenangkan
- ⚠Serangan panik yang sangat hebat, seperti sesak napas, jantung berdebar, dan rasa ingin pingsan
- ⚠Tidak mampu melakukan aktivitas sehari-hari sama sekali karena cemas atau takut
- ⚠Gejala muncul hampir setiap saat dan mengganggu tidur, makan, atau hubungan dengan orang lain
Gejala umum
- Ingatan atau kilas balik yang tiba-tiba muncul tentang peristiwa traumatis
- Mimpi buruk atau sulit tidur karena cemas
- Menghindari tempat, orang, atau hal yang mengingatkan pada trauma
- Perasaan cemas, takut, atau gelisah yang datang tanpa sebab jelas
- Mudah terkejut atau merasa selalu waspada (ini disebut hipervigilans)
- Suasana hati berubah, mudah marah atau sedih
Gejala pada anak-anak
- Menjadi lebih rewel atau menempel terus pada orang tua/pengasuh
- Mengalami kemunduran, misalnya mengompol lagi atau bicara seperti anak kecil
- Sulit berkonsentrasi di sekolah atau tampak pendiam tiba-tiba
- Meniru kembali peristiwa melalui permainan atau gambar
- Menjadi lebih sering mengeluh sakit perut atau sakit kepala tanpa sebab jelas
Gejala pada lansia
- Lebih banyak mengeluh nyeri fisik atau gangguan pencernaan
- Sulit tidur dan sering terbangun dengan perasaan cemas
- Menarik diri dari aktivitas sosial atau keluarga
- Makin sering melamun atau tampak kebingungan
- Kehilangan nafsu makan atau tidak merawat diri seperti biasa
Penyebab
Penyebab utama
- Mengalami atau menyaksikan peristiwa yang sangat menakutkan, seperti kecelakaan, bencana, atau kekerasan
- Kehilangan orang yang dicintai secara mendadak atau traumatis
- Mengalami perlakuan kasar, pelecehan, atau perundungan dalam waktu lama
- Mengalami peristiwa yang membuat perasaan aman hancur, misalnya perampokan atau serangan
Faktor risiko
- Tidak memiliki cukup dukungan keluarga atau teman setelah peristiwa
- Pernah mengalami trauma sebelumnya
- Memiliki riwayat gangguan kecemasan atau depresi dalam keluarga
- Kejadian yang berdampak sangat besar atau bertahan lama
- Usia masih muda atau kondisi fisik yang sedang lemah saat peristiwa terjadi
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika gejala trauma membuat Anda ingin menyakiti diri sendiri atau orang lain
- Jika Anda tidak bisa merawat diri sendiri atau bayi/anak dalam pengasuhan Anda
- Jika gejala muncul sangat berat setiap hari sampai membuat Anda tidak bisa pergi bekerja atau sekolah
Buat janji temu rutin jika:
- Jika gejala datang dan pergi selama lebih dari satu bulan dan mulai mengganggu aktivitas
- Jika Anda merasa terus-menerus cemas, sulit tidur, atau sulit menikmati hidup
- Jika orang di sekitar Anda menyarankan untuk mencari bantuan karena khawatir
Diagnosis
Dokter atau tenaga kesehatan jiwa akan melakukan percakapan yang mendalam untuk memahami apa yang Anda alami, sejak kapan gejalanya muncul, dan bagaimana pengaruhnya terhadap kehidupan sehari-hari. Mereka juga akan menyingkirkan kemungkinan penyebab lain, seperti gangguan tiroid atau efek obat.
Tes yang mungkin dilakukan
- Tidak ada tes darah atau foto khusus untuk mendiagnosis trauma. Diagnosis dibuat dari wawancara klinis yang terpercaya.
- Kadang dokter akan meminta Anda mengisi kuesioner tentang suasana hati dan kecemasan.
- Dokter mungkin melakukan pemeriksaan fisik sederhana untuk memastikan tidak ada kondisi medis yang memperburuk gejala.
Apa yang diharapkan saat janji temu
Saat pertama kali datang, Anda akan ditanya tentang keluhan utama dan riwayat kehidupan. Tidak semua detail harus diceritakan di pertemuan pertama. Tenaga kesehatan jiwa akan menghargai batas Anda dan menemani proses dengan sabar. Diagnosis biasanya baru dapat dipastikan setelah beberapa kali pertemuan.
Perawatan
Perawatan untuk trauma yang datang dan pergi biasanya terdiri dari konseling atau psikoterapi, dukungan sosial, dan kadang-kadang obat-obatan sesuai resep dokter. Tujuannya bukan menghapus ingatan, melainkan membantu Anda mengelola gejala dan menjalani hidup dengan lebih tenang.
Perawatan mandiri di rumah
- Bicarakan perasaan dengan orang yang Anda percaya, tanpa memaksakan diri menceritakan semua sekaligus
- Coba atur napas perlahan saat perasaan takut datang: hirup lewat hidung, hembuskan lebih lambat lewat mulut
- Jaga rutinitas harian seperti makan, tidur, dan mandi agar tubuh dan pikiran tetap stabil
- Kurangi menonton atau membaca konten yang memicu ketakutan, terutama menjelang tidur
- Tuliskan pikiran dan perasaan Anda dalam buku catatan sebagai pelampiasan
Perawatan medis
Dalam beberapa kasus, dokter atau psikiater dapat meresepkan obat untuk membantu mengurangi gejala cemas atau depresi yang menyertai trauma. Obat ini hanya boleh dikonsumsi atas resep dokter, dengan dosis yang diawasi. Terapi bicara seperti terapi pemrosesan kognitif atau terapi paparan juga sangat membantu dan sering menjadi pilihan utama.
Hidup dengan kondisi ini
Hidup dengan trauma yang datang dan pergi berarti belajar mengenali pemicu dan tanda-tanda sebelum gejala memuncak. Anda bisa membuat 'rencana aman' sederhana, misalnya daftar kegiatan menenangkan yang dapat dilakukan saat gejala muncul, seperti mendengarkan musik, berjalan-jalan, atau menelepon teman.
Tips gaya hidup
- Aktif bergerak ringan setiap hari, seperti berjalan kaki, untuk membantu mengurangi kegelisahan
- Kurangi minuman berkafein dan hindari alkohol atau obat-obatan terlarang
- Tidur cukup dan teratur; buat suasana kamar yang nyaman dan gelap
- Luangkan waktu untuk hobi atau kegiatan yang membuat Anda merasa aman dan menyenangkan
Diet dan olahraga
Makan teratur dengan gizi seimbang membantu menjaga suasana hati. Usahakan tidak melewatkan waktu makan. Olahraga ringan seperti jalan santai atau yoga dapat membantu menenangkan sistem saraf dan meningkatkan kualitas tidur.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Trauma yang berulang dapat membuat Anda merasa lelah, mudah curiga, atau kehilangan kepercayaan pada orang lain. Akan ada hari baik dan hari buruk. Merasa sedih atau cemas adalah hal yang wajar, tetapi jika perasaan ini membuat Anda putus asa, segera minta bantuan tenaga kesehatan jiwa.
Pencegahan
Tidak semua trauma bisa dicegah, terutama jika berupa bencana atau kejadian mendadak. Namun, dukungan sosial yang hangat, rasa aman, dan pemulihan yang baik setelah peristiwa traumatis dapat membantu menurunkan risiko seseorang mengalami gejala trauma yang berkepanjangan.
Program skrining
Tidak ada pemeriksaan rutin khusus untuk trauma. Akan tetapi, jika Anda pernah mengalami peristiwa berat, jangan ragu untuk membicarakannya dengan tenaga kesehatan sebagai langkah pencegahan, bahkan sebelum gejala muncul.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Gejala kecemasan dan depresi bisa semakin berat, termasuk muncul pikiran untuk menyakiti diri sendiri
- Gangguan tidur berkepanjangan yang berdampak pada kesehatan fisik
- Kesulitan mempertahankan pekerjaan atau hubungan dengan keluarga dan teman
- Penyalahgunaan alkohol atau obat-obatan sebagai pelarian
- Menarik diri dari lingkungan sampai merasa sangat kesepian dan putus asa
Prospek jangka panjang
Kabar baiknya, banyak orang berhasil pulih dan menjalani hidup yang bermakna setelah mencari bantuan. Pemulihan tidak selalu cepat, tetapi dengan dukungan yang tepat, gejala trauma dapat sangat berkurang. Anda layak merasa aman dan tenang, dan bantuan itu tersedia.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 31 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.