Anatomy scan pregnancy
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Pemeriksaan USG (ultrasonografi) anatomi kehamilan, atau yang sering disebut USG skrining anatomi, adalah pemeriksaan pencitraan menggunakan gelombang suara untuk melihat perkembangan organ dan struktur tubuh janin secara rinci. Pemeriksaan ini biasanya dilakukan pada usia kehamilan 18–22 minggu untuk memastikan semua bagian tubuh janin tumbuh dengan baik.
Fakta penting
- Pemeriksaan ini bersifat non-invasif, artinya tidak menusuk atau melukai tubuh ibu maupun janin.
- USG anatomi memeriksa bentuk kepala, otak, wajah, jantung, paru-paru, tulang belakang, perut, ginjal, tangan, dan kaki janin.
- Hasil USG anatomi dapat membantu mendeteksi kelainan bawaan atau gangguan perkembangan sejak dini sehingga penanganan dapat direncanakan.
Ya, USG anatomi adalah bagian standar perawatan kehamilan di Indonesia. Hampir semua ibu hamil disarankan menjalani pemeriksaan ini pada trimester kedua.
Pemeriksaan ini ditujukan untuk semua ibu hamil, terutama pada usia kehamilan 18–22 minggu. Ibu dengan kehamilan kembar atau riwayat kelainan genetik mungkin akan menjalani pemeriksaan lebih awal atau lebih sering.
Gejala
- Jika selama kehamilan Anda mengalami perdarahan berat dari vagina, nyeri perut hebat, atau pingsan, segera hubungi layanan gawat darurat atau pergi ke rumah sakit terdekat.
- ⚠Jika Anda mengalami muntah terus-menerus, demam tinggi, atau bengkak tiba-tiba di wajah dan tangan, segera konsultasikan dengan bidan atau dokter.
Gejala umum
- Pemeriksaan ini tidak mencari 'gejala', melainkan melihat kondisi normal janin, seperti denyut jantung, gerakan, dan posisi plasenta.
- Dokter akan mencari tanda-tanda bahwa semua organ utama terbentuk dengan ukuran dan bentuk yang wajar.
Gejala pada anak-anak
- Pemeriksaan ini khusus untuk janin dalam kandungan, bukan untuk anak yang sudah lahir.
Gejala pada lansia
- Tidak relevan untuk lansia.
Penyebab
Penyebab utama
- USG anatomi bukanlah penyakit sehingga tidak memiliki 'penyebab'. Pemeriksaan ini dilakukan sebagai langkah rutin untuk memantau kesehatan janin.
Faktor risiko
- Tidak ada faktor risiko untuk menjalani USG anatomi; justru pemeriksaan ini disarankan untuk semua ibu hamil.
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika Anda belum menjalani USG anatomi pada usia kehamilan 20 minggu, segera jadwalkan dengan bidan atau dokter kandungan.
- Jika hasil USG menunjukkan kemungkinan masalah, dokter akan merujuk Anda ke spesialis kandungan untuk evaluasi lebih lanjut tanpa perlu panik.
Buat janji temu rutin jika:
- Lakukan USG anatomi sesuai jadwal yang dianjurkan oleh tenaga kesehatan Anda, biasanya pada usia kehamilan 18–22 minggu.
Diagnosis
USG anatomi dilakukan oleh dokter kandungan atau radiolog yang terlatih. Ibu berbaring di meja pemeriksaan, lalu gel dioleskan ke perut, dan alat pemindai (transduser) digerakkan di atas perut untuk menangkap gambar.
Tes yang mungkin dilakukan
- USG transabdominal (melalui dinding perut)
- Kadang diperlukan USG transvaginal (melalui vagina) jika gambar kurang jelas, misalnya pada ibu dengan jaringan lemak tebal atau posisi janin sulit.
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan berlangsung sekitar 30–60 menit. Anda mungkin diminta minum air putih agar kandung kemih penuh untuk membantu gambar lebih jelas. Anda dapat melihat monitor dan mendengar detak jantung janin. Setelah selesai, dokter akan menjelaskan temuan umum dan memberikan hasil cetak atau digital.
Perawatan
USG anatomi sendiri bukan terapi. Bila ditemukan kelainan, penanganan bergantung pada jenis dan tingkat keparahan, mulai dari pemantauan ketat, konsultasi dengan ahli kandungan, hingga rencana persalinan khusus.
Perawatan mandiri di rumah
- Ikuti jadwal pemeriksaan kehamilan yang teratur.
- Konsumsi makanan bergizi seimbang dan cukupi kebutuhan cairan.
- Istirahat cukup dan kelola stres dengan kegiatan yang menenangkan.
Perawatan medis
Jika hasil USG menunjukkan masalah, dokter akan merujuk ke spesialis fetomaternal (bidan/ahli kandungan risiko tinggi) untuk evaluasi lebih lanjut. Tindakan seperti amniosentesis (pengambilan sampel cairan ketuban) atau konseling genetik mungkin disarankan. Semua langkah didiskusikan bersama Anda dengan jelas.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi jarang diperlukan langsung saat kehamilan. Jika ada kondisi seperti kelainan jantung janin yang memerlukan intervensi setelah lahir, tim dokter akan merencanakan persalinan di rumah sakit dengan fasilitas lengkap.
Hidup dengan kondisi ini
Setelah USG anatomi, Anda dapat menjalani aktivitas normal. Jika hasilnya normal, tidak ada perubahan khusus dalam keseharian. Tetaplah menjalani pola hidup sehat.
Tips gaya hidup
- Hindari merokok, alkohol, dan obat-obatan terlarang.
- Jaga berat badan ideal selama kehamilan.
- Lakukan aktivitas fisik ringan seperti jalan kaki, setelah mendapat izin dokter.
Diet dan olahraga
Makan makanan seimbang dengan banyak sayur, buah, protein, dan karbohidrat kompleks. Minum air putih cukup. Olahraga seperti yoga prenatal atau berenang aman dilakukan, tetapi konsultasikan dulu dengan bidan atau dokter.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Menunggu hasil USG bisa menimbulkan kecemasan. Ingatlah bahwa sebagian besar hasil menunjukkan normal. Jika Anda merasa cemas berlebihan, bicarakan dengan pasangan, keluarga, atau tenaga kesehatan. Anda tidak sendirian.
Pencegahan
USG anatomi adalah alat deteksi, bukan pencegahan. Namun, dengan mengetahui kondisi janin sejak dini, Anda dan dokter dapat merencanakan perawatan yang tepat untuk mengurangi risiko komplikasi.
Vaksin
Tidak ada vaksin khusus terkait USG anatomi. Pastikan imunisasi ibu (seperti Tdap) sudah sesuai jadwal sesuai rekomendasi Kemenkes.
Program skrining
USG anatomi sendiri merupakan pemeriksaan skrining. Selain itu, ada tes skrining lain seperti tes darah ibu untuk mendeteksi sindrom Down, namun tidak semua diwajibkan. Diskusikan dengan dokter Anda.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Jika hasil USG tidak ditindaklanjuti saat ditemukan keluhan serius, seperti gangguan pertumbuhan janin atau kelainan letak plasenta, risiko komplikasi saat melahirkan bisa meningkat.
- Pada kasus langka, penundaan penanganan kelainan jantung bawaan dapat membahayakan bayi setelah lahir.
Prospek jangka panjang
Kebanyakan USG anatomi menunjukkan janin berkembang normal. Jika ditemukan masalah, banyak di antaranya dapat dikelola dengan baik melalui perawatan prenatal yang tepat. Tim kesehatan akan membantu Anda membuat rencana terbaik untuk kehamilan dan persalinan.
Cari dukungan
Organisasi lokal
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 16 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.
Panduan dapat berbeda menurut negara atau wilayah. Konfirmasikan rekomendasi lokal dengan penyedia layanan kesehatan yang memenuhi syarat.