Jelajahi ekosistem Ruqelo
Alat produktivitas klinis berbasis AI untuk tenaga kesehatan.
Ruqelo ClinicalEdukasi dan panduan kesehatan yang mudah dipahami pasien.
Latihan berbicara bahasa Arab premium dengan roleplay, audio, dan Companion.
Ruqelo ArabicBerdasarkan panduan klinis Saudi
Carotid duplex ultrasound adalah pemeriksaan dengan gelombang suara (ultrasonografi) untuk melihat aliran darah di arteri karotis, yaitu pembuluh darah di leher yang mengalirkan darah ke otak. Pemeriksaan ini menggabungkan gambar USG biasa dengan Doppler, yang mengukur kecepatan aliran darah. Tujuannya untuk mendeteksi penyempitan atau penyumbatan yang bisa meningkatkan risiko stroke.
Fakta penting
Carotid duplex ultrasound cukup sering dilakukan, terutama pada orang yang memiliki faktor risiko stroke atau gejala seperti pusing, gangguan penglihatan sementara, atau kelemahan satu sisi tubuh.
Pemeriksaan ini umumnya direkomendasikan pada orang dewasa di atas 50 tahun, penderita tekanan darah tinggi, diabetes, kolesterol tinggi, perokok, atau yang memiliki riwayat stroke dalam keluarga.
Carotid duplex ultrasound adalah alat diagnosis utama untuk menilai arteri karotis. Dokter biasanya mencurigai adanya penyempitan berdasarkan gejala atau faktor risiko, lalu merujuk untuk USG Doppler ini.
Anda akan diminta berbaring di tempat tidur, leher diolesi gel, lalu dokter atau teknisi menggerakkan transducer (alat seperti mikrofon) di sepanjang leher. Anda mungkin diminta menahan napas sebentar. Tidak ada rasa sakit, hanya sensasi tekanan ringan.
Jika ditemukan penyempitan signifikan, pengobatan bertujuan mencegah stroke. Penanganan bisa berupa perubahan gaya hidup, obat-obatan, atau tindakan invasif. Dokter akan menyesuaikan dengan derajat penyempitan dan kondisi Anda.
Setelah menjalani pemeriksaan dan mendapatkan pengobatan, Anda tetap bisa beraktivitas normal. Ikuti anjuran dokter, minum obat teratur, dan kontrol rutin. Jika ada perubahan gejala, segera konsultasi.
Makanlah makanan rendah garam, rendah lemak jenuh, dan kaya serat seperti sayuran, buah, ikan, dan kacang-kacangan. Olahraga ringan hingga sedang (jalan cepat, bersepeda, berenang) minimal 150 menit per minggu, setelah mendapat izin dokter.
Tidak semua penyempitan karotis bisa dicegah, tetapi risiko dapat dikurangi dengan mengendalikan faktor risiko seperti hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, dan berhenti merokok. Pola hidup sehat adalah langkah terbaik.
Skrining rutin dengan carotid duplex ultrasound umumnya tidak dianjurkan pada orang tanpa gejala dan tanpa faktor risiko. Namun, bagi yang berisiko tinggi, konsultasikan dengan dokter mengenai perlunya skrining. Kemenkes Indonesia merekomendasikan deteksi dini faktor risiko stroke melalui posbindu PTM (pos pembinaan terpadu penyakit tidak menular).
Dengan deteksi dini melalui carotid duplex ultrasound dan penanganan yang tepat, risiko stroke dapat dikurangi secara signifikan. Banyak orang dengan penyempitan karotis tetap hidup normal dengan pengobatan dan perubahan gaya hidup. Harapan selalu ada, terutama jika Anda disiplin mengikuti saran dokter.
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 8 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.
Pengobatan umumnya meliputi obat penurun kolesterol (statin), obat antiplatelet (seperti aspirin dosis rendah) untuk mencegah penggumpalan darah, dan obat penurun tekanan darah. Semua obat harus sesuai resep dokter. Jangan pernah mengganti atau menghentikan obat tanpa konsultasi.
Jika penyempitan sangat berat (biasanya lebih dari 70–80%) atau sudah menyebabkan gejala, dokter mungkin merekomendasikan tindakan seperti operasi endarterektomi karotis (membersihkan plak) atau pemasangan stent (ring) untuk melebarkan pembuluh. Keputusan ini selalu melalui diskusi dengan dokter spesialis.
Mengetahui adanya penyempitan pembuluh darah bisa menimbulkan kecemasan. Ingat bahwa dengan deteksi dini dan pengobatan yang tepat, risiko stroke bisa dikurangi. Bicarakan perasaan Anda dengan keluarga, teman, atau profesional kesehatan mental jika perlu.