D-dimer test
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Tes D-dimer adalah pemeriksaan darah yang mengukur kadar fragmen protein yang terbentuk saat gumpalan darah (trombus) hancur. Tes ini membantu dokter menyingkirkan kemungkinan adanya gangguan pembekuan darah, seperti deep vein thrombosis (DVT) atau emboli paru (PE).
Fakta penting
- Tes D-dimer bukanlah tes diagnosis pasti; hasil yang normal membuat kemungkinan adanya gumpalan darah sangat kecil.
- Banyak kondisi lain selain gumpalan darah juga dapat meningkatkan kadar D-dimer, misalnya infeksi, kehamilan, atau setelah operasi.
- Hasil tes yang tinggi perlu diinterpretasikan bersama dengan gejala dan pemeriksaan lainnya.
Ya, tes D-dimer sering digunakan di unit gawat darurat dan klinik untuk membantu menilai pasien yang dicurigai memiliki gumpalan darah.
Tes ini dilakukan pada siapa saja yang memiliki gejala yang mengarah ke deep vein thrombosis (DVT) atau emboli paru (PE), terutama jika faktor risiko seperti imobilisasi lama, obesitas, atau riwayat kanker.