Ringkasan edukasi — bukan nasihat medis. Diskusikan dengan tenaga kesehatan Anda.
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Funduskopi atau pemeriksaan bagian dalam mata adalah prosedur yang dilakukan dokter untuk melihat bagian belakang mata Anda, termasuk retina (lapisan peka cahaya di belakang mata), saraf optik (saraf yang menghubungkan mata ke otak), dan pembuluh darah. Pemeriksaan ini membantu mendeteksi berbagai masalah mata dan penyakit lain seperti diabetes atau tekanan darah tinggi.
Fakta penting
Pemeriksaan funduskopi umumnya tidak menimbulkan rasa sakit dan hanya memakan waktu beberapa menit.
Dokter sering meneteskan obat tetes untuk melebarkan pupil agar bagian dalam mata terlihat lebih jelas.
Pemeriksaan ini bisa mendeteksi tanda-tanda awal penyakit seperti retinopati diabetik, glaukoma, dan degenerasi makula.
Pertanyaan tentang artikel ini
Hasil pemeriksaan membantu dokter menentukan langkah pengobatan selanjutnya.
Pemeriksaan funduskopi adalah prosedur rutin yang sering dilakukan pada pemeriksaan mata lengkap, terutama pada orang dengan faktor risiko seperti diabetes, tekanan darah tinggi, atau usia di atas 40 tahun.
Pemeriksaan ini dianjurkan untuk siapa saja yang mengalami gejala gangguan penglihatan, memiliki penyakit kronis, atau sebagai bagian dari pemeriksaan kesehatan mata rutin.
Gejala
Segera hubungi layanan darurat jika Anda melihat:
Kehilangan penglihatan mendadak pada satu atau kedua mata
Melihat bayangan atau tirai gelap yang menutupi sebagian lapang pandang
Sakit mata hebat disertai mual dan muntah
Cedera mata yang parah
Segera temui dokter (hari yang sama) jika Anda melihat:
⚠Floaters (bintik-bintik) yang tiba-tiba bertambah banyak
⚠Kilatan cahaya yang berulang
⚠Penglihatan ganda yang tidak hilang setelah beberapa jam
⚠Mata merah disertai nyeri atau sensitivitas cahaya
Gejala umum
Penglihatan kabur atau buram
Sulit melihat di malam hari
Melihat kilatan cahaya atau bintik-bintik (floaters)
Kehilangan penglihatan sebagian atau total pada satu mata
Gejala pada anak-anak
Mata tampak tidak sejajar (juling)
Sering mengucek mata
Kesulitan melihat tulisan di papan tulis
Keluhan sakit kepala saat membaca
Gejala pada lansia
Penglihatan menurun secara bertahap
Kesulitan membedakan warna
Melihat garis lurus tampak bergelombang
Sensitivitas terhadap cahaya silau
Penyebab
Penyebab utama
Penyakit diabetes yang menyebabkan kerusakan pembuluh darah retina (retinopati diabetik)
Tekanan darah tinggi yang mempengaruhi pembuluh darah mata
Glaukoma (tekanan bola mata tinggi yang merusak saraf optik)
Degenerasi makula terkait usia (kerusakan area pusat retina)
Penyakit pembuluh darah seperti penyumbatan atau perdarahan retina
Faktor risiko
Riwayat diabetes atau tekanan darah tinggi dalam keluarga
Usia di atas 40 tahun
Obesitas dan gaya hidup tidak aktif
Merokok
Riwayat cedera kepala atau mata
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
Jika Anda mengalami kehilangan penglihatan mendadak atau melihat kilatan cahaya baru
Jika mata Anda sakit parah atau terkena cedera
Jika Anda melihat bayangan seperti tirai di lapang pandang
Buat janji temu rutin jika:
Pemeriksaan mata tahunan jika Anda memiliki diabetes, tekanan darah tinggi, atau riwayat keluarga penyakit mata
Setiap 2 tahun jika Anda berusia 40 tahun atau lebih tanpa faktor risiko
Segera periksakan jika Anda mulai kesulitan membaca atau melihat dalam gelap
Sebagian besar penyebab gangguan penglihatan, jika ditemukan lebih awal, dapat ditangani dengan baik. Funduskopi adalah alat bantu yang aman dan penting untuk melindungi kesehatan mata Anda. Jangan khawatir jika dokter menyarankan pemeriksaan ini—itu langkah cerdas untuk menjaga penglihatan tetap jernih.
Diagnosis
Funduskopi biasanya dilakukan oleh dokter mata (oftalmologis) atau dokter umum yang terlatih. Dokter akan menggunakan alat yang disebut oftalmoskop untuk menerangi dan memperbesar bagian dalam mata Anda. Terkadang diperlukan tetes mata untuk melebarkan pupil agar retina terlihat lebih jelas.
Tes yang mungkin dilakukan
Pemeriksaan tajam penglihatan (membaca huruf pada papan Snellen)
Pengukuran tekanan bola mata (tonometri)
Pemeriksaan dengan slit lamp (mikroskop khusus)
Foto retina atau OCT (optical coherence tomography) untuk gambar detail
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan dilakukan di ruangan yang agak gelap. Dokter akan meneteskan obat tetes mata yang mungkin terasa sedikit perih dan membuat penglihatan kabur sementara. Anda diminta menatap lurus ke depan sementara dokter mengamati bagian dalam mata. Setelah itu, mungkin akan terasa silau selama beberapa jam, jadi bawalah kacamata hitam dan jangan mengemudi sendiri jika pupul melebar.
Perawatan
Funduskopi sendiri bukan pengobatan; ia adalah alat diagnostik. Setelah dokter menemukan penyebab masalah, pengobatan akan disesuaikan dengan kondisi yang mendasarinya. Tujuannya adalah untuk menghentikan kerusakan lebih lanjut dan menjaga kesehatan penglihatan.
Perawatan mandiri di rumah
Kontrol gula darah dan tekanan darah secara teratur
Kenakan kacamata hitam saat di luar ruangan untuk mengurangi silau
Hindari merokok dan batasi konsumsi alkohol
Lakukan pemeriksaan mata rutin sesuai anjuran dokter
Perawatan medis
Penanganan medis tergantung pada temuan funduskopi. Untuk retinopati diabetik, dokter mungkin menyarankan kontrol gula yang ketat dan pengobatan laser pada retina. Glaukoma sering dikelola dengan obat tetes mata penurun tekanan bola mata, dan degenerasi makula dapat diterapi dengan suntikan obat ke dalam mata. Semua pengobatan harus diresepkan oleh dokter setelah evaluasi menyeluruh.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi mungkin diperlukan jika terdapat robekan retina, perdarahan vitreus yang tidak kunjung membaik, atau glaukoma yang tidak terkendali dengan obat. Dokter akan menjelaskan risiko dan manfaat dari setiap prosedur.
Hidup dengan kondisi ini
Jika Anda memiliki kondisi mata yang terdeteksi melalui funduskopi, ikuti jadwal kontrol yang disarankan dokter. Gunakan alat bantu penglihatan seperti kacamata atau lensa kontak sesuai resep. Catat perubahan penglihatan dan laporkan kepada dokter pada kunjungan berikutnya.
Tips gaya hidup
Jaga pola makan sehat (banyak sayur hijau, ikan, dan buah)
Olahraga teratur untuk menjaga sirkulasi darah ke mata
Hindari membaca atau menatap layar terlalu lama tanpa istirahat
Lakukan senam mata dengan mengalihkan pandangan setiap 20 menit
Diet dan olahraga
Konsumsi makanan kaya antioksidan seperti bayam, wortel, dan blueberry. Olahraga ringan seperti jalan kaki 30 menit setiap hari dapat membantu menjaga tekanan darah dan gula darah tetap stabil, yang baik untuk kesehatan mata.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Menghadapi gangguan penglihatan dapat menimbulkan kecemasan atau frustrasi. Bicaralah dengan keluarga atau teman, dan jangan ragu untuk mencari dukungan konseling jika perlu. Ingat, banyak kondisi mata yang dapat diobati sehingga Anda tetap bisa menjalani hidup aktif.
Pencegahan
Tidak semua penyebab gangguan retina dapat dicegah, tetapi Anda dapat menurunkan risiko dengan mengontrol penyakit kronis, menjalani pola hidup sehat, dan melakukan pemeriksaan mata rutin. Deteksi dini melalui funduskopi adalah kunci utama pencegahan kerusakan parah.
Program skrining
Pemeriksaan funduskopi dianjurkan setahun sekali bagi penderita diabetes, tekanan darah tinggi, dan mereka yang berusia di atas 40 tahun. Kemenkes Indonesia juga merekomendasikan skrining mata untuk kelompok berisiko melalui fasilitas kesehatan tingkat pertama.
Komplikasi
Jika tidak diobati
Kehilangan penglihatan permanen jika penyebab seperti glaukoma atau retinopati diabetik tidak ditangani
Gangguan penglihatan sentral yang mengganggu aktivitas sehari-hari
Prospek jangka panjang
Dengan penanganan yang tepat dan pemantauan rutin, banyak kondisi yang terdeteksi melalui funduskopi dapat dikelola dengan baik sehingga penglihatan tetap terjaga. Semakin dini masalah ditemukan, semakin besar peluang untuk mempertahankan kualitas hidup yang baik. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter mata Anda.
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 9 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.