Pap smear
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Pap smear (tes Pap) adalah pemeriksaan untuk mendeteksi perubahan sel di leher rahim (serviks) sebelum menjadi kanker. Pemeriksaan ini dapat menemukan sel-sel abnormal yang mungkin berubah menjadi kanker serviks jika tidak ditangani.
Fakta penting
- Tes Pap bisa mencegah kanker serviks dengan menemukan perubahan sel sejak dini.
- Tes ini dianjurkan untuk wanita mulai usia 21 tahun atau setelah aktif secara seksual.
- Hasil tes yang normal berarti tidak ditemukan sel abnormal, sedangkan hasil abnormal perlu diperiksa lebih lanjut.
Tes Pap adalah prosedur rutin yang sangat umum dilakukan di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Banyak wanita menjalani tes ini setiap 3 tahun sekali sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Tes Pap ditujukan untuk wanita, terutama mereka yang sudah aktif secara seksual. Wanita usia 21–65 tahun dianjurkan menjalani tes ini secara rutin.