Jelajahi ekosistem Ruqelo
Alat produktivitas klinis berbasis AI untuk tenaga kesehatan.
Ruqelo ClinicalEdukasi dan panduan kesehatan yang mudah dipahami pasien.
Latihan berbicara bahasa Arab premium dengan roleplay, audio, dan Companion.
Ruqelo ArabicBerdasarkan panduan klinis Saudi
Audiometry adalah tes untuk mengukur kemampuan pendengaran Anda. Tes ini dilakukan oleh dokter THT atau audiolog untuk mengetahui seberapa baik Anda mendengar suara dengan berbagai frekuensi dan volume. Hasil tes membantu menentukan jenis dan tingkat gangguan pendengaran.
Fakta penting
Ya, audiometri adalah tes yang sangat umum dilakukan di fasilitas kesehatan, terutama di rumah sakit atau klinik THT. Banyak orang menjalani tes ini untuk memeriksa pendengaran mereka, baik sebagai bagian dari pemeriksaan rutin maupun karena memiliki keluhan pendengaran.
Audiometri dapat dilakukan pada siapa saja, mulai dari bayi, anak-anak, dewasa, hingga lansia. Tes ini terutama direkomendasikan bagi orang yang mengalami kesulitan mendengar, sering meminta orang lain mengulangi perkataan, atau memiliki faktor risiko gangguan pendengaran.
Diagnosis gangguan pendengaran biasanya dimulai dengan wawancara medis dan pemeriksaan fisik telinga menggunakan otoskop. Jika ditemukan kecurigaan, dokter THT akan merujuk Anda untuk menjalani audiometri. Audiometri dilakukan oleh audiolog atau petugas kesehatan terlatih di ruangan kedap suara.
Anda akan diminta duduk di ruangan tenang dan memakai headphone. Audiolog akan memutar suara dengan frekuensi dan volume berbeda. Tugas Anda adalah menekan tombol atau mengangkat tangan setiap kali Anda mendengar suara, meskipun pelan. Tes ini tidak menimbulkan rasa sakit. Hasil akan digambarkan dalam bentuk audiogram yang menunjukkan ambang dengar Anda. Dokter akan menjelaskan hasilnya dan langkah selanjutnya.
Penanganan gangguan pendengaran tergantung pada penyebab, jenis, dan tingkat keparahannya. Setelah diagnosis melalui audiometri, dokter akan merekomendasikan rencana perawatan yang sesuai. Beberapa kondisi dapat diobati secara medis, sementara yang lain mungkin memerlukan alat bantu dengar atau rehabilitasi.
Dokter mungkin meresepkan obat-obatan untuk infeksi telinga, mengurangi peradangan, atau mengatasi kondisi yang mendasari. Untuk gangguan pendengaran permanen, dokter dapat merekomendasikan alat bantu dengar yang dipasang oleh audiolog. Beberapa orang dengan gangguan pendengaran berat mungkin mendapatkan implan koklea. Semua keputusan pengobatan harus didiskusikan dengan dokter THT Anda.
Operasi biasanya diperlukan untuk kasus seperti otosklerosis (pertumbuhan tulang abnormal di telinga tengah), infeksi kronis yang tidak sembuh dengan obat, atau untuk pemasangan implan koklea. Dokter akan menjelaskan perlunya operasi setelah evaluasi menyeluruh.
Bila Anda didiagnosis gangguan pendengaran, penting untuk menjaga komunikasi dengan orang sekitar. Beri tahu keluarga dan teman tentang kondisi Anda. Gunakan alat bantu dengar jika diresepkan. Di Indonesia, Kemenkes telah mencanangkan program deteksi dini dan rehabilitasi gangguan pendengaran. Manfaatkan fasilitas puskesmas dan rumah sakit pemerintah untuk mendapatkan pelayanan yang terjangkau.
Pola makan sehat dan olahraga teratur dapat menjaga kesehatan pembuluh darah yang penting untuk suplai darah ke telinga. Batasi konsumsi garam dan makanan tinggi lemak jenuh. Olahraga seperti berjalan kaki atau berenang (dengan pelindung telinga) baik untuk kesehatan umum.
Tidak semua gangguan pendengaran bisa dicegah, terutama yang terkait dengan usia dan genetik. Namun, banyak kasus yang dapat dicegah dengan melindungi telinga dari suara keras, tidak menggunakan cotton bud, dan mengobati infeksi telinga dengan tepat. Pemeriksaan pendengaran rutin dianjurkan bagi mereka yang berisiko tinggi.
Vaksinasi seperti vaksin pneumokokus dan vaksin influenza dapat membantu mencegah beberapa jenis infeksi telinga yang dapat menyebabkan gangguan pendengaran. Konsultasikan dengan dokter mengenai vaksinasi yang tepat untuk Anda.
Pemeriksaan pendengaran atau skrining audiometri disarankan untuk bayi baru lahir, anak-anak prasekolah, pekerja di lingkungan bising, dan lansia. Di Indonesia, skrining pendengaran pada bayi dapat dilakukan di puskesmas atau rumah sakit sebagai bagian dari program deteksi dini.
Dengan penanganan yang tepat dan dukungan yang memadai, sebagian besar orang dengan gangguan pendengaran dapat menjalani kehidupan yang produktif dan bermakna. Deteksi dini melalui audiometri membantu Anda mengambil langkah terbaik. Berkonsultasilah dengan dokter THT untuk merencanakan perawatan yang sesuai. Ada banyak harapan dan bantuan yang tersedia.
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 9 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.
Gangguan pendengaran dapat menyebabkan isolasi sosial, kesepian, dan depresi. Jika Anda merasa sedih, cemas, atau menarik diri karena masalah pendengaran, jangan ragu untuk berbicara dengan dokter atau konselor. Dukungan dari keluarga dan teman sangat penting.