Rapid strep test
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Tes cepat streptokokus (rapid strep test) adalah pemeriksaan untuk mendeteksi bakteri Streptococcus grup A penyebab radang tenggorokan. Hasilnya bisa diketahui dalam 10–15 menit, sehingga dokter dapat segera menentukan apakah infeksi disebabkan bakteri atau virus.
Fakta penting
- Hasil tes keluar dalam 10–15 menit, lebih cepat dari kultur tenggorokan yang butuh 1–2 hari.
- Tes ini hanya mendeteksi bakteri Streptococcus grup A, bukan virus penyebab sakit tenggorokan lainnya.
- Jika hasil positif, dokter biasanya akan meresepkan antibiotik untuk mencegah komplikasi.
Tes ini sering dilakukan di puskesmas, klinik, dan rumah sakit di Indonesia, terutama pada pasien dengan gejala radang tenggorokan yang dicurigai akibat bakteri.
Tes ini paling sering dilakukan pada anak usia 5–15 tahun, tetapi dapat dilakukan pada siapa saja yang memiliki gejala infeksi tenggorokan, terutama jika disertai demam dan amandel bengkak.
Gejala
- Kesulitan bernapas atau napas berbunyi (stridor)
- Tidak bisa menelan air liur (ngiler)
- Pembengkakan parah di leher atau lidah
- Sulit membuka mulut
- ⚠Demam tinggi (lebih dari 38,5°C) yang tidak turun dengan obat penurun panas
- ⚠Sakit tenggorokan yang sangat parah hingga tidak bisa makan atau minum
- ⚠Gejala yang memburuk setelah 2 hari
Gejala umum
- Sakit tenggorokan yang parah dan timbul mendadak
- Demam (suhu tubuh di atas 38°C)
- Amandel bengkak, merah, atau ada bercak putih
- Kelenjar getah bening di leher terasa bengkak dan nyeri
- Nyeri saat menelan
Gejala pada anak-anak
- Gejala seperti di atas, ditambah mual, muntah, atau sakit perut
- Rewel dan tidak mau makan atau minum
- Demam tinggi
Gejala pada lansia
- Sakit tenggorokan yang mungkin tidak terlalu parah
- Kesulitan menelan
- Demam ringan atau tidak demam
- Batuk atau pilek yang menyertai
Penyebab
Penyebab utama
- Infeksi bakteri Streptococcus grup A (strep A) yang menyerang tenggorokan dan amandel.
Faktor risiko
- Usia anak-anak (5–15 tahun) – paling sering terkena
- Kontak dekat dengan penderita radang tenggorokan (misalnya di sekolah atau rumah)
- Berkumpul di tempat ramai seperti sekolah, asrama, atau barak
- Musim hujan atau pergantian musim
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Sakit tenggorokan parah disertai demam tinggi
- Kesulitan menelan atau bernapas
- Tidak bisa minum atau menelan air liur
Buat janji temu rutin jika:
- Sakit tenggorokan ringan yang berlangsung lebih dari 2 hari
- Adanya bercak putih di amandel yang tidak kunjung hilang
Diagnosis
Dokter akan mengambil usapan (swab) dari bagian belakang tenggorokan dengan kapas steril. Usapan tersebut kemudian diperiksa menggunakan rapid strep test di tempat.
Tes yang mungkin dilakukan
- Rapid strep test (hasil dalam 10–15 menit)
- Tes kultur tenggorokan (jika hasil rapid negatif tetapi gejala masih kuat menduga strep – hasil 1–2 hari)
Apa yang diharapkan saat janji temu
Prosedur cepat dan hanya menimbulkan sedikit rasa tidak nyaman. Anda diminta membuka mulut, lalu dokter mengusap amandel dan belakang tenggorokan selama beberapa detik. Setelah itu, Anda boleh menunggu hasil di ruang tunggu.
Perawatan
Jika rapid strep test positif, dokter akan meresepkan antibiotik untuk membunuh bakteri. Jika negatif, antibiotik biasanya tidak diperlukan karena kemungkinan infeksi virus.
Perawatan mandiri di rumah
- Istirahat yang cukup
- Minum air hangat, teh, atau kaldu
- Kumur dengan air garam hangat (½ sendok teh garam dalam segelas air)
- Makan makanan lembut dan dingin seperti es krim, yogurt, atau bubur
- Hindari makanan pedas, asam, atau keras yang dapat mengiritasi tenggorokan
Perawatan medis
Dokter akan meresepkan antibiotik sesuai panduan. Obat pereda nyeri (seperti parasetamol) dapat digunakan untuk menurunkan demam dan meredakan nyeri tenggorokan. Penting untuk mengikuti petunjuk dokter dan menghabiskan seluruh antibiotik meskipun sudah merasa lebih baik.
Hidup dengan kondisi ini
Setelah memulai antibiotik, gejala biasanya membaik dalam 1–2 hari. Namun, Anda tetap menular selama 24 jam pertama setelah minum antibiotik. Hindari kontak dekat dengan orang lain selama itu. Ganti sikat gigi Anda setelah sembuh agar tidak tertular kembali.
Tips gaya hidup
- Jangan berbagi makanan, minuman, atau peralatan makan
- Cuci tangan secara teratur dengan sabun
- Tutup mulut saat batuk atau bersin
- Ganti sikat gigi setelah sembuh
Diet dan olahraga
Makan makanan bergizi seimbang agar daya tahan tubuh tetap kuat. Minum banyak cairan. Hindari olahraga berat sampai demam benar-benar turun dan Anda merasa cukup kuat. Jalan santai boleh dilakukan.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Rasa sakit dan tidak nyaman di tenggorokan bisa mengganggu tidur, nafsu makan, dan suasana hati. Istirahat yang cukup dan dukungan dari keluarga dapat membantu. Jika rasa cemas atau sedih berlangsung lama, bicarakan dengan tenaga kesehatan.
Pencegahan
Tidak sepenuhnya, tetapi risiko penularan dapat dikurangi dengan menjaga kebersihan tangan, tidak berbagi barang pribadi, dan menghindari kontak dekat dengan orang yang sedang sakit tenggorokan.
Vaksin
Saat ini belum ada vaksin untuk infeksi Streptococcus grup A.
Program skrining
Rapid strep test hanya dilakukan pada orang yang memiliki gejala, bukan untuk skrining rutin.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Demam rematik (rheumatic fever) – dapat merusak katup jantung
- Radang ginjal (glomerulonefritis) – dapat menyebabkan urine berdarah
- Abses peritonsiler – kumpulan nanah di belakang amandel yang memerlukan drainase
Prospek jangka panjang
Dengan penanganan yang tepat dan cepat, radang tenggorokan akibat bakteri strep dapat sembuh total tanpa komplikasi. Mengikuti pengobatan antibiotik sesuai anjuran dokter sangat penting untuk mencegah masalah jangka panjang.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 16 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.
Panduan dapat berbeda menurut negara atau wilayah. Konfirmasikan rekomendasi lokal dengan penyedia layanan kesehatan yang memenuhi syarat.