Sweat chloride test
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Tes klorida keringat adalah pemeriksaan medis yang mengukur jumlah garam (klorida) dalam keringat Anda. Tes ini digunakan untuk membantu mendiagnosis fibrosis kistik (FK), yaitu penyakit genetik yang menyebabkan lendir kental dan lengket di paru-paru serta organ lain. Keringat orang dengan FK biasanya memiliki kadar klorida yang lebih tinggi dari normal.
Fakta penting
- Tes klorida keringat adalah standar emas untuk mendiagnosis fibrosis kistik.
- Prosedurnya tidak sakit—hanya mengumpulkan sedikit keringat dari lengan atau paha.
- Hasil tes harus ditafsirkan oleh dokter spesialis, biasanya dokter paru atau anak.
Fibrosis kistik tergolong penyakit langka. Di Indonesia, angka pastinya belum diketahui, tetapi diperkirakan sangat kecil. Tes klorida keringat sendiri hanya dilakukan jika ada kecurigaan kuat, misalnya pada anak dengan batuk kronis, infeksi paru berulang, atau masalah pencernaan.
Fibrosis kistik adalah penyakit bawaan (genetik) yang biasanya terdeteksi pada bayi atau anak-anak. Namun, ada juga orang yang baru terdiagnosis saat dewasa, terutama jika gejalanya ringan. Penyakit ini tidak menular dan dapat dialami siapa pun tanpa memandang jenis kelamin atau suku.