Korioamnionitis: Infeksi pada Selaput Ketuban
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Korioamnionitis adalah infeksi pada selaput ketuban dan cairan ketuban yang mengelilingi bayi di dalam rahim. Infeksi ini biasanya terjadi saat persalinan atau setelah ketuban pecah, dan memerlukan penanganan medis segera.
Fakta penting
- Infeksi terjadi di dalam rahim selama kehamilan atau persalinan.
- Sering terjadi setelah ketuban pecah lebih dari 18 jam sebelum melahirkan.
- Dengan penanganan cepat, risiko komplikasi pada ibu dan bayi dapat dikurangi.
Termasuk kondisi yang jarang, tetapi lebih sering terjadi pada persalinan prematur atau setelah ketuban pecah dini.
Hanya terjadi pada ibu hamil, terutama saat persalinan. Bayi dalam kandungan juga dapat terpengaruh.
Gejala
- Demam tinggi yang mendadak
- Nyeri perut hebat atau terus-menerus
- Pendarahan atau cairan ketuban berbau busuk
- Kontraksi terasa sangat nyeri
- Bayi tidak bergerak seperti biasanya
- ⚠Demam ringan disertai rasa tidak enak badan
- ⚠Nyeri perut bawah yang menetap
- ⚠Perubahan warna atau bau keputihan
Gejala umum
- Demam (suhu tubuh di atas 38°C)
- Nyeri atau nyeri tekan di perut bagian bawah
- Keputihan yang berbau tidak sedap
- Detak jantung ibu atau bayi menjadi cepat
- Rahim terasa nyeri saat ditekan
Gejala pada anak-anak
- Bayi yang lahir dari ibu dengan korioamnionitis dapat menunjukkan gejala infeksi seperti demam, lemas, atau sulit minum.
Gejala pada lansia
- Tidak berlaku untuk lansia, karena kondisi ini hanya terjadi pada kehamilan.
Penyebab
Penyebab utama
- Infeksi bakteri dari vagina yang naik ke rahim
- Pecahnya ketuban terlalu dini (sebelum waktunya)
- Persalinan lama yang membuat jalan lahir terbuka lebih lama
Faktor risiko
- Ketuban pecah lebih dari 18 jam sebelum melahirkan
- Usia ibu di bawah 21 tahun atau di atas 35 tahun
- Pemeriksaan dalam (vaginal) yang berulang selama persalinan
- Infeksi vagina sebelumnya
- Persalinan prematur
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika demam atau nyeri perut muncul selama kehamilan atau persalinan
- Jika keluar cairan berbau tidak sedap
- Jika gerakan bayi berkurang
Buat janji temu rutin jika:
- Jika Anda hamil dan memiliki faktor risiko ketuban pecah dini, bicarakan dengan dokter pada kunjungan antenatal
Diagnosis
Dokter akan menanyakan gejala, melakukan pemeriksaan fisik, dan memeriksa suhu tubuh serta denyut jantung ibu dan bayi. Diagnosis biasanya didasarkan pada tanda klinis.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan darah untuk melihat tanda infeksi
- Pemeriksaan cairan ketuban jika perlu
- Pemantauan detak jantung janin
- Ultrasonografi (USG) untuk menilai kondisi bayi
Apa yang diharapkan saat janji temu
Dokter mungkin akan menyarankan perawatan di rumah sakit untuk memantau kondisi Anda dan bayi sampai persalinan. Penanganan cepat biasanya membuat kondisi membaik.
Perawatan
Korioamnionitis harus ditangani di rumah sakit. Penanganan utama adalah memberikan antibiotik melalui infus dan segera mempercepat persalinan untuk mengurangi risiko infeksi pada bayi.
Perawatan mandiri di rumah
- Istirahat cukup
- Minum air putih untuk menjaga hidrasi
- Pantau suhu tubuh secara teratur
- Hubungi dokter jika gejala memburuk
Perawatan medis
Dokter akan memberikan antibiotik melalui infus yang aman untuk ibu hamil dan bayi. Obat penurun panas mungkin diberikan jika perlu. Jika usia kehamilan sudah cukup, persalinan akan segera diinduksi atau dilakukan operasi caesar sesuai kondisi. Keputusan ini dibuat oleh dokter kandungan berdasarkan kondisi ibu dan bayi.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi caesar mungkin dipertimbangkan jika persalinan normal tidak aman atau jika terjadi komplikasi, seperti gawat janin.
Hidup dengan kondisi ini
Setelah diagnosis, Anda akan dirawat di rumah sakit. Selama perawatan, staf medis akan memantau kondisi Anda dan bayi secara berkala. Setelah melahirkan, pemantauan dilanjutkan untuk memastikan infeksi sembuh.
Tips gaya hidup
- Konsultasikan dengan dokter sebelum merencanakan kehamilan berikutnya
- Jaga kebersihan area kewanitaan
- Hadiri pemeriksaan kehamilan rutin
Diet dan olahraga
Saat dirawat, ikuti anjuran dokter. Setelah pulih, konsumsi makanan bergizi seimbang dan lakukan aktivitas fisik ringan sesuai kemampuan.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Diagnosis infeksi selama kehamilan bisa membuat cemas. Ini hal yang wajar. Bicarakan perasaan Anda dengan dokter atau orang terdekat. Dukungan emosional penting untuk pemulihan.
Pencegahan
Tidak selalu dapat dicegah, tetapi Anda dapat menurunkan risikonya dengan menjaga kebersihan, menghindari hubungan seksual setelah ketuban pecah, dan segera ke rumah sakit jika ketuban pecah sebelum waktunya.
Vaksin
Tidak ada vaksin khusus untuk mencegah korioamnionitis. Vaksinasi lain yang direkomendasikan selama kehamilan tetap penting untuk melindungi dari infeksi lain.
Program skrining
Pemeriksaan kehamilan rutin dapat mendeteksi faktor risiko lebih awal, seperti infeksi vagina atau ketuban pecah dini.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Infeksi menyebar ke darah (sepsis) pada ibu
- Radang pada lapisan rahim setelah melahirkan
- Infeksi pada bayi, seperti pneumonia atau meningitis
- Persalinan prematur
- Gangguan pernapasan pada bayi
Prospek jangka panjang
Dengan penanganan medis yang cepat dan tepat, sebagian besar ibu dan bayi dapat pulih dengan baik. Pengobatan antibiotik dan persalinan yang tepat waktu sangat membantu mencegah komplikasi serius.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 31 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.