Atresia Pulmonal: Kelainan Jantung Bawaan
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Atresia pulmonal adalah kelainan jantung bawaan yang terjadi ketika katup yang menghubungkan jantung ke paru-paru tidak terbentuk sempurna. Katup ini seharusnya terbuka agar darah dapat mengalir ke paru-paru untuk mengambil oksigen. Tetapi pada atresia pulmonal, katup ini tertutup rapat atau tidak terbentuk, sehingga darah sulit mengalir ke paru-paru. Akibatnya, kadar oksigen di dalam tubuh bayi menjadi rendah.
Fakta penting
- Atresia pulmonal adalah kondisi yang sudah ada sejak lahir (bawaan).
- Katup pulmonal yang seharusnya terbuka justru tertutup sempurna.
- Bayi dengan kondisi ini biasanya tampak kebiruan karena kekurangan oksigen.
- Penanganan biasanya membutuhkan operasi dan pemantauan jangka panjang.
Kondisi ini tergolong langka. Diperkirakan terjadi pada sekitar 1 dari 12.000 kelahiran, atau kurang dari 0,5% dari semua bayi dengan kelainan jantung bawaan.
Atresia pulmonal hampir selalu ditemukan pada bayi baru lahir atau balita. Sangat jarang seseorang mengetahui dirinya mengidap kondisi ini saat dewasa, kecuali jika bentuknya ringan atau pernah menjalani perawatan sejak kecil.
Gejala
- Kulit atau bibir membiru dengan jelas dan tidak hilang
- Napas sangat cepat atau pada kesempatan tertentu napas terhenti beberapa saat
- Bayi tidak sadarkan diri atau sangat sulit dibangunkan
- Denyut jantung terasa sangat lemah atau sangat lambat
- ⚠Bayi tidak mau menyusu sama sekali
- ⚠Napas berbunyi dan bayi tampak sangat tidak nyaman
- ⚠Anak tampak sangat lemas dan tidak aktif seperti biasanya
- ⚠Pusing berat atau nyeri dada saat beraktivitas
Gejala umum
- Kulit, bibir, atau kuku tampak kebiruan (sianosis)
- Napas cepat atau terlihat sulit bernapas
- Kesulitan menyusu dan cepat lelah saat menyusu
- Berat badan sulit naik atau pertumbuhan lambat
Gejala pada anak-anak
- Mudah lelah saat bermain atau berolahraga
- Sering mengalami infeksi saluran pernapasan
- Jari tangan atau kaki tampak membiru
- Pertumbuhan lebih lambat dibanding anak seusianya
Gejala pada lansia
- Sesak napas saat melakukan aktivitas
- Jantung berdebar-debar
- Mudah lelah atau cepat letih
- Pembengkakan di kaki atau pergelangan kaki
Penyebab
Penyebab utama
- Penyebab pasti belum diketahui. Kelainan ini terjadi ketika jantung janin sedang terbentuk, terutama pada 8 minggu pertama kehamilan.
- Sebagian kasus berhubungan dengan kelainan kromosom, misalnya sindrom DiGeorge.
- Kadang merupakan bagian dari sindrom atau kelainan jantung bawaan yang lebih kompleks.
Faktor risiko
- Riwayat keluarga dengan kelainan jantung bawaan
- Ibu terinfeksi rubela (campak Jerman) selama kehamilan
- Ibu memiliki diabetes yang tidak terkontrol saat hamil
- Paparan terhadap obat-obatan tertentu selama kehamilan tanpa pengawasan dokter
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Segera ke unit gawat darurat jika bayi tampak biru, sulit bernapas, atau tidak sadarkan diri.
- Jika bayi tidak mau menyusu dan tampak sangat lemas, segera cari pertolongan medis.
Buat janji temu rutin jika:
- Pada masa kehamilan, ikuti pemeriksaan USG janin untuk melihat pembentukan organ, termasuk jantung.
- Setelah lahir, pastikan bayi menjalani skrining denyut jantung dan kadar oksigen saat masih di rumah sakit.
- Jika ada keluhan seperti bayi sering kebiruan saat menangis atau menyusu, periksakan ke dokter anak.
Diagnosis
Dokter akan menegakkan diagnosis melalui pemeriksaan fisik untuk mencari tanda kebiruan dan bunyi jantung abnormal, lalu mengonfirmasi dengan pemeriksaan pencitraan jantung dan pengukuran kadar oksigen.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pulse oksimetri: alat kecil di jari tangan atau kaki untuk mengukur kadar oksigen dalam darah
- Ekokardiografi: USG jantung untuk melihat struktur dan aliran darah di dalam jantung
- Rontgen dada: membantu melihat ukuran jantung dan aliran darah ke paru-paru
- Elektrokardiogram (EKG): merekam aktivitas listrik jantung
- Kateterisasi jantung: pemeriksaan dengan selang tipis yang dimasukkan ke pembuluh darah untuk melihat kondisi jantung lebih detail
Apa yang diharapkan saat janji temu
Jika diagnosis ditegakkan, Anda akan dijelaskan oleh tim dokter jantung anak tentang tindakan yang dapat dilakukan. Anda akan didampingi mulai dari persiapan persalinan, perawatan intensif di rumah sakit, hingga perencanaan operasi. Jangan ragu untuk bertanya apa pun yang membuat Anda cemas.
Perawatan
Penanganan utama atresia pulmonal adalah operasi untuk membuat jalur baru agar darah dapat mengalir ke paru-paru. Sebagian bayi memerlukan lebih dari satu kali operasi seiring bertambahnya usia. Tim medis juga dapat memberikan obat yang membantu agar pembuluh darah tetap terbuka sebelum operasi dilakukan.
Perawatan mandiri di rumah
- Ikuti jadwal kontrol ke dokter spesialis jantung anak dengan teratur.
- Beri susu dalam porsi kecil tetapi sesering mungkin jika bayi mudah lelah saat menyusu.
- Jaga kebersihan lingkungan agar bayi tidak mudah terkena infeksi.
- Catat semua pertanyaan yang ingin Anda tanyakan pada dokter, dan jangan sungkan untuk menanyakannya.
Perawatan medis
Obat-obatan hanya boleh diberikan berdasarkan resep dokter spesialis jantung anak. Obat mungkin digunakan untuk menjaga saluran darah tetap terbuka, membantu jantung bekerja lebih efektif, atau mencegah infeksi setelah operasi. Jangan pernah memberikan obat tanpa anjuran dokter.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi biasanya dilakukan pada minggu-minggu pertama kehidupan bayi. Ada beberapa teknik operasi, dan pilihan tahapannya sangat bergantung pada kondisi jantung masing-masing bayi. Tujuan utama operasi adalah memastikan darah yang kekurangan oksigen dapat diperbarui di paru-paru.
Hidup dengan kondisi ini
Setelah operasi, anak tetap perlu kontrol rutin seumur hidup untuk memantau fungsi jantung dan aliran darah. Dengan pengawasan yang baik, kebanyakan anak dapat tumbuh, bermain, dan bersekolah seperti teman seusianya.
Tips gaya hidup
- Jauhkan anak dari asap rokok dan polusi udara.
- Pastikan imunisasi anak lengkap sesuai jadwal untuk melindungi dari infeksi.
- Informasikan guru atau pengasuh tentang kondisi anak, terutama tanda-tanda yang perlu diwaspadai.
- Hindari olahraga berat tanpa arahan dokter; mintalah panduan aktivitas yang aman.
Diet dan olahraga
Untuk bayi, berikan ASI atau susu formula sesuai anjuran dokter. Beberapa bayi membutuhkan susu dengan kalori ekstra. Setelah besar, pastikan makanan bergizi seimbang dengan sayur, buah, dan protein. Olahraga boleh dilakukan, tetapi jenis dan durasinya sebaiknya disetujui oleh dokter jantung anak.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Hidup dengan penyakit jantung bawaan bisa menimbulkan kecemasan, baik pada anak maupun orang tua. Perasaan takut, khawatir, atau sedih adalah wajar. Jangan ragu untuk berbicara dengan psikolog atau tenaga kesehatan mental. Ingat, Anda tidak sendirian — banyak keluarga lain yang mengalami hal serupa. Bicarakan perasaan Anda dengan orang terdekat, dan jika dibutuhkan, cari dukungan profesional.
Pencegahan
Pada sebagian besar kasus, atresia pulmonal tidak dapat dicegah karena terjadi di awal pembentukan janin. Namun, menjaga kesehatan ibu sebelum dan selama kehamilan — misalnya memastikan gizi cukup dan menghindari infeksi — dapat menurunkan risiko kelainan jantung bawaan.
Vaksin
Vaksin rubela (campak Jerman) sebaiknya diterima sebelum kehamilan sebagai upaya mencegah infeksi yang dapat memengaruhi perkembangan jantung janin.
Program skrining
Pemeriksaan USG prenatal pada usia kehamilan sekitar 18–22 minggu dapat mendeteksi beberapa kelainan jantung. Setelah lahir, skrining denyut jantung dan kadar oksigen membantu menemukan bayi yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Kekurangan oksigen yang berat dapat merusak otak dan organ tubuh.
- Gagal jantung karena jantung harus bekerja terlalu keras.
- Gangguan pertumbuhan dan berat badan yang sulit naik.
- Infeksi paru-paru berulang dan pneumonia.
Prospek jangka panjang
Dengan penanganan yang cepat dan tepat, kebanyakan anak yang dioperasi dapat bertahan hidup dan menikmati masa kanak-kanak. Beberapa mungkin membutuhkan operasi lanjutan di usia sekolah atau dewasa, tetapi banyak yang tetap dapat sekolah, bekerja, dan menjalani hidup yang aktif dan bahagia. Harapan itu selalu ada.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 31 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.