Sklerosis Multipel Relaps-Remisi (RRMS): Informasi untuk Pasien
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Multiple sclerosis (MS) adalah penyakit pada sistem saraf pusat, yaitu otak dan sumsum tulang belakang. Pada MS, sistem kekebalan tubuh yang seharusnya melawan infeksi justru menyerang selubung pelindung saraf yang disebut mielin. Mielin yang rusak mengganggu aliran informasi antara otak dan tubuh. RRMS adalah jenis MS yang paling umum. Kata “relaps-remisi” berarti gejala muncul dalam serangan (relaps) lalu membaik atau menghilang untuk sementara waktu (remisi).
Fakta penting
- RRMS adalah jenis MS yang paling sering terjadi, mencakup sekitar 85 persen kasus awal.
- Serangan dapat datang tiba-tiba dan berlangsung beberapa hari hingga minggu, kemudian diikuti masa pemulihan.
- Penyebab pasti belum diketahui, tetapi diduga berkaitan dengan reaksi sistem kekebalan tubuh.
- Perawatan modern dapat membantu memperlambat perjalanan penyakit dan mengurangi frekuensi serangan.
RRMS lebih jarang ditemukan di Indonesia dibandingkan di negara Barat. Meski demikian, kasusnya tetap ada dan dapat dialami oleh siapa saja. Angka pastinya belum diketahui secara pasti karena kurangnya data dan kemungkinan diagnosis yang terlewat.
RRMS paling sering muncul pada usia 20 hingga 40 tahun. Wanita memiliki risiko dua hingga tiga kali lebih besar dibandingkan pria. Faktor keturunan juga berperan, tetapi sebagian besar penderita tidak memiliki riwayat keluarga dengan MS.
Gejala
- Kesulitan bernapas tiba-tiba
- Kehilangan penglihatan secara mendadak
- Kelemahan parah yang datang mendadak sehingga tidak bisa menggerakkan lengan atau kaki
- Bicara tidak jelas atau kebingungan yang tiba-tiba
- ⚠Gejala saraf baru yang berat dan mengganggu aktivitas sehari-hari, seperti sulit berjalan atau tidak bisa berdiri
- ⚠Gangguan penglihatan yang berlanjut atau memberat dalam beberapa jam
- ⚠Nyeri atau sensasi aneh yang hilang timbul dan tidak dapat dijelaskan
Gejala umum
- Kelelahan yang berkepanjangan
- Kebas atau kesemutan di wajah, lengan, atau kaki
- Kelemahan otot, terutama pada satu sisi tubuh
- Gangguan penglihatan seperti kabur, ganda, atau nyeri saat menggerakkan mata
- Masalah keseimbangan dan koordinasi
- Gangguan kontrol kandung kemih atau usus
Gejala pada anak-anak
- RRMS pada anak jarang terjadi, namun gejalanya mirip pada orang dewasa. Anak mungkin mengeluh lelah, sulit berkonsentrasi, atau sering terjatuh. Gangguan penglihatan dan kebas juga dapat muncul. Orang tua sebaiknya membawa anak ke dokter bila gejala tersebut muncul tanpa sebab jelas.
Gejala pada lansia
- Pada orang lanjut usia, gejala awal mungkin kurang khas, seperti nyeri, gangguan berjalan, atau perubahan fungsi berpikir. Jika sudah memiliki riwayat RRMS, serangan pada usia lanjut bisa lebih sulit pulih dan lebih berdampak pada kemandirian.
Penyebab
Penyebab utama
- Penyebab pasti belum diketahui. Dokter menduga kombinasi faktor genetik dan lingkungan memicu sistem kekebalan tubuh menyerang mielin.
- Infeksi virus, terutama virus Epstein-Barr, diduga menjadi salah satu pemicu awal.
- Peradangan pada selubung mielin mengganggu hantaran sinyal saraf sehingga muncul berbagai gejala.
Faktor risiko
- Perempuan memiliki kemungkinan lebih besar terkena MS
- Faktor keturunan atau riwayat MS dalam keluarga
- Kekurangan vitamin D, terutama di daerah yang kurang sinar matahari
- Kebiasaan merokok
- Usia antara 20 hingga 40 tahun
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Segera ke dokter atau unit gawat darurat jika muncul gejala saraf baru, berat, atau memburuk dengan cepat, seperti kelemahan mendadak pada salah satu sisi tubuh atau hilangnya penglihatan.
Buat janji temu rutin jika:
- Temui dokter umum untuk pemeriksaan awal bila Anda sering merasa lelah, kebas-kebas, atau mengalami gangguan keseimbangan yang tidak hilang dalam beberapa hari.
- Jika sudah terdiagnosis RRMS, rutin kontrol ke dokter spesialis saraf sesuai jadwal yang dianjurkan.
Diagnosis
Tidak ada satu tes tunggal untuk menegakkan RRMS. Dokter akan menilai riwayat gejala, melakukan pemeriksaan fisik dan saraf, serta merujuk Anda ke dokter spesialis saraf bila dicurigai MS.
Tes yang mungkin dilakukan
- Magnetic resonance imaging (MRI) untuk mencari kerusakan mielin di otak dan sumsum tulang belakang
- Pemeriksaan cairan tulang belakang (lumbal pungsi) untuk mencari tanda peradangan
- Pemeriksaan darah untuk menyingkirkan penyakit lain yang gejalanya menyerupai MS
- Pemeriksaan konduksi saraf untuk melihat kecepatan hantaran sinyal saraf
Apa yang diharapkan saat janji temu
Proses diagnosis bisa memakan waktu karena gejala datang dan pergi serta mirip penyakit lain. Dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan bertahap. Anda akan mendapat penjelasan mengenai hasil dan dukungan dalam merencanakan langkah selanjutnya.
Perawatan
RRMS belum bisa disembuhkan, tetapi pengobatan modern sangat membantu mengurangi frekuensi serangan, memperlambat perkembangan kecacatan, dan mengelola gejala. Tujuan utama perawatan adalah menjaga kualitas hidup dan kemandirian.
Perawatan mandiri di rumah
- Istirahat cukup dan hindari kelelahan berlebihan
- Kelola stres dengan relaksasi atau hobi yang menenangkan
- Jaga tubuh tetap sejuk, karena panas dapat memperburuk gejala
- Lakukan aktivitas fisik ringan secara teratur sesuai kemampuan
- Patuhi jadwal kontrol dan komunikasikan perubahan gejala pada dokter
Perawatan medis
Tersedia berbagai obat pengubah perjalanan penyakit yang diberikan oleh dokter spesialis saraf untuk mengurangi aktivitas peradangan. Saat terjadi serangan akut, dokter dapat memberikan obat kortikosteroid untuk mempercepat pemulihan. Selain itu, obat untuk mengatasi gejala tertentu seperti kaku otot, gangguan berkemih, atau nyeri, akan disesuaikan dengan kebutuhan. Selalu diskusikan pilihan pengobatan dengan dokter Anda; jangan mengonsumsi obat tanpa resep.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Pada RRMS biasanya tidak diperlukan tindakan pembedahan. Operasi hanya dipertimbangkan untuk komplikasi tertentu, misalnya pemasangan alat bantu pada kasus spasme otot yang berat, tetapi hal ini sangat jarang dan harus melalui evaluasi tim dokter.
Hidup dengan kondisi ini
Menjalani hari dengan RRMS membutuhkan penyesuaian. Kenali pemicu serangan Anda, seperti stres, demam, atau kurang tidur. Buat jadwal harian yang realistis dan beri waktu untuk istirahat. Mintalah bantuan keluarga dan teman saat dibutuhkan.
Tips gaya hidup
- Tidur cukup dan rutin
- Latihan peregangan atau yoga untuk menjaga fleksibilitas
- Hindari merokok dan batasi alkohol
- Gunakan alat bantu seperti tongkat atau kursi roda bila diperlukan untuk mencegah jatuh
- Pertahankan hubungan sosial agar tidak merasa sendiri
Diet dan olahraga
Pola makan bergizi seimbang dengan banyak sayur, buah, dan protein sehat dapat membantu menjaga energi. Tidak ada makanan khusus yang menyembuhkan MS. Olahraga ringan seperti jalan kaki, bersepeda statis, atau berenang di air sejuk baik untuk kekuatan otot dan suasana hati, asalkan tidak memaksakan diri.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Hidup dengan penyakit kronis seperti RRMS dapat memicu kecemasan, stres, atau depresi. Perasaan sedih dan khawatir adalah hal yang wajar. Namun, bila perasaan tersebut berlarut-larut dan mengganggu aktivitas, segera minta bantuan profesional seperti psikolog atau psikiater.
Pencegahan
RRMS tidak dapat dicegah sepenuhnya karena penyebabnya belum diketahui. Namun, gaya hidup sehat dan pengobatan yang teratur dapat mengurangi risiko kekambuhan atau memperlambat perkembangan penyakit.
Vaksin
Vaksinasi penting untuk melindungi dari infeksi yang dapat memicu kambuh atau komplikasi. Konsultasikan dengan dokter sebelum menerima vaksin, karena beberapa vaksin mungkin perlu dihindari saat menggunakan obat tertentu.
Program skrining
Tidak ada pemeriksaan rutin untuk mendeteksi MS sebelum gejala muncul. Diagnosis ditegakkan setelah gejala timbul.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Frekuensi dan keparahan serangan dapat meningkat
- Dapat terjadi penumpukan kecacatan permanen, misalnya kesulitan berjalan
- Gangguan penglihatan yang menetap
- Masalah kognitif seperti sulit mengingat atau berkonsentrasi
- Mobilitas yang menurun dapat meningkatkan risiko jatuh dan patah tulang
Prospek jangka panjang
Dengan perawatan yang baik, banyak penyandang RRMS tetap dapat bekerja, berkeluarga, dan melakukan aktivitas yang bermakna. Setiap orang memiliki perjalanan penyakit yang berbeda, namun penanganan dini dan kepatuhan berobat memberikan harapan untuk hidup dengan kualitas baik dalam jangka panjang.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 31 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.