Hipospadia: Kondisi Bawaan pada Saluran Kencing
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Hipospadia adalah kelainan bawaan pada anak laki-laki di mana lubang saluran kencing (uretra) terletak di bagian bawah penis, bukan di ujung kepala penis. Kondisi ini sudah ada sejak lahir dan dapat diperbaiki dengan operasi.
Fakta penting
- Lubang kencing berada di bawah, di tengah, atau dekat pangkal penis.
- Kondisi ini umum terjadi dan biasanya diketahui saat bayi lahir.
- Penanganan utama adalah operasi yang dilakukan pada masa kanak-kanak.
Ya, hipospadia adalah gangguan bawaan yang cukup umum. Sekitar 1 dari 200 hingga 1 dari 300 bayi laki-laki terlahir dengan kondisi ini.
Kondisi ini hanya dialami anak laki-laki (individu dengan penis) sejak lahir. Kondisi ini tidak menular dan tidak disebabkan oleh kesalahan orang tua selama kehamilan.
Gejala
- Tidak bisa kencing sama sekali (tidak ada urine lebih dari 12 jam).
- Perut bagian bawah membuncit dan terasa nyeri hebat.
- Muntah-muntah dan lemas disertai tidak ada urine.
- ⚠Nyeri saat kencing disertai demam.
- ⚠Bengkak, kemerahan, atau keluar nanah dari sekitar lubang kencing.
- ⚠Penis tampak kebiruan atau sangat nyeri bila disentuh.
Gejala umum
- Bukaan saluran kencing berada di bawah penis, bukan di ujung kepala penis.
- Kulup (prepuce) hanya menutupi sebagian, sehingga ada bagian seperti kerudung di punggung penis.
- Penis terlihat melengkung ke bawah saat ereksi.
- Aliran kencing menyemprot ke bawah atau tidak lurus.
Gejala pada anak-anak
- Bayi sulit mengarahkan pancaran kencing dengan normal.
- Popok sering basah di bagian atas karena kencing mengarah ke bawah.
- Bukaan kencing tampak di permukaan bawah penis, bukan di ujung kepala penis.
Gejala pada lansia
- Jika tidak ditangani sejak kecil, gejala dapat berlanjut hingga dewasa berupa aliran kencing yang menyemprot ke bawah.
- Penis melengkung saat ereksi, yang dapat menyebabkan rasa tidak nyaman atau kesulitan saat hubungan seksual.
- Area di sekitar lubang kencing yang tidak normal lebih mudah lembap dan dapat meningkatkan risiko infeksi.
Penyebab
Penyebab utama
- Penyebab pasti belum diketahui.
- Faktor genetik (keturunan) dapat berperan.
- Gangguan hormonal pada awal kehamilan memengaruhi pembentukan penis.
Faktor risiko
- Riwayat keluarga (ayah atau saudara laki-laki juga mengalami hipospadia).
- Usia ibu yang lebih tua saat hamil.
- Paparan bahan kimia tertentu selama kehamilan, meski hubungan ini belum pasti.
- Bayi yang lahir melalui teknologi reproduksi berbantu (fertilisasi in vitro).
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika bayi Anda belum kencing dalam 24 jam pertama setelah lahir.
- Jika penis terlihat sangat bengkak, kebiruan, atau berubah warna.
- Jika ada demam tinggi dan bayi sangat rewel.
Buat janji temu rutin jika:
- Setiap bayi laki-laki baru lahir sebaiknya diperiksa untuk memastikan posisi lubang kencing.
- Jika kelainan ini terlihat, segera konsultasikan dengan dokter umum atau bidan untuk mendapatkan rujukan.
- Konsultasi dengan dokter spesialis urologi anak sebelum usia 6 bulan untuk merencanakan operasi.
Diagnosis
Hipospadia biasanya ditemukan langsung oleh dokter atau bidan saat pemeriksaan fisik bayi baru lahir. Diagnosis ditegakkan dengan melihat letak lubang kencing dan bentuk penis.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan fisik oleh dokter umum, dokter anak, atau bidan.
- Jika diperlukan, pemeriksaan tambahan untuk menilai saluran kencing bagian atas (misalnya USG ginjal) terutama jika ada kelainan lain.
- Pemeriksaan laboratorium urin bila ada tanda infeksi.
Apa yang diharapkan saat janji temu
Saat diagnosis ditegakkan, dokter menjelaskan kondisi dan merujuk Anda ke dokter spesialis urologi. Tidak perlu tes rumit sebelum operasi kecuali ada kelainan penyerta. Anda akan mendapatkan penjelasan tentang jenis hipospadia dan rencana tatalaksana sesuai panduan Kemenkes.
Perawatan
Operasi adalah pengobatan utama untuk hipospadia. Tujuannya meluruskan penis, memindahkan lubang kencing ke ujung penis, dan membentuk kulit lebih normal. Operasi umumnya dilakukan saat anak berusia 6–18 bulan.
Perawatan mandiri di rumah
- Menjaga area penis tetap bersih dan kering, terutama sebelum operasi.
- Mengganti popok secara rutin untuk mencegah iritasi.
- Mengikuti jadwal kontrol yang disarankan dokter.
Perawatan medis
Tidak ada obat yang dapat memperbaiki posisi lubang kencing. Obat-obatan hanya diberikan untuk mengatasi kondisi penyerta seperti infeksi, dan harus diresepkan oleh dokter. Olahraga atau terapi fisik tidak menggantikan operasi.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi biasanya dilakukan antara usia 6 dan 18 bulan, sebelum anak belajar toilet training. Waktu pasti ditentukan oleh dokter spesialis urologi anak setelah menilai kesiapan anak dan kondisi keluarga. Jika tidak dioperasi pada masa kanak-kanak, operasi tetap dapat dilakukan pada usia yang lebih tua.
Hidup dengan kondisi ini
Sebagian besar anak yang menjalani operasi hipospadia dapat tumbuh dan berkembang normal, termasuk kemampuan buang air kecil dan fungsi seksual di kemudian hari. Kontrol rutin setelah operasi penting untuk memantau penyembuhan.
Tips gaya hidup
- Pastikan anak minum cukup air untuk menjaga kencing tetap lancar.
- Jaga kebersihan penis tanpa menggesek area operasi terlalu keras.
- Jika setelah operasi ada alat bantu yang dipasang, ikuti instruksi dokter untuk perawatan.
Diet dan olahraga
Tidak ada pantangan makanan khusus untuk hipospadia. Anak boleh beraktivitas normal, namun perlu istirahat cukup setelah operasi. Hindari kegiatan yang menekan area selangkangan pada minggu pertama setelah operasi.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Mengetahui anak memiliki hipospadia dapat membuat orang tua cemas. Wajar merasa khawatir. Berbicara dengan dokter dan pasangan dapat mengurangi kecemasan. Untuk anak yang lebih besar, perhatikan perubahan emosi atau rasa malu karena bentuk penis yang berbeda.
Pencegahan
Hipospadia tidak dapat dicegah karena merupakan kelainan bawaan. Namun, merawat kesehatan ibu selama kehamilan (misalnya tidak merokok, tidak minum alkohol, dan kontrol kehamilan teratur) adalah langkah terbaik untuk mengurangi risiko berbagai kelainan bawaan.
Vaksin
Tidak ada vaksin yang dapat mencegah hipospadia. Vaksinasi anak tetap harus diberikan sesuai jadwal Kemenkes untuk melindungi dari penyakit menular.
Program skrining
Skrining dilakukan melalui pemeriksaan fisik bayi baru lahir. Tidak ada tes darah khusus. Pemeriksaan ini dilakukan oleh dokter atau bidan tanpa peralatan khusus.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Aliran kencing menyemprot ke bawah, sehingga sulit kencing sambil berdiri.
- Penis melengkung saat ereksi, yang dapat menyebabkan nyeri atau gangguan hubungan seksual.
- Peningkatan risiko infeksi saluran kencing karena kulit lembap.
- Gangguan psikologis, seperti kurang percaya diri, pada anak atau remaja.
Prospek jangka panjang
Dengan penanganan yang tepat, prognosis hipospadia sangat baik. Operasi berhasil mengembalikan fungsi dan bentuk penis pada hampir semua kasus. Meskipun beberapa anak mungkin memerlukan operasi lanjutan, hasil akhirnya umumnya memuaskan.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 31 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.