Sialadenitis (Peradangan Kelenjar Ludah)
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Sialadenitis adalah peradangan atau infeksi pada kelenjar ludah, yaitu organ yang memproduksi air liur. Kondisi ini paling sering terjadi di kelenjar di depan telinga (parotis) atau di bawah rahang. Peradangan membuat kelenjar membengkak, terasa nyeri, dan bisa disertai demam.
Fakta penting
- Kelenjar ludah menghasilkan air liur yang membantu mengunyah, menelan, dan melindungi mulut dari kuman.
- Sialadenitis biasanya terjadi karena aliran air liur berkurang, sehingga kuman masuk dan menyebabkan infeksi.
- Dehidrasi, mulut kering, dan batu kelenjar ludah adalah pemicu umum.
- Kondisi ini bisa muncul tiba-tiba (akut) atau berulang (kronis).
Sialadenitis tergolong jarang, tetapi lebih sering ditemukan pada orang dewasa dan orang tua. Pada anak-anak, kasusnya lebih jarang dan sering dikaitkan dengan infeksi virus gondongan.
Sialadenitis bisa menyerang siapa saja, tetapi lebih sering terjadi pada: orang dengan mulut kering karena obat-obatan, orang yang kurang minum, pasien pascabedah, orang dengan gangguan sistem kekebalan, dan lansia.
Gejala
- Kesulitan bernapas atau merasa tercekik
- Kesulitan menelan hingga tidak bisa minum
- Bengkak yang menyebar dengan cepat ke leher atau wajah
- Demam sangat tinggi disertai menggigil hebat
- Penurunan kesadaran atau sangat lemas hingga sulit digerakkan
- ⚠Nyeri hebat yang tidak tertahankan
- ⚠Bengkak bertambah besar dalam beberapa jam
- ⚠Keluar nanah dari mulut atau saluran kelenjar
- ⚠Demam terus-menerus lebih dari 2 hari
- ⚠Gejala tidak membaik dengan perawatan rumahan dalam 2-3 hari
Gejala umum
- Pembengkakan di area pipi, depan telinga, atau bawah rahang
- Nyeri atau rasa sakit di area yang bengkak
- Kemerahan dan terasa hangat di kulit sekitar kelenjar
- Mulut kering atau rasa tidak nyaman di mulut
- Demam ringan
- Rasa tidak enak badan atau lemas
Gejala pada anak-anak
- Anak-anak mungkin mengalami pembengkakan di kedua sisi wajah (seperti gondongan)
- Demam bisa lebih tinggi
- Anak mungkin rewel, menolak makan, atau mengeluh nyeri saat menelan
Gejala pada lansia
- Pembengkakan sering disertai nyeri hebat dan mulut sangat kering
- Gejala bisa disertai demam yang lebih tinggi dan lemas berkepanjangan
- Karena daya tahan tubuh menurun, infeksi bisa menyebar lebih cepat
Penyebab
Penyebab utama
- Infeksi bakteri (paling sering Staphylococcus aureus) yang masuk ke kelenjar karena aliran air liur tersumbat atau berkurang
- Infeksi virus seperti virus gondongan (paramyxovirus)
- Batu kelenjar ludah yang menyumbat saluran air liur
- Penurunan produksi air liur akibat obat-obatan (misalnya antihistamin, dekongestan), penyakit, atau terapi radiasi
Faktor risiko
- Dehidrasi atau kurang minum
- Mulut kering kronis
- Kebersihan mulut yang buruk
- Penyakit autoimun seperti sindrom Sjögren
- Gangguan sistem kekebalan tubuh
- Riwayat batu kelenjar ludah
- Usia lanjut
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Segera periksakan bila bengkak di wajah atau leher disertai demam lebih dari 38°C
- Segera ke dokter jika nyeri terasa semakin berat dan tidak hilang dengan kompres hangat
- Bila keluar nanah atau rasa logam di mulut, jangan tunda konsultasi
Buat janji temu rutin jika:
- Bila pembengkakan muncul setelah makan atau berulang kali terjadi
- Bila mulut terasa sangat kering terus-menerus
- Bila Anda ingin tahu penyebabnya dan cara mencegah agar tidak kambuh
Diagnosis
Dokter umumnya bisa mendiagnosis sialadenitis dengan menanyakan keluhan dan melakukan pemeriksaan fisik. Dokter akan meraba area kelenjar, melihat aliran air liur, dan menilai apakah ada tanda infeksi.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan darah untuk melihat tanda infeksi
- Ultrasonografi (USG) leher untuk melihat batu atau abses
- Rontgen atau CT scan pada kasus yang lebih kompleks
- Kultur air liur atau nanah untuk mengetahui jenis bakteri (jika diperlukan)
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan biasanya tidak sakit. Anda mungkin diminta membuka mulut dan dokter akan memijat lembut kelenjar untuk melihat keluarnya air liur. Hasil pemeriksaan biasanya langsung diketahui untuk kasus sederhana. Jika diperlukan tes lanjutan, dokter akan menjelaskan alasan dan langkah berikutnya.
Perawatan
Pengobatan sialadenitis bertujuan melancarkan kembali aliran air liur, mengatasi infeksi, dan mengurangi gejala. Sebagian besar kasus membaik dengan perawatan rumahan dan obat-obatan dari dokter.
Perawatan mandiri di rumah
- Perbanyak minum air putih (jika tidak ada batasan medis)
- Kunyah permen karet tanpa gula atau hisap permen asam untuk merangsang air liur
- Kompres hangat di area yang bengkak selama 10–15 menit beberapa kali sehari
- Pijat lembut kelenjar dari bagian belakang ke arah depan setelah kompres hangat
- Jaga kebersihan mulut dengan sikat gigi dan berkumur air hangat
Perawatan medis
Dokter akan meresepkan antibiotik bila penyebabnya bakteri, serta obat pereda nyeri dan penurun demam sesuai kondisi Anda. Jika ada abses (kumpulan nanah), dokter mungkin perlu mengeluarkannya dengan jarum atau tindakan kecil. Pada kasus yang berhubungan dengan batu kelenjar, dokter akan merujuk untuk penanganan khusus.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi jarang diperlukan, tetapi bisa dipertimbangkan jika batu kelenjar sangat besar, terjadi abses yang tidak bisa dikeringkan, atau sialadenitis kronis yang tidak membaik dengan pengobatan lain.
Hidup dengan kondisi ini
Saat Anda mengalami sialadenitis, istirahat yang cukup dan hindari makanan pedas atau asam yang bisa membuat nyeri makin terasa. Perbanyak minum air dan jangan lupa kompres hangat secara teratur.
Tips gaya hidup
- Minum air putih secara rutin sepanjang hari
- Hindari alkohol dan merokok karena bisa memperparah mulut kering
- Makan makanan yang tidak terlalu keras, misalnya sup atau bubur, saat nyeri menelan
- Jaga kebersihan mulut dengan sikat gigi dua kali sehari
Diet dan olahraga
Tidak ada larangan berolahraga ringan, tetapi jika Anda sedang demam atau merasa lemas, sebaiknya beristirahat. Setelah kondisi membaik, Anda bisa kembali beraktivitas secara bertahap. Pastikan tetap minum cukup, terutama setelah olahraga.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Nyeri dan bengkak di wajah bisa membuat rasa percaya diri menurun atau menyebabkan kecemasan. Hal ini wajar. Cobalah bicara dengan keluarga atau teman, dan ingat bahwa kondisi ini umumnya bisa diobati.
Pencegahan
Sialadenitis tidak selalu bisa dicegah, tetapi Anda bisa menurunkan risikonya dengan menjaga tubuh tetap terhidrasi, menjaga kebersihan mulut, dan mengobati mulut kering sejak dini.
Vaksin
Tidak ada vaksin khusus untuk sialadenitis. Namun, vaksin MMR (gondongan) dapat mencegah salah satu penyebabnya, yaitu infeksi virus gondongan. Tanyakan kepada petugas kesehatan mengenai jadwal imunisasi yang dianjurkan.
Program skrining
Tidak ada skrining rutin khusus untuk penyakit ini. Jika Anda sering mengalami pembengkakan kelenjar ludah, dokter mungkin menyarankan pemeriksaan berkala untuk menilai fungsi kelenjar.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Pembentukan abses (kumpulan nanah) di dalam kelenjar
- Infeksi yang menyebar ke jaringan sekitar leher atau aliran darah
- Kerusakan permanen pada kelenjar ludah sehingga mulut kering kronis
- Kambuhnya infeksi berulang (sialadenitis kronis)
Prospek jangka panjang
Dengan penanganan yang tepat dan cepat, sebagian besar penderita sialadenitis sembuh sempurna dalam 1–2 minggu. Jika Anda menjalani pengobatan sesuai anjuran dan menjaga hidrasi, risiko kekambuhan dapat ditekan. Meski ada komplikasi, dokter punya banyak cara untuk mengatasinya.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 31 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.