Hidrosefalus Tekanan Normal (NPH)
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Hidrosefalus tekanan normal (NPH) adalah kondisi ketika cairan otak (cairan serebrospinal) menumpuk di dalam rongga otak secara berlebihan, tetapi tekanan di dalam kepala tetap normal. Cairan yang berlebihan ini dapat menekan otak dan menyebabkan gangguan pada fungsi berjalan, daya ingat, dan kontrol buang air kecil. Meskipun gejalanya mirip dengan penyakit lain seperti demensia, NPH bisa membaik dengan penanganan yang tepat.
Fakta penting
- NPH sering dialami oleh orang lanjut usia, tetapi dapat juga terjadi pada usia muda.
- Gejala utamanya adalah gangguan berjalan, pikun, dan sulit menahan buang air kecil.
- NPH termasuk salah satu penyebab demensia yang bisa diobati.
- Penanganan dini dapat membantu memperbaiki gejala dan kualitas hidup.
NPH tergolong jarang, tetapi tidak terlalu langka. Diperkirakan sekitar 1–2 dari 100 orang lanjut usia bisa mengalaminya. Seiring bertambahnya usia, kemungkinan untuk mengalami NPH meningkat, terutama setelah usia 60 tahun.
NPH paling sering menyerang orang dewasa di atas 60 tahun, tetapi bisa juga terjadi pada anak-anak dan dewasa muda, terutama jika ada riwayat cedera kepala, infeksi otak, atau perdarahan otak.
Gejala
- Kehilangan kesadaran secara tiba-tiba atau penurunan kesadaran yang cepat.
- Kejang yang baru pertama kali terjadi.
- Muntah hebat disertai sakit kepala yang sangat berat.
- Pupil mata tidak sama besar atau pandangan menjadi ganda secara tiba-tiba.
- ⚠Gangguan berjalan yang memburuk dalam hitungan hari.
- ⚠Pikun yang muncul sangat cepat dalam beberapa hari.
- ⚠Tidak bisa buang air kecil sama sekali atau justru tidak sadar sedang mengompol.
- ⚠Demam tinggi disertai leher kaku.
Gejala umum
- Kesulitan berjalan: langkah kaki terasa berat, terseok-seok, atau seperti menempel di lantai.
- Pikun: pelupa, sulit konsentrasi, dan lambat dalam berpikir.
- Gangguan buang air kecil: sering ke belakang mendadak atau sulit menahan pipis.
- Perubahan suasana hati atau kurang motivasi.
- Pada tahap lanjut, bisa terjadi penurunan kesadaran.
Gejala pada anak-anak
- Pada anak-anak, gejalanya bisa berupa kepala yang membesar, muntah, mata yang selalu melihat ke bawah, atau kejang.
- Perkembangan anak bisa menjadi lambat, misalnya terlambat duduk atau berjalan.
- Anak mungkin menjadi rewel atau sulit tidur.
Gejala pada lansia
- Gangguan berjalan yang semakin memburuk seiring waktu.
- Penurunan daya ingat yang mirip dengan demensia, seperti lupa nama atau jalan pulang.
- Inkontinensia urin atau tidak bisa menahan buang air kecil.
- Perubahan perilaku seperti menarik diri dari lingkungan.
- Kadang disertai dengan sakit kepala ringan atau pusing.
Penyebab
Penyebab utama
- NPH terjadi karena cairan otak tidak dapat mengalir atau diserap dengan baik, sehingga menumpuk di dalam ruang otak.
- Pada sebagian besar kasus, penyebab pastinya tidak diketahui (idiopatik).
- Pada kasus lain, penyebabnya bisa berupa cedera kepala, perdarahan otak, infeksi otak (seperti meningitis), atau efek samping operasi otak.
Faktor risiko
- Usia di atas 60 tahun.
- Riwayat cedera kepala atau perdarahan di otak.
- Pernah mengalami infeksi selaput otak atau radang otak.
- Adanya tumor yang menyumbat aliran cairan otak (lebih jarang).
- Obat-obatan tertentu atau penyakit pembuluh darah.
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika Anda atau keluarga mengalami gangguan berjalan yang semakin berat dalam beberapa minggu.
- Jika kehilangan kendali buang air kecil secara mendadak dan parah.
- Jika pikun atau perubahan perilaku berlangsung cepat dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
Buat janji temu rutin jika:
- Jika Anda merasakan gejala awal seperti langkah kaki terseret, sering lupa, atau sering kencing mendadak, periksakan diri ke dokter umum.
- Jika gejala-gejala ini muncul setelah cedera kepala, meskipun ringan.
Diagnosis
Dokter akan menanyakan riwayat kesehatan secara lengkap, melakukan pemeriksaan fisik dan saraf, serta memeriksa kemampuan ingatan dan keseimbangan. Untuk memastikan NPH, dokter biasanya menganjurkan pemindaian otak seperti CT scan atau MRI. Kadang diperlukan pemeriksaan cairan otak melalui tindakan pungsi lumbal (pengambilan cairan otak dari punggung).
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan neurologis: tes kekuatan otot, refleks, keseimbangan, dan fungsi berjalan.
- Tes kognitif: menilai daya ingat, perhatian, dan kemampuan berpikir.
- CT scan kepala atau MRI otak: melihat ukuran rongga otak dan ada/tidaknya penyumbatan aliran cairan.
- Pungsi lumbal (spinal tap): mengambil sedikit cairan otak untuk diperiksa dan terkadang membantu mengurangi gejala sementara.
Apa yang diharapkan saat janji temu
Proses diagnosis NPH biasanya berlangsung bertahap. Dokter akan memastikan tidak ada kondisi lain yang menyerupai. Mungkin perlu beberapa kali kunjungan dan pemeriksaan tambahan. Anda tidak perlu cemas; tim medis akan menjelaskan setiap langkah sebelum melakukan tindakan.
Perawatan
Tujuan pengobatan NPH adalah mengurangi penumpukan cairan otak dan meringankan gejala. Pengobatan utama adalah tindakan pemasangan selang (shunt) yang mengalirkan cairan otak ke bagian tubuh lain. Perawatan suportif seperti fisioterapi dan terapi okupasi juga penting untuk memulihkan kemampuan berjalan dan aktivitas sehari-hari.
Perawatan mandiri di rumah
- Ikuti anjuran dokter dan fisioterapis untuk latihan berjalan dan keseimbangan secara teratur.
- Bantu keluarga yang mengalami NPH dengan rutinitas yang teratur dan mudah diikuti.
- Gunakan alat bantu seperti tongkat atau walker bila diperlukan agar aman saat berjalan.
- Catat perkembangan atau perubahan gejala untuk disampaikan ke dokter.
Perawatan medis
Secara medis, dokter mungkin akan meresepkan obat-obatan untuk mengurangi produksi cairan otak atau obat lain yang sesuai dengan gejala, tetapi penggunaan obat ini disesuaikan dengan kondisi pasien oleh dokter spesialis saraf. Pendekatan utama adalah tindakan pembedahan berupa pemasangan selang (shunt) yang dilakukan oleh dokter spesialis bedah saraf. Selain itu, terapi non-obat seperti fisioterapi, terapi wicara, dan dukungan psikologis sering dianjurkan.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Tindakan pemasangan shunt biasanya dipertimbangkan jika diagnosis NPH sudah ditegakkan dan kondisi pasien memungkinkan untuk menjalani operasi. Keputusan ini dibuat oleh dokter spesialis saraf dan bedah saraf setelah mempertimbangkan manfaat dan risiko serta kondisi kesehatan pasien secara keseluruhan.
Hidup dengan kondisi ini
Hidup dengan NPH membutuhkan dukungan dari keluarga dan tenaga kesehatan. Pasien perlu menjalani terapi rutin dan menggunakan alat bantu jika perlu. Keluarga dapat membantu mengatur aktivitas harian, mengingatkan minum obat, dan menciptakan lingkungan rumah yang aman untuk mencegah jatuh.
Tips gaya hidup
- Lakukan olahraga ringan seperti berjalan perlahan atau senam kursi sesuai kemampuan.
- Pertahankan rutinitas tidur yang teratur dan cukup istirahat.
- Libatkan pasien dalam kegiatan sosial ringan untuk menjaga suasana hati.
- Gunakan pengingat seperti catatan atau alarm untuk membantu ingatan.
Diet dan olahraga
Konsumsi makanan sehat dan seimbang, perbanyak sayur, buah, serta cukup minum air putih. Hindari alkohol dan rokok. Latihan fisik yang aman dan disesuaikan dengan kemampuan sangat membantu menjaga kekuatan otot dan keseimbangan. Konsultasikan dengan dokter atau fisioterapis sebelum memulai program latihan.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
NPH dapat memengaruhi kepercayaan diri dan suasana hati, baik pada pasien maupun keluarga. Perasaan cemas, sedih, atau frustasi adalah hal yang wajar. Penting untuk berbicara terbuka dengan dokter atau mencari dukungan profesional seperti psikolog atau konselor bila diperlukan.
Pencegahan
Sampai saat ini belum ada cara yang pasti untuk mencegah NPH, terutama yang terjadi tanpa penyebab yang jelas. Namun, mengurangi risiko cedera kepala dengan menggunakan helm saat berkendara, menghindari terjatuh, dan mengobati infeksi otak atau perdarahan dengan segera dapat menurunkan risiko NPH yang terkait penyebab sekunder.
Program skrining
Tidak ada pemeriksaan rutin khusus untuk NPH pada orang tanpa gejala. Jika Anda mengalami gejala seperti gangguan berjalan atau pikun, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk penilaian lebih lanjut.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Gejala bisa semakin memburuk: gangguan berjalan, pikun, dan sulit mengontrol buang air kecil semakin berat.
- Risiko jatuh meningkat akibat gangguan keseimbangan.
- Kemampuan merawat diri sendiri menurun, sehingga membutuhkan bantuan orang lain.
- Kualitas hidup menurun secara keseluruhan.
Prospek jangka panjang
Dengan penanganan yang tepat dan dini, banyak pasien NPH mengalami perbaikan yang bermakna, terutama pada kemampuan berjalan dan kontrol buang air kecil. Perbaikan daya ingat juga bisa terjadi, meskipun mungkin tidak sepenuhnya pulih. Dukungan keluarga dan kepatuhan berobat sangat berperan dalam hasil yang optimal. Kondisi ini membutuhkan perawatan jangka panjang, tetapi banyak orang dapat hidup aktif dan mandiri dalam batas tertentu.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 31 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.