Ureterokel: Gejala, Penyebab, dan Penanganan
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Ureterokel adalah kelainan bawaan di mana ujung bawah saluran urine (ureter) membentuk kantong kecil yang menggembung di dalam kandung kemih. Kondisi ini dapat mengganggu aliran urine dan menyebabkan infeksi atau kerusakan ginjal jika tidak ditangani.
Fakta penting
- Sebagian besar ureterokel ditemukan bersamaan dengan kelainan saluran ganda pada ginjal dan ureter.
- Kondisi ini bisa baru terdeteksi saat dewasa, meskipun sering ditemukan pada anak-anak.
- Penanganan dini dapat mencegah kerusakan ginjal yang permanen.
Ureterokel termasuk kondisi yang jarang terjadi. Jumlah pastinya bervariasi, tetapi diperkirakan kurang dari 1 dari beberapa ribu kelahiran.
Ureterokel lebih sering ditemukan pada anak perempuan dibandingkan anak laki-laki. Terkadang kondisi ini baru terdeteksi pada usia dewasa saat pemeriksaan untuk masalah saluran kemih.
Gejala
- Demam tinggi disertai menggigil atau nyeri pinggang hebat yang bisa menandakan infeksi ginjal
- Tidak bisa buang air kecil sama sekali
- Muntah-muntah hebat atau tanda dehidrasi
- Nyeri perut yang sangat parah
- ⚠Infeksi saluran kemih yang tidak membaik dengan perawatan biasa
- ⚠Darah yang tampak jelas dalam urine
- ⚠Nyeri saat buang air kecil yang mengganggu aktivitas sehari-hari
Gejala umum
- Sakit atau kesulitan saat buang air kecil
- Infeksi saluran kemih yang berulang
- Nyeri di perut atau pinggang
- Darah dalam urine
- Aliran urine lemah atau tidak lancar
Gejala pada anak-anak
- Demam berulang tanpa sebab yang jelas
- Infeksi saluran kemih
- Tidak mau makan atau pertumbuhan lambat
- Mengompol atau sulit mengontrol buang air kecil setelah usia toilet training
- Benjolan di perut (jarang, saat kandung kemih sangat penuh)
Gejala pada lansia
- Batu saluran kemih akibat urine yang tersumbat
- Nyeri pinggang atau perut berulang
- Infeksi ginjal berulang disertai demam dan menggigil
- Gangguan fungsi ginjal yang baru terdeteksi saat pemeriksaan darah
Penyebab
Penyebab utama
- Kelainan bawaan sejak lahir, yaitu ketika ujung bawah ureter gagal berkembang normal.
- Adanya saluran ganda pada sistem ginjal dan ureter (duplikasi), yang sering menyertai ureterokel.
- Pada sebagian kasus, penyebab pasti tidak diketahui.
Faktor risiko
- Jenis kelamin perempuan (lebih sering daripada laki-laki)
- Riwayat keluarga dengan kelainan saluran kemih bawaan
- Kelainan genetik tertentu yang memengaruhi perkembangan ginjal dan ureter
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Mengalami demam tinggi dengan gejala infeksi saluran kemih
- Ada darah dalam urine
- Nyeri pinggang atau perut yang menetap
- Bayi tidak mau minum atau buang air kecil sedikit
Buat janji temu rutin jika:
- Memiliki riwayat infeksi saluran kemih berulang
- Anak mengompol terus menerus setelah usia toilet training
- Gejala seperti aliran urine lemah atau sering mengejan saat kencing
- Pemeriksaan kehamilan menunjukkan kelainan ginjal atau saluran kemih pada janin
Diagnosis
Dokter akan menanyakan gejala dan melakukan pemeriksaan fisik, lalu biasanya merujuk untuk pemeriksaan pencitraan guna melihat struktur ginjal, ureter, dan kandung kemih.
Tes yang mungkin dilakukan
- USG ginjal dan kandung kemih untuk melihat aliran urine dan kondisi ginjal.
- Pemeriksaan rontgen (MCU atau kistouretrogram voiding) untuk melihat apakah urine mengalir mundur ke ginjal.
- Pemeriksaan urine untuk mencari tanda infeksi atau darah.
- Pemeriksaan darah untuk menilai fungsi ginjal.
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan biasanya dilakukan oleh dokter umum terlebih dahulu, lalu jika dicurigai ureterokel, Anda akan dirujuk ke dokter spesialis urologi atau dokter spesialis anak. Pemeriksaan ini tidak menyakitkan, meskipun mungkin ada sedikit ketidaknyamanan saat katerer dimasukkan ke dalam kandung kemih untuk pemeriksaan tertentu.
Perawatan
Penanganan ureterokel tergantung pada ukuran kantong, tingkat penyumbatan aliran urine, kondisi ginjal, dan apakah ada infeksi yang berulang. Untuk kasus ringan tanpa gejala, dokter mungkin memilih untuk memantau secara berkala. Jika diperlukan tindakan, penanganan dapat berupa pemberian obat-obatan untuk mengatasi infeksi, serta tindakan bedah atau prosedur endoskopi untuk membuka sumbatan dan memperbaiki aliran urine.
Perawatan mandiri di rumah
- Minum cukup air untuk membantu mengencerkan urine dan mencegah infeksi, sesuai anjuran dokter.
- Habiskan antibiotik yang diresepkan dokter meskipun gejala sudah membaik.
- Perhatikan tanda infeksi saluran kemih, seperti nyeri saat kencing atau urine keruh, dan segera laporkan.
- Rajin kontrol ke dokter sesuai jadwal untuk memantau kondisi.
Perawatan medis
Penanganan medis umumnya diawali dengan obat-obatan untuk mengobati atau mencegah infeksi saluran kemih. Pada kasus yang memerlukan tindakan, dokter mungkin melakukan prosedur endoskopi untuk membuka kantung ureterokel, atau operasi pengangkatan bagian sumbatan dan reimplantasi ureter agar urine mengalir dengan normal. Pilihan tindakan sangat individual dan harus dibicarakan dengan dokter spesialis.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi biasanya dipertimbangkan jika ureterokel menyebabkan penyumbatan berat, infeksi ginjal berulang, atau kerusakan ginjal. Prosedur dilakukan oleh dokter spesialis urologi, dan jenis operasi bergantung pada kondisi setiap pasien.
Hidup dengan kondisi ini
Hidup dengan ureterokel seringkali memerlukan kontrol rutin. Jika Anda atau anak Anda memiliki ureterokel, penting untuk menjaga kesehatan ginjal dan saluran kemih dengan banyak minum air, menjaga kebersihan area genital, dan segera diperiksakan jika muncul gejala infeksi.
Tips gaya hidup
- Minum air putih yang cukup setiap hari.
- Jangan menahan buang air kecil terlalu lama.
- Buang air kecil sampai tuntas, dan untuk anak perempuan, lap area genital dari depan ke belakang.
- Kenakan pakaian dalam yang bersih dan menyerap keringat.
Diet dan olahraga
Tidak ada pantangan khusus untuk ureterokel. Makan makanan bergizi seimbang dan rutin berolahraga membantu menjaga daya tahan tubuh terhadap infeksi. Bagi anak yang sudah menjalani operasi, ikuti petunjuk dokter tentang aktivitas fisik selama masa pemulihan.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Menjalani kondisi sejak lahir atau menerima diagnosis dapat menimbulkan kecemasan, terutama pada orang tua. Wajar merasa khawatir, tetapi penting untuk terus berkomunikasi dengan dokter dan mencari dukungan dari keluarga atau tenaga profesional kesehatan mental jika diperlukan. Ingat, banyak anak dengan ureterokel tumbuh baik setelah penanganan.
Pencegahan
Ureterokel adalah kondisi bawaan lahir, sehingga tidak dapat dicegah. Namun, risikonya dapat dikurangi dengan menjaga kesehatan ibu selama kehamilan, seperti kontrol antenatal rutin dan menghindari paparan zat berbahaya sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Vaksin
Pastikan imunisasi anak sesuai jadwal untuk mencegah infeksi yang dapat memberatkan kondisi saluran kemih. Konsultasikan dengan dokter anak untuk imunisasi yang tepat.
Program skrining
Beberapa kasus ureterokel dapat terdeteksi sebelum lahir melalui pemeriksaan USG kehamilan. Pada bayi dan anak, pemeriksaan urine dan USG dapat membantu menemukan kelainan ini jika ada gejala. Tidak ada program skrining khusus untuk orang dewasa, tetapi pemeriksaan kesehatan rutin tetap dianjurkan.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Kerusakan ginjal permanen akibat tekanan balik urine ke ginjal (hidronefrosis).
- Infeksi ginjal berulang yang dapat menyebabkan jaringan parut pada ginjal.
- Batu saluran kemih karena urine yang tersumbat dan menggenang.
- Gangguan fungsi ginjal yang dapat berkembang menjadi gagal ginjal.
Prospek jangka panjang
Dengan penanganan yang tepat dan pemantauan rutin, kebanyakan orang dengan ureterokel memiliki prognosis yang baik. Tingkat keberhasilan pengobatan sangat tinggi, terutama jika kondisi ditemukan dan ditangani sejak dini. Kebanyakan anak dapat tumbuh dan beraktivitas seperti biasa setelah menjalani pengobatan.
Cari dukungan
Organisasi lokal
- Kemenkes RI ↗ · Indonesia
- Puskesmas terdekat · Indonesia
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 31 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.