Divertikulum Uretra: Gejala, Penyebab, dan Perawatan
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Divertikulum uretra adalah kantung kecil yang terbentuk pada dinding saluran kemih (uretra). Kantung ini dapat menampung urine, sehingga bisa menyebabkan berbagai keluhan saat buang air kecil atau rasa tidak nyaman di sekitar panggul.
Fakta penting
- Lebih sering ditemukan pada wanita daripada pria.
- Gejalanya sering mirip infeksi saluran kemih berulang, sehingga butuh pemeriksaan lanjutan untuk memastikannya.
- Penanganan biasanya melibatkan dokter umum, lalu dirujuk ke dokter spesialis urologi jika perlu.
Kondisi ini tergolong jarang. Divertikulum uretra sering baru diketahui setelah seseorang menjalani pemeriksaan karena keluhan saluran kemih yang tidak kunjung membaik.
Paling sering dialami wanita berusia antara 30 hingga 50 tahun, tetapi dapat juga terjadi pada usia yang lebih muda atau lebih tua.
Gejala
- Mengalami demam tinggi disertai menggigil dan nyeri hebat di perut bawah — segera hubungi layanan gawat darurat.
- Tidak bisa buang air kecil sama sekali (retensi urine) — segera hubungi layanan gawat darurat.
- Keluar darah banyak dari saluran kemih disertai nyeri yang sangat berat — segera hubungi layanan gawat darurat.
- ⚠Nyeri saat buang air kecil yang semakin memberat dan tidak tertahankan
- ⚠Demam, terutama jika sudah memiliki diagnosis divertikulum uretra
- ⚠Infeksi saluran kemih yang kambuh terus meski sudah diobati
Gejala umum
- Nyeri atau tekanan di sekitar panggul atau vagina
- Sering ingin buang air kecil
- Nyeri atau rasa perih saat buang air kecil
- Urine masih menetes setelah selesai buang air kecil (dribbling)
- Sakit saat berhubungan seksual
- Keluar cairan, nanah, atau darah dari saluran kemih
Gejala pada anak-anak
- Pada anak, gejalanya bisa berupa mengompol atau nyeri saat buang air kecil yang sulit dijelaskan
- Infeksi saluran kemih yang berulang mungkin menjadi satu-satunya tanda awal
Gejala pada lansia
- Gejala infeksi saluran kemih yang sering kambuh, terutama pada lansia
- Bisa terjadi rasa tidak tuntas setelah buang air kecil atau sulit menahan kencing
Penyebab
Penyebab utama
- Bawaan lahir, meskipun jarang
- Sumbatan pada kelenjar di sekitar uretra (misalnya kelenjar Skene pada wanita)
- Cedera atau trauma pada saluran kemih, misalnya setelah persalinan, prosedur medis, atau operasi
- Infeksi yang menyebabkan terbentuknya kantong abnormal pada dinding uretra
Faktor risiko
- Berjenis kelamin perempuan, terutama yang pernah melahirkan pervaginam
- Riwayat infeksi saluran kemih yang berulang
- Pernah menjalani prosedur atau operasi pada saluran kemih
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Demam disertai menggigil dan nyeri panggul yang mengganggu
- Tidak bisa buang air kecil sama sekali
- Nyeri hebat yang sampai membuat Anda tidak bisa beraktivitas
Buat janji temu rutin jika:
- Keluhan sering buang air kecil, nyeri saat BAK, atau merasa tidak tuntas yang berlangsung lebih dari beberapa minggu
- Infeksi saluran kemih berulang tanpa penyebab yang jelas
- Sakit saat berhubungan seksual yang terus berlanjut
Diagnosis
Dokter akan menanyakan keluhan, riwayat kesehatan, melakukan pemeriksaan fisik, dan bila perlu merujuk Anda untuk pemeriksaan penunjang seperti pencitraan atau pemeriksaan langsung saluran kemih.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan fisik dan pemeriksaan panggul pada wanita
- Sistouretrografi atau foto rontgen dengan zat kontras saat buang air kecil
- MRI (pencitraan resonansi magnetik) pada area panggul
- Sistoskopi, yaitu pemeriksaan bagian dalam kandung kemih dengan kamera kecil
Apa yang diharapkan saat janji temu
Anda mungkin diminta mencatat kebiasaan buang air kecil. Dokter akan menjelaskan hasil pemeriksaan dan membahas pilihan perawatan. Jika diperlukan, Anda akan dirujuk ke dokter spesialis urologi.
Perawatan
Pengobatan bertujuan mengurangi gejala dan mencegah komplikasi. Pilihan tergantung pada ukuran, lokasi, dan keluhan yang dialami. Dokter akan menentukan pendekatan yang paling sesuai bersama Anda.
Perawatan mandiri di rumah
- Minum cukup air putih, kecuali dokter menyarankan pembatasan cairan
- Hindari menahan buang air kecil terlalu lama
- Jaga kebersihan daerah kewanitaan
- Kompres hangat di area panggul jika terasa nyeri, setelah mendapat izin dokter
Perawatan medis
Penanganan medis dapat berupa obat-obatan untuk mengurangi nyeri atau mengobati infeksi, prosedur drainase untuk mengeluarkan urine yang tertahan, serta pemantauan rutin. Semua obat dan prosedur harus diberikan oleh tenaga kesehatan — jangan menggunakan obat tanpa pengawasan dokter.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi dipertimbangkan bila keluhan tetap berlangsung atau muncul komplikasi seperti infeksi berulang, batu di dalam kantung, atau gangguan berkemih yang signifikan. Prosedur bedah bertujuan mengangkat kantung divertikulum dan memperbaiki lapisan uretra. Keputusan operasi dibuat bersama dokter spesialis setelah pemeriksaan lengkap.
Hidup dengan kondisi ini
Banyak orang dengan divertikulum uretra dapat menjalani aktivitas normal dengan pengelolaan yang tepat. Kunjungi dokter sesuai jadwal dan ikuti anjuran perawatan yang diberikan.
Tips gaya hidup
- Lakukan latihan dasar panggul (senam kegel) untuk memperkuat otot di sekitar saluran kemih
- Buang air kecillah secara teratur, jangan terlalu lama menahannya
- Hindari penggunaan sabun keras atau produk pewangi pada area kemaluan
- Kenakan pakaian dalam yang bersih, kering, dan tidak terlalu ketat
Diet dan olahraga
Tidak ada diet khusus untuk kondisi ini, tetapi makan makanan bergizi seimbang dan minum cukup cairan dapat membantu menjaga kesehatan saluran kemih. Aktivitas fisik ringan seperti berjalan tetap dianjurkan. Hindari olahraga yang memberi tekanan berlebihan di panggul tanpa anjuran dokter, terutama sebelum pemeriksaan atau tindakan lanjutan.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Keluhan yang berlangsung lama bisa membuat stres, cemas, atau frustrasi. Hal ini sangat wajar. Jika perasaan cemas atau sedih mulai mengganggu aktivitas, bicarakan dengan dokter atau tenaga kesehatan jiwa. Ingatlah bahwa Anda tidak sendirian.
Pencegahan
Karena penyebabnya sering tidak diketahui atau sudah ada sejak lahir, divertikulum uretra tidak selalu dapat dicegah. Yang dapat dilakukan adalah mencegah komplikasi, misalnya segera mengobati infeksi saluran kemih, menjaga kebersihan, dan berkonsultasi sejak awal munculnya keluhan agar tidak berkembang menjadi masalah yang lebih serius.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Infeksi saluran kemih yang berulang
- Pembentukan batu di dalam kantung divertikulum
- Gangguan mengosongkan kandung kemih, seperti kesulitan atau rasa tidak tuntas
- Dalam kasus yang jarang, risiko perubahan jaringan pada dinding kantung yang dapat berkembang menjadi keganasan
Prospek jangka panjang
Dengan penanganan yang tepat, kebanyakan orang mengalami perbaikan gejala dan dapat kembali menjalani aktivitas normal. Setiap kondisi berbeda, tetapi kemajuan diagnosis dan terapi terus berkembang. Tetaplah berkomunikasi terbuka dengan dokter dan tim medis Anda.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 31 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.