Mual dan Muntah pada Kehamilan (Morning Sickness)
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Mual dan muntah pada kehamilan, yang biasa disebut morning sickness, adalah rasa mual atau ingin muntah yang dialami ibu hamil, terutama pada awal kehamilan. Meskipun namanya morning sickness, kondisi ini bisa terjadi kapan saja, baik pagi, siang, maupun malam. Ini adalah kondisi yang umum dan biasanya tidak berbahaya bagi ibu atau bayi.
Fakta penting
- Morning sickness umumnya muncul pada trimester pertama kehamilan, sekitar minggu ke-6, dan membaik pada minggu ke-12 sampai 14.
- Tingkat keparahannya bervariasi; ada yang hanya merasa sedikit mual, ada juga yang muntah beberapa kali sehari.
- Kondisi ini biasanya tidak membahayakan janin jika masih bisa makan dan minum dengan cukup.
- Jika mual dan muntah sangat parah hingga menyebabkan dehidrasi dan penurunan berat badan, ini disebut hiperemesis gravidarum dan perlu penanganan dokter.
Sangat umum. Sekitar 7 dari 10 ibu hamil mengalami mual dan muntah pada awal kehamilan.
Kondisi ini terutama dialami oleh ibu hamil, khususnya pada trimester pertama. Beberapa ibu mungkin lebih berisiko, misalnya yang mengandung anak kembar atau memiliki riwayat mual saat kehamilan sebelumnya.
Gejala
- Muntah yang sangat banyak dan terus-menerus sehingga tidak bisa menahan cairan sama sekali
- Pingsan atau merasa sangat lemas seperti mau pingsan
- Kesulitan bernapas atau nyeri dada
- Keluar darah dari muntahan (bukan hanya karena muntah yang keras, tapi bisa tanda masalah lain)
- ⚠Tidak bisa minum atau makan selama lebih dari 24 jam
- ⚠Muntah disertai nyeri perut yang hebat
- ⚠Air seni sedikit, berwarna gelap, atau terasa sangat pekat (tanda dehidrasi)
- ⚠Berat badan turun lebih dari 5% dari berat awal kehamilan
- ⚠Muntah terus-menerus hingga lemas dan mulut kering
Gejala umum
- Rasa mual yang datang dan pergi
- Muntah, kadang hanya merasa ingin muntah tanpa benar-benar muntah
- Mual yang dipicu oleh aroma tertentu (misalnya bau masakan, parfum, atau asap)
- Mual yang terasa lebih berat saat perut kosong
- Mual yang membaik setelah makan sedikit
Gejala pada anak-anak
- Tidak berlaku untuk anak-anak, karena kondisi ini khusus terjadi pada kehamilan.
Gejala pada lansia
- Tidak berlaku untuk lansia, karena kondisi ini khusus terjadi pada kehamilan.
Penyebab
Penyebab utama
- Perubahan hormon kehamilan, terutama hormon hCG dan estrogen
- Peningkatan hormon yang memengaruhi bagian otak yang mengatur mual dan muntah
- Pencernaan yang bergerak lebih lambat selama kehamilan
- Kelelahan dan stres juga bisa membuat mual terasa lebih berat
Faktor risiko
- Kehamilan pertama
- Mengandung bayi kembar atau lebih
- Riwayat mual atau muntah pada kehamilan sebelumnya
- Riwayat mabuk perjalanan (motion sickness) atau migrain
- Riwayat keluarga yang juga mengalami morning sickness
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Segera hubungi dokter jika Anda tidak bisa menahan cairan apa pun selama 24 jam.
- Jika Anda merasa pusing, lemas, atau jarang buang air kecil, kemungkinan terjadi dehidrasi.
- Jika muntah disertai nyeri hebat di perut atau demam.
- Jika muntahan mengandung darah.
Buat janji temu rutin jika:
- Bicarakan dengan dokter atau bidan saat pemeriksaan kehamilan rutin untuk mencari cara mengatasi mual yang mengganggu.
- Jika mual dan muntah membuat Anda sulit makan atau minum, atau memengaruhi aktivitas sehari-hari, sebaiknya minta saran dokter.
Diagnosis
Dokter atau bidan biasanya menegakkan diagnosis berdasarkan gejala dan pemeriksaan fisik. Mereka akan menanyakan kapan mual dimulai, seberapa sering muntah, apakah Anda masih bisa makan dan minum, serta apakah ada keluhan lain. Pemeriksaan ini juga bertujuan menyingkirkan kondisi lain yang bisa menyebabkan mual dan muntah.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan urin untuk memeriksa tanda dehidrasi atau keton (zat yang muncul saat tubuh kekurangan asupan makanan)
- Tes darah untuk memeriksa fungsi organ atau kadar elektrolit jika muntah parah
- Pemeriksaan USG untuk memastikan kondisi kehamilan dan menyingkirkan kemungkinan lain, seperti kehamilan kembar atau masalah pada kehamilan
Apa yang diharapkan saat janji temu
Saat menemui dokter, Anda akan diajak melengkapi riwayat kesehatan dan diperiksa tanda-tanda vital, seperti tekanan darah dan denyut nadi. Jika perlu, dokter akan merujuk Anda untuk pemeriksaan tambahan. Tidak perlu khawatir, diagnosis biasanya tidak rumit dan tidak menimbulkan rasa sakit.
Perawatan
Penanganan utama adalah mencoba meringankan gejala dengan perubahan gaya hidup dan makanan. Jika tidak membaik, dokter mungkin menyarankan pengobatan yang aman untuk ibu hamil. Tujuan pengobatan adalah memastikan ibu tetap tercukupi cairan dan nutrisinya.
Perawatan mandiri di rumah
- Makan dalam porsi kecil tapi sering, misalnya setiap 2–3 jam, agar perut tidak kosong.
- Hindari makanan atau bau yang memicu mual, seperti gorengan beraroma menyengat atau parfum kuat.
- Cobalah makan biskuit kering atau roti tawar sebelum bangun tidur di pagi hari.
- Minum banyak air putih, sedikit-sedikit tapi sering, agar tidak dehidrasi.
- Istirahat yang cukup dan hindari stres berlebih.
- Minum jahe hangat atau permen jahe yang wajar, karena sebagian ibu merasakan membantu.
Perawatan medis
Dokter dapat meresepkan obat anti mual yang aman digunakan pada kehamilan. Obat ini hanya boleh digunakan atas petunjuk dan resep dokter. Selalu tanyakan kepada dokter atau apoteker tentang manfaat dan risiko obat, serta jangan pernah minum obat tanpa konsultasi. Jika mual sangat parah, dokter mungkin menyarankan perawatan di rumah sakit untuk pemberian cairan melalui infus.
Hidup dengan kondisi ini
Morning sickness biasanya membaik dengan sendirinya. Selama masih bisa makan dan minum cukup, Anda bisa menjalani hari dengan menyesuaikan rutinitas. Dengarkan tubuh Anda, istirahatlah saat lelah, dan jangan memaksa diri untuk langsung beraktivitas berat.
Tips gaya hidup
- Bangun tidur perlahan, jangan langsung melompat dari tempat tidur.
- Sediakan camilan ringan di dekat tempat tidur untuk dimakan sebelum bangun.
- Hindari ruangan yang panas atau berbau menyengat.
- Minta bantuan keluarga untuk memasak atau mengurus pekerjaan rumah yang bisa memicu mual.
Diet dan olahraga
Pilih makanan yang hambar dan mudah dicerna, seperti nasi, roti, kentang, buah pisang, atau sup. Makanlah dalam porsi kecil. Istirahat sejenak setelah makan, jangan langsung berbaring. Olahraga ringan seperti jalan kaki santai atau yoga hamil bisa membantu, asalkan tubuh terasa kuat dan tidak memicu mual.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Menjalani mual terus-menerus bisa membuat ibu stres, sedih, atau mudah lelah. Perasaan ini wajar. Bicarakan dengan pasangan atau keluarga, dan jangan ragu untuk meminta dukungan emosional. Jika perasaan cemas atau sedih terasa berat, ceritakan kepada dokter atau bidan Anda.
Pencegahan
Morning sickness tidak bisa sepenuhnya dicegah karena berkaitan dengan perubahan hormon tubuh. Namun, beberapa langkah dapat mengurangi gejalanya, seperti menghindari pemicu mual, makan sebelum perut kosong, dan minum cukup cairan.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Dehidrasi (kekurangan cairan) yang bisa menyebabkan lemas, pusing, dan gangguan elektrolit
- Penurunan berat badan yang signifikan
- Kadar elektrolit dalam tubuh menjadi tidak seimbang
- Kondisi yang lebih serius bernama hiperemesis gravidarum jika muntah sangat parah dan tidak tertangani
Prospek jangka panjang
Kabar baiknya, hampir semua ibu hamil yang mengalami morning sickness akan pulih dengan sendirinya dan kehamilan tetap berjalan sehat. Bayi biasanya tetap mendapat cukup nutrisi dari cadangan tubuh ibu. Dengan perawatan yang tepat dan dukungan dari dokter, sebagian besar ibu dapat melewati masa ini dengan baik.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 31 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.