Testis Retraktil (Buah Zakar yang Naik Turun)
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Testis retraktil adalah kondisi ketika buah zakar (testis) dapat naik dari kantong zakar ke arah selangkangan dan kembali turun dengan sendirinya. Hal ini terjadi karena otot kecil yang menggerakkan testis terlalu aktif. Kondisi ini berbeda dengan testis tidak turun (undescended testis) karena testis dapat dengan lembut ditekan kembali ke posisi semula dan bertahan di sana.
Fakta penting
- Testis retraktil umum terjadi pada anak laki-laki dan biasanya membaik saat memasuki masa pubertas.
- Kondisi ini biasanya tidak berbahaya dan tidak memengaruhi kesuburan jika ditangani dengan benar.
- Penting untuk memeriksakan diri ke dokter untuk membedakannya dengan testis tidak turun yang memerlukan penanganan khusus.
Ya, cukup umum terjadi pada anak laki-laki, terutama pada usia di bawah 10 tahun. Banyak orang tua yang baru menyadarinya saat pemeriksaan rutin atau saat memandikan anak.
Kondisi ini paling sering ditemukan pada bayi dan anak-anak laki-laki, terutama sebelum masa pubertas. Pada remaja dan dewasa, kondisi ini jarang terjadi; jika muncul, perlu dievaluasi lebih lanjut oleh dokter.
Gejala
- Nyeri hebat yang muncul tiba-tiba pada buah zakar atau selangkangan.
- Pembengkakan atau kemerahan pada kantong zakar.
- Mual, muntah, atau pusing disertai nyeri perut bawah.
- Testis terasa sangat keras atau terangkat secara tidak normal dan tidak bisa dikembalikan ke posisi semula.
- ⚠Jika testis tidak bisa turun sama sekali dan Anda atau anak merasakan tidak nyaman.
- ⚠Jika ada perubahan ukuran atau bentuk testis.
- ⚠Jika Anda melihat benjolan baru di sekitar testis atau selangkangan.
Gejala umum
- Testis kadang terlihat naik ke lipatan selangkangan, terutama saat berdiri, kedinginan, atau takut.
- Testis bisa kembali turun dengan sendirinya atau dengan sentuhan lembut.
- Biasanya hanya satu sisi yang terpengaruh, tetapi bisa juga keduanya.
- Tidak ada rasa nyeri atau pembengkakan pada sebagian besar kasus.
Gejala pada anak-anak
- Pada anak laki-laki, orang tua mungkin melihat selangkangan tampak kosong di satu sisi saat anak bermain atau mandi.
- Anak mungkin tidak mengeluhkan apa-apa, karena ini biasanya tidak terasa sakit.
- Saat anak rileks atau setelah mandi air hangat, testis biasanya turun kembali ke kantong zakar.
Gejala pada lansia
- Pada orang dewasa yang lebih tua, kondisi ini sangat jarang dan jika terjadi bisa menandakan masalah lain, seperti kelemahan otot dasar panggul atau kelainan saraf.
- Jika muncul perubahan mendadak pada posisi testis, sebaiknya segera periksakan diri.
Penyebab
Penyebab utama
- Refleks otot kremaster yang terlalu aktif. Otot ini berfungsi mengangkat testis untuk melindunginya dari suhu dingin atau trauma.
- Stimulasi seperti sentuhan, suhu dingin, atau rasa takut dapat memicu refleks ini.
- Pada sebagian besar kasus, tidak diketahui penyebab pasti mengapa otot ini lebih aktif pada beberapa anak.
Faktor risiko
- Usia muda, terutama anak laki-laki sebelum pubertas.
- Riwayat testis tidak turun sebelumnya atau riwayat keluarga dengan kondisi serupa.
- Lingkungan yang dingin atau perubahan suhu yang drastis.
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika muncul nyeri mendadak dan hebat di selangkangan atau buah zakar.
- Jika testis tidak dapat ditemukan di kantong zakar sama sekali dan terasa nyeri.
- Jika ada muntah atau perut kembung disertai gejala di atas.
Buat janji temu rutin jika:
- Jika Anda menyadari testis anak sering naik turun, buatlah janji dengan dokter umum atau dokter spesialis anak.
- Jika kondisi terus berlanjut setelah pubertas.
- Pada pemeriksaan kesehatan rutin, selalu ceritakan keluhan ini ke dokter.
Diagnosis
Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dengan memeriksa kantong zakar dan selangkangan. Dokter akan mencoba menggerakkan testis dengan lembut ke posisi turun dan mengamati apakah testis tetap berada di tempatnya.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan fisik secara menyeluruh, termasuk menilai posisi dan ukuran testis.
- Terkadang dokter akan meminta Anda mencatat posisi testis saat anak mandi air hangat atau saat bangun tidur.
- Ultrasonografi (USG) mungkin dilakukan jika dokter merasa perlu memastikan posisi testis atau menyingkirkan kelainan lain.
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan biasanya berlangsung singkat dan tidak nyeri. Dokter mungkin meminta anak untuk duduk bersila, berdiri, atau batuk untuk melihat pergerakan testis. Anda akan diajak berdiskusi tentang hasil dan rencana pemantauan.
Perawatan
Pada kebanyakan kasus, testis retraktil tidak memerlukan pengobatan khusus. Dokter akan menyarankan pemantauan berkala untuk memastikan testis tetap turun dan berkembang normal, terutama saat anak memasuki pubertas.
Perawatan mandiri di rumah
- Mandi air hangat atau mandi air hangat sebelum tidur bisa membantu testis turun secara alami.
- Hindari memegang atau menarik testis dengan paksa karena dapat menyebabkan rasa sakit atau cedera.
- Kenakan pakaian dalam yang nyaman dan tidak terlalu ketat.
- Ciptakan suasana rileks saat memeriksa atau memandikan anak.
Perawatan medis
Tidak ada obat yang diberikan untuk testis retraktil. Dokter biasanya hanya melakukan observasi. Jika kondisi berubah menjadi testis tidak turun atau tidak kunjung membaik setelah pubertas, dokter spesialis akan mengevaluasi apakah terapi hormon atau tindakan operasi diperlukan. Semua keputusan pengobatan akan dijelaskan secara rinci oleh dokter yang merawat.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi (orkidopeksi) jarang diperlukan untuk testis retraktil. Tindakan ini hanya dipertimbangkan jika testis benar-benar tidak bisa turun dan bertahan di kantong zakar pada usia yang seharusnya, atau jika ditemukan komplikasi seperti testis terpuntir. Dokter bedah anak akan menjelaskan manfaat dan risiko prosedur ini.
Hidup dengan kondisi ini
Anak dengan testis retraktil dapat menjalani aktivitas normal seperti bermain, bersekolah, dan berolahraga. Tidak ada pembatasan khusus. Cukup perhatikan apakah testis kembali ke posisi normal dan tidak menimbulkan keluhan.
Tips gaya hidup
- Ajak anak mandi air hangat secara rutin agar lebih mudah memantau posisi testis.
- Lakukan pemeriksaan mandiri secara lembut setiap beberapa minggu untuk memastikan testis berada di kantong zakar.
- Sampaikan kepada anak bahwa kondisi ini normal dan akan membaik seiring waktu, tanpa membuatnya cemas.
Diet dan olahraga
Tidak ada pantangan makanan untuk kondisi ini. Anak tetap dianjurkan makan makanan bergizi seimbang dan cukup cairan. Aktivitas fisik dan olahraga aman dilakukan, bahkan membantu menjaga kesehatan tubuh secara umum.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Kondisi ini biasanya tidak menimbulkan masalah psikologis jika dijelaskan dengan tenang. Namun, anak yang lebih besar mungkin merasa malu atau khawatir dengan perbedaan pada tubuhnya. Berikan dukungan dengan bahasa yang sederhana dan ajak ia berbicara tentang perasaannya.
Pencegahan
Testis retraktil tidak dapat dicegah karena berhubungan dengan refleks alami tubuh. Yang terpenting adalah melakukan pemantauan rutin dan memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan tidak ada masalah lain.
Program skrining
Tidak ada tes skrining khusus untuk testis retraktil, tetapi pemeriksaan fisik pada kunjungan kesehatan rutin anak adalah cara yang baik untuk mendeteksi kondisi ini.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Pada sebagian kecil kasus, testis yang sering naik bisa berubah menjadi testis tidak turun (undescended testis) seiring waktu.
- Jika testis tidak turun secara permanen, ada risiko gangguan perkembangan testis yang dapat memengaruhi kesuburan di kemudian hari.
- Ada risiko kecil terjadinya puntiran testis (torsi testis), meskipun pada testis retraktil murni risiko ini sangat rendah.
Prospek jangka panjang
Prognosis testis retraktil sangat baik. Sebagian besar anak mengalami perbaikan secara alami saat memasuki pubertas, dan testis akan menetap di kantong zakar. Dengan pemantauan rutin dan penanganan yang tepat bila diperlukan, risiko komplikasi dapat diminimalkan. Anda tidak perlu khawatir berlebihan, tetapi tetaplah menjadwalkan pemeriksaan berkala sesuai anjuran dokter.
Cari dukungan
Organisasi internasional
Organisasi lokal
- Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) ↗ · Indonesia
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 31 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.