Penyakit Arteri Perifer (PAD)
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Penyakit arteri perifer adalah kondisi ketika pembuluh darah arteri di kaki (atau kadang lengan) menyempit akibat penumpukan plak lemak, kolesterol, dan zat lain di dinding pembuluh darah. Hal ini membuat aliran darah yang membawa oksigen ke otot dan jaringan tubuh menjadi berkurang.
Fakta penting
- Sering tidak terdeteksi karena gejalanya dianggap nyeri otot biasa.
- Merokok dan diabetes adalah dua faktor risiko terbesar.
- Jika ditemukan lebih awal, perkembangan penyakitnya dapat diperlambat dan gejala bisa membaik.
Cukup umum terjadi, terutama pada orang berusia di atas 60 tahun. Di seluruh dunia, sekitar 6–8 dari 100 orang dewasa berusia di atas 60 tahun mengalaminya.
Lebih sering terjadi pada perokok, penderita diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan orang berusia lanjut. Pria sedikit lebih sering terpengaruh dibandingkan wanita, tetapi wanita tetap memiliki risiko yang sama.
Gejala
- Nyeri kaki hebat yang muncul secara tiba-tiba.
- Kaki terasa sangat dingin dan tampak pucat atau kebiruan.
- Tiba-tiba tidak bisa menggerakkan kaki atau mati rasa.
- Luka kaki yang berubah menghitam, berbau, atau tampak membusuk.
- ⚠Luka di kaki yang tidak kunjung sembuh dalam beberapa minggu.
- ⚠Nyeri kaki saat istirahat, terutama yang mengganggu tidur.
- ⚠Kaki bengkak, merah, hangat, dan terasa sakit.
- ⚠Gejala yang semakin memberat atau lebih sering muncul.
Gejala umum
- Nyeri atau kram di betis, paha, atau bokong saat berjalan atau berolahraga, yang membaik setelah beristirahat (klaudikasio intermiten).
- Mati rasa atau rasa lemah di kaki.
- Kaki terasa lebih dingin daripada tangan atau kaki sebelahnya.
- Luka di kaki yang lambat sembuh.
- Perubahan warna kulit kaki menjadi pucat atau kebiruan.
- Denyut nadi di kaki yang lemah atau sulit teraba.
Gejala pada anak-anak
- PAD sangat jarang terjadi pada anak-anak. Jika ada, biasanya berkaitan dengan penyakit bawaan atau peradangan pembuluh darah. Tanda yang bisa muncul antara lain kesulitan berjalan atau ukuran kaki yang tidak simetris.
Gejala pada lansia
- Gejala pada lansia sering tidak khas dan bisa dianggap sebagai efek penuaan. Bisa berupa kaki cepat lelah saat berjalan, kulit kaki mengilap, kuku kaki tebal dan rapuh, atau menurunnya kekuatan otot kaki.
Penyebab
Penyebab utama
- Aterosklerosis — penumpukan plak lemak, kolesterol, dan zat lain di dinding pembuluh darah.
- Pembekuan darah yang menyumbat arteri (trombosis).
- Peradangan pada pembuluh darah (vaskulitis).
- Cedera atau trauma pada pembuluh darah.
Faktor risiko
- Kebiasaan merokok
- Diabetes melitus
- Tekanan darah tinggi
- Kolesterol tinggi
- Usia lebih dari 60 tahun
- Riwayat keluarga dengan penyakit jantung atau pembuluh darah
- Obesitas atau kurang aktivitas fisik
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Nyeri kaki yang tidak hilang saat beristirahat.
- Luka di kaki yang tidak kunjung sembuh.
- Perubahan warna kaki menjadi kebiruan atau hitam.
Buat janji temu rutin jika:
- Anda merasakan kram saat berjalan yang hilang setelah berhenti.
- Anda memiliki faktor risiko seperti diabetes atau kebiasaan merokok dan ingin melakukan pemeriksaan.
- Anda merasa khawatir tentang kesehatan peredaran darah Anda.
Diagnosis
Dokter akan bertanya tentang keluhan dan riwayat kesehatan, memeriksa denyut nadi kaki, lalu membandingkan tekanan darah di lengan dan pergelangan kaki. Pemeriksaan ini disebut indeks ankle-brakial (ABI).
Tes yang mungkin dilakukan
- Tes indeks ankle-brakial (ABI) untuk memperkirakan aliran darah.
- USG Doppler untuk melihat aliran darah melalui pembuluh secara langsung.
- Angiografi, yaitu foto pembuluh darah, jika dokter perlu melihat penyumbatan lebih rinci.
- Tes jalan di atas treadmill untuk memeriksa gejala saat aktivitas.
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan umumnya tidak nyeri dan tidak invasif. Jika ditemukan kelainan, dokter mungkin akan merujuk Anda ke spesialis jantung dan pembuluh darah (kardiologi) atau spesialis bedah vaskular untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.
Perawatan
Tujuan pengobatan adalah meredakan gejala dan menurunkan risiko serangan jantung atau stroke. Penanganannya mencakup perubahan gaya hidup, pengobatan untuk mengendalikan faktor risiko, dan bila perlu tindakan untuk membuka kembali pembuluh darah.
Perawatan mandiri di rumah
- Berhenti merokok sepenuhnya.
- Jalan kaki secara teratur sesuai kemampuan — berhenti sejenak jika kram muncul.
- Periksa kaki setiap hari dan jaga kebersihannya.
- Gunakan sepatu yang nyaman dan tidak menekan.
- Hindari mandi air panas atau menghangatkan kaki dengan botol air panas, karena kulit lebih mudah terluka bila aliran darah berkurang.
Perawatan medis
Dokter dapat memberikan obat-obatan untuk mencegah penggumpalan darah, menurunkan kadar kolesterol, serta mengendalikan tekanan darah dan gula darah. Selalu konsultasikan penggunaan obat dan dosisnya kepada dokter atau apoteker. Jangan pernah menghentikan obat tanpa anjuran dokter.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Jika keluhan sangat berat atau mengancam keselamatan kaki, dokter mungkin menyarankan prosedur seperti angioplasti (memasang balon untuk melebarkan pembuluh), pemasangan ring (stent), atau operasi bypass. Keputusan ini dibuat bersama dokter spesialis.
Hidup dengan kondisi ini
Periksa kaki Anda setiap hari, potong kuku dengan hati-hati, dan segera laporkan luka atau perubahan warna kulit. Tetap aktif dengan aktivitas ringan, kelola stres, dan jalani kontrol kesehatan secara teratur.
Tips gaya hidup
- Berhenti merokok dan hindari paparan asap rokok.
- Batasi konsumsi garam, gula, dan lemak jenuh.
- Jaga berat badan ideal.
- Minum obat rutin sesuai anjuran dokter.
- Tidur cukup dan kelola stres dengan baik.
Diet dan olahraga
Pilih makanan tinggi serat seperti sayur, buah, ikan, dan kacang-kacangan; kurangi makanan gorengan, berlemak, dan makanan olahan. Olahraga yang paling dianjurkan adalah jalan kaki — mulai dari 10–15 menit beberapa kali sehari, lalu tingkatkan perlahan sesuai kemampuan. Rasa kram ringan adalah tanda untuk berhenti sejenak, bukan sesuatu yang membahayakan.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Hidup dengan penyakit kronis dapat menimbulkan kecemasan atau perasaan sedih. Berbicaralah dengan orang yang Anda percaya, dan sampaikan perasaan Anda kepada dokter agar Anda mendapatkan dukungan emosional yang tepat.
Pencegahan
Ya, sebagian besar PAD dapat dicegah atau diperlambat dengan berhenti merokok, rutin berolahraga, menjaga pola makan sehat, serta rutin memeriksakan tekanan darah, gula darah, dan kolesterol.
Vaksin
Tidak ada vaksin khusus untuk mencegah PAD. Namun, vaksinasi seperti flu dan pneumonia dianjurkan bagi penderita penyakit kardiovaskular. Tanyakan kepada tenaga kesehatan puskesmas terdekat mengenai jadwal vaksinasi yang sesuai.
Program skrining
Pemeriksaan ABI dapat disarankan bagi orang dengan risiko tinggi, misalnya perokok berusia di atas 50 tahun atau penyandang diabetes. Diskusikan dengan dokter Anda apakah Anda perlu menjalani pemeriksaan ini.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Nyeri menetap dan mati rasa pada kaki yang semakin parah (iskemia kronis).
- Luka yang memburuk menjadi infeksi.
- Gangren — jaringan kaki mati yang dapat menyebabkan amputasi.
- Meningkatnya risiko terkena serangan jantung dan stroke.
Prospek jangka panjang
Kabar baiknya, PAD dapat dikelola dengan baik. Dengan deteksi dini, pengobatan yang tepat, dan perubahan gaya hidup, sebagian besar orang tetap aktif dan mampu mempertahankan kondisi kaki serta kualitas hidupnya.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 31 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.