Retinitis Pigmentosa
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Retinitis pigmentosa (RP) adalah sekelompok penyakit mata keturunan yang merusak sel-sel di retina, yaitu lapisan tipis di bagian belakang mata yang berfungsi menangkap cahaya. Kerusakan ini menyebabkan penglihatan berangsur-angsur memburuk, terutama di malam hari dan di area tepi (pinggir) penglihatan. Seiring waktu, kondisi ini dapat mempersempit lapangan pandang, sehingga penderitanya seperti melihat melalui teropong.
Fakta penting
- Retinitis pigmentosa adalah penyakit genetik, artinya diturunkan dari orang tua melalui gen.
- Gejala biasanya dimulai pada masa kanak-kanak atau remaja, tetapi bisa juga muncul di usia dewasa.
- Hingga saat ini belum ada obat yang menyembuhkan RP, tetapi berbagai terapi dan alat bantu dapat membantu penderita menjalani hidup lebih mandiri.
Retinitis pigmentosa tergolong penyakit langka. Diperkirakan sekitar 1 dari 4.000 orang di dunia mengalaminya. Di Indonesia, angka pastinya belum diketahui, tetapi diperkirakan ada ribuan penderita.
RP dapat menyerang siapa saja, baik laki-laki maupun perempuan, dari semua suku dan ras. Gejala sering muncul pertama kali pada masa anak-anak atau remaja, tetapi ada pula yang baru merasakannya di usia dewasa. Kondisi ini diturunkan dalam keluarga, sehingga orang dengan riwayat keluarga RP lebih berisiko.
Gejala
- Kehilangan penglihatan secara mendadak (tiba-tiba buta total atau sebagian)
- Nyeri hebat pada mata yang disertai mual dan muntah
- Melihat banyak kilatan cahaya atau bayangan seperti gorden yang turun seketika
- Mata merah berat dengan penurunan penglihatan
- ⚠Perubahan penglihatan yang memburuk dalam beberapa hari atau minggu
- ⚠Rasa nyeri di mata yang tidak hilang
- ⚠Cedera yang membentur kepala atau area mata – segera periksa
Gejala umum
- Kesulitan melihat pada malam hari (raba senja atau nyctalopia) – sering kali gejala paling awal.
- Kehilangan penglihatan tepi (lapang pandang menyempit) – seperti melihat melalui terowongan.
- Sensitif terhadap cahaya terang (fotofobia) atau merasa silau.
- Penglihatan sentral (tengah) terganggu pada tahap lanjut, sehingga sulit membaca atau mengenali wajah.
- Melihat kilatan cahaya (fotopsia) atau bayangan berkedip.
- Warna tampak pudar atau kurang jelas.
Penyebab
Penyebab utama
- Retinitis pigmentosa disebabkan oleh mutasi (perubahan) pada gen yang mengatur pembentukan protein di sel-sel retina. Gen ini diturunkan dari orang tua ke anak.
- Berbagai gen yang bermutasi dapat menyebabkan RP, dan pola penurunannya bisa berbeda, termasuk autosomal dominan, resesif, atau terpaut kromosom X.
- Pada beberapa kasus, RP terjadi tanpa riwayat keluarga (mutasi de novo).
Faktor risiko
- Riwayat keluarga dengan Retinitis Pigmentosa atau penyakit mata degeneratif.
- Pernikahan antar kerabat (konsanguinitas) yang dapat meningkatkan risiko penyakit genetik resesif.
- Adanya sindrom tertentu seperti sindrom Usher, yang melibatkan gangguan pendengaran dan penglihatan.
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika Anda atau anggota keluarga mengalami penurunan penglihatan yang cepat, nyeri mata hebat, kilatan cahaya mendadak, atau kehilangan pandangan secara tiba-tiba, segera dapatkan pertolongan medis.
Buat janji temu rutin jika:
- Jika Anda sering kesulitan melihat di malam hari, merasa lapang pandang menyempit, atau memiliki riwayat keluarga dengan RP, periksakan mata Anda ke dokter, terutama dokter spesialis mata (oftalmolog). Deteksi dini penting untuk merencanakan tindakan dan dukungan.
Diagnosis
Dokter akan menanyakan keluhan, riwayat kesehatan keluarga, lalu melakukan pemeriksaan mata menyeluruh, termasuk tes ketajaman penglihatan, pemeriksaan lapang pandang, dan pemeriksaan retina. Untuk memastikan diagnosis, dokter spesialis mata dapat melakukan pemeriksaan penunjang seperti elektroretinografi (ERG) yang mengukur aktivitas listrik retina.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan fundus (melihat retina dengan alat khusus)
- Tes lapang pandang / perimetri
- Elektroretinografi (ERG)
- Tes adaptasi gelap (dark adaptation)
- Tes genetik untuk mencari mutasi penyebab
- Optical Coherence Tomography (OCT) untuk melihat ketebalan lapisan retina
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan biasanya dilakukan di poliklinik mata dan tidak menyebabkan nyeri. Mata mungkin ditetesi obat pelebar pupil sehingga penglihatan akan terasa silau selama beberapa jam. Dokter akan menjelaskan hasil dan menyarankan langkah selanjutnya. Jika Anda menjalani tes genetik, konseling genetik akan membantu memahami risiko untuk anggota keluarga.
Perawatan
Saat ini belum ada terapi yang menyembuhkan RP. Tujuan pengobatan adalah memperlambat perburukan, membantu Anda beradaptasi, dan mengelola komplikasi yang muncul. Tim kesehatan akan menyusun rencana yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan Anda. Dokter Anda mungkin juga menyarankan mengikuti uji klinis untuk terapi gen atau terapi regeneratif, namun semua ini harus didiskusikan terlebih dahulu.
Perawatan mandiri di rumah
- Gunakan kacamata gelap atau pelindung mata di tempat terang untuk mengurangi silau dan paparan sinar ultraviolet.
- Pasang pencahayaan yang cukup di rumah, terutama di tangga dan lorong.
- Gunakan kaca pembesar, huruf besar, atau aplikasi pembaca layar untuk memudahkan membaca.
- Hindari mengemudi di malam hari dan segeralah berhenti mengemudi jika penglihatan tidak aman.
- Lakukan pemeriksaan mata secara rutin sesuai jadwal dokter.
Perawatan medis
Dokter mungkin meresepkan suplemen vitamin A atau lutein untuk mendukung kesehatan retina, tetapi penggunaan ini harus dalam pengawasan ketat karena dosis yang salah dapat berbahaya. Ada juga obat-obatan yang bertujuan melindungi sel retina dari kerusakan (neuroprotektan), namun harus diberikan atas resep dokter. Untuk komplikasi seperti katarak, dokter dapat merekomendasikan tindakan operasi. Terapi gen dan terapi sel induk kini diteliti untuk beberapa jenis RP, dan hanya dapat dilakukan melalui uji klinis resmi.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi dapat dipertimbangkan jika muncul komplikasi seperti katarak yang mengganggu aktivitas, atau pada tahap tertentu untuk memasang alat bantu penglihatan seperti retinoprotese (prostesis retina) untuk kasus yang sangat lanjut dan memenuhi kriteria. Keputusan operasi selalu diambil bersama dokter spesialis mata.
Hidup dengan kondisi ini
Hidup dengan RP membutuhkan penyesuaian. Belajarlah menggunakan alat bantu untuk mobilitas, seperti tongkat putih atau pelatih orientasi. Biasakan menata rumah secara rapi agar mudah bergerak. Manfaatkan teknologi seperti aplikasi pembaca layar atau jam tangan bicara. Dengan latihan dan dukungan, Anda tetap mampu melakukan banyak kegiatan.
Tips gaya hidup
- Jaga kebersihan dan kesehatan tubuh dengan tidur cukup serta kelola stres.
- Berhenti merokok dan hindari asap rokok karena dapat memburuk kesehatan retina.
- Konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen apa pun, terutama vitamin A dalam dosis tinggi.
- Kenakan alat pelindung mata saat beraktivitas di luar dan saat bekerja dengan benda tajam/berbahaya.
Diet dan olahraga
Pola makan sehat dengan banyak sayuran berwarna gelap, buah-buahan, ikan, dan sumber omega-3 baik untuk kesehatan mata umum. Olahraga ringan seperti jalan kaki atau berenang membantu menjaga kebugaran dan memperlancar aliran darah. Pastikan lingkungan olahraga Anda aman dan terang.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Menerima diagnosis RP dapat menimbulkan rasa sedih, cemas, atau takut kehilangan kemandirian. Perasaan ini wajar. Namun penting untuk tidak menyimpannya sendiri. Bicarakan dengan orang terdekat, dokter, atau konselor. Jika Anda merasa tertekan atau depresi, segera cari bantuan profesional. Ingat, Anda tidak sendirian.
Pencegahan
RP adalah penyakit genetik yang tidak dapat dicegah. Namun, jika Anda memiliki riwayat keluarga dengan RP, konseling genetik sebelum menikah atau merencanakan kehamilan dapat membantu memahami risiko. Deteksi dini dan perawatan yang baik tidak menyembuhkan, tetapi dapat memperlambat dampak dan meningkatkan kualitas hidup.
Program skrining
Skrining dilakukan untuk mendeteksi dini pada anggota keluarga berisiko. Dokter mungkin menyarankan pemeriksaan mata rutin sejak usia muda bagi mereka yang memiliki orang tua atau saudara dengan RP. Pada bayi atau anak kecil dengan riwayat keluarga, pemeriksaan dapat dilakukan oleh dokter anak dan dokter mata.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Jika RP tidak ditangani atau tidak dipantau, gangguan penglihatan akan progresif dan dapat berujung pada kebutaan total pada sebagian penderita.
- Kurangnya pengawasan juga membuat komplikasi seperti katarak, edema makula, atau glaukoma tidak terdeteksi lebih awal, sehingga penglihatan yang tersisa ikut terancam.
- Keterbatasan penglihatan juga meningkatkan risiko kecelakaan.
Prospek jangka panjang
Meskipun RP adalah kondisi yang serius dan belum ada obatnya, banyak orang dengan RP tetap menjalani hidup yang bermakna. Dengan pemeriksaan teratur, alat bantu, rehabilitasi, dan dukungan yang tepat, Anda dapat menyesuaikan diri dan tetap produktif. Penelitian di bidang terapi gen berkembang pesat, dan ada harapan bagi generasi mendatang. Anda tidak perlu menghadapi ini sendirian – mintalah bantuan dari tim medis dan orang-orang terdekat.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 31 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.