Mengenal Sindrom Stevens-Johnson (SJS)
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Sindrom Stevens-Johnson (SJS) adalah reaksi alergi yang sangat parah pada kulit dan selaput lendir, biasanya dipicu oleh obat-obatan tertentu atau infeksi. Kondisi ini menyebabkan lapisan kulit terlepas dan melepuh seperti luka bakar, serta dapat mempengaruhi organ dalam. SJS adalah keadaan darurat medis yang membutuhkan perawatan segera di rumah sakit.
Fakta penting
- SJS sangat langka, terjadi sekitar 1–2 kasus per satu juta orang per tahun.
- Pemicu yang paling umum adalah obat-obatan tertentu, terutama yang baru diminum dalam 1–4 minggu terakhir.
- Gejala awal sering menyerupai flu, lalu diikuti ruam dan lepuhan yang menyakitkan.
- Penanganan cepat dan tepat sangat penting untuk menyelamatkan nyawa dan mengurangi komplikasi.
SJS adalah kondisi yang sangat langka. Diperkirakan hanya 1–2 orang dari satu juta orang di dunia yang mengalaminya setiap tahunnya.
SJS dapat menyerang siapa saja, dari anak-anak hingga orang dewasa, tetapi lebih sering terjadi pada orang dewasa muda dan paruh baya. Orang dengan sistem imun tertentu, riwayat alergi obat, atau faktor genetik tertentu berisiko lebih tinggi.
Gejala
- Ruam lepuh yang menyebar dengan cepat dan terasa sangat nyeri.
- Kulit terasa terbakar dan mengelupas tanpa luka sebelumnya.
- Lepuhan atau luka di mulut, mata, atau area kelamin.
- Kesulitan bernapas atau menelan.
- Demam tinggi disertai ruam dan rasa lemas yang hebat.
- ⚠Ruam merah yang menyakitkan atau melepuh meskipun hanya di satu bagian tubuh.
- ⚠Ruam baru yang muncul setelah mulai mengonsumsi obat baru dalam beberapa minggu terakhir.
- ⚠Mata merah, berair, atau nyeri menghadapi cahaya.
Gejala umum
- Demam, batuk, dan nyeri badan yang menyerupai flu.
- Ruam merah atau keunguan yang menyebar cepat, terasa perih, dan nyeri.
- Lepuhan pada kulit, termasuk telapak tangan dan telapak kaki.
- Pengelupasan kulit secara lembaran, seperti luka bakar.
- Nyeri di mulut, tenggorokan, mata, atau area kelamin.
- Mata merah, berair, atau sensitif terhadap cahaya.
Gejala pada anak-anak
- Gejala awal sering dianggap sebagai infeksi virus biasa.
- Ruam bisa dimulai di wajah dan badan kemudian menyebar.
- Anak mungkin terlihat sangat rewel, menolak makan, atau menangis saat buang air kecil.
- Lepuhan di mulut dan kulit dapat menyebabkan dehidrasi karena anak tidak mau minum atau makan.
Gejala pada lansia
- Gejala bisa memburuk lebih cepat karena kulit lansia lebih tipis.
- Risiko infeksi dan dehidrasi lebih tinggi pada usia lanjut.
- Kerusakan mata dan selaput lendir lebih sering terjadi dan bisa lebih berat pada orang tua.
Penyebab
Penyebab utama
- Reaksi sistem imun terhadap obat-obatan tertentu, terutama obat yang baru diminum dalam 1–4 minggu.
- Infeksi virus atau bakteri, misalnya infeksi saluran pernapasan.
- Dalam sebagian kecil kasus, penyebabnya tidak dapat ditemukan.
Faktor risiko
- Memiliki riwayat alergi obat atau reaksi kulit berat sebelumnya.
- Sistem imun yang lemah, misalnya pada orang dengan HIV/AIDS.
- Riwayat keluarga dengan SJS atau gangguan imun bawaan.
- Faktor genetik tertentu yang memengaruhi cara tubuh memproses obat.
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika muncul ruam lepuh yang menyakitkan atau menyebar.
- Jika ruam disertai demam, nyeri otot, atau mata merah.
- Jika gejala kulit muncul setelah mulai minum obat baru, segera ke IGD.
Buat janji temu rutin jika:
- Jika Anda memiliki riwayat SJS dan ingin berkonsultasi sebelum menggunakan obat baru.
- Jika Anda ingin mengetahui risiko alergi obat dalam keluarga Anda.
Diagnosis
Dokter akan menegakkan diagnosis berdasarkan pemeriksaan fisik, riwayat penggunaan obat, dan gejala yang muncul. Sering kali diagnosis dilakukan di rumah sakit oleh dokter spesialis kulit atau dokter yang berpengalaman menangani luka bakar.
Tes yang mungkin dilakukan
- Biopsi kulit – mengambil sampel kecil kulit untuk diperiksa di bawah mikroskop.
- Tes darah – untuk mengecek tanda peradangan, fungsi organ, dan mendeteksi infeksi.
- Pemeriksaan mata – oleh dokter spesialis mata, terutama jika ada gejala mata.
Apa yang diharapkan saat janji temu
Jika dicurigai menderita SJS, Anda akan dirawat di rumah sakit. Tim medis akan memantau kondisi Anda dengan ketat, menentukan luas area kulit yang terkena, dan menghentikan semua obat yang berpotensi menjadi penyebab. Anda mungkin akan dirujuk ke unit luka bakar atau perawatan intensif.
Perawatan
SJS harus ditangani di rumah sakit, sebaiknya di unit luka bakar atau perawatan intensif. Perawatan utama adalah menghentikan obat pemicu, merawat kulit seperti luka bakar, mengganti cairan dan elektrolit yang hilang, serta mencegah infeksi.
Perawatan mandiri di rumah
- Jangan memecahkan atau menggaruk lepuhan – biarkan kulit menyembuh secara alami.
- Gunakan kompres dingin yang bersih untuk meredakan nyeri dan panas, sesuai anjuran dokter.
- Kenakan pakaian yang longgar, lembut, dan tidak menyerap panas.
- Minum air secara teratur untuk mencegah dehidrasi jika Anda masih bisa menelan tanpa sakit.
- Setelah pulang, gunakan tabir surya dan hindari paparan sinar matahari berlebihan.
Perawatan medis
Perawatan medis di rumah sakit berfokus pada perawatan luka seperti pasien luka bakar, pemberian cairan infus, koreksi elektrolit, dan obat pereda nyeri. Dokter mungkin memberikan obat untuk menekan reaksi kekebalan tubuh, tetapi jenis dan penggunaannya ditentukan oleh tim medis berdasarkan beratnya kondisi. Nutrisi yang cukup dan perlindungan terhadap infeksi juga merupakan bagian penting dari pengobatan. Semua obat yang dicurigai sebagai pemicu akan segera dihentikan.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Dalam beberapa kasus, prosedur bedah diperlukan untuk membersihkan jaringan kulit yang telah mati atau untuk mempercepat penyembuhan luka, seperti tindakan yang biasa dilakukan di unit luka bakar. Jika terjadi komplikasi pada mata atau saluran tubuh lainnya, operasi lanjutan mungkin diperlukan setelah kondisi pasien stabil.
Hidup dengan kondisi ini
Pemulihan dari SJS berlangsung lambat, bisa berlangsung berminggu-minggu hingga berbulan-bulan. Kulit baru akan tumbuh kembali, tetapi Anda mungkin mengalami kulit kering, gatal, atau sensitif untuk waktu yang lama. Gunakan produk perawatan kulit yang lembut tanpa pewangi dan lindungi kulit dari matahari.
Tips gaya hidup
- Hindari obat yang pernah menyebabkan reaksi buruk pada Anda, dan catat nama obat tersebut dengan jelas.
- Selalu sampaikan riwayat SJS kepada setiap dokter, apoteker, atau tenaga kesehatan lain yang Anda temui.
- Gunakan pelembap dan tabir surya setiap hari, terutama pada area kulit yang baru sembuh.
- Lakukan kontrol rutin ke dokter kulit atau dokter spesialis yang merawat Anda.
Diet dan olahraga
Konsumsi makanan bergizi tinggi protein dan vitamin untuk membantu regenerasi kulit. Jika mulut atau tenggorokan terasa sakit, pilih makanan lembut seperti bubur, sup, atau makanan dingin yang tidak mengiritasi. Olahraga ringan boleh dilakukan setelah kondisi dinyatakan stabil oleh dokter, tetapi hindari aktivitas berat yang membuat kulit banyak bergesekan.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Mengalami SJS adalah peristiwa yang menakutkan dan dapat meninggalkan trauma emosional. Rasa cemas, takut kambuh, atau depresi adalah hal yang wajar. Jangan menyimpan perasaan ini sendiri; bicarakan dengan orang terdekat atau tenaga kesehatan. Bantuan psikologis dapat membantu Anda menghadapi masa pemulihan dengan lebih baik.
Pencegahan
Bagi orang yang pernah mengalami SJS, cara terbaik untuk mencegah kekambuhan adalah menghindari obat yang pernah memicu reaksi. Selalu bawa kartu atau catatan riwayat alergi obat dan tunjukkan kepada setiap tenaga kesehatan. Dokter Anda mungkin akan merujuk Anda ke spesialis alergi untuk melakukan tes dan menentukan obat yang aman.
Vaksin
Vaksinasi bukanlah cara langsung untuk mencegah SJS, tetapi vaksinasi rutin dapat membantu melindungi tubuh dari infeksi yang dapat menjadi pemicu reaksi pada sebagian orang. Diskusikan dengan dokter Anda sebelum menjalani vaksinasi jika Anda memiliki riwayat SJS.
Program skrining
Tidak ada pemeriksaan atau skrining khusus untuk mencegah SJS pada populasi umum. Jika Anda memiliki riwayat alergi obat yang berat, dokter dapat melakukan tes alergi tertentu untuk membantu merencanakan pengobatan yang aman di masa depan.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Infeksi kulit yang menyebar ke seluruh tubuh (sepsis) yang dapat mengancam nyawa.
- Dehidrasi berat dan ketidakseimbangan elektrolit karena kehilangan cairan tubuh.
- Kerusakan mata permanen, termasuk jaringan parut dan kebutaan.
- Kerusakan organ dalam seperti paru-paru, hati, atau ginjal.
- Jaringan parut pada kulit dan selaput lendir yang memengaruhi fungsi tubuh.
Prospek jangka panjang
Meskipun SJS adalah kondisi yang sangat serius, dengan penanganan cepat di rumah sakit, banyak orang dapat bertahan dan pulih. Proses penyembuhan membutuhkan waktu dan perawatan yang telaten di rumah sakit, tetapi sebagian besar pasien yang mendapat perawatan yang tepat dapat kembali menjalani hidup yang produktif. Dukungan medis dan keluarga sangat menentukan hasil yang baik.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 31 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.