Fraktur Lempeng Pertumbuhan pada Anak
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Lempeng pertumbuhan adalah bagian lunak di ujung tulang panjang pada anak-anak dan remaja yang masih tumbuh. Tulang ini berfungsi untuk menambah panjang tulang. Jika terjadi patah tulang (fraktur) di area ini, disebut fraktur lempeng pertumbuhan. Kondisi ini perlu ditangani dengan hati-hati karena dapat memengaruhi pertumbuhan tulang jika tidak ditangani dengan benar.
Fakta penting
- Fraktur lempeng pertumbuhan hanya terjadi pada anak-anak dan remaja yang lempeng pertumbuhannya masih terbuka.
- Bagian yang paling sering terkena adalah pergelangan tangan, jari, dan tulang kering bagian bawah.
- Jika ditangani segera dan tepat, sebagian besar fraktur lempeng pertumbuhan sembuh dengan baik tanpa masalah jangka panjang.
Ya, ini adalah salah satu jenis patah tulang yang cukup umum terjadi pada anak-anak dan remaja, terutama pada mereka yang aktif bermain atau berolahraga.
Kondisi ini menyerang anak-anak dan remaja yang lempeng pertumbuhannya belum menutup. Lebih sering terjadi pada anak laki-laki dan pada masa pertumbuhan cepat (pubertas).
Gejala
- Tulang terlihat menembus kulit (patah terbuka).
- Ujung jari tangan atau kaki terasa mati rasa, pucat, atau kebiruan.
- Anak tidak bisa menggerakkan anggota tubuh sama sekali.
- Nyeri hebat yang tidak tertahankan.
- ⚠Bengkak yang parah dan bertambah setelah cedera.
- ⚠Anak sangat kesakitan saat bagian yang cedera disentuh.
- ⚠Terdengar bunyi ‘kriuk’ atau ‘patah’ saat cedera terjadi.
- ⚠Pincang atau tidak mau menggunakan lengan/kaki setelah cedera.
Gejala umum
- Nyeri di sekitar sendi atau tulang, terutama saat disentuh atau digerakkan.
- Bengkak dan memar di area cedera.
- Kesulitan menggerakkan lengan atau kaki yang cedera.
- Bentuk anggota tubuh terlihat tidak normal atau bengkok.
Gejala pada anak-anak
- Anak mungkin tidak bisa menjelaskan rasa sakitnya. Perhatikan jika ia menangis saat bagian tubuh digerakkan.
- Tiba-tiba tidak mau berjalan atau menggunakan satu lengan.
- Limping atau pincang saat berjalan.
- Menghindari gerakan yang biasanya bisa dilakukan.
Gejala pada lansia
- Fraktur lempeng pertumbuhan tidak terjadi pada orang dewasa karena lempeng pertumbuhan sudah menutup saat masa pertumbuhan selesai. Jika terdapat nyeri tulang pada orang dewasa, kemungkinan penyebabnya lain dan perlu pemeriksaan lebih lanjut.
Penyebab
Penyebab utama
- Jatuh saat bermain atau berolahraga, misalnya terjatuh dari sepeda atau perosotan.
- Cedera saat berolahraga, seperti sepak bola, basket, atau senam.
- Kecelakaan, seperti tertabrak benda keras atau jatuh dari ketinggian.
- Pukulan langsung ke area tulang yang sedang tumbuh.
Faktor risiko
- Usia anak-anak dan remaja (sekitar 10–16 tahun).
- Jenis kelamin laki-laki.
- Mengikuti olahraga yang banyak melibatkan lompatan atau benturan.
- Pernah mengalami fraktur sebelumnya.
- Masa pertumbuhan cepat atau pubertas.
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Segera bawa ke fasilitas kesehatan jika ada gejala darurat, seperti tulang menembus kulit, jari pucat, atau ujung anggota tubuh terasa mati rasa.
- Jika anak tidak bisa menggerakkan anggota tubuh setelah cedera, periksakan pada hari yang sama.
Buat janji temu rutin jika:
- Jika nyeri, bengkak, atau pincang tidak membaik setelah 1–2 hari, atau terus bertambah parah.
- Jika anak mengalami cedera pada lengan atau kaki dan masih bisa digerakkan, tetapi tetap sakit setelah beberapa hari.
Diagnosis
Dokter akan menanyakan bagaimana cedera terjadi, memeriksa area yang sakit, melihat apakah ada bengkak, nyeri tekan, atau ketidakmampuan menggerakkan anggota tubuh. Dokter juga akan membandingkan dengan sisi yang sehat.
Tes yang mungkin dilakukan
- Rontgen (X-ray) untuk melihat posisi tulang dan garis patahan.
- MRI (Magnetic Resonance Imaging) jika curiga ada kerusakan pada lempeng pertumbuhan yang tidak terlihat di rontgen.
- CT scan untuk melihat detail tulang jika patahannya kompleks.
Apa yang diharapkan saat janji temu
Dokter mungkin akan merujuk anak ke dokter spesialis ortopedi untuk penanganan lebih lanjut. Pada pemeriksaan, anak mungkin diminta untuk menggerakkan anggota tubuh tertentu, dan dokter akan meraba area sekitar sendi. Sakit ringan saat pemeriksaan adalah hal yang biasa.
Perawatan
Tujuan pengobatan adalah menyelaraskan kembali tulang yang patah, menenangkan rasa nyeri, dan memungkinkan lempeng pertumbuhan tetap bekerja dengan baik. Perawatan dilakukan sesuai jenis dan tingkat keparahan patah tulang.
Perawatan mandiri di rumah
- Gunakan metode pertolongan pertama: istirahatkan anggota tubuh yang cedera, kompres dingin dengan kain pembungkus, dan angkat lebih tinggi dari posisi jantung untuk mengurangi bengkak.
- Ikuti petunjuk dokter tentang cara merawat gips atau bidai, termasuk menjaga agar tetap kering dan tidak menggaruk bagian dalamnya.
- Hindari bermain atau beraktivitas berat sampai dokter mengizinkan.
Perawatan medis
Penanganan umumnya dilakukan dengan pembidaian atau pemasangan gips. Jika tulang bergeser (displaced), dokter mungkin perlu melakukan reposisi, yaitu mengembalikan posisi tulang ke tempatnya. Untuk beberapa kasus, dokter akan memberikan obat pereda nyeri yang aman untuk anak. Semua perawatan harus atas petunjuk tenaga kesehatan.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi diperlukan jika patahan sangat bergeser, tidak stabil, atau jika fraktur terbuka. Dalam operasi, dokter akan menggunakan pin, sekrup, atau kawat untuk menyatukan tulang. Biasanya bahan ini akan dilepas setelah tulang pulih.
Hidup dengan kondisi ini
Selama masa penyembuhan, anak perlu membatasi aktivitas yang membebani bagian tubuh yang cedera. Gips atau bidai harus dirawat dengan baik. Bantu anak melakukan rutinitas harian yang aman, seperti mandi dengan melindungi gips agar tidak basah.
Tips gaya hidup
- Hindari olahraga kontak atau permainan kasar sampai dokter memberikan izin.
- Ciptakan lingkungan rumah yang aman untuk mencegah terjatuh, seperti membereskan mainan yang berserakan.
- Dorong anak untuk tetap aktif dengan aktivitas yang tidak membebani cedera, misalnya menggambar, membaca, atau bermain papan.
Diet dan olahraga
Selama pemulihan, berikan makanan bergizi seimbang yang kaya kalsium dan vitamin D untuk membantu penyembuhan tulang. Setelah dokter mengizinkan, anak dapat memulai latihan fisik secara bertahap. Terapi fisik mungkin membantu mengembalikan kekuatan dan gerakan sendi.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Anak mungkin merasa sedih, frustrasi, atau bosan karena tidak bisa bermain seperti biasa. Bantu ia tetap terhubung dengan teman-teman dan beri pujian atas kesabaran selama proses penyembuhan. Bicarakan perasaannya dan yakinkan bahwa masa ini akan segera berlalu.
Pencegahan
Tidak selalu bisa dicegah, tetapi risiko dapat dikurangi dengan beberapa hal sederhana. Pastikan anak memakai alat pelindung yang sesuai saat berolahraga, seperti sarung tangan, pelindung siku, dan pelindung lutut. Ajarkan juga cara jatuh yang aman dan awasi saat bermain di tempat yang berisiko.
Vaksin
Tidak ada vaksin khusus untuk mencegah fraktur lempeng pertumbuhan. Namun, pastikan imunisasi anak tetap lengkap sesuai jadwal untuk menjaga kesehatan secara umum.
Program skrining
Tidak ada pemeriksaan skrining khusus untuk kondisi ini. Yang penting adalah segera memeriksakan ke dokter jika terjadi cedera pada anggota tubuh yang masih dalam masa pertumbuhan.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Tulang dapat menyambung dalam posisi yang salah (malunion), sehingga bentuk anggota tubuh menjadi tidak normal.
- Lempeng pertumbuhan bisa menutup lebih awal (premature closure), sehingga tulang berhenti tumbuh sebelum waktunya. Ini bisa menyebabkan satu lengan atau kaki lebih pendek dari sisi lainnya.
- Bisa terjadi deformitas atau kelainan bentuk sendi yang memengaruhi fungsi gerak.
Prospek jangka panjang
Kabar baiknya, dengan penanganan yang cepat dan tepat, sebagian besar fraktur lempeng pertumbuhan dapat sembuh tanpa masalah berarti. Dokter akan memantau pertumbuhan anak setelah penyembuhan untuk memastikan tidak ada dampak jangka panjang. Mengikuti nasihat dokter dan kontrol rutin sangat membantu untuk mendapatkan hasil terbaik.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 1 Agustus 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.