Degenerasi Makula Akibat Usia: Penyebab, Gejala, dan Perawatan
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Degenerasi makula akibat usia (AMD) adalah penyakit mata yang menyerang makula, yaitu bagian tengah retina yang berfungsi untuk melihat detail halus. AMD membuat penglihatan pusat menjadi kabur, tetapi penglihatan tepi (samping) biasanya tetap baik.
Fakta penting
- AMD tidak nyeri dan tidak menyebabkan kebutaan total.
- Ada dua jenis AMD: kering dan basah. AMD kering lebih sering terjadi.
- Penurunan penglihatan bisa diperlambat dengan pemeriksaan rutin dan gaya hidup sehat.
Ya, AMD cukup sering terjadi pada orang berusia 50 tahun ke atas dan menjadi salah satu penyebab gangguan penglihatan yang paling banyak pada lansia di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.
AMD paling sering menyerang orang di atas usia 60 tahun. Risiko lebih tinggi pada perokok, orang dengan riwayat keluarga AMD, serta penderita tekanan darah tinggi atau obesitas.
Gejala
- Kehilangan penglihatan secara tiba-tiba pada salah satu atau kedua mata. Segera hubungi layanan gawat darurat terdekat.
- Muncul bayangan gelap seperti tirai yang menghalangi pandangan. Ini keadaan darurat, segera dapatkan bantuan medis.
- ⚠Garis lurus yang tampak bergelombang secara terus-menerus. Buat janji dengan dokter mata pada hari yang sama.
- ⚠Bintik buta yang membesar atau bertambah banyak dalam beberapa hari. Periksakan mata secepatnya.
Gejala umum
- Bagian tengah pandangan terasa kabur atau buram, sedangkan bagian tepi tetap jelas.
- Garis lurus seperti pintu atau tiang tampak bergelombang.
- Sulit membaca atau melihat detail kecil meskipun memakai kacamata.
- Wajah orang lain sulit dikenali.
- Butuh cahaya lebih terang saat membaca atau bekerja.
Gejala pada anak-anak
- AMD tidak terjadi pada anak-anak. Gangguan penglihatan pada anak biasanya memiliki penyebab lain seperti kelainan bawaan atau infeksi, sehingga memerlukan pemeriksaan khusus.
Gejala pada lansia
- Penglihatan pusat yang makin memburuk secara bertahap atau mendadak.
- Muncul bintik buta di tengah pandangan.
- Warna terlihat pudar atau tidak cerah.
- Sulit beradaptasi saat pergi dari tempat terang ke redup.
Penyebab
Penyebab utama
- Proses penuaan yang merusak sel-sel makula secara perlahan.
- Tumpukan zat lemak (drusen) di bawah retina yang mengganggu fungsi makula.
- Pembuluh darah baru yang tumbuh abnormal dan bocor di bawah makula, terutama pada AMD basah.
Faktor risiko
- Usia di atas 60 tahun.
- Merokok atau pernah merokok.
- Riwayat keluarga dengan AMD.
- Tekanan darah tinggi atau kolesterol tinggi.
- Obesitas atau pola makan tinggi lemak jenuh.
- Terpapar sinar matahari berlebihan tanpa pelindung mata.
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Penglihatan memburuk secara mendadak, misalnya dalam beberapa hari atau minggu.
- Garis lurus tampak bengkok atau bergelombang terus-menerus.
- Bagian tengah pandangan terasa gelap atau terhalang.
Buat janji temu rutin jika:
- Periksa mata setiap 1–2 tahun setelah usia 60 tahun.
- Jika Anda memiliki faktor risiko seperti diabetes, tekanan darah tinggi, atau riwayat keluarga AMD, periksa mata lebih sering sesuai anjuran dokter.
Diagnosis
Dokter spesialis mata akan melakukan pemeriksaan menyeluruh, termasuk melihat retina setelah pupil mata dilebarkan dengan obat tetes. Pemeriksaan ini tidak sakit dan berlangsung sekitar 30 menit.
Tes yang mungkin dilakukan
- Tes ketajaman penglihatan dengan papan huruf (Snellen).
- Tes jaring Amsler untuk mendeteksi garis bergelombang atau bintik buta.
- Pemeriksaan retina dengan oftalmoskop.
- OCT (Optical Coherence Tomography) untuk melihat lapisan retina secara detail.
- Angiografi fluorescein untuk melihat pembuluh darah yang bocor di bawah makula.
Apa yang diharapkan saat janji temu
Hasil pemeriksaan akan menunjukkan apakah Anda mengalami AMD kering atau basah, dan seberapa jauh kerusakan makula. Dokter akan menjelaskan pilihan perawatan dan langkah selanjutnya.
Perawatan
Belum ada pengobatan yang menyembuhkan AMD sepenuhnya, tetapi perawatan yang tepat dapat memperlambat kerusakan, menjaga penglihatan yang tersisa, dan membantu Anda beradaptasi dengan perubahan penglihatan.
Perawatan mandiri di rumah
- Periksa penglihatan sendiri dengan jaring Amsler secara rutin sesuai petunjuk dokter.
- Gunakan kaca pembesar, lampu baca, dan aplikasi atau buku dengan huruf besar.
- Berhenti merokok dan jaga tekanan darah tetap terkontrol.
- Konsumsi makanan sehat yang dianjurkan dokter, seperti sayuran hijau, telur, dan ikan.
- Pasang pegangan atau alat bantu di rumah untuk mencegah jatuh.
Perawatan medis
Untuk AMD basah, dokter dapat menyuntikkan obat golongan anti-VEGF ke dalam mata untuk menghentikan pertumbuhan pembuluh darah abnormal dan mengurangi kebocoran. Suntikan ini biasanya diberikan berulang. Untuk AMD kering, dokter mungkin meresepkan suplemen nutrisi tertentu. Jangan pernah mengonsumsi suplemen tanpa berkonsultasi dengan dokter, karena kandungan dan dosisnya perlu disesuaikan dengan kondisi Anda.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi jarang digunakan untuk mengobati AMD. Tindakan pembedahan hanya dipertimbangkan pada komplikasi tertentu yang jarang terjadi, seperti pembentukan jaringan parut yang tebal.
Hidup dengan kondisi ini
Menjalani aktivitas dengan AMD membutuhkan penyesuaian: gunakan alat bantu low vision seperti kaca pembesar, pilih ponsel atau komputer dengan mode aksesibilitas, dan pastikan pencahayaan di rumah terang. Anda dapat belajar teknik membaca dengan penglihatan tepi melalui program rehabilitasi low vision.
Tips gaya hidup
- Berhenti merokok dan hindari asap rokok.
- Lindungi mata dari sinar matahari dengan kacamata hitam berfilter UV.
- Lakukan olahraga ringan seperti jalan kaki secara teratur.
- Kelola stres dengan relaksasi atau kegiatan yang menyenangkan.
- Ikuti jadwal kontrol mata sesuai anjuran dokter.
Diet dan olahraga
Makanan yang baik untuk mata antara lain sayuran berdaun hijau, telur, jagung, kacang-kacangan, serta ikan berlemak seperti salmon dan tuna. Olahraga teratur membantu menjaga berat badan, tekanan darah, dan kadar kolesterol, sehingga mendukung kesehatan mata.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Perubahan penglihatan dapat membuat Anda merasa sedih, cemas, atau frustasi. Ini adalah hal yang wajar. Berbicaralah dengan keluarga atau teman, dan jangan ragu untuk meminta bantuan profesional seperti konselor jika perasaan ini mengganggu aktivitas.
Pencegahan
AMD tidak dapat dicegah sepenuhnya, tetapi risiko dapat diturunkan dengan tidak merokok, menjaga tekanan darah dan kolesterol, mengonsumsi makanan sehat, serta memeriksakan mata secara berkala.
Program skrining
Lakukan pemeriksaan mata rutin setiap 1–2 tahun setelah usia 60 tahun. Jika Anda memiliki faktor risiko seperti diabetes, tekanan darah tinggi, atau riwayat keluarga AMD, dokter mungkin menyarankan pemeriksaan lebih sering.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Kehilangan penglihatan pusat secara permanen.
- Kesulitan membaca, mengenali wajah, dan mengemudi.
- Risiko lebih tinggi mengalami depresi dan kecelakaan karena terjatuh.
Prospek jangka panjang
Dengan deteksi dini dan perawatan yang tepat, banyak penderita AMD dapat melanjutkan aktivitas sehari-hari secara mandiri dengan bantuan alat low vision. Penelitian tentang pengobatan AMD terus berlanjut, sehingga selalu ada harapan untuk perawatan yang lebih baik.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 14 Agustus 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.
Panduan dapat berbeda menurut negara atau wilayah. Konfirmasikan rekomendasi lokal dengan penyedia layanan kesehatan yang memenuhi syarat.