Angina
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Jika gejala parah, memburuk, atau mengancam jiwa, segera cari perawatan medis darurat.
Gambaran umum
Angina adalah nyeri atau rasa tidak nyaman di dada yang terjadi ketika otot jantung tidak mendapatkan cukup darah yang kaya oksigen. Ini biasanya pertanda bahwa ada penyempitan di pembuluh darah jantung (arteri koroner), sehingga aliran darah ke jantung berkurang. Angina sering terasa seperti dada ditekan, diremas, atau berat. Ini bukan penyakit yang berdiri sendiri, melainkan gejala dari masalah jantung yang mendasarinya, paling sering penyakit jantung koroner.
Fakta penting
- Angina adalah nyeri dada akibat aliran darah ke jantung yang kurang.
- Penyebab utama adalah penyempitan atau sumbatan di arteri koroner (pembuluh darah jantung).
- Ada dua jenis utama: angina stabil (nyeri timbul saat aktivitas, reda dengan istirahat) dan angina tidak stabil (nyeri bisa timbul kapan saja, lebih berbahaya, dan butuh penanganan darurat).
- Angina bukan serangan jantung, tapi bisa menjadi peringatan akan risiko serangan jantung di masa depan.
Ya, angina cukup umum, terutama pada orang dewasa yang memiliki faktor risiko seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, diabetes, atau kebiasaan merokok. Di Indonesia, penyakit jantung koroner merupakan salah satu penyebab utama kematian, dan angina adalah salah satu gejala awalnya.
Angina lebih sering dialami oleh pria di atas usia 45 tahun dan wanita di atas usia 55 tahun. Namun, orang yang lebih muda pun bisa mengalaminya jika memiliki faktor risiko kuat, seperti riwayat keluarga, obesitas, atau gaya hidup tidak sehat.
Gejala
- Nyeri dada yang sangat hebat, terasa seperti diremas kuat, dan tidak berkurang setelah beristirahat lebih dari 5 menit.
- Nyeri dada disertai sesak napas berat, pingsan, atau jantung berdebar sangat kencang dan tidak teratur.
- Nyeri menjalar luas ke lengan, punggung, leher, rahang, atau perut, terutama pada orang yang belum pernah didiagnosis angina.
- Keluhan muncul tiba-tiba saat istirahat dan semakin memburuk.
- ⚠Pola angina berubah: nyeri lebih sering, lebih lama, atau lebih ringan saja sudah memicu nyeri.
- ⚠Nyeri dada yang sebelumnya hanya saat aktivitas kini muncul saat istirahat.
- ⚠Efek obat pelega (jika diresepkan) tidak bekerja seperti biasanya atau perlu dosis lebih banyak.
Gejala umum
- Nyeri, tekanan, atau rasa penuh di bagian tengah dada, yang bisa menjalar ke lengan kiri, leher, rahang, bahu, atau punggung.
- Sesak napas, terutama saat atau setelah beraktivitas.
- Rasa mual, lemas, atau pusing.
- Keringat dingin tiba-tiba.
- Nyeri dada yang muncul saat beraktivitas fisik, stres emosional, atau setelah makan besar, lalu mereda dalam beberapa menit setelah istirahat atau penggunaan obat pelega (sesuai petunjuk dokter).
Gejala pada anak-anak
- Angina sangat jarang terjadi pada anak-anak. Nyeri dada pada anak biasanya disebabkan oleh hal lain, seperti nyeri otot, masalah pernapasan, atau kecemasan. Namun, jika seorang anak memiliki kelainan jantung bawaan atau pernah menjalani operasi jantung, nyeri dada harus segera diperiksakan ke dokter.
Gejala pada lansia
- Pada lansia, gejala angina bisa berbeda. Kadang mereka tidak merasakan nyeri dada yang khas, melainkan hanya merasa lelah luar biasa, sesak napas, atau seperti mau pingsan. Keluhan juga bisa muncul saat istirahat, bukan hanya saat beraktivitas. Karena itu, semua keluhan mencurigakan pada lansia harus ditanggapi serius.
Penyebab
Penyebab utama
- Aterosklerosis: penumpukan plak (lemak, kolesterol, dan zat lain) di dinding arteri koroner, menyebabkan penyempitan dan pengerasan pembuluh darah.
- Spasme arteri koroner: otot di dinding arteri mengencang sementara, mempersempit aliran darah. Ini lebih sering terjadi pada perokok atau pengguna narkoba tertentu.
- Penyakit katup jantung atau otot jantung yang menebal (kardiomiopati hipertrofik) yang meningkatkan kebutuhan oksigen jantung.
- Anemia berat atau gangguan tiroid yang memperberat kerja jantung.
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Anda mengalami salah satu gejala darurat yang disebutkan di atas—segera hubungi layanan gawat darurat (119).
- Nyeri dada pertama kali dalam hidup Anda, terutama jika disertai sesak napas atau keringat dingin.
- Nyeri dada yang sudah didiagnosis angina, tetapi pola atau intensitasnya berubah.
Buat janji temu rutin jika:
- Anda sering merasa dada tidak nyaman saat beraktivitas, walau hilang dengan istirahat.
- Ada riwayat keluarga penyakit jantung dan Anda ingin memeriksakan risiko.
- Anda ingin berkonsultasi tentang cara mencegah komplikasi lebih lanjut.
Diagnosis
Dokter akan mendiagnosis angina berdasarkan cerita keluhan Anda, pemeriksaan fisik, serta beberapa tes untuk melihat kondisi jantung dan pembuluh darah.
Tes yang mungkin dilakukan
- Elektrokardiogram (EKG): merekam aktivitas listrik jantung, bisa dilakukan saat istirahat atau saat beraktivitas (stress test).
- Tes stres jantung: Anda diminta berolahraga ringan (jalan di treadmill) sambil dipantau EKG dan tekanan darah. Bagi yang tidak bisa olahraga, bisa diberikan obat untuk meniru efek stres pada jantung.
- Ekokardiografi (USG jantung): melihat struktur dan fungsi pompa jantung.
- Angiografi koroner (kateterisasi): tabung tipis dimasukkan ke pembuluh darah hingga ke jantung, lalu disuntikkan cairan kontras untuk melihat sumbatan di arteri koroner. Ini standar baku untuk mengetahui seberapa parah penyempitan.
- Pemeriksaan darah: untuk memeriksa tanda kerusakan jantung, kolesterol, dan gula darah.
Apa yang diharapkan saat janji temu
Sebagian besar tes tidak menimbulkan rasa sakit lebih dari sekadar tusukan jarum kecil. Anda akan mendapat penjelasan setiap langkah. Hasil biasanya tersedia dalam beberapa jam hingga beberapa hari. Proses ini bertujuan memastikan diagnosis dan menentukan pengobatan terbaik untuk Anda.
Perawatan
Tujuan pengobatan angina adalah: mengurangi nyeri dada segera, mencegah serangan berulang, dan menghentikan perburukan penyempitan arteri. Pengobatan biasanya kombinasi perubahan gaya hidup, obat-obatan, dan pada kasus tertentu, tindakan intervensi. Semua harus di bawah pengawasan dokter.
Perawatan mandiri di rumah
- Saat nyeri timbul, segera hentikan aktivitas dan duduk atau berbaring santai.
- Gunakan obat pelega nyeri dada sesuai petunjuk dokter (biasanya tablet yang diletakkan di bawah lidah). Jika nyeri tidak reda dalam 5 menit, segera cari pertolongan darurat.
- Kenali pemicu Anda: makanan berat, emosi kuat, udara dingin, atau aktivitas tertentu. Usahakan menghindari atau menyesuaikan diri.
- Catat frekuensi dan situasi saat nyeri muncul untuk dilaporkan ke dokter.
Perawatan medis
Dokter dapat meresepkan beberapa jenis obat sesuai kondisi Anda, antara lain: obat yang melebarkan pembuluh darah (untuk mencegah dan meredakan serangan), obat yang menurunkan beban kerja jantung, obat pencegah penggumpalan darah, dan obat penurun kolesterol untuk menghentikan penumpukan plak. Semua obat diminum sesuai anjuran, jangan dihentikan sendiri tanpa konsultasi.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Jika penyempitan arteri koroner cukup parah atau angina tidak terkontrol dengan obat, dokter mungkin menyarankan tindakan: pemasangan ring/sten (angioplasti) untuk membuka arteri dari dalam, atau operasi bypass jantung (CABG) yang membuat jalur baru agar darah bisa melewati area tersumbat. Keputusan ini diambil bersama spesialis jantung setelah melihat hasil angiografi dan kondisi menyeluruh Anda.
Hidup dengan kondisi ini
Hidup dengan angina berarti Anda perlu lebih peka pada sinyal tubuh. Banyak orang tetap bisa bekerja, bepergian, dan beraktivitas tanpa keluhan berarti setelah pengobatan terkontrol. Anda akan belajar mengenali batasan, seperti berhenti sejenak saat mendaki tangga atau membawa barang berat. Bawa selalu obat darurat dan kartu identitas kesehatan.
Tips gaya hidup
- Berhenti merokok sepenuhnya. Ini langkah paling penting untuk mencegah serangan berulang.
- Kelola stres dengan teknik relaksasi, meditasi, atau hobi yang menenangkan.
- Tidur cukup 7-8 jam setiap malam dan jaga berat badan ideal.
- Hindari makan besar dalam satu waktu; lebih baik makan porsi kecil tapi sering.
- Pantau tekanan darah dan gula darah secara rutin bila Anda hipertensi atau diabetes.
Diet dan olahraga
Pola makan sehat untuk jantung: perbanyak sayur, buah, biji-bijian utuh, ikan, dan lemak sehat (seperti alpukat, minyak zaitun). Batasi garam, gula, lemak jenuh, dan gorengan. Aktivitas fisik tetap dianjurkan, tetapi sesuaikan dengan saran dokter. Biasanya, jalan santai, berenang ringan, atau bersepeda statis aman dilakukan 30 menit setiap hari. Jangan olahraga berat sebelum berkonsultasi.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Diagnosis angina bisa menimbulkan kecemasan, takut akan serangan jantung, atau depresi. Ini wajar. Berbicara dengan orang terdekat, konselor, atau bergabung dengan komunitas pasien jantung sangat membantu. Pikiran yang tenang justru baik untuk jantung Anda.
Pencegahan
Risiko angina dapat sangat dikurangi dengan mengendalikan faktor-faktor risiko penyakit jantung koroner. Meski faktor usia dan genetik tidak bisa diubah, gaya hidup sehat memegang peran terbesar. Bagi yang sudah pernah mengalami angina, pencegahan sekunder bertujuan mencegah serangan ulang dan komplikasi.
Vaksin
Tidak ada vaksin khusus untuk angina. Namun, vaksinasi influenza dan pneumonia dianjurkan pada pasien jantung untuk mencegah infeksi yang bisa memperberat kerja jantung.
Program skrining
Jika Anda berusia di atas 40 tahun, terutama dengan faktor risiko seperti perokok, hipertensi, kencing manis, atau riwayat keluarga, sebaiknya lakukan pemeriksaan jantung berkala. Cek tekanan darah, profil lemak (kolesterol), dan gula darah setidaknya setahun sekali. Bila perlu, dokter akan menyarankan EKG atau tes stres.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Serangan jantung (infark miokard): sumbatan total di arteri koroner yang membuat otot jantung mati.
- Aritmia: gangguan irama jantung yang bisa berbahaya.
- Gagal jantung: jantung melemah sehingga tidak mampu memompa darah dengan baik ke seluruh tubuh.
Prospek jangka panjang
Dengan pengobatan yang tepat dan perubahan gaya hidup, banyak penderita angina dapat hidup penuh, aktif, dan panjang umur. Angina adalah alarm dari tubuh—jika direspons dengan serius, Anda bisa mencegah kerusakan lebih lanjut. Kemajuan dalam pengobatan jantung saat ini memberikan harapan besar. Kuncinya adalah kerja sama erat dengan dokter dan disiplin menjalani terapi.
Cari dukungan
Organisasi internasional
Organisasi lokal
- Yayasan Jantung Indonesia ↗ · Indonesia
Saluran bantuan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 16 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.
Panduan dapat berbeda menurut negara atau wilayah. Konfirmasikan rekomendasi lokal dengan penyedia layanan kesehatan yang memenuhi syarat.