Mengenal Angina: Nyeri Dada yang Perlu Diwaspadai
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Angina adalah nyeri atau rasa tidak nyaman di dada yang terjadi saat otot jantung tidak mendapatkan cukup darah dan oksigen. Kondisi ini biasanya terasa seperti dada ditekan, diperas, atau terasa berat. Angina sering muncul saat beraktivitas fisik, stres, atau makan berlebihan, dan biasanya hilang setelah beristirahat.
Fakta penting
- Angina adalah gejala, bukan penyakit — ini adalah tanda bahwa jantung membutuhkan lebih banyak aliran darah atau oksigen.
- Angina stabil muncul saat beraktivitas dan membaik dengan istirahat; angina tidak stabil datang tiba-tiba, lebih parah, dan membutuhkan pertolongan darurat.
- Dengan pengobatan yang tepat dan perubahan gaya hidup, angina dapat dikendalikan sehingga risiko serangan jantung dapat dikurangi.
Cukup umum, terutama pada orang berusia 50 tahun ke atas. Di Indonesia, penyakit jantung koroner — penyebab utama angina — adalah salah satu penyebab kematian tertinggi. Angina sering menjadi peringatan dini yang perlu ditanggapi serius.
Angina lebih sering dialami pria di atas usia 50 tahun dan wanita setelah menopause. Orang yang memiliki tekanan darah tinggi, diabetes, kolesterol tinggi, perokok, atau riwayat keluarga dengan penyakit jantung memiliki risiko lebih besar.
Gejala
- Nyeri dada yang berlangsung lebih dari 5 menit dan tidak hilang dengan istirahat
- Nyeri dada disertai sesak napas berat, keringat dingin, mual, atau rasa hampir pingsan
- Nyeri dada yang menjalar ke lengan, rahang, atau punggung secara tiba-tiba
- Gejala datang saat istirahat, atau semakin sering dan semakin berat
- Jika Anda mengalami gejala di atas, segera minta bantuan orang di sekitar dan hubungi layanan gawat darurat setempat untuk dibawa ke unit gawat darurat terdekat.
- ⚠Nyeri dada yang muncul saat beraktivitas ringan dan hilang setelah istirahat
- ⚠Pola angina yang berubah: lebih sering, lebih berat, atau muncul dengan aktivitas yang sebelumnya tidak memicu gejala
- ⚠Gejala disertai jantung berdebar, mudah lelah, atau bengkak di kaki
Gejala umum
- Rasa nyeri, tertekan, atau seperti diremas di tengah dada yang berlangsung beberapa menit
- Rasa sakit yang menjalar ke lengan kiri, bahu, leher, punggung, atau rahang
- Sesak napas, terutama saat beraktivitas
- Mual, kelelahan, atau keringat dingin
- Rasa tidak nyaman seperti mulas atau perih di ulu hati
Penyebab
Penyebab utama
- Aterosklerosis: penumpukan plak lemak di dalam pembuluh darah koroner yang mempersempit aliran darah ke jantung — ini penyebab paling umum.
- Kejang pembuluh darah koroner (spasme) yang membuat pembuluh menyempit sementara sehingga aliran darah berkurang.
- Peningkatan kebutuhan oksigen jantung yang melampaui suplai darah, misalnya saat aktivitas berat, stres, atau kondisi seperti anemia.
Faktor risiko
- Usia — lebih sering pada pria di atas 45 tahun dan wanita di atas 55 tahun
- Kebiasaan merokok dan paparan asap rokok orang lain
- Tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan diabetes
- Kelebihan berat badan dan kurang aktivitas fisik
- Riwayat penyakit jantung dalam keluarga
- Stres berkepanjangan dan kurang tidur
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Anda mengalami gejala angina yang baru muncul, makin memburuk, atau mengganggu aktivitas sehari-hari
- Gejala timbul saat Anda beristirahat atau dipicu oleh aktivitas yang sangat ringan
- Gejala tidak membaik setelah 10 menit beristirahat
Buat janji temu rutin jika:
- Anda memiliki faktor risiko seperti tekanan darah tinggi, diabetes, kolesterol tinggi, atau riwayat keluarga penyakit jantung
- Anda berusia di atas 40 tahun dan belum pernah berdiskusi tentang risiko penyakit jantung pada pemeriksaan rutin
- Anda sudah menjalani pengobatan angina dan perlu memantau perkembangan serta respons tubuh terhadap terapi
Diagnosis
Dokter akan menanyakan keluhan, riwayat kesehatan, dan faktor risiko, lalu melakukan pemeriksaan fisik. Untuk memastikan penyebabnya, dokter akan menyarankan beberapa pemeriksaan penunjang untuk menilai kerja jantung dan aliran darahnya.
Tes yang mungkin dilakukan
- Rekaman jantung (EKG/elektrokardiogram) untuk melihat irama dan aktivitas listrik jantung
- Tes darah untuk memeriksa tanda-tanda kerusakan jantung dan kadar kolesterol, gula, atau fungsi ginjal
- Tes treadmill (uji latih jantung) untuk melihat respons jantung saat beraktivitas
- Ekokardiografi (USG jantung) untuk menilai kekuatan pompa dan katup jantung
- Koroneriografi atau pemeriksaan pencitraan pembuluh darah jantung untuk melihat adanya penyempitan atau sumbatan
Apa yang diharapkan saat janji temu
Sebagian besar pemeriksaan tidak menimbulkan rasa sakit dan dapat dilakukan tanpa rawat inap. Dokter akan menjelaskan tujuan setiap pemeriksaan. Wajar jika Anda merasa cemas — sampaikan kekhawatiran Anda agar tenaga kesehatan dapat membantu.
Perawatan
Tujuan pengobatan angina adalah meredakan nyeri, memperlambat penumpukan plak di pembuluh darah, dan mencegah serangan jantung. Rencana pengobatan disusun berdasarkan penyebab dan tingkat keparahan, dan biasanya mencakup gaya hidup sehat, obat-obatan, serta bila perlu tindakan medis untuk memperlancar aliran darah jantung.
Perawatan mandiri di rumah
- Jika gejala muncul saat beraktivitas, segera berhenti, duduk atau berbaring, dan beristirahat
- Hindari pemicu seperti merokok, makan terlalu kenyang, udara dingin yang ekstrem, dan stres emosional yang berat
- Catat pemicu, durasi, dan intensitas gejala untuk dibahas dengan dokter
- Minum obat sesuai jadwal yang diberikan dokter dan jangan mengubah dosis tanpa berkonsultasi
Perawatan medis
Dokter spesialis jantung dapat meresepkan jenis obat yang membantu melebarkan pembuluh darah, memperlancar aliran darah, menurunkan beban kerja jantung, serta mengendalikan tekanan darah, kolesterol, dan gula darah sebagai faktor risiko. Pilihan dan kombinasi obat bersifat individual, dan dokter akan menjelaskan manfaat serta cara meminumnya. Jangan menggunakan obat milik orang lain atau obat bebas tanpa sepengetahuan dokter.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Pada penyempitan yang berat atau gejala yang tidak membaik dengan obat, dokter dapat merekomendasikan tindakan memasang ring (stent) untuk membuka pembuluh darah yang menyempit, atau operasi bypass jantung. Keputusan ini diambil oleh tim dokter jantung dan dibicarakan bersama pasien serta keluarga.
Hidup dengan kondisi ini
Hidup dengan angina berarti belajar mengenali kemampuan tubuh Anda. Lakukan aktivitas secara bertahap, istirahat saat lelah, kelola stres, dan jangan melewatkan obat atau jadwal kontrol. Buat kegiatan yang tetap aktif namun tidak memaksa jantung bekerja terlalu berat.
Tips gaya hidup
- Berhenti merokok dan hindari paparan asap rokok orang lain
- Kendalikan berat badan dan lingkar perut
- Tidur cukup dan kelola stres dengan meditasi, napas dalam, atau kegiatan yang menenangkan
- Batasi minuman beralkohol dan hindari obat bebas atau herbal yang belum terbukti aman untuk jantung
Diet dan olahraga
Pilih makanan sehat seperti sayur, buah, biji-bijian utuh, dan protein tanpa lemak seperti ikan, ayam tanpa kulit, serta tahu dan tempe. Batasi garam, gula, makanan berlemak jenuh, dan makanan olahan. Untuk olahraga, lakukan aktivitas ringan sampai sedang seperti jalan kaki atau bersepeda santai, mulai dari 10–15 menit dan tingkatkan perlahan sesuai panduan dokter.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Diagnosis angina sering menimbulkan rasa cemas, takut beraktivitas, atau suasana hati yang tertekan. Ini adalah hal yang wajar. Bicarakan perasaan Anda dengan dokter, keluarga, atau tenaga kesehatan jiwa. Emosi yang terkelola baik membantu Anda menjalani pengobatan dengan lebih konsisten.
Pencegahan
Sebagian besar angina dapat dicegah atau ditunda dengan menjaga pola hidup sehat sejak muda, seperti tidak merokok, aktif bergerak, makan bergizi, dan mengendalikan tekanan darah, kolesterol, serta gula darah. Namun ada faktor yang tidak bisa diubah, seperti usia dan keturunan — sebab itu pemeriksaan rutin tetap penting.
Vaksin
Bagi orang dengan penyakit jantung, vaksin influenza dan vaksin pneumokokus dapat membantu mencegah infeksi yang justru membebani kerja jantung. Tanyakan kepada dokter apakah vaksin tersebut sesuai dan kapan waktu yang tepat untuk menerimanya.
Program skrining
Pemeriksaan rutin tekanan darah, gula darah, dan kolesterol sangat disarankan, terutama jika Anda berusia di atas 40 tahun atau memiliki faktor risiko. Tenaga kesehatan dapat membantu menentukan jadwal pemeriksaan yang paling sesuai untuk Anda.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Serangan jantung (infark miokard) akibat penyumbatan total pembuluh darah jantung
- Gangguan irama jantung yang berbahaya (aritmia)
- Gagal jantung — kondisi saat jantung tidak mampu memompa darah dengan cukup baik untuk kebutuhan tubuh
- Kematian mendadak
Prospek jangka panjang
Kabar baiknya, dengan deteksi dini, pengobatan yang tepat, dan perubahan gaya hidup, sebagian besar orang dengan angina tetap dapat menjalani hidup aktif dan produktif. Angina adalah tanda peringatan dari jantung Anda — menghormatinya adalah langkah pertama untuk melindungi kesehatan Anda di masa depan.
Cari dukungan
Organisasi internasional
Organisasi lokal
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia ↗ · Indonesia
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 31 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.