Penyakit Arteri di Bagian Bawah Tubuh
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Penyakit ini terjadi ketika pembuluh darah arteri yang membawa darah ke kaki dan bagian bawah tubuh menyempit atau tersumbat. Penyempitan biasanya disebabkan oleh penumpukan plak yang mengandung lemak dan kolesterol. Akibatnya, aliran darah berkurang sehingga otot dan jaringan di kaki tidak mendapatkan oksigen yang cukup.
Fakta penting
- Penyakit ini sering tidak terdeteksi karena gejalanya dianggap hal biasa.
- Orang dengan kondisi ini berisiko lebih tinggi terkena serangan jantung dan stroke.
- Perubahan gaya hidup seperti berhenti merokok dapat memperlambat perjalanan penyakitnya.
Cukup umum, terutama pada orang berusia di atas 50 tahun. Banyak penderita tidak mengetahui bahwa mereka memiliki kondisi ini.
Lebih sering menyerang perokok, penderita diabetes, tekanan darah tinggi, kadar kolesterol tinggi, serta mereka yang memiliki riwayat keluarga dengan penyakit pembuluh darah.
Gejala
- Nyeri hebat yang timbul mendadak pada kaki yang sebelumnya tidak terasa sakit.
- Kaki tiba-tiba terasa sangat dingin, pucat, atau kebiruan.
- Mati rasa total pada kaki atau tungkai.
- Tidak teraba denyut nadi di kaki.
- Muncul jaringan berwarna hitam pada luka (gangren).
- ⚠Luka di kaki yang tidak kunjung sembuh dalam beberapa hari.
- ⚠Kaki bengkak, merah, dan disertai demam (tanda infeksi).
- ⚠Rasa kesemutan atau kelemahan yang semakin memburuk.
Gejala umum
- Nyeri otot kaki saat berjalan atau naik tangga, yang hilang setelah istirahat (disebut klaudikasio).
- Mati rasa atau kelelahan pada kaki.
- Kaki terasa dingin dari normal, pucat, atau kebiruan.
- Luka di kaki atau jari yang lambat sembuh.
- Rambut di tungkai berkurang atau tidak tumbuh.
- Denyut nadi di kaki terasa lemah atau tidak teraba.
Penyebab
Penyebab utama
- Aterosklerosis, yaitu penumpukan plak lemak dan kolesterol di dinding arteri.
- Gumpalan darah yang menyumbat pembuluh darah.
- Peradangan pada dinding pembuluh darah.
Faktor risiko
- Merokok atau menggunakan produk tembakau lain.
- Diabetes.
- Tekanan darah tinggi.
- Kolesterol tinggi.
- Usia di atas 50 tahun.
- Riwayat keluarga dengan penyakit pembuluh darah.
- Kegemukan atau kurang aktivitas fisik.
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika Anda mengalami gejala darurat seperti nyeri hebat mendadak, kaki berubah warna, atau mati rasa total, segera cari pertolongan medis di unit gawat darurat.
- Jika nyeri kaki bertambah parah saat Anda melakukan aktivitas ringan atau bahkan saat istirahat.
- Jika Anda melihat luka baru yang memburuk atau menghitam.
Buat janji temu rutin jika:
- Jika Anda berusia di atas 50 tahun dan memiliki faktor risiko seperti diabetes, hipertensi, atau merokok.
- Jika Anda sering merasakan nyeri kaki saat berjalan yang hilang setelah berhenti sejenak.
- Jika Anda belum pernah melakukan pemeriksaan kaki padahal memiliki diabetes atau penyakit jantung.
Diagnosis
Dokter akan menanyakan gejala, riwayat kesehatan, dan faktor risiko Anda. Dokter juga akan memeriksa denyut nadi di kaki, melihat kondisi kulit, dan mengukur aliran darah menggunakan alat sederhana.
Tes yang mungkin dilakukan
- Ankle-Brachial Index (ABI): membandingkan tekanan darah di pergelangan kaki dengan di lengan untuk menilai aliran darah.
- Ultrasonografi (USG) Doppler: pemeriksaan dengan gelombang suara untuk melihat aliran darah di pembuluh.
- CT atau MRI angiografi: pemeriksaan gambar penampang pembuluh darah untuk melihat lokasi dan tingkat penyempitan, jika diperlukan.
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan umumnya tidak menyakitkan. ABI dilakukan seperti pengukuran tekanan darah biasa. Hasil dapat langsung diketahui pada kunjungan yang sama. Jika perlu pemeriksaan lanjutan, dokter akan menjelaskan persiapan dan alasan pemeriksaan tersebut.
Perawatan
Penanganan bertujuan meredakan gejala, memperlambat kerusakan pembuluh darah, dan mencegah penyumbatan yang lebih parah. Dokter akan merencanakan terapi berdasarkan tingkat keparahan, faktor risiko, dan kondisi kesehatan Anda secara menyeluruh.
Perawatan mandiri di rumah
- Berhenti merokok dan menjauhi asap rokok.
- Berjalan kaki secara teratur sesuai kemampuan dan anjuran dokter, misalnya 30 menit setiap hari.
- Periksa kaki setiap hari, terutama jika Anda penderita diabetes.
- Gunakan sepatu yang nyaman dan tidak menekan.
- Jaga kulit kaki tetap bersih dan lembap untuk mencegah luka.
- Kendalikan tekanan darah, gula darah, dan kolesterol dengan pola hidup sehat.
Perawatan medis
Dokter dapat meresepkan obat-obatan untuk mengendalikan tekanan darah, menurunkan kolesterol, mencegah penggumpalan darah, serta mengurangi keluhan nyeri. Semua obat harus diminum sesuai petunjuk dokter, dan Anda perlu kontrol rutin untuk mengevaluasi manfaatnya.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Pada kondisi yang lebih berat, dokter spesialis pembuluh darah dapat melakukan prosedur angioplasti, yaitu memasukkan balon kecil untuk membuka penyempitan, dan bila perlu memasang ring. Pada kasus tertentu, operasi bypass dilakukan untuk membuat jalur baru aliran darah di sekitar pembuluh yang tersumbat.
Hidup dengan kondisi ini
Dengarkan sinyal tubuh Anda. Jika kaki terasa nyeri saat berjalan, berhentilah sejenak lalu mulai lagi saat nyeri mereda. Lakukan kegiatan dengan ritme yang nyaman. Selalu lindungi kaki dari cedera dan periksa setiap hari untuk mendeteksi luka lebih dini.
Tips gaya hidup
- Berhenti merokok adalah langkah paling penting untuk menghentikan perburukan penyakit.
- Makan makanan yang rendah lemak jenuh, garam, dan gula, serta kaya sayur, buah, dan gandum utuh.
- Tetap aktif dengan aktivitas ringan yang disarankan dokter, seperti jalan kaki atau berenang.
- Patuhi jadwal minum obat dan kontrol rutin.
- Kelola stres dengan baik, misalnya melalui kegiatan yang Anda nikmati atau latihan pernapasan.
Diet dan olahraga
Pilih makanan yang baik untuk jantung dan pembuluh darah, misalnya ikan, kacang-kacangan, sayur, dan buah. Kurangi konsumsi garam dan makanan olahan. Olahraga teratur, terutama jalan kaki, membantu melancarkan sirkulasi darah. Tanyakan pada dokter program latihan yang aman sesuai kondisi Anda.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Hidup dengan penyakit kronis kadang menyebabkan kecemasan atau perasaan frustrasi. Wajar bila Anda khawatir tentang kondisi kaki atau risiko penyakit jantung. Bicarakan perasaan Anda dengan keluarga atau tenaga kesehatan. Bila perlu, dukungan psikologis dapat membantu Anda menghadapi perubahan gaya hidup.
Pencegahan
Sebagian besar kasus penyakit ini dapat dicegah atau diperlambat dengan menerapkan gaya hidup sehat. Menjaga berat badan ideal, berhenti merokok, aktif bergerak, serta mengendalikan tekanan darah, gula darah, dan kolesterol adalah kunci utama pencegahan.
Vaksin
Meskipun belum ada vaksin khusus untuk penyakit arteri, vaksinasi seperti influenza dan pneumonia dapat membantu mencegah infeksi yang dapat memperberat kondisi jantung dan pembuluh darah. Tanyakan kepada dokter vaksin apa yang dianjurkan untuk Anda.
Program skrining
Screening dengan pemeriksaan ABI dapat dipertimbangkan, terutama bagi Anda yang berusia di atas 50 tahun dan memiliki faktor risiko seperti diabetes, hipertensi, atau kebiasaan merokok. Diskusikan dengan dokter apakah Anda perlu menjalani pemeriksaan ini.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Nyeri saat berjalan yang semakin berat hingga muncul nyeri saat istirahat.
- Luka yang tidak kunjung sembuh dan berisiko menjadi gangren.
- Jaringan mati yang dapat berujung pada amputasi.
- Penyumbatan pembuluh darah secara tiba-tiba yang mengancam keselamatan kaki.
- Peningkatan risiko serangan jantung dan stroke.
Prospek jangka panjang
Dengan penanganan yang tepat, banyak orang dengan kondisi ini tetap dapat berjalan normal dan menjalani aktivitas sehari-hari. Semakin dini dideteksi, semakin besar peluang untuk mencegah komplikasi dan menjaga kualitas hidup. Dukungan dari tenaga kesehatan dan kepatuhan menjalani pengobatan adalah kunci utama.
Cari dukungan
Organisasi internasional
Organisasi lokal
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia ↗ · Indonesia
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 1 Agustus 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.