Patah Tulang Selangka
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Patah tulang selangka adalah retak atau pecahnya tulang panjang yang menghubungkan bahu dengan tulang dada. Tulang ini mudah patah karena letaknya yang dekat dengan permukaan kulit dan sering menahan benturan. Kondisi ini biasanya dapat sembuh dengan baik, terutama jika ditangani sejak dini.
Fakta penting
- Tulang selangka adalah salah satu tulang yang paling sering patah pada orang dewasa muda dan anak-anak.
- Penyebab paling umum adalah jatuh dengan tangan terulur atau benturan langsung ke bahu.
- Sebagian besar patah tulang selangka dapat sembuh tanpa operasi dalam waktu 6–12 minggu.
Ya, patah tulang selangka adalah salah satu cedera tulang yang paling sering terjadi, terutama pada anak-anak, remaja, dan orang yang aktif berolahraga.
Patah tulang selangka paling sering menyerang anak-anak dan remaja, atlet yang melakukan kontak fisik, serta orang lanjut usia yang mengalami pengeroposan tulang akibat jatuh.
Gejala
- Tulang menembus kulit atau luka terbuka di dekat tulang selangka
- Perdarahan hebat yang tidak berhenti
- Jari tangan terasa kebas, dingin, atau berubah warna menjadi kebiruan
- Nyeri hebat yang tidak tertahankan dan tidak hilang dengan istirahat
- Bila terjadi setelah kecelakaan berkecepatan tinggi, jatuh dari ketinggian, atau disertai cedera kepala/leher
- ⚠Demam disertai kemerahan atau rasa hangat di sekitar area yang membengkak
- ⚠Tanda-tanda saraf terganggu, seperti kesemutan atau lemas di lengan dan tangan
- ⚠Nyeri yang semakin parah setelah beberapa hari istirahat
- ⚠Kesulitan bergerak atau mengangkat lengan sama sekali
Gejala umum
- Nyeri di daerah tulang selangka yang bertambah saat menggerakkan lengan atau bahu
- Pembengkakan dan memar di sekitar bahu
- Benjolan yang teraba di sepanjang tulang selangka
- Bahu terlihat turun atau tidak simetris
- Kesulitan mengangkat lengan ke atas
- Suara berderak atau terasa seperti bergesekan saat menggerakkan bahu
Gejala pada anak-anak
- Menangis saat lengan atau bahu digerakkan
- Tidak mau mengangkat lengan yang cedera
- Memar atau bengkak di leher dan bahu
- Terlihat benjolan keras di sekitar tulang selangka
Gejala pada lansia
- Nyeri bahu yang terasa semakin berat saat miring ke sisi cedera
- Cenderung menghindari menggunakan lengan sehingga sulit melakukan kegiatan sehari-hari
- Memar atau bengkak yang muncul beberapa saat setelah jatuh
Penyebab
Penyebab utama
- Jatuh langsung pada bahu
- Jatuh dengan posisi tangan terbentang ke depan
- Cedera saat berolahraga, seperti sepak bola, rugbi, atau bersepeda
- Kecelakaan kendaraan bermotor
- Cedera lahir pada bayi, terutama saat proses persalinan yang sulit
Faktor risiko
- Rajin berolahraga yang melibatkan kontak fisik atau berisiko jatuh
- Usia anak-anak dan remaja karena tulang yang belum sekuat orang dewasa
- Mengalami osteoporosis atau penurunan kepadatan tulang
- Kurangnya koordinasi atau kelainan otot yang meningkatkan risiko jatuh
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika Anda curiga tulang selangka patah, segera periksakan ke dokter atau fasilitas kesehatan terdekat pada hari yang sama.
- Jika nyeri membuat Anda tidak bisa menggerakkan lengan atau bahu.
- Jika bahu terlihat tidak normal, seperti turun ke depan atau ke bawah.
Buat janji temu rutin jika:
- Jika nyeri ringan tidak membaik setelah beberapa hari.
- Jika muncul benjolan baru atau perubahan bentuk yang menetap setelah cedera.
- Jika Anda adalah orang lanjut usia dengan riwayat jatuh, meskipun nyeri terasa ringan.
Diagnosis
Dokter akan menanyakan bagaimana cedera terjadi, memeriksa bahu dengan menekan area tulang selangka, dan menilai apakah ada gerakan, saraf, atau pembuluh darah yang terganggu. Untuk memastikan diagnosis, dokter biasanya akan meminta pemeriksaan pencitraan.
Tes yang mungkin dilakukan
- Rontgen (X-ray) bahu untuk melihat apakah ada retakan atau pergeseran tulang
- CT scan jika dokter curiga ada cedera yang lebih kompleks atau patah yang meluas ke persendian
- Pemeriksaan fisik untuk menilai kekuatan, sensasi, dan aliran darah ke tangan
Apa yang diharapkan saat janji temu
Anda mungkin akan diberikan gendongan lengan sebelum hasil rontgen keluar untuk mengurangi nyeri. Jika hasil menunjukkan patah yang kompleks, dokter akan merujuk Anda ke dokter spesialis ortopedi untuk penanganan lanjutan.
Perawatan
Pengobatan utama patah tulang selangka adalah imobilisasi dengan gendongan lengan, istirahat, dan manajemen nyeri. Sebagian besar kasus sembuh tanpa operasi. Tujuan perawatan adalah mengurangi nyeri, menjaga posisi tulang agar menyambung dengan benar, dan mengembalikan fungsi bahu secara bertahap.
Perawatan mandiri di rumah
- Gunakan gendongan lengan sesuai instruksi dokter untuk menopang lengan dan mengurangi pergerakan bahu.
- Tempelkan kantong es yang dibungkus kain ke area yang bengkak selama 15–20 menit setiap beberapa jam dalam 1–2 hari pertama.
- Tidur dengan posisi semi-duduk atau ganjal bantal di bawah lengan untuk mengurangi tarikan pada tulang.
- Sesuaikan aktivitas harian dan hindari mengangkat atau mendorong barang berat sampai dokter mengizinkan.
- Konsultasikan dengan apoteker atau dokter tentang cara mengatasi nyeri tanpa menggunakan obat tertentu.
Perawatan medis
Dokter dapat memberikan obat pereda nyeri dan peradangan yang dijual bebas atau obat resep sesuai kebutuhan. Selain itu, fisioterapis akan mengajarkan latihan rentang gerak untuk menjaga sendi bahu tetap lentur. Untuk kasus tertentu, dokter bedah ortopedi akan melakukan operasi dengan memasang pelat dan sekrup agar tulang dapat menyambung dalam posisi yang benar. Diskusikan pilihan perawatan yang sesuai dengan dokter Anda.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi umumnya dipertimbangkan bila tulang patah bergeser cukup jauh, kulit di atas tulang terancam robek, atau terdapat cedera pada saraf, pembuluh darah, atau ligamen. Keputusan untuk operasi selalu didasarkan pada kondisi dan kebutuhan pasien.
Hidup dengan kondisi ini
Selama masa penyembuhan, kenakan gendongan lengan setiap saat sesuai anjuran, kecuali saat tidur atau mandi sesuai petunjuk dokter. Saat mandi, miringkan badan perlahan dan mintalah bantuan anggota keluarga. Gunakan bantal untuk menopang lengan agar tidak tertarik saat tidur.
Tips gaya hidup
- Hindari mengangkat beban dengan lengan yang cedera hingga dokter atau fisioterapis memberi izin.
- Jangan mengendarai sepeda motor, mobil, atau sepeda sampai lengan Anda kuat kembali.
- Berhenti merokok jika Anda merokok, karena merokok memperlambat proses penyambungan tulang.
- Gunakan pakaian yang longgar dan mudah dikenakan tanpa harus mengangkat lengan terlalu tinggi.
Diet dan olahraga
Konsumsi makanan kaya kalsium dan vitamin D untuk mendukung penyembuhan tulang, seperti susu, yoghurt, ikan, tahu, dan sayuran hijau. Setelah nyeri berkurang, mulailah latihan ringan untuk siku, pergelangan tangan, dan jari sesuai petunjuk fisioterapis. Jangan memaksakan gerakan yang menimbulkan nyeri.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Rasa frustrasi, sedih, atau cemas karena aktivitas terbatas adalah hal yang normal. Bicarakan perasaan Anda dengan orang terdekat, dan jangan ragu meminta bantuan bila diperlukan. Menjalani masa pemulihan dengan pikiran positif dapat membantu proses penyembuhan.
Pencegahan
Patah tulang selangka tidak selalu dapat dicegah, tetapi risiko dapat dikurangi dengan menjaga kekuatan tulang, menggunakan alat pengaman saat berolahraga atau berkendara, serta menciptakan lingkungan yang aman dari risiko jatuh, seperti di rumah.
Program skrining
Bagi lanjut usia atau orang dengan risiko osteoporosis, pemeriksaan kepadatan tulang dapat dipertimbangkan untuk mengetahui kekuatan tulang. Diskusikan dengan dokter tentang perlunya pemeriksaan ini.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Tulang dapat menyambung dalam posisi miring atau bengkok sehingga bahu terlihat tidak rata
- Gerakan bahu menjadi terbatas dalam waktu lama
- Kerusakan saraf atau pembuluh darah yang semakin parah
- Nyeri kronis atau menetap di daerah bahu
Prospek jangka panjang
Dengan perawatan yang baik dan konsisten, hampir semua patah tulang selangka dapat sembuh sempurna. Penyembuhan umumnya berlangsung 6–12 minggu pada orang dewasa, dan lebih cepat pada anak-anak. Sebagian besar orang dapat kembali beraktivitas seperti semula, meskipun beberapa merasakan benjolan kecil yang tidak perlu dikhawatirkan.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 2 Agustus 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.
Panduan dapat berbeda menurut negara atau wilayah. Konfirmasikan rekomendasi lokal dengan penyedia layanan kesehatan yang memenuhi syarat.