Ulkus Buruli
Gambaran umum
Ulkus buruli adalah luka terbuka pada kulit yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Bakteri ini menghasilkan racun yang merusak jaringan kulit sehingga terbentuk luka yang bisa semakin membesar. Awalnya mungkin terlihat seperti benjolan atau gatal-gatal, lalu berubah menjadi luka tanpa rasa sakit.
Fakta penting
- Penyakit ini bukan penyakit genetik dan tidak menular dari orang ke orang.
- Ulkus buruli dapat mengenai siapa saja, tetapi paling sering di daerah tropis dan subtropis.
- Dengan pengobatan yang tepat, sebagian besar penderita bisa pulih.
Ulkus buruli termasuk penyakit langka. Di Indonesia, kasusnya dilaporkan jarang, tetapi masih perlu diwaspadai di daerah tertentu.
Ulkus buruli paling sering menyerang anak-anak berusia 5–15 tahun, namun orang dewasa juga bisa terkena. Penderita biasanya tinggal di daerah dekat perairan seperti rawa, sawah, atau sungai yang tidak mengalir.
Gejala
- Jika luka tiba-tiba menyebar sangat cepat ke area yang luas.
- Jika disertai demam tinggi, menggigil, atau sesak napas.
- Jika luka mengeluarkan cairan berbau busuk dan Anda merasa sangat lemas.
- ⚠Jika Anda menemukan benjolan atau luka yang tidak nyeri dan tidak membaik dalam 2 minggu.
- ⚠Jika luka disertai pembengkakan pada tungkai atau lengan.
- ⚠Jika pada anggota keluarga ada luka yang membesar tanpa rasa sakit.
Gejala umum
- Tahap awal: benjolan kecil yang tidak sakit atau bengkak.
- Luka terasa panas namun tidak nyeri.
- Luka memiliki tepi yang terangkat dan bagian tengah yang cekung.
- Kulit di sekitarnya mungkin menghitam atau membengkak.
Gejala pada anak-anak
- Pada anak-anak, gejala awal sering tidak disadari.
- Benjolan kecil bisa diabaikan, tetapi luka bisa membesar dengan cepat.
- Perhatikan jika ada luka yang tidak nyeri dan tidak kunjung sembuh.
Gejala pada lansia
- Pada lansia, luka mungkin disertai rasa nyeri jika terjadi infeksi tambahan.
- Penyembuhan bisa lebih lambat, sehingga perlu penanganan lebih dini.
Penyebab
Penyebab utama
- Penyebab ulkus buruli adalah bakteri Mycobacterium ulcerans.
- Bakteri ini masuk ke dalam kulit melalui luka sederhana.
- Racun yang dihasilkan bakteri merusak jaringan lemak dan kulit di bawah permukaan, sehingga luka terbentuk.
Faktor risiko
- Tinggal di daerah pedesaan yang dekat perairan.
- Sering beraktivitas di sawah atau sungai.
- Menggunakan air dari sumber yang tidak diolah.
- Memiliki luka yang tidak terlindungi.
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika ada luka yang dalam, lebar, atau menyebar dengan cepat, segera periksakan ke fasilitas kesehatan.
Buat janji temu rutin jika:
- Jika menemukan benjolan, bengkak, atau luka yang menetap selama beberapa minggu tanpa sebab yang jelas.
Diagnosis
Dokter akan bertanya tentang gejala dan riwayat perjalanan atau tempat tinggal. Dokter juga akan memeriksa kondisi kulit dan mungkin mengambil sampel dari luka atau jaringan.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan melalui mikroskop terhadap sampel luka.
- Tes PCR (pemeriksaan DNA bakteri).
- Biopsi kulit: pengambilan jaringan kecil untuk dianalisis di laboratorium.
Apa yang diharapkan saat janji temu
Anda mungkin akan diminta menjalani pemeriksaan laboratorium dari sampel luka. Hasil biasanya tersedia dalam beberapa hari hingga satu minggu. Selama menunggu, dokter mungkin memberikan perawatan untuk menjaga luka tetap bersih.
Perawatan
Pengobatan ulkus buruli membutuhkan kombinasi antibiotik yang diminum selama beberapa waktu, serta perawatan luka yang baik. Tujuan pengobatan adalah membunuh bakteri, menghentikan kerusakan jaringan, dan membantu luka menutup kembali.
Perawatan mandiri di rumah
- Menjaga luka tetap bersih dan kering.
- Mengganti perban sesuai petunjuk dokter atau perawat.
- Mencuci tangan sebelum dan sesudah merawat luka.
- Menghindari luka terendam air yang tidak bersih.
Perawatan medis
Pengobatan utama menggunakan antibiotik yang diberikan melalui mulut selama beberapa minggu, terkadang disertai antibiotik melalui suntikan pada awal pengobatan. Perawatan luka dilakukan secara rutin bersama tenaga kesehatan. Saat ini tidak ada obat salep atau obat bebas yang dapat membunuh bakteri ini, jadi tetap ikuti pengobatan dari dokter.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Jika jaringan kulit sudah sangat rusak atau luka terlalu luas, dokter dapat menyarankan tindakan operasi untuk membersihkan jaringan mati atau dilakukan pencangkokan kulit. Tindakan ini biasanya hanya diperlukan pada kasus yang sudah lanjut.
Hidup dengan kondisi ini
Selama menjalani pengobatan, Anda perlu rutin ke puskesmas atau fasilitas kesehatan untuk memeriksa kondisi luka. Aktivitas sehari-hari boleh dilakukan selama tidak membuat luka kotor. Mintalah keluarga untuk membantu merawat luka jika diperlukan.
Tips gaya hidup
- Istirahat cukup.
- Hindari merokok.
- Jangan menggaruk atau menekan luka.
- Pastikan luka tidak terkena tanah atau air kotor.
Diet dan olahraga
Makan makanan bergizi seimbang untuk mempercepat penyembuhan, termasuk protein seperti telur, ikan, dan kacang-kacangan. Lakukan gerakan ringan pada anggota tubuh yang sehat, tetapi tanyakan pada dokter seberapa aman menggerakkan area luka.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Memiliki luka yang menetap dapat menimbulkan rasa cemas, malu, atau sedih. Ini sangat wajar. Bicarakan perasaan Anda kepada orang yang dipercaya atau tenaga kesehatan. Dukungan keluarga sangat membantu.
Pencegahan
Tidak ada cara yang pasti untuk mencegah semuanya, tetapi risiko dapat dikurangi dengan melindungi luka saat beraktivitas di sawah atau sungai, membersihkan luka dengan air bersih dan sabun, serta menghindari air yang tergenang jika memungkinkan.
Vaksin
Saat ini belum ada vaksin khusus untuk mencegah ulkus buruli.
Program skrining
Belum ada program skrining khusus untuk ulkus buruli. Yang terpenting adalah mengenali gejala awal dan memeriksakan diri ke pelayanan kesehatan.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Luka semakin luas dan dalam sehingga sulit diobati.
- Infeksi menyebar ke tulang dan sendi, menyebabkan cacat permanen.
- Gangguan gerak pada anggota tubuh yang terkena.
Prospek jangka panjang
Dengan pengobatan yang tepat dan pengobatan dini, hampir semua penderita bisa sembuh tanpa cacat. Masa pengobatan mungkin cukup lama, namun hasilnya umumnya baik. Semakin cepat terdeteksi, semakin besar kesempatan penyembuhan yang baik.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Sumber dan panduan
Sumber yang digunakan untuk artikel ini meliputi referensi yang tercantum di bawah.
Terakhir diperbarui: 20 Oktober 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.
Panduan dapat berbeda menurut negara atau wilayah. Konfirmasikan rekomendasi lokal dengan penyedia layanan kesehatan yang memenuhi syarat.