Kanker pada Anak
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Kanker pada anak adalah penyakit di mana sel-sel di dalam tubuh anak tumbuh di luar kendali dan membentuk jaringan yang disebut tumor. Tidak semua tumor bersifat ganas, tetapi tumor ganas dapat menyebar ke bagian tubuh lain.
Fakta penting
- Kanker pada anak termasuk langka, tetapi bisa terjadi sejak usia bayi sampai remaja.
- Banyak jenis kanker pada anak dapat disembuhkan jika ditemukan lebih awal dan ditangani di pusat kesehatan yang tepat.
- Perawatan anak dengan kanker dilakukan oleh tim dokter spesialis dari berbagai bidang, bukan oleh satu dokter saja.
Kanker pada anak tergolong jarang jika dibandingkan dengan orang dewasa. Diperkirakan hanya sekitar satu persen dari semua kasus kanker. Namun, di Indonesia, kesadaran dan kewaspadaan tetap diperlukan karena dampaknya besar bagi keluarga.
Kanker bisa menyerang anak dari segala usia, mulai dari bayi, balita, anak sekolah sampai remaja. Beberapa jenis kanker lebih sering muncul pada kelompok usia tertentu, misalnya leukemia (kanker darah) sering pada anak usia 2–6 tahun.
Gejala
- Sesak napas berat, kesulitan bernapas, atau napas berbunyi yang muncul tiba-tiba
- Kejang yang terjadi tanpa diketahui sebabnya
- Pingsan atau tidak sadarkan diri
- Muntah darah atau buang air besar berwarna hitam atau berdarah
- Nyeri hebat yang membuat anak menangis atau menjerit dan tidak tertahankan
- ⚠Benjolan yang terus membesar dalam beberapa hari atau minggu
- ⚠Demam tinggi berulang atau tidak turun-turun lebih dari tiga hari
- ⚠Penurunan berat badan yang cepat tanpa sebab
- ⚠Anak terlihat sangat pucat atau kehilangan tenaga secara drastis
- ⚠Keluar darah dari hidung atau gusi tanpa penyebab yang jelas
Gejala umum
- Demam yang tidak diketahui sebabnya dan berlangsung lama
- Penurunan berat badan yang tidak jelas tanpa perubahan pola makan
- Nafsu makan menurun drastis
- Nyeri tulang atau sendi yang terus-menerus
- Benjolan yang terasa tidak biasa dan membesar
Gejala pada anak-anak
- Anak terlihat pucat dan mudah lelah tanpa sebab yang jelas
- Mudah berdarah atau memar tanpa cedera
- Refleks mata seperti mata kucing yang menyala bila terkena cahaya (leukokoria)
- Kelopak mata atau area sekitar mata membengkak
- Muntah di pagi hari, disertai sakit kepala, yang sering membuat anak terbangun
- Sakit kepala yang semakin hebat, terutama di pagi hari
- Benjolan di perut, leher, atau ketiak yang terasa keras
Gejala pada lansia
- Kanker pada anak tidak berlaku untuk orang dewasa. Pada orang dewasa, gejala mirip seperti benjolan atau nyeri harus dinilai dokter secara terpisah karena kemungkinan penyebabnya berbeda.
Penyebab
Penyebab utama
- Penyebab pasti sebagian besar tidak diketahui. Kanker terjadi karena perubahan genetik (mutasi) pada sel sehingga sel tumbuh tidak normal dan tak terkendali.
- Perubahan tersebut bisa terjadi secara acak, atau terkait dengan kondisi bawaan sejak lahir.
- Faktor lingkungan seperti paparan radiasi tertentu atau infeksi virus tertentu juga bisa berperan, tetapi jarang pada anak di Indonesia.
Faktor risiko
- Riwayat keluarga dengan sindrom genetik tertentu yang meningkatkan risiko kanker.
- Paparan radiasi dosis tinggi, misalnya pernah menjalani radioterapi karena kondisi lain.
- Kelainan kromosom bawaan, misalnya sindrom Down yang memiliki risiko lebih tinggi untuk leukemia.
- Sistem imun yang lemah, misalnya pada anak yang menggunakan obat penekan kekebalan setelah transplantasi organ.
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Benjolan yang teraba jelas, terutama jika membesar dan terasa keras.
- Demam tinggi yang tidak membaik selama lebih dari tiga hari.
- Anak terlihat sangat pucat atau muntah terus-menerus.
- Nyeri tulang atau perut yang tidak hilang-hilang.
- Mengalami pandangan ganda, mata melirik, atau keseimbangan tubuh terganggu.
Buat janji temu rutin jika:
- Jika anak terus-menerus lelah, nafsu makan menurun, atau berat badan tidak naik selama beberapa bulan.
- Jika anak sering rewel atau menangis tanpa sebab yang jelas selama lebih dari dua minggu.
- Jika orang tua merasa ada sesuatu yang tidak beres pada tumbuh kembang atau perilaku anak.
Diagnosis
Dokter akan bertanya tentang riwayat kesehatan anak dan keluarga, melakukan pemeriksaan fisik menyeluruh, serta meraba benjolan atau area yang sakit. Jika mencurigai adanya kanker, dokter akan merujuk anak ke rumah sakit dengan fasilitas hematologi-onkologi anak untuk pemeriksaan lanjutan.
Tes yang mungkin dilakukan
- Tes darah dan urine untuk menilai kondisi sel dan organ tubuh.
- Pemeriksaan pencitraan seperti Ultrasonografi (USG), CT scan, atau MRI untuk melihat gambaran organ dan tumor.
- Biopsi, yaitu pengambilan sampel kecil jaringan tumor untuk diperiksa di laboratorium.
- Pemeriksaan sumsum tulang (aspirasi/mielogram) untuk diagnosis leukemia.
- Pemeriksaan penanda tumor atau tes genetik jika diperlukan.
Apa yang diharapkan saat janji temu
Proses diagnosis mungkin memerlukan waktu beberapa minggu. Dokter akan menjelaskan setiap tahap dan memberi waktu bagi orang tua untuk bertanya. Anak mungkin perlu dirawat sementara untuk menjalani pemeriksaan. Hasil pemeriksaan akan dibahas dalam pertemuan bersama tim dokter untuk menentukan langkah terbaik.
Perawatan
Perawatan untuk anak dengan kanker sangat tergantung pada jenis, lokasi, dan stadium. Tim yang merawat biasanya terdiri dari dokter spesialis anak, ahli onkologi, ahli bedah, ahli radioterapi, dan perawat terlatih. Pendekatan utama adalah memberikan pengobatan yang paling efektif dengan mempertimbangkan tumbuh kembang dan kenyamanan anak.
Perawatan mandiri di rumah
- Pastikan anak mendapat cukup istirahat dan tidur.
- Bantu anak menjaga kebersihan tangan untuk mencegah infeksi, terutama selama kemoterapi.
- Dukung anak untuk tetap bermain dan melakukan aktivitas ringan yang menyenangkan sesuai kemampuannya.
- Berkomunikasi dengan tenang dan jujur kepada anak tentang apa yang ia alami, sesuai usianya
- Ikuti jadwal kontrol dan pengobatan secara teratur tanpa putus.
Perawatan medis
Pengobatan utama meliputi kemoterapi (obat-obatan untuk membunuh sel ganas), radioterapi (terapi sinar), pembedahan untuk mengangkat tumor, serta imunoterapi atau terapi target yang membantu sistem kekebalan melawan sel ganas. Terkadang transplantasi sel punca dilakukan untuk jenis tertentu. Setiap terapi memiliki manfaat dan efek samping yang akan dijelaskan dokter secara rinci. Obat yang diberikan disesuaikan dengan kondisi anak dan tidak dapat direkomendasikan secara umum.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Pembedahan biasanya dilakukan jika tumor berada di satu lokasi yang jelas, misalnya tumor otak, tumor mata, atau tumor ginjal (Wilms). Dokter bedah akan mengangkat jaringan tumor dengan hati-hati dan menjelaskan risiko serta pemulihan setelah operasi.
Hidup dengan kondisi ini
Jalani keseharian dengan tenang dan teratur. Libatkan anak dalam kegiatan rutin selama memungkinkan, seperti bermain, sekolah, atau bertemu teman di lingkungan yang aman. Pantau kondisi anak setiap hari dan jangan ragu untuk menghubungi dokter bila muncul gejala baru atau perubahan yang mengkhawatirkan.
Tips gaya hidup
- Cuci tangan secara rutin dan hindari kerumunan saat kekebalan tubuh anak sedang menurun.
- Lengkapi imunisasi sesuai rekomendasi dokter, terutama setelah pengobatan.
- Hindari asap rokok dan polusi dalam rumah.
- Jaga kualitas tidur anak dengan rutinitas yang menenangkan.
- Dukung anak untuk tetap bersosialisasi, misalnya dengan teman dekat atau keluarga, dengan tetap memperhatikan kebersihan.
Diet dan olahraga
Berikan makan dengan gizi seimbang yang lembut dan mudah dicerna, disesuaikan dengan nafsu makan anak. Jangan memaksa makan, tetapi tawarkan makanan kecil lebih sering. Aktivitas fisik ringan seperti berjalan atau bermain santai boleh dilakukan bila anak kuat. Konsultasikan dengan dokter sebelum memulai jenis olahraga baru.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Diagnosis dan perawatan dapat membuat anak merasa cemas, takut, atau sedih. Orang tua juga bisa mengalami stres dan kelelahan. Sangat wajar jika ada perasaan tersebut. Melibatkan psikolog anak atau konselor dapat membantu anak dan keluarga melewati proses ini dengan lebih baik.
Pencegahan
Sebagian besar jenis kanker pada anak tidak dapat dicegah karena penyebabnya tidak diketahui. Yang bisa dilakukan adalah deteksi dini dengan memperhatikan gejala-gejala yang tidak biasa, menjaga pola hidup bersih dan sehat, serta memastikan anak tumbuh kembang optimal. Dengan mengenali sejak awal, peluang kesembuhan menjadi lebih besar.
Vaksin
Pemberian vaksin hepatitis B untuk mencegah infeksi hepatitis B kronis dapat menurunkan risiko kanker hati pada usia dewasa. Sementara vaksin HPV biasanya diberikan pada remaja untuk mencegah infeksi yang terkait dengan risiko sejumlah jenis kanker di kemudian hari.
Program skrining
Tidak ada skrining rutin yang direkomendasikan untuk semua jenis kanker pada anak. Pemeriksaan kesehatan anak secara berkala oleh dokter, termasuk pemantauan tumbuh kembang, merupakan bentuk skrining penting untuk menilai kondisi umum dan mendeteksi kelainan lebih dini.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Kanker dapat menyebar ke jaringan atau organ lain (metastasis), misalnya paru-paru, tulang, atau otak.
- Sel-sel ganas dapat menekan organ vital sehingga mengganggu fungsi jantung, otak, atau ginjal.
- Anak dapat mengalami nyeri hebat, gizi buruk, dan anemia yang mengancam keselamatan jiwa.
Prospek jangka panjang
Dengan penanganan yang tepat dan cepat, banyak jenis kanker pada anak yang bisa disembuhkan. Persentase kesembuhan pada anak sering lebih baik daripada orang dewasa untuk jenis yang sama. Dukungan keluarga, kepatuhan terhadap pengobatan, dan akses ke pusat rujukan berperan sangat penting, sehingga masa depan yang sehat dan bermakna tetap sangat mungkin.
Cari dukungan
Organisasi lokal
- Rumah Sakit Rujukan Kanker Anak di Indonesia · Indonesia
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 14 Agustus 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.
Panduan dapat berbeda menurut negara atau wilayah. Konfirmasikan rekomendasi lokal dengan penyedia layanan kesehatan yang memenuhi syarat.