Katarak: Gejala, Diagnosis, dan Perawatan
Gambaran umum
Katarak adalah kondisi ketika lensa di dalam mata menjadi keruh, seperti kaca yang berkabut. Lensa yang normalnya jernih seharusnya membantu cahaya masuk dan difokuskan ke retina, bagian belakang mata. Saat terkena katarak, cahaya yang masuk menjadi terhambat, sehingga penglihatan terasa buram, berawan, atau seperti melihat lewat kaca kotor.
Fakta penting
- Katarak adalah kekeruhan pada lensa mata yang bisa mengganggu penglihatan.
- Katarak paling sering terjadi seiring bertambahnya usia.
- Operasi katarak umumnya aman dan efektif untuk memulihkan penglihatan.
Ya, katarak sangat umum. Katarak merupakan salah satu penyebab utama gangguan penglihatan dan kebutaan di Indonesia maupun di dunia. Sebagian besar kasus terjadi pada orang lanjut usia.
Katarak paling sering ditemukan pada orang di atas usia 60 tahun, tetapi bisa juga terjadi pada usia lebih muda, bahkan pada bayi dan anak-anak karena kondisi bawaan atau penyakit tertentu.
Gejala
- Kehilangan penglihatan secara mendadak pada satu atau kedua mata
- Nyeri mata yang sangat hebat disertai kemerahan, mual, atau muntah
- Tiba-tiba melihat banyak kilatan cahaya atau bayangan hitam melayang
- Cedera mata yang membuat penglihatan menurun
- ⚠Penglihatan menurun drastis dalam beberapa hari
- ⚠Mata terasa nyeri, merah, atau berair terus-menerus
- ⚠Keluar cairan atau nanah dari mata
- ⚠Kelopak mata atau area sekitar mata bengkak
Gejala umum
- Penglihatan yang buram atau berkabut
- Warna terlihat pudar atau kekuningan
- Silau berlebihan terhadap cahaya matahari atau lampu
- Kesulitan melihat pada malam hari
- Sering berganti ukuran kacamata
- Melihat lingkaran cahaya di sekitar sumber cahaya
- Penglihatan ganda pada satu mata
Gejala pada anak-anak
- Pupil mata tampak putih atau seperti susu
- Bayi tidak menunjukkan reaksi terhadap cahaya
- Mata tidak mengikuti benda yang bergerak
- Gerakan mata seperti bergetar yang disebut nistagmus
- Anak sering menyipitkan mata atau memiringkan kepala saat melihat
Gejala pada lansia
- Kesulitan membaca atau mengenali wajah orang
- Mudah jatuh karena penglihatan kabur
- Membutuhkan cahaya yang lebih terang saat beraktivitas
- Menghindari kegiatan sosial karena tidak nyaman dengan penglihatan
- Mengalami penurunan rasa percaya diri
Penyebab
Penyebab utama
- Proses penuaan yang membuat protein di lensa mata menggumpal
- Cedera atau benturan pada mata
- Katarak bawaan karena gangguan pertumbuhan lensa sejak dalam kandungan
- Kondisi medis tertentu yang memengaruhi kesehatan lensa mata
Faktor risiko
- Usia di atas 60 tahun
- Diabetes melitus
- Riwayat katarak dalam keluarga
- Merokok
- Paparan sinar matahari berlebihan tanpa pelindung mata
- Penggunaan obat-obatan tertentu dalam jangka panjang
- Riwayat cedera atau operasi mata sebelumnya
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika Anda mengalami gejala darurat seperti kehilangan penglihatan mendadak atau nyeri mata hebat, segera cari pertolongan medis darurat
- Jika perubahan penglihatan terjadi cepat atau disertai nyeri
- Jika penglihatan sudah mengganggu keamanan, seperti saat mengemudi atau berjalan
Buat janji temu rutin jika:
- Periksa mata secara rutin setiap 1–2 tahun setelah usia 40 tahun, dan setiap tahun setelah usia 60 tahun
- Segera buat janji dengan dokter umum atau dokter spesialis mata jika muncul gejala awal katarak
- Lakukan pemeriksaan lebih sering jika memiliki diabetes atau riwayat penyakit mata dalam keluarga
Diagnosis
Untuk mendiagnosis katarak, dokter akan menanyakan keluhan dan riwayat kesehatan, lalu memeriksa mata dengan beberapa tes. Dokter umum biasanya melakukan pemeriksaan awal dan merujuk ke dokter spesialis mata untuk pemeriksaan yang lebih lengkap, sesuai anjuran Kementerian Kesehatan RI.
Tes yang mungkin dilakukan
- Tes ketajaman penglihatan menggunakan papan huruf atau angka
- Pemeriksaan dengan lampu celah, yaitu mikroskop khusus untuk melihat bagian depan mata
- Pemeriksaan retina setelah pupil mata dilebarkan dengan obat tetes
- Tes sensitivitas terhadap silau jika keluhan utama adalah silau
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan mata untuk katarak umumnya tidak sakit. Pupil Anda akan ditetesi obat agar melebar sehingga dokter bisa melihat lensa dan retina dengan jelas. Setelah pemeriksaan, penglihatan mungkin masih buram selama beberapa jam, jadi bawalah pendamping atau hindari mengemudi langsung.
Perawatan
Pengobatan katarak dimulai dari mengelola gejala dengan alat bantu penglihatan dan penyesuaian aktivitas. Jika katarak sudah sangat mengganggu, operasi adalah pengobatan yang paling efektif untuk memulihkan penglihatan.
Perawatan mandiri di rumah
- Pastikan kacamata atau lensa kontak Anda sesuai dengan resep terbaru
- Gunakan lampu baca yang terang dan terarah saat membaca atau bekerja
- Pakai kacamata hitam saat berada di luar ruangan untuk mengurangi silau
- Hindari mengemudi di malam hari jika silau mengganggu keamanan Anda
- Jangan meneteskan obat mata apa pun tanpa berkonsultasi dengan dokter
Perawatan medis
Hingga saat ini, tidak ada obat tetes mata atau obat minum yang terbukti dapat menyembuhkan katarak. Tindakan medis yang tersedia adalah operasi penggantian lensa. Pada operasi ini, lensa yang keruh diangkat dan diganti dengan lensa tanam. Operasi biasanya dilakukan dengan bius lokal dan pasien boleh pulang pada hari yang sama. Dokter spesialis mata akan menentukan kapan operasi diperlukan dan teknik yang paling sesuai dengan kondisi Anda.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi katarak disarankan ketika gangguan penglihatan mulai memengaruhi kemampuan Anda menjalani aktivitas sehari-hari, seperti membaca, memasak, mengemudi, atau mengenali wajah orang. Dokter juga akan mempertimbangkan kondisi kesehatan secara keseluruhan.
Hidup dengan kondisi ini
Hidup dengan katarak berarti menyesuaikan kebiasaan agar tetap nyaman. Gunakan pencahayaan yang cukup, kurangi aktivitas yang membutuhkan penglihatan tajam saat cahaya redup, dan jangan ragu meminta bantuan orang lain untuk hal-hal yang berisiko seperti mengemudi atau menuruni tangga.
Tips gaya hidup
- Periksakan mata secara teratur ke dokter
- Kendalikan gula darah jika memiliki diabetes
- Berhenti merokok dan batasi minuman beralkohol
- Lindungi mata dari sinar matahari langsung dengan kacamata yang menghalangi sinar ultraviolet
- Gunakan kaca pembesar atau fitur perbesar pada ponsel saat membaca
Diet dan olahraga
Makan makanan bergizi seimbang, terutama yang mengandung buah, sayuran hijau, dan sumber antioksidan, dapat membantu menjaga kesehatan mata. Belum ada bukti kuat bahwa diet tertentu bisa menyembuhkan katarak, tetapi tetap bermanfaat untuk kesehatan umum. Lakukan aktivitas fisik ringan secara teratur, misalnya jalan kaki, selama kondisi tubuh memungkinkan.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Menjalani gangguan penglihatan bisa menimbulkan rasa cemas, sedih, atau frustrasi. Anda mungkin khawatir tidak bisa melakukan hobi atau menjadi beban orang lain. Perasaan ini wajar. Penting untuk membicarakannya dengan keluarga, teman, atau tenaga kesehatan. Jika merasa sangat tertekan, jangan ragu mencari dukungan psikologis.
Pencegahan
Katarak tidak selalu dapat dicegah karena penuaan adalah faktor utama. Namun, Anda bisa menurunkan risiko dengan menjaga pola hidup sehat, melindungi mata dari sinar matahari, tidak merokok, dan mengelola penyakit seperti diabetes dengan baik.
Program skrining
Pemeriksaan mata rutin penting dilakukan, terutama setelah usia 40–60 tahun atau jika Anda memiliki risiko tinggi seperti diabetes. Skrining awal membantu mendeteksi katarak sejak dini dan memantau perkembangannya.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Penglihatan semakin memburuk sehingga sulit membaca, mengenali wajah, atau bergerak dengan aman
- Meningkatnya risiko jatuh, cedera, dan kecelakaan saat mengemudi
- Pada kasus lanjut, lensa yang sangat tebal dapat memicu tekanan bola mata tinggi atau peradangan mata
- Penurunan kualitas hidup dan meningkatnya ketergantungan pada orang lain
Prospek jangka panjang
Kabar baiknya, katarak adalah kondisi yang bisa ditangani. Dengan diagnosis dan operasi yang tepat waktu, penglihatan biasanya membaik secara signifikan. Banyak orang dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan nyaman setelah menjalani operasi katarak.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Panduan kesehatan berbeda menurut negara dan wilayah. Halaman ini adalah edukasi umum dan mungkin tidak sesuai dengan panduan, obat, atau praktik di tempat Anda tinggal. Diskusikan kekhawatiran Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda, dan ikuti panduan setempat jika ada.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Topik ini merujuk pada buku ajar klinis ini.
Terakhir diperbarui: 22 Oktober 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.
Panduan dapat berbeda menurut negara atau wilayah. Konfirmasikan rekomendasi lokal dengan penyedia layanan kesehatan yang memenuhi syarat.