Radang Saluran Empedu (Kolangiitis)
Gambaran umum
Kolangiitis adalah peradangan pada saluran empedu. Saluran empedu adalah pipa-pipa kecil yang mengalirkan cairan empedu dari hati menuju usus, cairan ini membantu mencerna lemak. Peradangan ini paling sering muncul saat saluran empedu tersumbat, biasanya oleh batu empedu, lalu bakteri ikut masuk dan berkembang biak di sana. Karena itu kolangiitis termasuk kondisi yang bisa memburuk dengan cepat dan umumnya perlu ditangani di rumah sakit.
Fakta penting
- Penyebab tersering adalah sumbatan saluran empedu, paling sering karena batu empedu, yang kemudian terinfeksi bakteri.
- Tanda khasnya adalah tiga hal yang muncul bersamaan: nyeri perut kanan atas, demam, dan kulit atau mata menguning.
- Penanganan utama adalah membuka sumbatan dan memberi obat antibiotik melalui pembuluh darah di rumah sakit.
- Semakin cepat ditangani, semakin baik hasilnya. Jangan menunda bila muncul kuning disertai demam.
- Bukan penyakit menular, jadi tidak menular dari orang ke orang.
Kolangiitis tidak termasuk penyakit yang sangat sering terjadi, tetapi juga bukan kasus langka di ruang gawat darurat. Angka kejadiannya lebih tinggi pada orang yang punya batu empedu atau pernah menjalani tindakan pada saluran empedu.
Paling sering dialami orang dewasa berusia lanjut, kira-kira di atas 50 tahun, dan lebih sering pada perempuan karena batu empedu juga lebih sering pada perempuan. Bisa juga terjadi pada orang yang memiliki batu di saluran empedu, penyempitan saluran empedu, tumor di sekitar saluran empedu, atau baru selesai menjalani tindakan pemeriksaan saluran empedu. Pada anak-anak kasus ini jarang, biasanya terkait kelainan bawaan saluran empedu atau riwayat operasi.
Gejala
- Kebingungan, mengantuk berat, sulit dibangunkan, atau bicara kacau
- Tekanan darah sangat rendah, pingsan, atau badan terasa dingin dan lembap
- Kulit dan mata menguning disertai demam tinggi dan menggigil hebat
- Nyeri perut kanan atas yang sangat hebat dan tidak tertahankan
- Napas cepat, jantung berdebar keras, atau sesak
- Kulit dan mata menguning disertai perdarahan atau muntah darah
- ⚠Kuning pada kulit atau mata yang baru muncul dalam beberapa hari terakhir
- ⚠Demam disertai nyeri perut kanan atas
- ⚠Muntah terus-menerus sampai tidak bisa makan atau minum
- ⚠Urine berwarna gelap dan tinja pucat yang baru terjadi
- ⚠Nyeri perut hebat yang tidak membaik dengan istirahat
Gejala umum
- Nyeri atau rasa tidak nyaman di perut bagian kanan atas, kadang menjalar ke punggung atau bahu kanan
- Demam, sering disertai menggigil
- Kulit dan bagian putih mata berwarna kekuningan (disebut ikterus atau kuning)
- Mual, muntah, dan tidak nafsu makan
- Warna urine menjadi gelap seperti teh
- Warna tinja menjadi pucat seperti dempul
- Badan lemas dan mudah lelah
- Kulit terasa gatal
- Perut terasa penuh atau kembung
Gejala pada anak-anak
- Kasus pada anak jarang, jadi gejala sering tidak khas dan mudah tertukar dengan penyakit lain
- Demam dan rewel atau menangis terus tanpa sebab jelas
- Muntah dan menolak makan atau menyusu
- Kulit atau mata tampak kekuningan
- Perut tampak membesar atau terasa keras
- Pada bayi, kuning yang menetap atau muncul kembali perlu diperiksa ke dokter
Gejala pada lansia
- Gejala khas seperti nyeri perut bisa tidak muncul atau hanya ringan
- Yang menonjol justru kebingungan, mengantuk, atau bicara tidak nyambung
- Demam bisa tidak tinggi, bahkan suhu tubuh normal
- Badan sangat lemas, mudah jatuh, atau tiba-tiba tidak mau bangun dari tempat tidur
- Kondisi bisa memburuk dengan cepat, jadi keluhan ringan pun sebaiknya segera diperiksa
Penyebab
Penyebab utama
- Batu empedu yang berpindah dan menyangkut di saluran empedu, ini penyebab paling sering
- Penyempitan saluran empedu akibat bekas luka, misalnya setelah operasi atau tindakan medis
- Tumor atau bening di saluran empedu, kantong empedu, atau pankreas yang menekan saluran
- Infeksi bakteri yang naik dari usus ke saluran empedu yang tersumbat
- Cacing usus yang masuk ke saluran empedu (jarang, tetapi bisa terjadi di beberapa daerah)
- Tindakan pemeriksaan atau pengobatan pada saluran empedu yang menimbulkan infeksi lanjutan
Faktor risiko
- Pernah atau sedang memiliki batu empedu
- Usia di atas 50 tahun
- Pernah menjalani operasi atau tindakan pada saluran empedu
- Berat badan berlebih atau obesitas
- Penurunan berat badan yang sangat cepat, misalnya karena diet ekstrem
- Diabetes melitus
- Penyakit radang usus jangka panjang
- Riwayat infeksi atau kelainan pada saluran empedu
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Segera ke gawat darurat bila kulit dan mata menguning disertai demam dan nyeri perut kanan atas
- Segera ke gawat darurat bila muncul kebingungan, lemas berat, atau tekanan darah turun
- Datang ke layanan kesehatan hari itu juga bila demam disertai nyeri perut yang tidak membaik
- Datang hari itu juga bila muntah terus-menerus sampai tidak bisa minum
Buat janji temu rutin jika:
- Buat janji dengan dokter bila Anda sering merasa nyeri di perut kanan atas setelah makan berlemak
- Periksa bila Anda pernah diketahui memiliki batu empedu, meski keluhan masih ringan
- Konsultasikan bila mata atau kulit tampak kekuningan yang datang dan pergi
- Tanyakan ke dokter bila Anda memiliki riwayat tindakan pada saluran empedu dan muncul keluhan baru
Diagnosis
Dokter memulai dengan menanyakan keluhan, riwayat penyakit, dan obat yang sedang diminum, lalu memeriksa perut dan tanda-tanda vital seperti suhu, tekanan darah, dan denyut nadi. Bila ada kecurigaan ke arah kolangiitis, dokter akan meminta pemeriksaan darah dan pencitraan untuk melihat saluran empedu. Kombinasi nyeri perut kanan atas, demam, dan kuning sudah cukup membuat dokter waspada dan segera bertindak.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan darah untuk melihat jumlah sel darah putih, tanda infeksi, dan fungsi hati
- Pemeriksaan bilirubin untuk mengukur kadar zat kuning dalam darah
- Pemeriksaan fungsi hati dan enzim saluran empedu
- Kultur darah untuk mencari jenis kuman penyebab infeksi
- USG perut, pemeriksaan yang aman, cepat, dan tidak sakit, untuk melihat batu dan pelebaran saluran empedu
- CT scan atau MRI perut bila perlu gambaran lebih rinci
- MRCP, yaitu pemeriksaan MRI khusus untuk memetakan saluran empedu tanpa tindakan masuk
- ERCP, yaitu tindakan memakai selang lentur lewat mulut untuk melihat sekaligus membuka sumbatan saluran empedu
Apa yang diharapkan saat janji temu
Sebagian besar pemeriksaan tidak menyakitkan. USG hanya berupa gel dan alat yang digeser di perut. CT scan dan MRI memerlukan Anda berbaring diam beberapa menit. ERCP dilakukan dengan bius penenang ringan, jadi Anda tidak akan merasa sakit. Anda mungkin diminta berpuasa sebelum beberapa pemeriksaan. Hasil pemeriksaan darah biasanya keluar dalam beberapa jam sampai satu hari, dan dokter akan menjelaskan artinya dengan bahasa yang mudah dipahami.
Perawatan
Kolangiitis umumnya ditangani di rumah sakit karena perlu pemantauan ketat. Tujuan utamanya ada dua: mengatasi infeksi dan membuka sumbatan pada saluran empedu. Penanganan biasanya berjalan cepat, dan banyak pasien merasa lebih baik dalam beberapa hari setelah sumbatan teratasi.
Perawatan mandiri di rumah
- Ikuti anjuran dokter dan jangan pulang sendiri sebelum diizinkan
- Berpuasa sesuai instruksi sebelum tindakan atau pemeriksaan
- Setelah pulang, minum obat sesuai jadwal dan jangan berhenti sendiri meski sudah merasa sehat
- Catat keluhan baru seperti demam, kuning, atau nyeri, lalu laporkan ke dokter
- Istirahat cukup dan minum air sesuai anjuran
- Hadiri jadwal kontrol lanjutan, termasuk bila dokter menyarankan tindakan susulan
Perawatan medis
Penanganan utama adalah memasang infus untuk mengganti cairan dan menjaga tekanan darah, memberi obat antibiotik melalui pembuluh darah untuk melawan infeksi, serta meredakan nyeri. Setelah kondisi stabil, dokter akan membuka sumbatan di saluran empedu, biasanya lewat tindakan ERCP, yaitu selang lentur yang dimasukkan melalui mulut sampai ke saluran empedu untuk mengeluarkan batu atau memasang pipa kecil agar aliran empedu lancar. Bila cara itu belum berhasil atau tidak memungkinkan, dokter bisa memilih tindakan lain, termasuk prosedur radiologi atau operasi. Lama perawatan berbeda pada setiap orang, tergantung tingkat keparahan dan kecepatan sumbatan teratasi.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi dipertimbangkan bila batu atau sumbatan tidak bisa diatasi dengan tindakan lewat selang, bila ada kerusakan atau penyempitan saluran empedu, atau bila ada jaringan abnormal yang perlu diangkat. Setelah infeksi teratasi, dokter mungkin juga menyarankan pengangkatan kantong empedu agar batu tidak terulang. Keputusan ini selalu dibicarakan bersama Anda dan keluarga, dengan mempertimbangkan kondisi kesehatan secara keseluruhan.
Hidup dengan kondisi ini
Setelah pulih dari kolangiitis, banyak orang bisa kembali menjalani aktivitas normal. Yang penting adalah mengenali tanda kekambuhan, seperti demam, kuning, atau nyeri perut kanan atas, dan segera memeriksakan diri. Simpan catatan obat dan hasil pemeriksaan Anda, serta bawa saat kontrol. Bila Anda punya batu empedu yang belum diatasi, tanyakan ke dokter apakah perlu tindakan lanjutan.
Tips gaya hidup
- Makan dalam porsi kecil tetapi sering, agar pencernaan lemak lebih ringan
- Batasi makanan berlemak tinggi dan gorengan berlebihan
- Jaga berat badan ideal dan hindari penurunan berat badan yang terlalu cepat
- Minum air putih cukup setiap hari
- Berhenti merokok dan batasi minuman beralkohol
- Aktif bergerak, misalnya jalan kaki rutin, sesuai kemampuan dan izin dokter
- Kelola penyakit lain seperti diabetes dengan baik
- Kontrol rutin sesuai jadwal yang disarankan dokter
Diet dan olahraga
Tidak ada satu diet khusus yang wajib untuk semua orang, tetapi pola makan seimbang dengan lemak secukupnya biasanya lebih nyaman bagi pencernaan. Perbanyak sayur, buah, biji-bijian, dan protein tanpa lemak berlebih. Bila makanan berlemak membuat perut tidak nyaman, kurangi porsinya dan lihat bagaimana reaksi tubuh Anda. Untuk olahraga, mulailah perlahan setelah pulih, misalnya jalan santai, lalu tingkatkan sesuai toleransi. Diskusikan dengan dokter sebelum memulai olahraga berat.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Sakit perut hebat, demam, dan harus dirawat di rumah sakit bisa membuat cemas, takut, dan lelah secara emosional. Perasaan itu wajar. Bila rasa cemas atau sedih berlanjut sampai mengganggu tidur, nafsu makan, atau aktivitas sehari-hari, ceritakan kepada dokter atau tenaga kesehatan jiwa. Bila Anda merasa putus asa, berpikir untuk menyakiti diri sendiri, atau tidak sanggup menghadapi semuanya, segera hubungi layanan gawat darurat setempat atau tenaga profesional kesehatan jiwa terdekat. Anda tidak harus melewati ini sendirian.
Pencegahan
Kolangiitis tidak selalu bisa dicegah, tetapi risikonya bisa diturunkan. Langkah paling penting adalah mengenali dan menangani batu empedu atau penyumbatan saluran empedu sebelum menimbulkan infeksi. Menjalani pola makan seimbang, menjaga berat badan stabil, dan rutin memeriksakan diri bila ada keluhan perut berulang juga membantu.
Vaksin
Tidak ada vaksin khusus untuk mencegah kolangiitis. Namun dokter mungkin menyarankan vaksinasi hepatitis A dan hepatitis B sebagai bagian dari menjaga kesehatan hati, terutama bila Anda memiliki faktor risiko tertentu. Tanyakan kepada dokter atau petugas imunisasi setempat mengenai jadwal yang sesuai untuk Anda.
Program skrining
Tidak ada skrining rutin khusus untuk kolangiitis. Yang lebih penting adalah memeriksakan diri bila ada keluhan nyeri perut kanan atas berulang, terutama jika Anda diketahui memiliki batu empedu. Pemeriksaan USG sederhana bisa membantu dokter menilai kondisi kantong dan saluran empedu.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Infeksi bisa menyebar ke seluruh tubuh (sepsis), kondisi yang mengancam nyawa
- Terbentuknya kantong nanah di hati atau sekitar saluran empedu
- Kerusakan hati akibat aliran empedu yang tersumbat berkepanjangan
- Gangguan fungsi ginjal dan organ lain akibat infeksi berat
- Penyempitan atau luka pada saluran empedu yang bisa menetap
- Gangguan pencernaan dan penyerapan gizi dalam jangka panjang
Prospek jangka panjang
Kabar baiknya, dengan penanganan cepat dan tepat, sebagian besar orang bisa pulih dengan baik. Yang paling menentukan adalah kecepatan berobat: makin awal sumbatan dan infeksi ditangani, makin kecil kemungkinan komplikasi. Banyak pasien kembali beraktivitas normal setelah pemulihan dan kontrol lanjutan. Bila Anda memiliki batu empedu atau kelainan saluran empedu, diskusikan rencana pemantauan dengan dokter agar tidak terjadi kekambuhan.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Panduan kesehatan berbeda menurut negara dan wilayah. Halaman ini adalah edukasi umum dan mungkin tidak sesuai dengan panduan, obat, atau praktik di tempat Anda tinggal. Diskusikan kekhawatiran Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda, dan ikuti panduan setempat jika ada.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Tidak ada panduan yang menyebut topik ini
Tidak ada panduan kesehatan atau bab klinis yang menyebut persis topik ini yang dikutip di sini. Halaman ini hanya untuk edukasi dan informasi umum. Ini bukan diagnosis, rencana pengobatan, atau nasihat medis pribadi. Periksa dengan dokter Anda dan ikuti sarannya. Jika gejala berat, mendadak, atau mengkhawatirkan, segera cari perawatan medis, dan dalam keadaan darurat hubungi nomor darurat setempat. Ruqelo LLC tidak bertanggung jawab atas akibat medis atau hukum dari keputusan yang didasarkan pada informasi ini.
Terakhir diperbarui: 22 Oktober 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.
Panduan dapat berbeda menurut negara atau wilayah. Konfirmasikan rekomendasi lokal dengan penyedia layanan kesehatan yang memenuhi syarat.