Kolesteatoma: Pertumbuhan Kulit Abnormal di Telinga Tengah
Gambaran umum
Kolesteatoma adalah pertumbuhan jaringan kulit yang seharusnya tidak ada di dalam telinga tengah, yaitu ruang di belakang gendang telinga. Jaringan ini tumbuh menggumpal seperti kista kecil yang berisi zat mirip lilin, dan lama-kelamaan bisa menumpuk, menekan, serta merusak tulang-tulang halus di dalam telinga. Perlu diketahui sejak awal: kolesteatoma bukan kanker dan tidak menyebar ke bagian tubuh lain, tetapi tetap perlu ditangani oleh dokter karena bisa terus membesar bila dibiarkan.
Fakta penting
- Kolesteatoma bukan tumor ganas dan bukan kanker, melainkan pertumbuhan jaringan kulit yang salah tempat.
- Keluhan yang paling sering muncul adalah cairan keluar dari telinga yang berbau, kadang disertai pendengaran menurun.
- Penanganan utama biasanya lewat tindakan operasi oleh dokter spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan (THT).
- Semakin cepat dikenali dan ditangani, semakin kecil kemungkinan terjadi kerusakan permanen pada telinga.
Kolesteatoma tergolong kondisi yang tidak terlalu sering terjadi. Di antara pasien yang datang dengan keluhan telinga, jumlahnya cukup sedikit, tetapi kondisi ini tetap penting dikenali karena bisa menimbulkan komplikasi bila dibiarkan lama.
Kolesteatoma bisa terjadi pada siapa saja, dari anak-anak sampai orang dewasa. Paling sering ditemukan pada anak-anak dan dewasa muda yang punya riwayat infeksi telinga berulang atau gendang telinga yang tertarik ke dalam. Pada anak, kondisi ini kadang sudah ada sejak lahir (bentuk bawaan) dan baru terdeteksi beberapa tahun kemudian.
Gejala
- Bengkak, kemerahan, dan nyeri hebat di belakang telinga, terutama bila disertai demam tinggi
- Kelemahan atau kelumpuhan otot wajah yang muncul mendadak di satu sisi
- Sakit kepala berat disertai demam dan leher terasa kaku
- Pusing sangat berat sampai tidak bisa berdiri atau berjalan, disertai muntah berulang
- Penurunan kesadaran, kebingungan, atau kejang
- ⚠Cairan bernanah berbau yang keluar terus-menerus dari telinga
- ⚠Nyeri telinga hebat yang tidak membaik
- ⚠Demam yang muncul bersamaan dengan keluhan telinga
- ⚠Pendengaran yang menurun dengan cepat dalam hitungan hari
Gejala umum
- Cairan keluar dari telinga yang berbau tidak sedap, sering berulang atau terus-menerus meski sudah dibersihkan
- Pendengaran menurun pada satu sisi telinga, terasa seperti ada yang menghalangi
- Telinga terasa penuh atau seperti tersumbat
- Nyeri atau tidak nyaman di dalam telinga, kadang disertai rasa tertekan
- Kadang muncul pusing berputar (vertigo) ringan
- Suara mendenging di telinga (tinnitus) pada sebagian orang
Gejala pada anak-anak
- Cairan berbau dari telinga yang sering dianggap sebagai infeksi biasa dan tidak kunjung sembuh
- Anak sering memegang atau menggaruk telinganya
- Pendengaran terganggu sehingga anak sering minta diulang saat diajak bicara, atau volume TV dinaikkan
- Pada anak yang lebih kecil, bisa tampak lambat bicara atau sulit menangkap suara dari arah tertentu
- Kadang disertai demam ringan atau rewel karena tidak nyaman
Gejala pada lansia
- Pendengaran menurun yang bisa disalahartikan sebagai penurunan pendengaran karena usia
- Cairan berbau dari telinga yang sudah lama ada tetapi tidak diperiksakan
- Rasa penuh di telinga dan ketidakseimbangan ringan yang meningkatkan risiko terjatuh
- Keluhan bisa samar, sehingga penting memeriksakan diri bila ada cairan telinga yang menetap
Penyebab
Penyebab utama
- Gangguan fungsi saluran eustachius, yaitu saluran penghubung telinga tengah dengan bagian belakang hidung, sehingga tekanan di telinga tidak seimbang
- Gendang telinga yang tertarik ke dalam (retraksi) lalu membentuk kantong dan menampung sel-sel kulit
- Infeksi telinga tengah yang berulang atau berkepanjangan
- Cedera atau lubang pada gendang telinga yang tidak sembuh dengan baik
- Bentuk bawaan (kongenital) yang sudah ada sejak lahir, tanpa riwayat infeksi sebelumnya
Faktor risiko
- Riwayat infeksi telinga tengah yang sering kambuh, terutama pada masa kanak-kanak
- Gendang telinga yang tampak cekung atau tertarik saat diperiksa
- Pernah menjalani pemasangan tabung di gendang telinga atau operasi telinga sebelumnya
- Kelainan bawaan pada bentuk tulang-tulang kecil di telinga
- Fungsi saluran eustachius yang kurang baik, misalnya karena alergi hidung atau pembesaran amandel dan kelenjar di sekitar hidung
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Ada cairan berbau dari telinga yang tidak hilang dalam beberapa hari
- Nyeri telinga hebat disertai demam
- Muncul kelemahan pada wajah, walaupun ringan
- Pusing berat yang mengganggu aktivitas
- Bengkak atau kemerahan di belakang telinga
Buat janji temu rutin jika:
- Pendengaran terasa menurun, apalagi hanya pada satu telinga
- Telinga terasa penuh atau tersumbat dalam waktu lama
- Ada riwayat infeksi telinga berulang sejak kecil
- Muncul suara mendenging yang menetap
- Ingin memeriksakan telinga karena pernah keluar cairan berulang kali
Diagnosis
Dokter biasanya memulai dengan menanyakan riwayat keluhan, lalu memeriksa telinga secara langsung. Pemeriksaan ini umumnya tidak menyakitkan. Jika ada tanda yang mengarah ke kolesteatoma, dokter akan menyarankan pemeriksaan tambahan, sering kali dengan bantuan dokter spesialis THT.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan telinga dengan alat khusus (otoskop) atau mikroskop untuk melihat gendang telinga dan kantong yang mencurigakan
- Audiometri, yaitu tes pendengaran untuk mengukur seberapa baik Anda mendengar di berbagai nada
- Timpanometri, yaitu tes untuk melihat bagaimana gendang telinga bergerak dan kondisi tekanan di telinga tengah
- Pemindaian CT scan bila dokter perlu melihat seberapa jauh pertumbuhan sudah berlangsung dan apakah ada tulang yang terpengaruh
- Kadang pemeriksaan tambahan untuk menilai keseimbangan bila ada keluhan pusing
Apa yang diharapkan saat janji temu
Proses diagnosis biasanya berlangsung bertahap dan tidak perlu terburu-buru. Anda mungkin akan diminta kontrol ulang untuk memantau perkembangan. Jika hasil pemeriksaan mengarah ke kolesteatoma, dokter akan menjelaskan pilihan penanganan beserta kelebihan dan risikonya, dan Anda bisa bertanya sebanyak mungkin sebelum mengambil keputusan.
Perawatan
Tujuan penanganan kolesteatoma adalah menghentikan pertumbuhan jaringan abnormal, mencegah infeksi, menjaga pendengaran, dan mencegah komplikasi. Pada banyak kasus, tindakan operasi merupakan cara utama untuk membersihkan jaringan tersebut. Namun, tidak semua kasus harus segera dioperasi; dokter akan menilai sesuai kondisi telinga Anda.
Perawatan mandiri di rumah
- Jaga telinga tetap kering, hindari masuknya air saat mandi atau berenang, gunakan penutup telinga bila perlu
- Jangan memasukkan benda apa pun ke dalam telinga, termasuk cotton bud, karena bisa melukai dan memicu infeksi
- Jangan meneteskan cairan atau obat apa pun ke telinga tanpa anjuran dokter
- Hadiri jadwal kontrol secara teratur, karena pemeriksaan berkala penting untuk memantau perkembangan
- Segera beri tahu dokter jika muncul nyeri baru, cairan bertambah, atau pendengaran berubah
Perawatan medis
Penanganan medis bertujuan mengendalikan infeksi dan menjaga telinga tetap bersih. Dokter dapat melakukan pembersihan telinga secara berkala di klinik, memberikan obat untuk membantu mengatasi infeksi atau peradangan, serta menangani keluhan penyerta seperti alergi hidung yang mengganggu fungsi saluran eustachius. Bila pendengaran terganggu, dokter dapat membahas pilihan alat bantu dengar. Semua keputusan mengenai jenis dan cara pemberian obat sepenuhnya berada di tangan dokter yang memeriksa Anda, jadi jangan menggunakan obat dari sumber lain tanpa konsultasi.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi umumnya dipertimbangkan sebagai penanganan utama untuk membersihkan jaringan kolesteatoma, terutama bila pertumbuhannya sudah cukup jelas, berulang, atau mulai memengaruhi tulang dan pendengaran. Jenis tindakan disesuaikan dengan lokasi dan luasnya pertumbuhan. Operasi juga bisa disertai upaya memperbaiki gendang telinga atau tulang pendengaran. Dokter akan menjelaskan manfaat, risiko, dan perkiraan pemulihannya secara rinci sebelum Anda memutuskan.
Hidup dengan kondisi ini
Banyak orang dengan kolesteatoma tetap bisa menjalani aktivitas sehari-hari dengan normal, terutama bila rutin kontrol dan menjaga telinga tetap kering. Setelah operasi, biasanya diperlukan waktu pemulihan dan beberapa pantangan sementara, misalnya menghindari air masuk ke telinga dan menahan diri dari aktivitas berat atau olahraga tertentu sampai dokter mengizinkan.
Tips gaya hidup
- Gunakan penutup telinga atau kapas berlapis saat mandi dan keramas agar air tidak masuk
- Hindari berenang atau menyelam sampai dokter menyatakan telinga sudah aman
- Jangan membersihkan telinga sendiri dengan benda apa pun
- Kurangi paparan suara sangat keras untuk melindungi sisa pendengaran
- Beri tahu dokter gigi atau tenaga kesehatan lain tentang kondisi telinga Anda sebelum tindakan tertentu
- Catat perubahan keluhan dalam buku harian kecil agar mudah disampaikan saat kontrol
Diet dan olahraga
Tidak ada makanan khusus yang terbukti mencegah atau menyembuhkan kolesteatoma. Pola makan seimbang dan cukup istirahat tetap membantu tubuh melawan infeksi dengan lebih baik. Aktivitas fisik umumnya tetap dianjurkan, tetapi setelah operasi Anda perlu menanyakan ke dokter kapan boleh kembali berolahraga dan jenis olahraga apa yang aman, terutama yang berisiko membuat air masuk ke telinga atau meningkatkan tekanan di kepala.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Keluhan telinga yang berulang, pendengaran yang menurun, serta rencana operasi bisa menimbulkan rasa cemas, lelah, atau sedih. Perasaan ini wajar. Bicarakan kekhawatiran Anda dengan dokter agar mendapat penjelasan yang menenangkan, dan ceritakan juga pada keluarga atau orang terdekat supaya Anda tidak merasa menanggungnya sendiri. Bila rasa cemas atau sedih mulai mengganggu tidur, pekerjaan, atau hubungan sehari-hari, carilah bantuan tenaga profesional kesehatan jiwa di layanan kesehatan terdekat; dukungan krisis juga tersedia melalui layanan kesehatan setempat.
Pencegahan
Kolesteatoma tidak selalu bisa dicegah, terutama bentuk bawaan yang sudah ada sejak lahir. Meski demikian, Anda bisa menurunkan risikonya dengan menangani infeksi telinga dengan tuntas dan tidak membiarkan keluhan telinga berlarut-larut.
Vaksin
Tidak ada vaksin khusus untuk mencegah kolesteatoma. Namun, melengkapi imunisasi anak sesuai anjuran Kementerian Kesehatan RI, termasuk vaksin yang membantu mencegah infeksi saluran napas dan infeksi telinga, merupakan bagian dari menjaga kesehatan telinga anak secara umum. Diskusikan jadwal imunisasi dengan dokter atau petugas posyandu.
Program skrining
Tidak ada skrining rutin khusus untuk kolesteatoma. Yang dianjurkan adalah memeriksakan telinga bila ada keluhan menetap, seperti cairan berbau atau pendengaran menurun. Pemeriksaan telinga juga biasanya dilakukan sebagai bagian dari pemeriksaan kesehatan anak secara berkala di fasilitas kesehatan.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Kerusakan tulang-tulang kecil di telinga yang membuat pendengaran menurun, kadang menetap
- Infeksi berulang yang sulit sembuh dan terus mengeluarkan cairan berbau
- Kelemahan otot wajah pada sisi telinga yang terkena
- Gangguan keseimbangan dan pusing berulang
- Pada kasus yang jarang dan terlambat ditangani, infeksi bisa menyebar ke sekitar tulang tengkorak dan menimbulkan komplikasi berat
Prospek jangka panjang
Kabar baiknya, dengan penanganan yang tepat, sebagian besar orang dengan kolesteatoma bisa dikelola dengan baik. Banyak pasien menjalani operasi dengan hasil yang memuaskan dan dapat kembali beraktivitas seperti biasa. Memang diperlukan kontrol berkala, karena kolesteatoma bisa tumbuh kembali, tetapi dengan pemantauan rutin hal ini bisa dikenali lebih awal. Bicarakan kekhawatiran Anda dengan dokter agar rencana penanganan terasa lebih jelas dan menenangkan.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Panduan kesehatan berbeda menurut negara dan wilayah. Halaman ini adalah edukasi umum dan mungkin tidak sesuai dengan panduan, obat, atau praktik di tempat Anda tinggal. Diskusikan kekhawatiran Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda, dan ikuti panduan setempat jika ada.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Tidak ada panduan yang menyebut topik ini
Tidak ada panduan kesehatan atau bab klinis yang menyebut persis topik ini yang dikutip di sini. Halaman ini hanya untuk edukasi dan informasi umum. Ini bukan diagnosis, rencana pengobatan, atau nasihat medis pribadi. Periksa dengan dokter Anda dan ikuti sarannya. Jika gejala berat, mendadak, atau mengkhawatirkan, segera cari perawatan medis, dan dalam keadaan darurat hubungi nomor darurat setempat. Ruqelo LLC tidak bertanggung jawab atas akibat medis atau hukum dari keputusan yang didasarkan pada informasi ini.
Terakhir diperbarui: 22 Oktober 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.
Panduan dapat berbeda menurut negara atau wilayah. Konfirmasikan rekomendasi lokal dengan penyedia layanan kesehatan yang memenuhi syarat.