CLABSI — Infeksi Aliran Darah Akibat Kateter Vena Sentral
Gambaran umum
CLABSI adalah infeksi aliran darah yang terjadi pada orang yang memakai kateter vena sentral (central line), yaitu selang infus besar dan panjang yang dipasang oleh tenaga kesehatan ke pembuluh darah vena besar — biasanya di leher, dada, atau lengan atas — agar obat, cairan, atau makanan cair bisa masuk langsung ke aliran darah. Kuman (bakteri atau jamur) bisa masuk lewat selang itu atau lewat luka kecil di kulit tempat selang dipasang, lalu menyebar ke darah dan menimbulkan infeksi. Karena itu, CLABSI adalah infeksi yang berkaitan dengan perawatan di rumah sakit, walau kadang juga bisa terjadi pada pasien yang memakai selang tersebut di rumah.
Fakta penting
- CLABSI hanya terjadi pada orang yang memakai kateter vena sentral, bukan pada orang yang memakai infus biasa di tangan.
- Risikonya makin besar bila selang terpasang lebih lama, dipasang dalam keadaan darurat, atau perawatannya kurang higienis.
- Infeksi ini bisa diobati, terutama bila dikenali lebih awal, sehingga tidak perlu menunggu gejala berat untuk memeriksakan diri.
- Banyak rumah sakit di Indonesia, sesuai arahan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), punya prosedur baku untuk memasang dan merawat selang ini guna menekan angka infeksi.
CLABSI termasuk infeksi yang cukup sering ditemui di lingkungan rumah sakit, tetapi angka kejadiannya bisa sangat berbeda antar rumah sakit, tergantung prosedur kebersihan dan jenis pasien yang dirawat. Kabar baiknya, dengan prosedur pemasangan dan perawatan yang benar, kejadiannya bisa sangat ditekan.
Paling sering terjadi pada pasien yang dirawat di ruang intensif, pasien yang mendapat kemoterapi, pasien cuci darah (hemodialisis) lewat selang besar, pasien yang mendapat nutrisi cair lewat pembuluh darah, bayi baru lahir yang dirawat, serta siapa pun yang memakai kateter vena sentral dalam waktu lama. Orang dengan daya tahan tubuh rendah, gizi kurang, atau kulit di sekitar selang yang lembap dan kotor juga lebih rentan.
Gejala
- Penurunan kesadaran, sangat mengantuk dan sulit dibangunkan, atau kejang
- Napas sangat cepat dan sesak, atau bibir dan ujung jari membiru
- Tekanan darah sangat rendah, pingsan, atau tubuh terasa dingin dan lembap
- Kulit pucat atau muncul bercak keunguan, atau kencing sangat sedikit sampai tidak kencing
- Demam tinggi disertai menggigil hebat dan badan lemas berat
- ⚠Demam baru (suhu 38 derajat Celsius atau lebih) saat kateter vena sentral sedang terpasang
- ⚠Menggigil hebat atau berkeringat dingin meski suhu belum tinggi
- ⚠Kemerahan, bengkak, nyeri, atau nanah di lokasi selang
- ⚠Selang tampak longgar, bocor, atau kulit di sekitarnya terkelupas
- ⚠Mual dan muntah berulang sehingga sulit makan atau minum
Gejala umum
- Demam, sering disertai menggigil, terutama muncul tiba-tiba saat selang sedang terpasang
- Menggigil hebat bahkan ketika suhu tubuh belum tinggi
- Kemerahan, bengkak, nyeri, atau terasa hangat di kulit sekitar tempat masuknya selang
- Keluar cairan atau nanah dari lubang tempat selang dipasang
- Badan lemas, tidak enak badan, mual, atau tidak nafsu makan
- Jantung berdebar lebih cepat dari biasanya
- Tekanan darah menurun daripada biasanya
Gejala pada anak-anak
- Rewel atau menangis terus tanpa sebab jelas, sulit ditenangkan
- Demam, badan terasa hangat, atau justru teraba dingin dan lemas
- Tidak mau menyusu atau makan, lebih banyak tidur dan sulit dibangunkan
- Kulit di sekitar selang tampak merah atau bengkak
- Frekuensi napas lebih cepat atau tampak sesak
Gejala pada lansia
- Kebingungan atau perubahan perilaku yang muncul tiba-tiba, kadang tanpa demam tinggi
- Badan lemas mendadak, sulit bangun, atau mudah jatuh
- Suhu tubuh bisa hanya sedikit naik, atau malah turun di bawah normal
- Tidak nafsu makan dan lebih banyak berbaring
- Kulit di sekitar selang tampak kemerahan atau mengeluarkan cairan
Penyebab
Penyebab utama
- Kuman dari kulit pasien sendiri masuk ke lubang tempat selang dipasang, lalu menyebar ke darah
- Kuman menempel pada permukaan selang atau pada ujung konektor selang, misalnya karena tersentuh tangan yang belum bersih
- Kuman masuk lewat cairan infus, obat, atau alat yang digunakan melalui selang tersebut
- Kurangnya kebersihan tangan saat memasang, mengganti perban, atau membuka tutup selang
- Selang yang terpasang sangat lama, atau dipasang dalam keadaan darurat dengan persiapan terbatas
- Adanya infeksi lain di tubuh yang menyebar melalui darah dan menempel di selang
Faktor risiko
- Dirawat di ruang intensif atau memakai alat bantu napas dan pemantauan ketat
- Kateter vena sentral terpasang lebih dari beberapa hari, apalagi berminggu-minggu
- Kateter dipasang di lipatan paha (femoral), tempat yang lebih lembap dan banyak kuman
- Daya tahan tubuh rendah, misalnya karena kemoterapi, penyakit darah, atau obat penekan imun
- Gizi kurang, diabetes yang tidak terkontrol, atau luka bakar luas
- Kulit sekitar selang lembap, berkeringat, atau perbannya kotor dan basah
- Bayi baru lahir, terutama yang lahir prematur dan dirawat di ruang khusus
- Banyak kali selang dibuka, disambung, atau dimasuki alat lain
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Segera hubungi tim medis yang merawat Anda atau datang ke fasilitas kesehatan terdekat bila muncul demam, menggigil, atau nyeri dan kemerahan di sekitar selang — jangan menunggu sampai besok.
- Bila Anda berada di rumah dengan selang terpasang dan muncul demam atau menggigil hebat, segera cari pertolongan. Untuk gejala berat seperti penurunan kesadaran atau sesak hebat, hubungi layanan gawat darurat atau nomor darurat yang tertera di situs ini, atau minta dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit terdekat.
- Hubungi tenaga kesehatan bila perban selang basah, kotor, terlepas, atau selang tampak bocor dan longgar.
Buat janji temu rutin jika:
- Tanyakan pada jadwal kontrol apakah selang masih diperlukan atau bisa dilepas lebih cepat — semakin singkat pemakaian, semakin kecil risikonya.
- Bicarakan bila Anda atau keluarga merasa cemas merawat selang di rumah, atau belum yakin cara menjaga kebersihannya.
- Sampaikan bila Anda mudah berkeringat, kulit mudah gatal atau iritasi di bawah perban, atau sulit mandi dengan aman.
Diagnosis
Dokter akan menanyakan keluhan, memeriksa suhu tubuh, tekanan darah, dan kondisi selang, lalu memeriksa kulit di sekitar tempat masuknya selang. Bila ada kecurigaan infeksi, dokter mengambil sampel darah untuk dibiakkan di laboratorium (kultur darah) — yaitu cara memeriksa apakah ada kuman di darah dan kuman jenis apa. Sampel biasanya diambil dari dua tempat: dari selang dan dari pembuluh darah biasa di lengan, agar bisa dibandingkan. Hasilnya butuh beberapa hari, jadi pengobatan sering dimulai lebih dulu sambil menunggu hasil.
Tes yang mungkin dilakukan
- Kultur darah dari selang dan dari vena biasa di lengan (dua sampel untuk dibandingkan)
- Pemeriksaan darah lengkap untuk melihat tanda infeksi dan jumlah sel darah
- Pemeriksaan penanda peradangan dalam darah
- Kultur dari ujung selang bila selang dilepas
- Pemeriksaan cairan atau nanah di sekitar lubang selang, bila ada
- Pemeriksaan pencitraan seperti USG atau ekokardiografi (USG jantung) bila dokter menduga infeksi sudah menyebar ke katup jantung
Apa yang diharapkan saat janji temu
Anda mungkin diminta berbaring saat darah diambil, dan area sekitar selang diperiksa dengan hati-hati. Pengambilan darah biasanya hanya terasa sedikit seperti digigit semut. Sambil menunggu hasil kultur, dokter dapat mulai memberi pengobatan dan memantau tanda-tanda vital Anda. Bila kondisi membaik dan hasilnya negatif, pengobatan bisa disesuaikan atau dihentikan.
Perawatan
Pengobatan CLABSI bertujuan membunuh kuman penyebab infeksi, menjaga tubuh tetap stabil, dan menghilangkan sumber infeksinya. Pada banyak kasus, selang yang terinfeksi perlu dilepas atau diganti, karena kuman bisa menempel di permukaannya dan sulit dijangkau obat. Tim medis akan memutuskan berdasarkan kondisi Anda, jenis kuman, dan apakah selang masih sangat dibutuhkan.
Perawatan mandiri di rumah
- Jaga perban dan area sekitar selang tetap kering dan bersih; jangan merendamnya di air.
- Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum dan sesudah menyentuh area selang — ini langkah paling penting.
- Jangan membuka tutup selang, menyambung, atau membersihkannya sendiri tanpa diajari dan tanpa arahan tenaga kesehatan.
- Perhatikan setiap hari apakah ada kemerahan, bengkak, nyeri, atau cairan di lokasi selang, dan catat bila ada perubahan.
- Minum cukup cairan dan makan bergizi bila tidak ada pantangan dari dokter, agar tubuh lebih kuat melawan infeksi.
- Istirahat cukup, dan ukur suhu tubuh bila merasa menggigil atau tidak enak badan.
- Ikuti jadwal kontrol dan jangan ragu menelepon tim perawat bila ada yang terasa tidak beres.
Perawatan medis
Dokter biasanya memberikan obat antibakteri atau antijamur melalui pembuluh darah (bukan obat telan) untuk membunuh kuman penyebab infeksi. Jenis dan lamanya pengobatan ditentukan oleh dokter berdasarkan hasil kultur dan kondisi Anda — karena itu, jangan memakai obat sendiri di rumah. Selain obat, tim medis akan memantau tekanan darah, suhu, dan cairan tubuh, memberi cairan infus bila perlu, serta melakukan perawatan luka di sekitar selang. Bila demam dan tanda infeksi membaik, pengobatan bisa dilanjutkan di rumah atau dirawat jalan sesuai arahan dokter.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Tindakan yang sering diperlukan bukan operasi besar, melainkan pelepasan atau penggantian selang oleh tim medis, kadang dengan bantuan dokter bedah untuk memasang selang baru di lokasi lain. Bila infeksi sudah menyebar dan membentuk kumpulan nanah (abses) di jaringan atau organ, dokter mungkin perlu melakukan tindakan kecil untuk mengeluarkan nanah tersebut.
Hidup dengan kondisi ini
Hidup dengan kateter vena sentral berarti ada rutinitas tambahan: menjaga perban tetap kering, mencuci tangan dengan benar, dan memeriksa area selang setiap hari. Banyak pasien menjalani aktivitas ringan seperti biasa, hanya perlu menghindari merendam area selang dan kegiatan yang bisa membuat selang tertarik. Libatkan keluarga atau pengasuh — dua pasang mata lebih baik daripada satu, dan mereka bisa membantu mengingatkan jadwal perawatan.
Tips gaya hidup
- Biasakan menyediakan sabun dan hand sanitizer di dekat tempat Anda beristirahat.
- Kenakan pakaian longgar dan berbahan lembut agar selang tidak tergesek.
- Saat mandi, lindungi area selang sesuai petunjuk perawat dan hindari berenang atau berendam.
- Simpan nomor tim perawat atau layanan yang merawat Anda di tempat yang mudah dilihat.
- Hindari menggosok area selang atau memakai krim, minyak, atau bedak tanpa izin tenaga kesehatan.
- Tetap bergerak ringan sesuai kemampuan, misalnya berjalan pendek di dalam rumah, bila dokter mengizinkan.
Diet dan olahraga
Tidak ada makanan khusus yang bisa mencegah atau mengobati CLABSI, tetapi makanan bergizi — cukup protein, buah, dan sayur — membantu tubuh melawan infeksi dan mempercepat pemulihan. Bila Anda menjalani cuci darah atau punya penyakit ginjal, ikuti batasan cairan dan makanan dari dokter. Untuk olahraga, mulai dari aktivitas ringan seperti berjalan santai dan gerakan sendi, lalu tingkatkan perlahan sesuai saran tim medis; hindari olahraga yang membuat selang tertarik atau area perban berkeringat berlebihan.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Wajar merasa cemas, takut, atau lelah saat harus memakai selang dalam waktu lama, apalagi bila sudah pernah mengalami infeksi. Perasaan waspada berlebihan terhadap setiap rasa hangat atau nyeri juga sering muncul. Bicarakan kekhawatiran Anda dengan tenaga kesehatan — mereka bisa menjelaskan apa yang perlu diperhatikan dan apa yang tidak. Bila kecemasan mulai mengganggu tidur, nafsu makan, atau suasana hati sehari-hari, sampaikan kepada dokter atau psikolog; dukungan emosional adalah bagian dari perawatan, bukan hal yang berlebihan.
Pencegahan
Ya, sebagian besar kasus bisa dicegah. Rumah sakit di Indonesia umumnya mengikuti paket pencegahan yang mencakup kebersihan tangan, pemasangan dengan teknik steril, pembersihan kulit dengan cairan antiseptik sebelum selang dipasang, penutup steril di area pemasangan, serta evaluasi setiap hari apakah selang masih dibutuhkan. Sebagai pasien atau keluarga, Anda juga berperan: jangan ragu bertanya apakah petugas sudah mencuci tangan, dan jangan menyentuh area selang tanpa alasan.
Program skrining
Tidak ada pemeriksaan skrining khusus untuk CLABSI. Yang dilakukan adalah pemantauan rutin: suhu tubuh diperiksa berkala, lokasi selang dilihat setiap hari, dan tim medis mengevaluasi apakah selang masih diperlukan atau sudah bisa dilepas.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Infeksi menyebar ke seluruh tubuh (sepsis), yang bisa membuat tekanan darah turun dan organ bekerja tidak normal
- Syok akibat infeksi, kondisi berat yang membutuhkan perawatan intensif
- Infeksi pada katup jantung (endokarditis), yang perlu pengobatan lebih lama
- Kuman menyebar ke organ lain seperti paru, tulang, atau sendi
- Perawatan di rumah sakit lebih lama dan biaya pengobatan meningkat
- Pada kasus berat, terutama bila pengobatan terlambat, infeksi bisa mengancam nyawa
Prospek jangka panjang
Dengan pengenalan dini dan pengobatan yang tepat, banyak pasien CLABSI membaik dan pulih. Melepas selang yang terinfeksi sering menjadi langkah penting yang mempercepat kesembuhan. Risiko komplikasi lebih tinggi bila pengobatan terlambat atau daya tahan tubuh sangat lemah, karena itu jangan menunda melapor bila muncul demam atau perubahan di sekitar selang. Kabar baiknya, angka kejadian infeksi ini di banyak rumah sakit terus menurun berkat prosedur pencegahan yang makin baik.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Panduan kesehatan berbeda menurut negara dan wilayah. Halaman ini adalah edukasi umum dan mungkin tidak sesuai dengan panduan, obat, atau praktik di tempat Anda tinggal. Diskusikan kekhawatiran Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda, dan ikuti panduan setempat jika ada.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Tidak ada panduan yang menyebut topik ini
Tidak ada panduan kesehatan atau bab klinis yang menyebut persis topik ini yang dikutip di sini. Halaman ini hanya untuk edukasi dan informasi umum. Ini bukan diagnosis, rencana pengobatan, atau nasihat medis pribadi. Periksa dengan dokter Anda dan ikuti sarannya. Jika gejala berat, mendadak, atau mengkhawatirkan, segera cari perawatan medis, dan dalam keadaan darurat hubungi nomor darurat setempat. Ruqelo LLC tidak bertanggung jawab atas akibat medis atau hukum dari keputusan yang didasarkan pada informasi ini.
Terakhir diperbarui: 22 Oktober 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.
Panduan dapat berbeda menurut negara atau wilayah. Konfirmasikan rekomendasi lokal dengan penyedia layanan kesehatan yang memenuhi syarat.