Dupuytren contracture
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Penyakit Dupuytren adalah kondisi di mana jaringan di bawah kulit telapak tangan menebal dan mengerut, sehingga satu atau beberapa jari tertekuk ke arah telapak tangan dan sulit diluruskan. Kondisi ini biasanya tidak terasa sakit, tetapi dapat mengganggu aktivitas sehari-hari seperti berjabat tangan atau memasukkan tangan ke saku.
Fakta penting
- Dupuytren terjadi akibat penebalan jaringan ikat di telapak tangan (fasia palmar).
- Penyakit ini berlangsung perlahan dan dapat berlangsung bertahun-tahun.
- Jari manis dan jari kelingking adalah yang paling sering terkena.
- Tidak menular dan bukan akibat cedera atau pekerjaan.
Dupuytren cukup umum terjadi, terutama pada pria di atas usia 50 tahun. Di Indonesia, data pastinya belum diketahui, tetapi penyakit ini sering ditemukan pada populasi keturunan Eropa Utara.
Lebih sering terjadi pada pria dibandingkan wanita, dan biasanya mulai muncul setelah usia 40 tahun. Risiko lebih tinggi jika memiliki anggota keluarga dengan kondisi yang sama, atau memiliki riwayat diabetes, epilepsi, atau konsumsi alkohol.
Gejala
- ⚠Nyeri hebat di telapak tangan yang muncul tiba-tiba.
- ⚠Tangan menjadi bengkak, merah, atau terasa panas – waspadai infeksi.
- ⚠Luka terbuka pada benjolan di telapak tangan.
Gejala umum
- Benjolan kecil atau tali yang terasa keras di telapak tangan.
- Kulit telapak tangan tampak cekung atau berkerut.
- Satu atau lebih jari (biasanya jari manis dan kelingking) sulit diluruskan sepenuhnya.
- Pada tahap lanjut, jari tertekuk ke dalam dan tidak bisa diluruskan meski dibantu.
Gejala pada lansia
- Pada lansia, perkembangan penyakit lebih lambat tetapi lebih sering menyebabkan gangguan fungsi tangan.
- Kekakuan jari dapat mengganggu aktivitas seperti memegang alat makan atau menulis.
Penyebab
Penyebab utama
- Penyebab pastinya belum diketahui, tetapi ada faktor genetik yang kuat – penyakit ini sering menurun dalam keluarga.
- Penebalan jaringan ikat (fasia palmar) yang tidak normal, yang akhirnya mengerut dan menarik jari.
Faktor risiko
- Usia di atas 50 tahun.
- Jenis kelamin laki-laki.
- Riwayat keluarga dengan Dupuytren.
- Penyakit tertentu: diabetes, epilepsi, atau gangguan tiroid.
- Kebiasaan merokok atau konsumsi alkohol berlebihan.
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika Anda tiba-tiba tidak bisa meluruskan jari sama sekali, meski dengan bantuan tangan lain.
- Jika muncul tanda infeksi seperti kemerahan, bengkak, atau demam.
Buat janji temu rutin jika:
- Jika Anda merasakan benjolan di telapak tangan yang tidak hilang setelah beberapa minggu.
- Jika jari mulai sulit diluruskan dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
Diagnosis
Dokter akan mendiagnosis Dupuytren dengan memeriksa telapak tangan Anda secara langsung. Dokter akan meraba benjolan, menarik jari, dan menilai seberapa jauh jari bisa diluruskan.
Tes yang mungkin dilakukan
- Tes meja (tabletop test) – Anda diminta meletakkan telapak tangan rata di meja; jika tidak bisa rata, kemungkinan Dupuytren sudah lanjut.
- Pemeriksaan fisik menyeluruh untuk menyingkirkan kondisi lain, seperti kontraktur karena cedera atau penyakit sendi.
Apa yang diharapkan saat janji temu
Diagnosis biasanya cepat dan tidak perlu tes darah atau rontgen. Dokter mungkin akan mencatat seberapa parah kontraktur jari. Pada kasus ringan, Anda mungkin hanya diminta observasi rutin.
Perawatan
Pengobatan Dupuytren bertujuan untuk meluruskan jari dan mengembalikan fungsi tangan. Pilihan tergantung pada tingkat keparahan dan seberapa besar gangguan yang ditimbulkan.
Perawatan mandiri di rumah
- Lakukan peregangan lembut pada jari yang kaku setiap hari.
- Hindari menggenggam benda terlalu erat atau berulang-ulang.
- Gunakan alat bantu seperti pegangan yang empuk untuk mengurangi tekanan pada telapak tangan.
Perawatan medis
Dokter dapat memberikan suntikan ke dalam jaringan yang menebal untuk melunakkan tali fibrosa, sehingga jari dapat diluruskan tanpa operasi. Prosedur ini dilakukan oleh dokter spesialis. Ada juga prosedur jarum (needle aponeurotomy) di mana dokter memotong tali fibrosa dengan jarum kecil. Pilihan lain adalah terapi enzim yang disuntikkan untuk memecah jaringan abnormal. Semua tindakan ini harus dilakukan oleh tenaga medis yang terlatih. Jangan mencoba pengobatan sendiri.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi (fasiotomi atau fasiestomi) dilakukan jika kontraktur sudah parah dan mengganggu fungsi tangan secara signifikan, misalnya jari sudah sangat bengkok dan tidak bisa diluruskan dengan cara lain. Dokter bedah akan memotong atau mengangkat jaringan yang menebal. Masa pemulihan memerlukan fisioterapi.
Hidup dengan kondisi ini
Dupuytren biasanya tidak mengancam jiwa, tetapi dapat mengganggu aktivitas yang membutuhkan jari lurus, seperti mencuci punggung atau bertepuk tangan. Anda tetap bisa beraktivitas dengan penyesuaian kecil, misalnya menggunakan alat bantu membuka tutup botol.
Tips gaya hidup
- Lakukan latihan peregangan jari setiap hari, misalnya dengan merentangkan jari di permukaan datar.
- Ganti pegangan pada alat-alat rumah tangga dengan yang lebih tebal atau empuk untuk mengurangi tekanan.
- Jika Anda merokok, pertimbangkan untuk berhenti – merokok memperburuk kondisi jaringan.
Diet dan olahraga
Tidak ada diet khusus untuk Dupuytren, tetapi menjaga pola makan sehat dan menghindari alkohol berlebihan dapat membantu. Olahraga ringan seperti meremas bola karet dapat menjaga kelenturan jari.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Kekakuan jari yang terus memburuk bisa membuat frustrasi, terutama jika mengganggu hobi atau pekerjaan. Rasa cemas akan perkembangan penyakit juga wajar. Bicarakan dengan dokter atau konselor jika perasaan ini mengganggu.
Pencegahan
Dupuytren tidak dapat dicegah karena penyebabnya terkait faktor genetik dan usia. Namun, menghindari faktor risiko seperti merokok dan konsumsi alkohol berlebihan dapat memperlambat perkembangannya.
Program skrining
Tidak ada pemeriksaan skrining khusus. Periksakan tangan Anda ke dokter jika Anda merasakan benjolan atau kekakuan yang tidak biasa, terutama jika ada riwayat keluarga.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Kontraktur jari yang semakin parah, sehingga jari sulit diluruskan bahkan dengan bantuan tangan lain.
- Gangguan fungsi tangan yang signifikan – kesulitan menggenggam, menulis, atau melakukan pekerjaan halus.
- Pada kasus sangat jarang, kontraktur dapat mempengaruhi sendi dan menyebabkan kekakuan permanen.
Prospek jangka panjang
Kabar baiknya, Dupuytren jarang menyebabkan kecacatan total. Dengan penanganan yang tepat, sebagian besar penderita dapat mempertahankan fungsi tangan yang baik. Perkembangan penyakit lambat, dan banyak orang hanya memerlukan pengamatan tanpa pengobatan. Jika diperlukan, prosedur seperti injeksi atau operasi memberikan hasil yang memuaskan, meski ada kemungkinan kambuh di kemudian hari. Tetaplah aktif berkonsultasi dengan dokter untuk memantau kondisi.
Cari dukungan
Organisasi lokal
- Kementerian Kesehatan RI · Indonesia
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 27 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.