Eritema Nodosum: Benjolan Merah yang Nyeri di Bawah Kulit
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Eritema nodosum adalah peradangan pada lapisan lemak di bawah kulit yang menyebabkan munculnya benjolan atau bintil merah yang terasa nyeri dan hangat. Benjolan ini paling sering muncul di tulang kering, tetapi bisa juga muncul di paha, lengan, atau bagian tubuh lainnya. Kondisi ini biasanya bukan penyakit kulit yang menular, melainkan tanda bahwa tubuh sedang bereaksi terhadap sesuatu, seperti infeksi atau penyakit lain.
Fakta penting
- Benjolan biasanya berukuran 1–5 cm dan terasa nyeri saat ditekan.
- Paling sering muncul di tulang kering, di bagian depan tungkai bawah.
- Bukan penyakit menular, melainkan reaksi tubuh terhadap kondisi lain.
- Umumnya dapat sembuh sendiri dalam 3 sampai 8 minggu, tetapi bisa kambuh.
Eritema nodosum tergolong jarang, tetapi ini adalah salah satu jenis peradangan kulit yang paling sering ditemui dokter ketika seseorang datang dengan benjolan nyeri di tungkai.
Kondisi ini lebih sering terjadi pada perempuan, terutama di usia 20 sampai 40 tahun. Namun, eritema nodosum bisa dialami oleh siapa saja, termasuk anak-anak dan orang tua.
Gejala
- Sulit bernapas atau sesak napas berat.
- Nyeri dada atau jantung berdebar hebat.
- Pingsan atau kehilangan kesadaran.
- ⚠Demam tinggi di atas 39 derajat Celcius yang tidak turun.
- ⚠Benjolan bertambah besar, melepuh, bernanah, atau terasa sangat hangat.
- ⚠Pembengkakan pada bibir, lidah, atau wajah yang bisa menandakan reaksi alergi berat.
- ⚠Nyeri sendi yang berat sehingga sulit bergerak.
Gejala umum
- Benjolan merah atau keunguan yang terasa nyeri, hangat, dan sedikit menonjol.
- Benjolan muncul berkelompok, biasanya di kedua tulang kering.
- Pembengkakan di sekitar pergelangan kaki atau tungkai bawah.
- Demam ringan.
- Rasa lelah atau lesu.
- Nyeri sendi, terutama di lutut dan pergelangan kaki.
Gejala pada anak-anak
- Benjolan merah di kulit yang mirip dengan gejala orang dewasa.
- Sering disertai demam dan nyeri perut, terutama jika penyebabnya adalah infeksi.
- Anak mungkin tampak rewel dan tidak mau berjalan karena nyeri pada tungkai.
Gejala pada lansia
- Gejala bisa lebih ringan, tetapi risiko kondisi penyebab seperti infeksi atau penyakit lain perlu lebih diperhatikan.
- Penyembuhan mungkin berlangsung lebih lambat dibandingkan usia muda.
Penyebab
Penyebab utama
- Infeksi, misalnya radang tenggorokan oleh bakteri streptokokus, infeksi jamur, atau tuberkulosis.
- Sarkoidosis, yaitu penyakit yang memicu peradangan di berbagai organ tubuh.
- Penyakit radang usus, seperti kolitis ulseratif atau penyakit Crohn.
- Efek samping obat-obatan tertentu, seperti antibiotik atau kontrasepsi hormonal.
- Kehamilan.
- Penyakit autoimun, misalnya lupus atau artritis reumatoid.
Faktor risiko
- Berusia antara 20 dan 40 tahun.
- Berjenis kelamin perempuan.
- Memiliki riwayat infeksi atau penyakit radang usus.
- Sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu yang dapat memicu reaksi.
- Sedang hamil.
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika benjolan menyebar dengan cepat dan disertai demam tinggi.
- Jika Anda kesulitan bernapas atau mengalami pembengkakan di wajah dan tenggorokan.
- Jika benjolan sangat nyeri hingga tidak bisa beraktivitas atau berjalan.
Buat janji temu rutin jika:
- Jika muncul benjolan merah nyeri tanpa penyebab yang jelas, sebaiknya periksakan ke dokter.
- Jika benjolan tidak membaik setelah 2 minggu.
- Jika Anda memiliki riwayat penyakit autoimun, radang usus, atau sering terpapar infeksi.
Diagnosis
Dokter akan bertanya tentang riwayat kesehatan, melakukan pemeriksaan fisik pada benjolan, dan mungkin menyarankan beberapa tes untuk mencari kondisi yang mendasarinya.
Tes yang mungkin dilakukan
- Tes darah untuk memeriksa tanda peradangan, infeksi, atau kemungkinan penyakit autoimun.
- Usap tenggorokan jika dicurigai radang akibat infeksi streptokokus.
- Rontgen dada untuk melihat kemungkinan sarkoidosis atau tuberkulosis.
- Biopsi kulit, yaitu mengambil sampel kecil jaringan kulit untuk diperiksa di laboratorium, jika diagnosis belum jelas.
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan biasanya tidak memerlukan persiapan khusus. Dokter akan menjelaskan setiap langkah. Hasil tes mungkin keluar beberapa hari hingga satu minggu. Jika diperlukan, dokter akan merujuk Anda ke spesialis kulit atau penyakit dalam.
Perawatan
Penanganan utama adalah mengobati penyebab yang mendasarinya. Misalnya, memberikan antibiotik untuk infeksi bakteri. Peradangan kulit sendiri biasanya membaik seiring waktu, dan perawatan dilakukan untuk meredakan nyeri serta mempercepat penyembuhan.
Perawatan mandiri di rumah
- Beristirahatlah dan kurangi aktivitas berat sementara benjolan terasa nyeri.
- Angkat kaki lebih tinggi saat berbaring untuk mengurangi pembengkakan.
- Kompres dingin pada benjolan selama 15–20 menit beberapa kali sehari.
- Kenakan pakaian longgar dan sepatu nyaman agar benjolan tidak tergesek.
Perawatan medis
Dokter mungkin meresepkan obat pereda nyeri dan antiperadangan untuk mengurangi nyeri dan kemerahan. Jika peradangan cukup berat, dokter dapat memberikan obat kortikosteroid yang diminum atau disuntikkan. Semua pengobatan ini harus diberikan dan diawasi oleh tenaga kesehatan, bukan dibeli sendiri.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi tidak diperlukan untuk eritema nodosum. Penanganan difokuskan pada mengobati kondisi penyebab dan meredakan gejala.
Hidup dengan kondisi ini
Eritema nodosum bisa mengganggu aktivitas, terutama saat berjalan. Beristirahat, meninggikan kaki, dan mengompres dingin dapat membantu. Lakukan aktivitas ringan sesuai kemampuan tubuh Anda.
Tips gaya hidup
- Hindari berdiri terlalu lama agar tungkai tidak semakin bengkak.
- Gunakan sepatu yang empuk dan longgar.
- Jaga kebersihan kulit dan jangan menggaruk benjolan agar tidak lecet atau terinfeksi.
Diet dan olahraga
Tidak ada diet khusus untuk eritema nodosum, tetapi mengonsumsi makanan bergizi seimbang membantu tubuh melawan infeksi dan mempercepat pemulihan. Olahraga ringan seperti jalan santai boleh dilakukan jika tidak menimbulkan nyeri.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Munculnya benjolan yang nyeri dan kadang kambuh bisa membuat cemas atau stres. Perasaan ini wajar. Berbicaralah dengan orang terdekat atau tenaga kesehatan jika Anda merasa khawatir atau sedih.
Pencegahan
Eritema nodosum tidak selalu bisa dicegah, terutama jika penyebabnya adalah penyakit autoimun atau faktor genetik. Mencegah infeksi dan mengelola penyakit kronis dengan baik dapat membantu menurunkan risiko munculnya kondisi ini.
Vaksin
Tidak ada vaksin khusus untuk mencegah eritema nodosum. Tetaplah mengikuti imunisasi rutin sesuai jadwal untuk mencegah infeksi yang bisa menjadi pemicu.
Program skrining
Tidak ada skrining khusus untuk eritema nodosum. Pemeriksaan dilakukan jika gejala muncul, untuk mencari penyebab yang mendasarinya.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Nyeri dan pembengkakan bisa berlangsung lebih lama.
- Berisiko timbul jaringan parut atau perubahan warna kulit yang menetap.
- Kondisi penyebab yang tidak ditangani dapat berkembang menjadi masalah yang lebih serius, misalnya infeksi yang meluas.
Prospek jangka panjang
Kabar baiknya, eritema nodosum biasanya sembuh sendiri dalam waktu beberapa minggu hingga bulan, dan jarang meninggalkan bekas permanen. Jika penyebabnya ditemukan dan diobati, gejalanya bisa membaik lebih cepat. Dengan dukungan dokter dan perawatan yang tepat, sebagian besar orang pulih sepenuhnya.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 31 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.