Infeksi Haemophilus influenzae tipe b (Hib)
Gambaran umum
Hib adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri Haemophilus influenzae tipe b. Namanya mirip flu, tetapi Hib bukan virus flu dan tidak menyebabkan flu biasa. Bakteri ini bisa menyerang saluran napas, telinga, darah, atau selaput otak, terutama pada anak kecil.
Fakta penting
- Hib disebabkan oleh bakteri, bukan virus flu.
- Penyakit ini bisa dicegah dengan imunisasi Hib yang diberikan sesuai jadwal imunisasi anak dari Kemenkes.
- Sejak vaksin Hib digunakan luas, kasus penyakit berat akibat Hib jauh lebih jarang.
Hib tidak lagi umum di banyak tempat karena imunisasi rutin. Namun, bakteri ini masih bisa menular pada orang yang belum divaksinasi atau belum lengkap imunisasinya.
Gejala
- Sesak napas berat, napas berbunyi, atau sulit berbicara karena sesak
- Bibir, lidah, atau wajah membiru
- Kejang
- Tidak sadar atau sangat sulit dibangunkan
- Leher kaku disertai demam tinggi dan sakit kepala hebat
- Pada bayi: demam tinggi, menolak minum, ubun-ubun membonjol, atau tampak sangat lemah
- ⚠Demam pada bayi di bawah 3 bulan
- ⚠Nyeri telinga hebat atau keluar cairan dari telinga
- ⚠Batuk dan demam yang makin berat atau tidak membaik
- ⚠Anak tampak lemas, kurang minum, atau lebih sedikit buang air kecil
- ⚠Demam tinggi yang berlangsung lebih dari beberapa hari
Gejala umum
- Demam
- Tampak lemas atau kurang aktif
- Rewel atau mudah marah
- Napas cepat atau sulit bernapas
- Batuk
- Nyeri telinga atau keluar cairan dari telinga
Gejala pada anak-anak
- Bayi sulit menyusu atau menolak makan
- Bayi sangat mengantuk atau sulit dibangunkan
- Ubun-ubun bayi tampak membonjol
- Kejang
- Leher kaku
- Muntah berulang
- Napas berbunyi atau tampak berat
- Bibir atau wajah membiru
Gejala pada lansia
- Demam dan menggigil
- Batuk berdahak atau sesak napas
- Nyeri dada saat bernapas
- Kebingungan atau penurunan kesadaran
- Nyeri telinga atau infeksi telinga
- Pada kasus berat, tekanan darah bisa turun dan tubuh tampak sangat lemas
Penyebab
Penyebab utama
- Infeksi bakteri Haemophilus influenzae tipe b.
- Bakteri menyebar melalui percikan ludah atau lendir saat batuk, bersin, atau berbicara dekat.
- Bakteri bisa berada di hidung atau tenggorokan tanpa menimbulkan gejala, lalu menular ke orang lain.
Faktor risiko
- Belum mendapat imunisasi Hib atau imunisasi belum lengkap
- Usia di bawah 5 tahun, terutama di bawah 2 tahun
- Daya tahan tubuh lemah karena penyakit atau pengobatan tertentu
- Kondisi limpa tidak berfungsi atau limpa sudah diangkat
- Berada di tempat ramai seperti penitipan anak
- Paparan asap rokok
- Penyakit paru kronis atau kondisi kesehatan kronis lain
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Bayi atau anak dengan demam dan tampak sangat lemas
- Sesak napas, napas cepat, atau bibir membiru
- Leher kaku, kejang, atau kesadaran menurun
- Nyeri telinga hebat atau keluar cairan dari telinga
- Demam tidak membaik atau makin berat
Buat janji temu rutin jika:
- Ingin memeriksa status imunisasi Hib anak
- Anak sering infeksi telinga atau saluran napas
- Ada anggota keluarga dengan daya tahan tubuh lemah dan perlu saran pencegahan
- Ingin bertanya tentang jadwal imunisasi kejar jika imunisasi terlewat
Diagnosis
Dokter akan menanyakan gejala, riwayat imunisasi, dan melakukan pemeriksaan fisik. Jika dicurigai infeksi berat, dokter dapat mengambil sampel darah atau cairan tubuh untuk memastikan bakteri penyebabnya.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan fisik dan riwayat kesehatan
- Kultur darah
- Pemeriksaan cairan sumsum tulang belakang jika dicurigai meningitis, setelah dinilai oleh dokter
- Tes PCR untuk mendeteksi materi genetik bakteri
- Rontgen dada atau pemeriksaan pencitraan lain bila perlu
- Pemeriksaan telinga atau tenggorokan oleh tenaga kesehatan
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pada kasus ringan, pemeriksaan bisa dilakukan di klinik. Pada kasus berat, pasien mungkin perlu dirawat di rumah sakit untuk pemantauan dan pengambilan sampel. Hasil beberapa tes bisa memakan waktu, jadi dokter akan memberi penanganan berdasarkan kondisi pasien terlebih dahulu.
Perawatan
Pengobatan disesuaikan dengan bagian tubuh yang terkena dan tingkat keparahannya. Infeksi berat perlu penanganan di rumah sakit. Ikuti selalu arahan dokter dan jangan memberi obat sendiri, terutama pada bayi dan anak.
Perawatan mandiri di rumah
- Istirahat yang cukup
- Minum cairan yang cukup, sedikit-sedikit tetapi sering
- Jaga kebersihan tangan dan etika batuk
- Jangan merokok di sekitar anak atau penderita
- Pantau gejala dan segera cari bantuan jika memburuk
- Ikuti jadwal kontrol dari dokter
Perawatan medis
Dokter dapat memberikan obat antibakteri untuk melawan infeksi bakteri, cairan, oksigen, dan perawatan pendukung lain bila diperlukan. Pada kasus berat, pasien mungkin dirawat di rumah sakit agar dipantau ketat. Jenis dan lama pengobatan ditentukan oleh dokter berdasarkan kondisi pasien.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Tindakan operasi jarang diperlukan. Pada komplikasi tertentu, seperti kumpulan nanah yang perlu dikeluarkan atau masalah saluran napas berat, dokter dapat merujuk ke ahli bedah atau dokter spesialis terkait.
Hidup dengan kondisi ini
Masa pemulihan bisa berbeda pada setiap orang. Anak yang baru sembuh dari infeksi berat mungkin perlu waktu untuk kembali aktif dan makan seperti biasa. Lakukan kontrol lanjutan sesuai anjuran dokter.
Tips gaya hidup
- Lengkapi imunisasi sesuai jadwal Kemenkes
- Biasakan cuci tangan dengan sabun dan air mengalir
- Hindari paparan asap rokok
- Berikan makanan bergizi seimbang
- Jaga kebersihan mainan dan benda yang sering disentuh anak
- Segera periksa jika ada gejala infeksi
Diet dan olahraga
Selama sakit, utamakan istirahat dan cairan. Setelah membaik, berikan makanan bergizi seimbang dan aktivitas fisik ringan secara bertahap. Pada bayi, teruskan pemberian ASI atau susu sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Infeksi berat pada anak bisa membuat orang tua cemas dan lelah. Rasakan dan sampaikan kekhawatiran Anda kepada tenaga kesehatan. Dukungan keluarga dan istirahat yang cukup juga penting selama masa pemulihan.
Pencegahan
Ya, Hib dapat dicegah terutama dengan imunisasi. Kebersihan tangan dan menghindari paparan asap rokok juga membantu menurunkan risiko penularan.
Vaksin
Vaksin Hib merupakan bagian dari imunisasi rutin anak di Indonesia. Ikuti jadwal imunisasi dari Kemenkes. Jika imunisasi terlewat, tanyakan kepada dokter atau puskesmas tentang jadwal kejar.
Program skrining
Tidak ada skrining rutin khusus untuk Hib. Yang terpenting adalah melengkapi imunisasi dan mengenali tanda bahaya sejak dini.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Meningitis, yaitu infeksi selaput otak yang bisa berbahaya
- Pneumonia, yaitu infeksi paru yang berat
- Epiglotitis, yaitu pembengkakan saluran napas yang dapat menyumbat napas
- Sepsis, yaitu infeksi yang menyebar ke seluruh tubuh
- Infeksi sendi atau jaringan kulit
- Gangguan pendengaran
- Masalah perkembangan atau belajar setelah meningitis
Prospek jangka panjang
Dengan imunisasi dan penanganan cepat, banyak orang dapat sembuh sepenuhnya. Kasus berat masih mungkin meninggalkan efek jangka panjang, tetapi dukungan medis dan pemantauan lanjutan dapat membantu pemulihan. Vaksin Hib sangat menurunkan risiko penyakit berat.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Panduan kesehatan berbeda menurut negara dan wilayah. Halaman ini adalah edukasi umum dan mungkin tidak sesuai dengan panduan, obat, atau praktik di tempat Anda tinggal. Diskusikan kekhawatiran Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda, dan ikuti panduan setempat jika ada.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Tidak ada panduan yang menyebut topik ini
Tidak ada panduan kesehatan atau bab klinis yang menyebut persis topik ini yang dikutip di sini. Halaman ini hanya untuk edukasi dan informasi umum. Ini bukan diagnosis, rencana pengobatan, atau nasihat medis pribadi. Periksa dengan dokter Anda dan ikuti sarannya. Jika gejala berat, mendadak, atau mengkhawatirkan, segera cari perawatan medis, dan dalam keadaan darurat hubungi nomor darurat setempat. Ruqelo LLC tidak bertanggung jawab atas akibat medis atau hukum dari keputusan yang didasarkan pada informasi ini.
Terakhir diperbarui: 24 Oktober 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.
Panduan dapat berbeda menurut negara atau wilayah. Konfirmasikan rekomendasi lokal dengan penyedia layanan kesehatan yang memenuhi syarat.