Wasir
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Wasir (hemoroid) adalah pembengkakan pembuluh darah di sekitar anus (dubur) atau di dalam saluran anus. Pembuluh darah ini mirip seperti bantalan yang membantu mengontrol buang air besar. Ketika pembuluh ini membengkak dan meradang, bisa terasa sakit, gatal, atau berdarah. Wasir adalah kondisi yang sangat umum dan biasanya tidak berbahaya.
Fakta penting
- Wasir bisa terjadi di dalam (internal) atau di luar (eksternal) anus.
- Gejala umum termasuk perdarahan saat buang air besar, rasa tidak nyaman, dan benjolan.
- Kebanyakan wasir dapat diatasi dengan perubahan gaya hidup dan perawatan rumahan.
Sangat umum. Hampir setiap orang dapat mengalami wasir setidaknya sekali seumur hidup, terutama usia di atas 50 tahun.
Wasir bisa menyerang siapa saja, tetapi lebih sering pada orang dewasa, ibu hamil, dan orang yang sering mengejan saat buang air besar atau duduk terlalu lama.
Gejala
- Perdarahan hebat dari anus yang tidak berhenti, terutama jika darah berwarna merah gelap atau kehitaman (menandakan perdarahan dalam).
- Nyeri perut hebat yang tiba-tiba disertai pusing atau pingsan.
- Benjolan wasir yang keluar tidak bisa dimasukkan kembali dan terasa sangat nyeri, berwarna kebiruan/kehitaman (tanda strangulasi atau kematian jaringan).
- ⚠Darah dalam tinja yang bukan hanya bercak segar, terutama jika berbau atau berwarna hitam.
- ⚠Nyeri anus yang sangat mengganggu hingga sulit duduk atau tidur.
- ⚠Benjolan di anus yang tidak kunjung mengecil setelah beberapa hari perawatan rumahan.
- ⚠Gejala anemia seperti lemas, pucat, sesak napas (akibat perdarahan kronis).
Gejala umum
- Darah merah segar di tisu toilet atau di tinja setelah buang air besar (tidak bercampur dengan tinja).
- Rasa gatal, nyeri, atau iritasi di sekitar anus.
- Benjolan atau pembengkakan di dekat anus, yang mungkin terasa nyeri saat disentuh.
- Nyeri saat duduk atau buang air besar, terutama jika ada gumpalan darah (trombosis) di wasir luar.
- Lendir keluar dari anus setelah buang air besar.
Gejala pada anak-anak
- Wasir jarang terjadi pada anak-anak. Jika ada gejala seperti perdarahan, penting untuk memeriksakan ke dokter karena bisa jadi penyebab lain, seperti fisura ani (luka kecil di anus) atau polip.
Gejala pada lansia
- Lansia lebih rentan karena jaringan penyangga melemah. Gejala sama, namun mungkin lebih sering mengalami wasir yang menonjol keluar (prolaps) dan sulit masuk kembali. Perhatikan juga risiko anemia jika perdarahan kronis.
Penyebab
Penyebab utama
- Mengejan terlalu kuat dan lama saat buang air besar (sering akibat sembelit).
- Duduk terlalu lama, terutama di toilet.
- Diare kronis atau sembelit kronis.
- Kehamilan dan persalinan (tekanan dari rahim yang membesar).
- Obesitas (kelebihan berat badan menambah tekanan di perut).
- Mengangkat beban berat secara rutin.
- Hubungan seks anal.
Faktor risiko
- Usia di atas 50 tahun (jaringan penyangga melemah).
- Riwayat keluarga dengan wasir.
- Kurang serat dalam makanan (buah, sayur, biji-bijian).
- Kurang minum air putih.
- Kurang aktivitas fisik atau olahraga.
- Pekerjaan yang mengharuskan duduk lama atau berdiri lama tanpa jeda.
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Anda mengalami perdarahan rektum untuk pertama kali, terutama jika usia di atas 40 tahun (perlu dipastikan bukan kanker usus).
- Perdarahan tidak hanya bercak, atau terus berlangsung lebih dari seminggu meski sudah perawatan rumahan.
- Nyeri hebat, benjolan semakin membesar dan berubah warna menjadi gelap.
- Tinja berwarna hitam seperti aspal atau disertai lendir berlebihan.
Buat janji temu rutin jika:
- Anda mencoba perawatan rumahan selama 1 minggu tetapi gejala tidak membaik.
- Wasir sering kambuh dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
- Benjolan kecil di anus yang tidak nyeri tetapi membuat khawatir (untuk diagnosis pasti).
Diagnosis
Dokter biasanya dapat mendiagnosis wasir melalui wawancara gejala dan pemeriksaan fisik sederhana. Pemeriksaan mungkin termasuk melihat dan meraba daerah anus, serta pemeriksaan colok dubur (dokter memasukkan jari yang dilapisi sarung tangan dan pelumas ke dalam dubur) untuk merasakan benjolan dalam.
Tes yang mungkin dilakukan
- Anoskopi: dokter memasukkan alat pendek berbentuk tabung kecil (anoskop) untuk melihat langsung saluran anus bagian bawah.
- Kolonoskopi atau sigmoidoskopi: jika ada perdarahan dan dicurigai penyebab lain, dokter mungkin menyarankan pemeriksaan usus besar dengan kamera selang lentur untuk menyingkirkan polip, radang, atau kanker. Ini penting terutama pada pasien di atas 40 tahun dengan perdarahan baru.
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan biasanya cepat (kurang dari 5 menit) dan hanya menimbulkan sedikit rasa tidak nyaman, bukan nyeri hebat. Beri tahu dokter jika Anda cemas atau pernah mengalami pelecehan, sehingga dokter bisa lebih hati-hati. Anda berhak didampingi perawat atau keluarga jika mau.
Perawatan
Pengobatan wasir bertujuan meredakan gejala dan mencegah kekambuhan. Sebagian besar wasir derajat 1 dan 2 bisa dirawat tanpa operasi. Pilihan perawatan tergantung jenis, ukuran, dan tingkat keparahan wasir.
Perawatan mandiri di rumah
- Rendam air hangat (duduk di baskom berisi air hangat) selama 10-15 menit, 2-3 kali sehari, terutama setelah buang air besar. Jangan gunakan air panas atau es batu.
- Kompres dingin dengan es yang dibungkus kain pada benjolan luar untuk mengurangi bengkak, maksimal 15 menit.
- Bersihkan area anus dengan lembut menggunakan air hangat setelah buang air besar. Hindari sabun yang mengandung pewangi atau alkohol. Keringkan dengan ditepuk-tepuk, bukan digosok.
- Gunakan tisu basah tanpa pewangi atau alkohol jika perlu.
- Hindari mengejan saat buang air besar. Jangan menunda buang air besar jika sudah terasa ingin.
- Tidur dengan posisi miring atau tengkurap jika wasir terasa nyeri.
- Oleskan krim atau salep wasir yang dijual bebas untuk meredakan gatal dan nyeri sementara. Pilih produk yang mengandung zink oksida atau witch hazel. Baca petunjuk penggunaan dan jangan dipakai lebih dari seminggu tanpa konsultasi dokter.
Perawatan medis
Jika perawatan rumahan tidak cukup, dokter mungkin menyarankan prosedur minimal invasif yang dilakukan di klinik tanpa rawat inap, seperti: pengikatan dengan karet gelang (rubber band ligation), skleroterapi (suntik zat pengerut pembuluh), atau koagulasi inframerah. Prosedur ini bertujuan mengecilkan wasir. Untuk wasir yang lebih besar atau prolaps, mungkin diperlukan tindakan pembedahan seperti hemoroidektomi (pengangkatan wasir) atau stapler hemorrhoidopexy. Semua tindakan medis harus dilakukan oleh dokter spesialis bedah digestif atau bedah umum. Tanyakan manfaat dan risiko masing-masing kepada dokter Anda.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Pembedahan biasanya dipertimbangkan jika: wasir derajat 3 atau 4 (menonjol keluar dan tidak bisa masuk kembali), wasir disertai komplikasi seperti trombosis berulang atau perdarahan hebat, atau setelah tindakan non-bedah gagal.
Hidup dengan kondisi ini
Wasir bisa kambuh, jadi penting untuk mengadopsi kebiasaan sehat jangka panjang. Saat kambuh, jangan panik; terapkan kembali perawatan rumahan. Hindari duduk terlalu lama di satu tempat, gunakan bantalan empuk jika perlu.
Tips gaya hidup
- Atur pola makan tinggi serat secara konsisten.
- Minum air putih minimal 8 gelas sehari (sekitar 2 liter).
- Olahraga teratur seperti jalan kaki, bersepeda statis, atau berenang, setidaknya 30 menit per hari.
- Hindari angkat beban berat jika tidak terlatih. Jika pekerjaan mengharuskan, gunakan teknik yang benar dan jangan menahan napas.
- Jangan menunda ke toilet; segera ke toilet saat merasa ingin buang air besar.
- Batasi waktu di toilet, jangan bawa ponsel atau membaca agar tidak berlama-lama duduk.
- Jaga berat badan ideal.
Diet dan olahraga
Perbanyak serat: sayuran hijau (bayam, kangkung, brokoli), buah-buahan (pepaya, pisang, pir, apel dengan kulitnya), biji-bijian utuh (oatmeal, beras merah), kacang-kacangan. Konsumsi probiotik dari yogurt atau tempe untuk pencernaan sehat. Hindari makanan pedas berlebihan, alkohol, dan kafein karena bisa mengiritasi. Olahraga membantu melancarkan buang air besar dan mengurangi tekanan pada pembuluh darah. Mulailah perlahan, jangan memaksakan diri.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Wasir dapat menimbulkan rasa malu, cemas, stres, dan menurunkan kualitas hidup, terutama jika sering kambuh atau nyeri. Rasa tidak nyaman saat duduk bisa mengganggu kerja dan aktivitas sosial. Ketahuilah bahwa ini kondisi medis biasa, bukan aib. Jika merasa tertekan, jangan ragu berbicara dengan orang terdekat atau konselor. Kesehatan mental sama pentingnya dengan fisik.
Pencegahan
Ya, banyak kasus wasir bisa dicegah dengan menerapkan gaya hidup sehat sejak dini, terutama mengelola kebiasaan buang air besar dan pola makan.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Perdarahan kronis bisa menyebabkan anemia (kurang darah) dengan gejala lemas, pucat, dan mudah lelah.
- Trombosis (gumpalan darah di dalam wasir) yang menimbulkan nyeri hebat mendadak.
- Strangulasi (wasir internal yang terjepit di luar dan suplai darah terputus) yang bisa menyebabkan kematian jaringan, ditandai nyeri hebat dan warna kebiruan/kehitaman. Ini darurat medis.
- Infeksi atau luka pada benjolan yang terluka.
- Wasir yang prolaps bisa mengganggu kebersihan dan menyebabkan iritasi kulit sekitar.
Prospek jangka panjang
Dengan penanganan yang tepat, sebagian besar wasir bisa sembuh atau terkontrol dengan baik. Perubahan gaya hidup sederhana seringkali sudah cukup mencegah kekambuhan. Meskipun kadang perlu tindakan medis, prognosis sangat baik. Kekambuhan mungkin terjadi jika faktor risiko tidak diatasi, tetapi bukan berarti berbahaya. Tetaplah konsultasi rutin jika diperlukan.
Cari dukungan
Organisasi internasional
- World Gastroenterology Organisation (WGO) ↗
- International Foundation for Gastrointestinal Disorders (IFFGD) ↗
Organisasi lokal
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia ↗ · Indonesia
- Perhimpunan Gastroenterologi Indonesia (PGI) ↗ · Indonesia
Saluran bantuan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 29 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.
Panduan dapat berbeda menurut negara atau wilayah. Konfirmasikan rekomendasi lokal dengan penyedia layanan kesehatan yang memenuhi syarat.