Mengenal Angina: Nyeri Dada karena Jantung Kurang Oksigen
Gambaran umum
Angina adalah rasa nyeri, tertekan, berat, atau seperti diremas di dada. Rasanya muncul saat otot jantung tidak mendapat cukup darah yang membawa oksigen. Angina bukan penyakit tersendiri, melainkan tanda atau sinyal bahwa ada pembuluh darah jantung yang menyempit atau terganggu. Karena itu, angina perlu diperiksa oleh dokter, walaupun nyerinya hilang sendiri setelah istirahat.
Fakta penting
- Angina biasanya dipicu oleh aktivitas fisik atau emosi, lalu membaik dalam beberapa menit setelah beristirahat.
- Nyeri angina tidak selalu di dada; bisa terasa di lengan, rahang, leher, punggung, atau ulu hati.
- Angina yang datang saat istirahat, lebih sering, atau lebih lama dari biasanya adalah tanda bahaya dan perlu penanganan darurat.
Ya, angina cukup umum, terutama pada orang dewasa berusia lanjut dan pada orang yang memiliki faktor risiko penyakit jantung. Angka kejadiannya meningkat seiring bertambahnya usia.
Angina lebih sering dialami pria mulai usia sekitar 45 tahun dan wanita setelah menopause (sekitar usia 55 tahun ke atas). Risikonya lebih tinggi pada orang dengan diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, perokok, obesitas, serta mereka yang memiliki riwayat penyakit jantung di keluarga.
Gejala
- Nyeri dada berat yang berlangsung lebih dari 15 menit dan tidak membaik dengan istirahat
- Nyeri dada disertai keringat dingin, mual, sesak berat, atau rasa akan pingsan
- Nyeri dada menjalar ke lengan, rahang, atau punggung dan terasa sangat menekan
- Pingsan, atau dada berdebar sangat cepat disertai lemas berat
- Pada orang yang sudah dikenal punya angina: serangan kali ini jauh lebih berat, lebih lama, atau muncul saat istirahat
- ⚠Nyeri dada muncul pertama kali dalam hidup Anda
- ⚠Angina jadi lebih sering, lebih mudah dipicu, atau lebih lama dibanding biasanya
- ⚠Nyeri dada muncul saat sedang beristirahat atau saat tidur
- ⚠Keluhan dada memburuk dalam beberapa hari hingga dua minggu terakhir
Gejala umum
- Rasa tertekan, diremas, berat, atau seperti dada diikat di bagian tengah dada
- Nyeri menjalar ke lengan (sering lengan kiri), rahang, leher, punggung, atau ulu hati
- Muncul saat beraktivitas, naik tangga, atau saat emosi kuat, lalu mereda dengan istirahat
- Sesak napas, keringat dingin, atau mual yang menyertai nyeri dada
- Rasa tidak nyaman yang hilang dalam sekitar 5 menit setelah aktivitas dihentikan
Gejala pada anak-anak
- Angina karena penyempitan pembuluh darah jantung sangat jarang pada anak
- Pada anak, nyeri dada lebih sering disebabkan hal lain seperti nyeri otot, batuk, atau asam lambung
- Nyeri dada pada anak perlu diperiksa dokter bila disertai sesak, pingsan, atau muncul saat aktivitas
Gejala pada lansia
- Gejala bisa tidak khas: hanya sesak napas, lemas, pusing, atau mudah lelah tanpa nyeri dada jelas
- Bisa terasa seperti nyeri ulu hati, mual, atau tidak nyaman di perut bagian atas
- Pada lansia dengan diabetes, nyeri dada bisa terasa samar karena saraf kurang sensitif
- Keluhan baru berupa sesak saat aktivitas ringan perlu diperiksakan lebih cepat
Penyebab
Penyebab utama
- Aterosklerosis, yaitu penumpukan plak lemak yang membuat pembuluh darah jantung menyempit sehingga aliran darah berkurang
- Kejang (spasme) pembuluh darah jantung yang membuat aliran darah tiba-tiba menyempit
- Kondisi lain yang membuat jantung bekerja lebih berat atau kurang mendapat oksigen, misalnya anemia berat, gangguan hormon tiroid, atau demam tinggi
- Kelainan katup jantung atau otot jantung yang membuat kebutuhan oksigen jantung meningkat
Faktor risiko
- Merokok, termasuk sering terpapar asap rokok orang lain
- Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol
- Kolesterol tinggi dan pola makan tinggi lemak jenuh serta garam
- Diabetes atau gula darah yang tidak terkontrol
- Kegemukan dan kurang aktivitas fisik
- Stres berkepanjangan dan kurang tidur
- Riwayat penyakit jantung pada keluarga dekat
- Usia bertambah, serta jenis kelamin pria atau wanita yang sudah menopause
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Segera cari bantuan darurat bila nyeri dada berlangsung lebih dari 15 menit, terasa sangat berat, atau disertai keringat dingin dan sesak. Hubungi nomor darurat yang tersedia di situs ini atau layanan gawat darurat rumah sakit terdekat.
- Temui dokter hari yang sama bila nyeri dada baru pertama kali muncul atau polanya berubah
- Temui dokter hari yang sama bila nyeri dada muncul saat istirahat
Buat janji temu rutin jika:
- Buat janji dengan dokter bila nyeri dada ringan muncul berulang saat aktivitas dan cepat hilang dengan istirahat
- Konsultasikan bila Anda memiliki faktor risiko jantung dan ingin diperiksa sejak dini
- Diskusikan dengan dokter bila Anda mudah lelah atau sesak saat aktivitas ringan, terutama bila berusia di atas 50 tahun
Diagnosis
Dokter memulai dengan menanyakan keluhan Anda secara rinci: kapan nyeri muncul, apa pemicunya, berapa lama bertahan, dan ke mana nyerinya menjalar. Setelah itu dokter melakukan pemeriksaan fisik, termasuk mengukur tekanan darah dan mendengarkan jantung. Bila ada kecurigaan, dokter akan menyarankan pemeriksaan penunjang untuk melihat kondisi jantung dan pembuluh darahnya.
Tes yang mungkin dilakukan
- Elektrokardiogram (EKG): merekam aktivitas listrik jantung, cepat dan tidak sakit
- Tes darah, termasuk pemeriksaan penanda jantung untuk menilai apakah ada kerusakan otot jantung
- Tes beban (treadmill): melihat bagaimana jantung bekerja saat beraktivitas
- Ekokardiografi: pemeriksaan ultrasound untuk melihat struktur dan fungsi jantung
- Pencitraan pembuluh darah jantung, misalnya CT scan atau angiografi, untuk melihat ada tidaknya penyempitan
- Pemantauan irama jantung bila keluhan disertai berdebar
Apa yang diharapkan saat janji temu
Sebagian pemeriksaan bisa dilakukan di puskesmas atau klinik, sebagian lain perlu dirujuk ke rumah sakit. Anda mungkin diminta berpuasa sebelum tes darah tertentu, dan sebaiknya tidak mengonsumsi kopi atau rokok sebelum EKG dan tes beban. Diskusikan dengan dokter mengenai obat yang sedang Anda konsumsi, karena beberapa pemeriksaan perlu penyesuaian jadwal.
Perawatan
Tujuan penanganan angina ada dua: meredakan nyeri agar Anda bisa beraktivitas normal, dan menurunkan risiko serangan jantung di kemudian hari. Penanganan biasanya berupa kombinasi perubahan gaya hidup, obat-obatan yang diresepkan dokter, serta tindakan medis bila penyempitan pembuluh darah cukup berat.
Perawatan mandiri di rumah
- Kenali pemicu serangan Anda dan sesuaikan tempo aktivitas dengan kemampuan
- Berhenti merokok dan hindari asap rokok; ini manfaatnya paling besar bagi jantung
- Kelola stres dengan teknik relaksasi, ibadah, atau hobi yang menenangkan
- Tidur cukup dan jaga berat badan ideal
- Minum obat yang diresepkan dokter secara teratur, jangan menghentikan sendiri tanpa konsultasi
- Catat kapan nyeri muncul dan berapa lama, lalu bawa catatan itu saat kontrol
Perawatan medis
Dokter biasanya meresepkan obat dari beberapa golongan yang bekerja dengan cara berbeda: ada yang melebarkan pembuluh darah jantung sehingga aliran darah lebih lancar, ada yang memperlambat kerja jantung agar lebih hemat oksigen, ada yang mencegah terbentuknya gumpalan darah, serta obat untuk menurunkan tekanan darah dan kolesterol. Dokter juga akan menangani kondisi lain yang memperberat angina, seperti anemia atau gangguan tiroid. Karena setiap orang berbeda, jenis dan kombinasi obat ditentukan oleh dokter setelah mempertimbangkan kondisi Anda. Jangan menggunakan obat orang lain, dan tanyakan ke dokter atau apoteker bila ada efek samping.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Bila nyeri tetap berat atau penyempitan pembuluh darah cukup banyak, dokter dapat menyarankan tindakan untuk membuka aliran darah, seperti pemasangan cincin (stent) di pembuluh darah jantung atau operasi pintas jantung. Keputusan ini diambil bersama tim medis setelah mempertimbangkan hasil pemeriksaan, kondisi jantung, dan kesehatan Anda secara keseluruhan.
Hidup dengan kondisi ini
Banyak orang dengan angina tetap bisa menjalani pekerjaan dan aktivitas harian dengan baik setelah gejalanya terkontrol. Kuncinya adalah mengenali batas tubuh, tidak memaksakan aktivitas saat nyeri muncul, dan rutin kontrol ke dokter. Bawa selalu obat yang diresepkan dokter untuk keadaan darurat sesuai anjuran, dan beri tahu keluarga atau rekan kerja cara membantu bila Anda mengalami serangan.
Tips gaya hidup
- Berhenti merokok sepenuhnya, dan minta dukungan keluarga untuk menciptakan lingkungan bebas asap
- Kelola tekanan darah, gula darah, dan kolesterol sesuai target yang ditetapkan dokter
- Jaga berat badan dengan pola makan seimbang dan aktivitas rutin
- Batasi alkohol dan hindari minuman berenergi berlebihan
- Tidur 7–8 jam setiap malam dan kelola stres dengan baik
- Ikuti jadwal kontrol dan pemeriksaan lanjutan secara teratur
Diet dan olahraga
Pilih makanan bergizi seimbang: perbanyak sayur, buah, kacang-kacangan, dan ikan; pilih karbohidrat utuh; kurangi gorengan, makanan olahan, makanan kemasan tinggi garam, serta manis berlebihan. Untuk aktivitas, jalan kaki santai, bersepeda ringan, atau senam jantung sehat bermanfaat asalkan dilakukan sesuai kemampuan. Mulailah perlahan dan hentikan bila nyeri dada muncul. Diskusikan dulu dengan dokter sebelum memulai program olahraga baru, terutama bila angina Anda mudah terpicu.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Hidup dengan nyeri dada bisa memunculkan rasa cemas, takut serangan datang lagi, atau sedih karena aktivitas jadi terbatas. Perasaan ini wajar dan perlu diperhatikan, bukan ditahan sendiri. Bila kecemasan atau kesedihan mengganggu tidur, pekerjaan, atau hubungan Anda, sampaikan pada dokter. Dukungan psikologis juga tersedia melalui layanan konseling di fasilitas kesehatan. Bila muncul pikiran untuk menyakiti diri sendiri, segera hubungi layanan kesehatan jiwa atau nomor darurat yang tertera di situs ini, dan ceritakan pada orang terdekat yang Anda percaya.
Pencegahan
Sebagian besar angina bisa dicegah atau setidaknya diperlambat kemunculannya dengan mengendalikan faktor risiko. Semakin dini kebiasaan sehat dimulai, semakin besar manfaatnya bagi jantung.
Vaksin
Tidak ada vaksin khusus untuk angina. Namun vaksinasi influenza dan pneumokokus dianjurkan bagi banyak penderita penyakit jantung karena infeksi pernapasan dapat memperberat kerja jantung. Tanyakan jadwal yang sesuai kepada dokter.
Program skrining
Pemeriksaan tekanan darah, gula darah, dan kolesterol secara berkala membantu mendeteksi risiko sejak awal. Di Indonesia, pemeriksaan ini tersedia di puskesmas melalui program kesehatan, termasuk skrining penyakit tidak menular. Manfaatkan pemeriksaan kesehatan berkala, terutama bila Anda memiliki riwayat keluarga penyakit jantung.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Angina tidak stabil, yaitu nyeri yang muncul saat istirahat dan berisiko berkembang menjadi serangan jantung
- Serangan jantung akibat pembuluh darah tersumbat total
- Gangguan irama jantung
- Gagal jantung karena otot jantung melemah seiring waktu
- Penurunan kualitas hidup akibat takut beraktivitas
Prospek jangka panjang
Kabar baiknya, dengan pengobatan yang tepat dan perubahan gaya hidup, banyak orang dengan angina dapat hidup aktif dan produktif selama bertahun-tahun. Kuncinya adalah kontrol rutin, patuh pada anjuran dokter, dan segera mencari bantuan bila gejala berubah. Bila Anda merasa cemas, sampaikan pada dokter — mereka dapat membantu menyusun rencana yang sesuai dengan kondisi Anda.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Panduan kesehatan berbeda menurut negara dan wilayah. Halaman ini adalah edukasi umum dan mungkin tidak sesuai dengan panduan, obat, atau praktik di tempat Anda tinggal. Diskusikan kekhawatiran Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda, dan ikuti panduan setempat jika ada.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Tidak ada panduan yang menyebut topik ini
Tidak ada panduan kesehatan atau bab klinis yang menyebut persis topik ini yang dikutip di sini. Halaman ini hanya untuk edukasi dan informasi umum. Ini bukan diagnosis, rencana pengobatan, atau nasihat medis pribadi. Periksa dengan dokter Anda dan ikuti sarannya. Jika gejala berat, mendadak, atau mengkhawatirkan, segera cari perawatan medis, dan dalam keadaan darurat hubungi nomor darurat setempat. Ruqelo LLC tidak bertanggung jawab atas akibat medis atau hukum dari keputusan yang didasarkan pada informasi ini.
Terakhir diperbarui: 24 Oktober 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.
Panduan dapat berbeda menurut negara atau wilayah. Konfirmasikan rekomendasi lokal dengan penyedia layanan kesehatan yang memenuhi syarat.