Kanker Payudara HER2-Negatif
Gambaran umum
Kanker payudara HER2-negatif adalah kanker payudara yang sel kankernya tidak memiliki banyak protein HER2 di permukaannya. HER2 adalah singkatan dari human epidermal growth factor receptor 2, yaitu semacam 'antena' di permukaan sel yang membantu sel tumbuh dan membelah. Pada kanker HER2-positif, jumlah antena ini sangat banyak sehingga sel tumbuh cepat. Pada HER2-negatif, jumlahnya normal atau rendah. Hasil pemeriksaan HER2 ini penting karena membantu dokter memilih jenis pengobatan yang paling sesuai untuk Anda.
Fakta penting
- HER2-negatif berarti sel kanker tidak memiliki kelebihan protein HER2, sehingga obat yang khusus menyerang HER2 tidak digunakan.
- Kanker payudara HER2-negatif justru merupakan jenis yang paling sering ditemukan, sekitar tiga dari empat kasus kanker payudara.
- Dokter juga memeriksa reseptor hormon (estrogen dan progesteron) pada jaringan kanker, karena hasilnya ikut menentukan pilihan pengobatan.
- Kanker payudara HER2-negatif tetap bisa diobati, dan hasil pengobatan biasanya lebih baik bila ditemukan pada stadium awal.
Ya, ini jenis yang paling umum. Diperkirakan sekitar 70–80 persen dari seluruh kanker payudara bersifat HER2-negatif.
Terutama terjadi pada perempuan, tetapi laki-laki juga bisa mengalaminya meskipun jauh lebih jarang. Risiko meningkat seiring bertambahnya usia, dan bisa terjadi pada usia berapa pun setelah dewasa.
Gejala
- Sesak napas berat atau mendadak, terutama bila disertai nyeri dada
- Batuk berdarah dalam jumlah banyak atau muntah darah
- Penurunan kesadaran, kebingungan berat, atau kejang
- Perdarahan hebat dari luka di payudara yang tidak berhenti dengan penekanan
- ⚠Benjolan baru di payudara atau ketiak yang terasa keras dan tidak hilang setelah beberapa minggu
- ⚠Perubahan kulit payudara yang muncul cepat: kemerahan luas, kerutan, atau luka yang tidak sembuh
- ⚠Keluar cairan berdarah dari puting
- ⚠Nyeri tulang hebat atau bengkak pada satu lengan yang muncul tiba-tiba
- ⚠Demam dengan payudara merah dan bengkak (perlu dievaluasi hari yang sama)
Gejala umum
- Benjolan atau massa di payudara yang terasa berbeda dari jaringan sekitarnya, kadang tidak nyeri
- Perubahan bentuk atau ukuran payudara, misalnya salah satu sisi tampak berbeda
- Kulit payudara berkerut seperti kulit jeruk, kemerahan, atau terasa hangat
- Puting tertarik ke dalam (retraksi) atau berubah bentuk
- Keluarnya cairan dari puting, terutama bila berdarah atau hanya dari satu sisi
- Nyeri atau nyeri tekan pada payudara yang tidak kunjung hilang
- Kelenjar getah bening terasa membesar atau keras di ketiak atau di atas tulang selangka
- Perubahan pada areola (lingkaran gelap di sekitar puting), seperti bersisik atau gatal menetap
Gejala pada anak-anak
- Kanker payudara sangat jarang pada anak dan remaja.
- Benjolan di payudara anak biasanya bukan kanker, misalnya pembengkakan kelenjar karena perubahan hormon masa pubertas atau kista jinak.
- Tetap periksakan ke dokter bila ada benjolan yang membesar cepat, nyeri menetap, atau keluar cairan dari puting, agar orang tua mendapat kepastian.
Gejala pada lansia
- Benjolan sering tidak terasa nyeri, sehingga kadang diabaikan atau dianggap bagian dari penuaan.
- Pada usia lanjut, kanker bisa ditemukan lewat pemeriksaan skrining meski belum ada keluhan.
- Gejala bisa tumpang tindih dengan kondisi lain, seperti mastitis atau penyakit fibrokistik, sehingga pemeriksaan dokter tetap diperlukan.
- Perhatikan juga keluhan mudah lelah atau nyeri tulang yang baru muncul, karena perlu dievaluasi dokter.
Penyebab
Penyebab utama
- Kanker payudara terjadi karena perubahan (mutasi) pada materi genetik di dalam sel payudara, yang membuat sel tumbuh tidak terkendali.
- Sebagian besar perubahan gen ini terjadi secara acak sepanjang hidup dan bukan diwariskan dari orang tua.
- Status HER2-negatif bukan penyebab, melainkan sifat dari sel kanker yang diketahui setelah pemeriksaan jaringan.
- Sebagian kecil kasus terkait dengan mutasi gen yang diturunkan dalam keluarga, misalnya gen BRCA1 dan BRCA2.
Faktor risiko
- Bertambahnya usia, terutama di atas 50 tahun
- Riwayat kanker payudara pada diri sendiri atau keluarga dekat (ibu, saudari, anak perempuan)
- Memiliki mutasi gen yang diturunkan, seperti BRCA1 atau BRCA2
- Paparan hormon estrogen dalam waktu lama, misalnya menstruasi pertama sangat dini atau menopause yang terlambat
- Tidak pernah hamil atau melahirkan anak pertama pada usia lebih tua
- Penggunaan terapi hormon pengganti menopause dalam jangka panjang (diskusikan risikonya dengan dokter)
- Kegemukan setelah menopause dan kurangnya aktivitas fisik
- Konsumsi minuman beralkohol
- Riwayat mendapat radiasi pada dada, terutama pada usia muda
- Merokok
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Benjolan baru di payudara atau ketiak yang terasa keras, menetap, dan tidak hilang setelah satu siklus menstruasi
- Kulit payudara memerah, bengkak, berkerut, atau terluka dan tidak membaik
- Cairan berdarah atau cairan keruh keluar dari puting
- Puting tiba-tiba tertarik ke dalam atau berubah bentuk
- Nyeri payudara hebat yang mengganggu aktivitas
Buat janji temu rutin jika:
- Ingin berkonsultasi tentang cara memeriksa payudara sendiri (SADARI) dengan benar
- Ada riwayat kanker payudara dalam keluarga dan ingin tahu apakah perlu pemeriksaan lebih awal
- Ingin informasi tentang jadwal skrining yang sesuai untuk usia Anda
- Mengalami efek samping pengobatan yang mengganggu, seperti lelah, mual, atau nyeri
- Ingin bertanya tentang pilihan pengobatan, termasuk uji klinis
Diagnosis
Dokter akan memulai dengan menanyakan riwayat kesehatan dan keluarga, lalu memeriksa payudara serta kelenjar getah bening di ketiak dan leher. Bila ada benjolan atau perubahan yang mencurigakan, dokter menyarankan pemeriksaan pencitraan seperti mamografi atau USG payudara. Diagnosis pasti ditegakkan melalui biopsi, yaitu pengambilan sedikit jaringan payudara untuk diperiksa di laboratorium. Dari jaringan itulah dokter mengetahui apakah kankernya HER2-negatif atau positif, serta status reseptor hormonnya.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan fisik payudara dan kelenjar getah bening oleh tenaga kesehatan
- Mamografi, yaitu foto payudara dengan sinar-X dosis rendah
- USG payudara, sering dipakai pada payudara yang padat atau pada perempuan lebih muda
- MRI payudara pada kasus tertentu
- Biopsi (pengambilan sampel jaringan), biasanya dengan jarum, untuk memastikan diagnosis
- Pemeriksaan patologi untuk menilai status HER2 memakai metode imunohistokimia (IHC), dan bila perlu dilanjutkan dengan FISH
- Pemeriksaan reseptor estrogen dan progesteron pada jaringan kanker
- Pemeriksaan penunjang untuk menilai stadium, seperti CT scan, foto rontgen dada, USG hati, dan pemindaian tulang, bila diperlukan
- Pemeriksaan darah rutin dan penanda tumor untuk memantau kondisi
Apa yang diharapkan saat janji temu
Proses diagnosis bisa memakan waktu beberapa hari hingga beberapa minggu karena hasil patologi perlu dianalisis dengan teliti. Anda mungkin menjalani lebih dari satu pemeriksaan. Sebaiknya bawa catatan pertanyaan dan, bila memungkinkan, ajak keluarga atau orang terdekat untuk menemani, agar tidak lupa menanyakan hal penting. Tanyakan dengan jelas apa arti hasil pemeriksaan Anda dan langkah berikutnya.
Perawatan
Pengobatan kanker payudara HER2-negatif disusun sesuai kebutuhan masing-masing orang, dengan mempertimbangkan stadium, ukuran tumor, status reseptor hormon, usia, kondisi kesehatan umum, dan pilihan pribadi Anda. Karena kankernya HER2-negatif, obat yang khusus menyerang HER2 tidak dipakai. Rencana pengobatan biasanya menggabungkan beberapa pendekatan dan diputuskan bersama tim dokter.
Perawatan mandiri di rumah
- Penuhi waktu istirahat dan atur aktivitas sesuai kemampuan, terutama selama menjalani pengobatan
- Jaga asupan makan bergizi seimbang dan cukup minum air
- Lakukan gerak badan ringan sesuai anjuran dokter, misalnya jalan kaki, untuk menjaga kebugaran
- Rawat lengan di sisi payudara yang dioperasi: hindari suntikan, pengambilan darah, atau cedera di lengan tersebut bila disarankan
- Catat efek samping yang muncul dan diskusikan dengan tim medis, jangan menyesuaikan obat sendiri
- Lindungi kulit dari luka dan jemur berlebih, terutama di area yang mendapat radiasi
- Berhenti merokok dan hindari alkohol
- Ikuti jadwal kontrol dan pemeriksaan lanjutan dengan disiplin
Perawatan medis
Pendekatan pengobatan dapat meliputi pembedahan untuk mengangkat tumor, radioterapi untuk membunuh sel kanker di area tertentu, kemoterapi untuk menjangkau sel kanker di seluruh tubuh, terapi hormon bila kankernya memiliki reseptor hormon, serta imunoterapi pada jenis tertentu. Beberapa pasien juga ditawari uji klinis untuk mencoba pendekatan baru. Dokter akan menjelaskan manfaat, risiko, dan urutan pengobatan yang paling sesuai untuk Anda. Jangan ragu bertanya tentang tujuan setiap pengobatan dan efek samping yang mungkin timbul.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Pembedahan umumnya merupakan bagian penting dari pengobatan, baik untuk mengangkat tumor di payudara (dengan mempertahankan payudara bila memungkinkan atau mengangkat seluruh payudara) maupun untuk memeriksa kelenjar getah bening di ketiak. Kadang pembedahan dilakukan lebih dahulu, kadang setelah pengobatan lain untuk mengecilkan tumor. Pilihan dan waktunya dibicarakan bersama tim dokter Anda.
Hidup dengan kondisi ini
Menjalani pengobatan kanker membutuhkan penyesuaian. Rasa lelah, perubahan tubuh, dan jadwal kontrol bisa memengaruhi rutinitas harian. Buat catatan jadwal pengobatan dan istirahat, minta bantuan untuk tugas yang berat, dan beri diri Anda ruang untuk beristirahat. Tetap lakukan hal-hal yang Anda nikmati dengan penyesuaian, karena itu membantu menjaga semangat.
Tips gaya hidup
- Lakukan aktivitas fisik ringan secara rutin sesuai anjuran dokter
- Jaga berat badan dalam rentang sehat tanpa diet ekstrem
- Hindari rokok dan minuman beralkohol
- Cukup tidur dan kelola stres dengan cara yang Anda sukai, seperti beribadah, meditasi, atau berkumpul dengan orang terdekat
- Jaga kebersihan diri dan lindungi diri dari infeksi selama pengobatan
- Rawat kesehatan lengan di sisi yang dioperasi, dan segera periksa bila bengkak
Diet dan olahraga
Tidak ada satu makanan ajaib yang menyembuhkan kanker. Yang dianjurkan adalah pola makan seimbang: banyak sayur dan buah, sumber protein seperti ikan, telur, tahu, dan tempe, serta karbohidrat secukupnya. Batasi makanan olahan, gorengan berlebih, dan gula tambahan. Untuk aktivitas fisik, mulai dari yang ringan seperti jalan kaki 10–15 menit dan tingkatkan perlahan. Diskusikan rencana makan dan olahraga Anda dengan dokter atau ahli gizi, terutama bila sedang menjalani pengobatan.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Wajar bila Anda merasa cemas, sedih, marah, atau takut. Perasaan ini tidak berarti Anda lemah. Banyak orang merasa lebih ringan setelah bercerita kepada keluarga, teman, atau tenaga kesehatan jiwa. Bila rasa sedih, cemas, atau putus asa berlangsung terus dan mengganggu tidur serta aktivitas sehari-hari, mintalah bantuan profesional. Ingatlah bahwa dukungan krisis selalu tersedia: hubungi layanan kesehatan jiwa setempat atau tenaga kesehatan terdekat, dan jangan ragu mencari pertolongan bila muncul pikiran untuk menyakiti diri sendiri.
Pencegahan
Kanker payudara tidak sepenuhnya bisa dicegah, karena banyak faktor penyebabnya di luar kendali kita. Namun Anda bisa menurunkan risiko dan meningkatkan peluang ditemukan lebih awal melalui gaya hidup sehat, kesadaran memeriksa payudara sendiri, dan mengikuti skrining sesuai anjuran dokter.
Vaksin
Saat ini belum ada vaksin untuk mencegah kanker payudara.
Program skrining
Skrining bertujuan menemukan kanker sebelum ada gejala. Di Indonesia, kesadaran memeriksa payudara sendiri (SADARI) dianjurkan, dan pemeriksaan payudara klinis (SADANIS) dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan. Mamografi umumnya dipertimbangkan untuk perempuan berusia sekitar 40 tahun ke atas, atau lebih awal bila ada riwayat keluarga yang kuat. Diskusikan waktu dan jenis skrining yang tepat untuk Anda dengan dokter.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Kanker dapat menyebar ke kelenjar getah bening di ketiak dan leher
- Penyebaran ke organ lain seperti tulang, paru-paru, hati, atau otak dapat menimbulkan keluhan baru
- Tumor yang tumbuh dapat menyebabkan luka pada kulit payudara, nyeri, dan perdarahan
- Pembengkakan lengan (limfedema) akibat sumbatan pada saluran getah bening
- Penurunan kondisi umum, mudah lelah, dan menurunnya kualitas hidup
Prospek jangka panjang
Kanker payudara HER2-negatif tetap bisa diobati, dan banyak orang menjalani hidup dengan baik setelah pengobatan. Semakin dini kanker ditemukan, semakin besar peluang pengobatan berhasil. Kemajuan pengobatan terus berkembang, termasuk pilihan terapi baru dan uji klinis. Setiap orang memiliki perjalanan yang berbeda, jadi bicarakan harapan dan rencana pengobatan Anda secara terbuka dengan dokter yang merawat.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Panduan kesehatan berbeda menurut negara dan wilayah. Halaman ini adalah edukasi umum dan mungkin tidak sesuai dengan panduan, obat, atau praktik di tempat Anda tinggal. Diskusikan kekhawatiran Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda, dan ikuti panduan setempat jika ada.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Tidak ada panduan yang menyebut topik ini
Tidak ada panduan kesehatan atau bab klinis yang menyebut persis topik ini yang dikutip di sini. Halaman ini hanya untuk edukasi dan informasi umum. Ini bukan diagnosis, rencana pengobatan, atau nasihat medis pribadi. Periksa dengan dokter Anda dan ikuti sarannya. Jika gejala berat, mendadak, atau mengkhawatirkan, segera cari perawatan medis, dan dalam keadaan darurat hubungi nomor darurat setempat. Ruqelo LLC tidak bertanggung jawab atas akibat medis atau hukum dari keputusan yang didasarkan pada informasi ini.
Terakhir diperbarui: 24 Oktober 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.
Panduan dapat berbeda menurut negara atau wilayah. Konfirmasikan rekomendasi lokal dengan penyedia layanan kesehatan yang memenuhi syarat.