Impetigo (Luka Bernanah di Kulit)
Gambaran umum
Impetigo adalah infeksi kulit yang mudah menular, disebabkan oleh bakteri. Infeksi ini membuat kulit mengalami luka merah, lepuhan kecil, atau kerak berwarna keemasan. Impetigo sering disebut 'luka sekolah' karena banyak terjadi pada anak usia sekolah. Infeksi ini biasanya ada di sekitar hidung, mulut, atau anggota badan, dan umumnya bisa sembuh dengan pengobatan yang tepat.
Fakta penting
- Impetigo disebabkan oleh bakteri dan menular melalui kontak langsung dengan luka atau benda yang terkontaminasi.
- Luka khas berupa lepuhan kecil yang pecah dan membentuk kerak kekuningan.
- Paling sering dialami anak-anak, tetapi orang dewasa juga bisa terkena.
- Dengan pengobatan dan kebersihan yang baik, impetigo biasanya sembuh dalam beberapa hari sampai dua minggu.
Ya, impetigo termasuk infeksi kulit yang cukup umum, terutama pada anak-anak.
Paling sering menyerang balita dan anak usia sekolah. Siapa pun bisa terkena, terutama jika memiliki luka kecil di kulit, tinggal di tempat padat, atau memiliki kondisi kulit seperti eksim.
Gejala
- Segera hubungi layanan gawat darurat melalui nomor darurat yang tercantum di situs ini jika muncul tanda infeksi berat.
- Demam tinggi disertai lemas, bingung, atau sulit dibangunkan.
- Luka menyebar sangat cepat, terasa sangat nyeri, atau kulit di sekitarnya semakin merah, hangat, dan bengkak.
- Sulit bernapas, kejang, atau penurunan kesadaran.
- Tanda dehidrasi berat seperti tidak buang air kecil, mulut sangat kering, atau mata cekung.
- ⚠Demam.
- ⚠Luka bertambah besar, lebih nyeri, atau keluar nanah lebih banyak.
- ⚠Luka tidak membaik setelah 2-3 hari.
- ⚠Impetigo pada bayi sangat muda atau orang dengan daya tahan tubuh lemah.
- ⚠Muncul lepuhan besar atau luka yang terasa sangat sakit.
Gejala umum
- Luka merah kecil yang cepat berubah menjadi lepuhan berisi nanah.
- Lepuhan mudah pecah dan meninggalkan kerak berwarna keemasan atau kekuningan.
- Area luka terasa gatal atau sedikit nyeri.
- Kulit di sekitar luka tampak merah.
- Luka sering muncul di sekitar hidung, mulut, atau anggota badan.
Gejala pada anak-anak
- Paling sering muncul pada anak usia 2-6 tahun atau usia sekolah.
- Anak bisa menyentuh luka lalu menggaruk bagian tubuh lain sehingga infeksi menyebar.
- Bisa muncul setelah luka lecet, gigitan serangga, atau eksim.
- Anak mungkin rewel, malu, atau tidak nyaman jika luka terlihat.
Gejala pada lansia
- Lebih jarang terjadi, tetapi bisa muncul jika ada luka terbuka atau kulit yang rusak.
- Risiko lebih tinggi jika daya tahan tubuh menurun atau ada penyakit kulit kronis.
- Perlu perhatian jika muncul di sekitar luka operasi atau kulit yang kering dan pecah-pecah.
Penyebab
Penyebab utama
- Infeksi bakteri, terutama Staphylococcus aureus dan Streptococcus pyogenes. Bakteri ini masuk melalui luka kecil di kulit.
- Kontak langsung dengan luka atau kerak orang yang terinfeksi.
- Menyentuh benda yang terkontaminasi, seperti handuk, pakaian, atau mainan.
- Luka lecet, gigitan serangga, atau kulit yang tergores menjadi pintu masuk bakteri.
Faktor risiko
- Usia anak-anak, terutama usia sekolah.
- Tinggal di tempat padat atau berbagi barang pribadi.
- Kebersihan tangan dan kulit yang kurang terjaga.
- Cuaca hangat dan lembap.
- Memiliki eksim atau luka kulit lain.
- Daya tahan tubuh menurun.
- Kontak dekat dengan orang yang memiliki luka bernanah serupa.
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Demam atau anak tampak lemas.
- Luka menyebar cepat, sangat nyeri, atau bernanah banyak.
- Luka tidak membaik dalam 2-3 hari.
- Bayi sangat muda atau orang dengan daya tahan tubuh lemah mengalami luka bernanah.
- Muncul tanda infeksi lebih dalam seperti kemerahan yang meluas, bengkak, dan hangat.
Buat janji temu rutin jika:
- Muncul luka merah atau lepuhan bernanah, terutama di wajah atau tangan.
- Impetigo sering kambuh.
- Ingin tahu cara merawat luka agar tidak menular ke anggota keluarga lain.
- Anak perlu izin atau saran untuk kembali ke sekolah.
Diagnosis
Dokter biasanya mendiagnosis impetigo melalui pemeriksaan kulit dan riwayat gejala. Dokter akan melihat bentuk luka, lokasi, dan menanyakan apakah ada demam atau kontak dengan orang lain yang memiliki luka serupa.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan fisik kulit oleh dokter.
- Usap luka untuk pemeriksaan laboratorium jika pengobatan awal tidak berhasil, sering kambuh, atau kondisinya berat.
- Pemeriksaan tambahan jika ada tanda komplikasi atau infeksi yang lebih dalam.
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan biasanya cepat dan tidak menyakitkan. Dokter akan bertanya sejak kapan luka muncul, apakah terasa gatal atau nyeri, dan apakah ada demam. Setelah itu dokter menjelaskan perawatan yang perlu dilakukan di rumah.
Perawatan
Impetigo diobati dengan menjaga kebersihan luka dan, bila perlu, antibiotik dari dokter. Tujuannya mencegah penyebaran, mempercepat penyembuhan, dan mengurangi risiko komplikasi.
Perawatan mandiri di rumah
- Cuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah merawat luka.
- Bersihkan luka perlahan dengan air dan sabun, lalu tepuk kering dengan kain bersih.
- Jangan memencet, menggaruk, atau mengelupas kerak luka.
- Tutup luka dengan perban bersih dan longgar.
- Cuci pakaian, handuk, dan seprai secara terpisah dengan air hangat.
- Jangan berbagi handuk, pakaian, atau alat makan.
- Jaga kuku anak tetap pendek agar tidak melukai kulit.
- Anak boleh kembali ke sekolah setelah luka mengering atau sesuai saran tenaga kesehatan.
Perawatan medis
Dokter dapat memberikan antibiotik oles atau antibiotik minum, tergantung usia, lokasi, luas luka, dan kondisi kesehatan. Antibiotik hanya digunakan dengan resep dokter. Ikuti petunjuk dokter dan selesaikan pengobatan sesuai anjuran, meskipun luka sudah tampak membaik. Jangan menggunakan antibiotik tanpa resep.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Tindakan operasi biasanya tidak diperlukan untuk impetigo. Pada kasus langka dengan abses atau kantong nanah yang besar, dokter mungkin perlu tindakan kecil untuk mengeluarkan nanah. Ini akan dijelaskan oleh dokter jika diperlukan.
Hidup dengan kondisi ini
Jaga luka tetap bersih dan tertutup. Cuci tangan sering-sering, terutama setelah menyentuh luka. Pisahkan handuk dan pakaian pribadi. Anak mungkin perlu izin untuk tidak mengikuti olahraga kontak atau berenang sampai luka sembuh.
Tips gaya hidup
- Biasakan cuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
- Hindari menggaruk luka.
- Jangan berbagi barang pribadi.
- Bersihkan permainan atau permukaan yang sering disentuh.
- Jaga kebersihan kuku dan kulit.
Diet dan olahraga
Tidak ada diet khusus untuk impetigo. Makan makanan bergizi seimbang, cukup istirahat, dan minum air yang cukup membantu tubuh melawan infeksi. Hindari olahraga kontak atau berenang sampai luka sembuh agar tidak menular ke orang lain.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Luka di wajah atau tangan bisa membuat anak merasa malu atau dijauhi teman. Jelaskan bahwa impetigo adalah infeksi kulit yang umum, bukan kesalahan anak, dan bisa sembuh. Beri dukungan dan hindari menyalahkan anak. Jika anak atau keluarga merasa sangat cemas atau putus asa, cari dukungan tenaga kesehatan jiwa atau layanan krisis di wilayah Anda.
Pencegahan
Sebagian besar impetigo dapat dicegah dengan kebersihan yang baik. Rajin cuci tangan, rawat luka kecil dengan benar, dan hindari berbagi barang pribadi.
Vaksin
Belum ada vaksin khusus untuk mencegah impetigo.
Program skrining
Tidak ada skrining rutin untuk impetigo. Kenali gejalanya dan segera periksa jika muncul luka bernanah yang mencurigakan.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Infeksi menyebar ke bagian tubuh lain.
- Abses atau kantong nanah di kulit.
- Selulitis, yaitu infeksi lapisan kulit yang lebih dalam.
- Demam rematik atau radang ginjal, meskipun jarang, dapat terjadi setelah infeksi streptokokus.
- Bekas luka atau perubahan warna kulit sementara.
Prospek jangka panjang
Kabar baiknya, impetigo biasanya sembuh dengan pengobatan dan perawatan kebersihan yang baik. Sebagian besar anak dapat kembali beraktivitas setelah luka mengering. Bekas kulit gelap umumnya memudar seiring waktu. Segera konsultasi jika luka tidak membaik atau muncul tanda infeksi berat.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Panduan kesehatan berbeda menurut negara dan wilayah. Halaman ini adalah edukasi umum dan mungkin tidak sesuai dengan panduan, obat, atau praktik di tempat Anda tinggal. Diskusikan kekhawatiran Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda, dan ikuti panduan setempat jika ada.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Tidak ada panduan yang menyebut topik ini
Tidak ada panduan kesehatan atau bab klinis yang menyebut persis topik ini yang dikutip di sini. Halaman ini hanya untuk edukasi dan informasi umum. Ini bukan diagnosis, rencana pengobatan, atau nasihat medis pribadi. Periksa dengan dokter Anda dan ikuti sarannya. Jika gejala berat, mendadak, atau mengkhawatirkan, segera cari perawatan medis, dan dalam keadaan darurat hubungi nomor darurat setempat. Ruqelo LLC tidak bertanggung jawab atas akibat medis atau hukum dari keputusan yang didasarkan pada informasi ini.
Terakhir diperbarui: 24 Oktober 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.
Panduan dapat berbeda menurut negara atau wilayah. Konfirmasikan rekomendasi lokal dengan penyedia layanan kesehatan yang memenuhi syarat.