Sindrom Jervell dan Lange-Nielsen
Gambaran umum
Sindrom Jervell dan Lange-Nielsen (JLNS) adalah kondisi langka yang diturunkan dalam keluarga (warisan genetik) dan memengaruhi dua hal sekaligus: pendengaran dan irama jantung. Sejak lahir, anak dengan kondisi ini biasanya mengalami gangguan pendengaran berat sampai tuli pada kedua telinga. Selain itu, jantungnya memerlukan waktu sedikit lebih lama untuk 'mengisi ulang' listrik setelah setiap detak — pada pemeriksaan rekam jantung (EKG) ini terlihat sebagai jarak QT yang memanjang. Akibatnya, kadang muncul detak jantung yang sangat cepat dan tidak teratur, sehingga aliran darah ke otak berkurang. Itulah sebabnya anak bisa pingsan, dan pada kasus yang berat bisa terjadi henti jantung. Penting untuk diingat: ini kondisi yang bisa dikelola dengan baik bila diketahui sejak dini dan ditangani oleh tim dokter yang tepat.
Fakta penting
- JLNS adalah kondisi bawaan yang sangat jarang terjadi — hanya sebagian kecil keluarga di dunia yang memiliki kondisi ini.
- Ciri khasnya adalah gabungan tuli sejak lahir pada kedua telinga dan gangguan irama jantung akibat listrik jantung yang 'melambat mengisi ulang'.
- Gejala yang paling sering muncul adalah pingsan mendadak, terutama saat anak sedang bersemangat, terkejut, menangis, atau berolahraga.
- Dengan pemantauan rutin, obat dari dokter, dan kadang pemasangan alat kecil di dada, banyak penyandang JLNS bisa menjalani hidup yang aktif dan panjang.
Tidak. JLNS termasuk kondisi yang sangat langka. Karena itu, banyak dokter umum mungkin hanya menjumpainya sekali atau bahkan tidak sama sekali sepanjang karier. Kelangkaannya membuat pemeriksaan yang cermat sangat penting, terutama bila ada anak yang tuli sejak lahir dan pernah pingsan.
JLNS muncul sejak lahir dan biasanya diketahui pada masa bayi atau anak-anak. Anak laki-laki dan perempuan memiliki risiko yang sama, dan kondisi ini tidak membedakan suku atau wilayah. Yang membuat seseorang lebih berisiko adalah bila kedua orang tuanya membawa gen penyebab kondisi ini — sering kali tanpa tahu sama sekali karena pembawa gen biasanya pendengaran dan jantungnya normal. Pernikahan antarkerabat dekat meningkatkan peluang kedua orang tua membawa gen yang sama.
Gejala
- Anak atau orang dewasa tidak sadar dan tidak bernapas, atau napasnya hanya tersengal-sengal — ini tanda henti jantung, segera hubungi layanan gawat darurat dan mulai resusitasi jantung-paru (RJP) bila Anda terlatih
- Pingsan disertai kejang yang berlangsung lebih dari beberapa menit atau berulang tanpa sadar kembali
- Jantung berdebar sangat cepat disertai nyeri dada, sesak napas berat, atau keringat dingin
- Pingsan saat berolahraga atau saat terkejut, atau pingsan berulang dalam waktu singkat
- Kepala terbentur saat jatuh pingsan dan muncul muntah, kebingungan, atau sulit dibangunkan
- ⚠Pingsan pertama kali, walaupun sudah sadar kembali dengan cepat
- ⚠Berdebar yang hilang timbul dan membuat cemas, terutama bila disertai pusing
- ⚠Anggota keluarga dekat meninggal mendadak di usia muda tanpa sebab jelas
- ⚠Bayi baru lahir dengan gangguan pendengaran berat yang belum pernah diperiksa jantungnya
- ⚠Riwayat kejang yang tidak jelas penyebabnya, terlebih bila disertai pingsan
Gejala umum
- Pingsan mendadak (dalam istilah medis disebut sinkop) — bisa tanpa peringatan atau didahului rasa pusing dan pandangan berkunang-kunang
- Kejang saat pingsan — kadang disalahartikan sebagai epilepsi karena tubuh berkontraksi
- Jantung berdebar kencang atau terasa 'berhenti sesaat' lalu berdetak lagi
- Mudah lelah atau tampak lemas setelah bermain aktif
- Gangguan pendengaran berat sampai tuli pada kedua telinga sejak lahir — biasanya sudah terdeteksi saat skrining pendengaran bayi baru lahir
Gejala pada anak-anak
- Pingsan saat sedang bersemangat, terkejut oleh suara keras, menangis hebat, atau berolahraga
- Kejang yang muncul bersamaan dengan pingsan — penting untuk diperiksa ke dokter saraf dan dokter jantung
- Tidak bereaksi terhadap suara keras atau tidak mulai bicara sesuai usianya karena tuli
- Sering 'melamun' atau tidak menoleh saat dipanggil namanya
- Pada bayi: sulit dibangunkan, lemas tiba-tiba, atau napasnya terasa tidak normal saat menyusu dan menangis
Gejala pada lansia
- Orang dewasa dengan JLNS biasanya sudah terdiagnosis sejak kecil, sehingga yang muncul adalah keluhan lanjutan: berdebar, pingsan, atau kelelahan
- Perlu diwaspadai bila pingsan terjadi saat berolahraga atau saat emosi kuat, karena itu pertanda irama jantung perlu dievaluasi ulang
- Keluhan pendengaran tetap ada seumur hidup, dan sebagian orang memakai alat bantu dengar atau implan koklea
- Bila pingsan baru muncul pertama kali pada usia dewasa, penyebabnya perlu dicari lebih luas — bukan berarti itu JLNS
Penyebab
Penyebab utama
- JLNS disebabkan oleh perubahan (mutasi) pada gen tertentu yang mengatur aliran listrik di jantung — gen yang paling sering terlibat adalah KCNQ1, dan lebih jarang KCNE1.
- Kondisi ini diwariskan secara resesif: artinya seseorang harus mewarisi satu salinan gen yang berubah dari ibu dan satu lagi dari ayah. Orang tua yang hanya membawa satu salinan biasanya sehat, pendengarannya normal, dan tidak menyadari bahwa mereka pembawa.
- Perubahan gen tersebut mengganggu saluran kalium di telinga bagian dalam dan di jantung. Di telinga, ini mengganggu pendengaran sejak lahir; di jantung, ini membuat proses 'mengisi ulang' listrik setelah setiap detak menjadi lebih lambat dari seharusnya.
- Pada sebagian kecil kasus, kondisi ini muncul karena perubahan gen baru pada anak (bukan diwarisi dari orang tua).
Faktor risiko
- Memiliki orang tua yang keduanya membawa gen penyebab JLNS
- Orang tua yang masih berkerabat dekat (misalnya sepupu), karena peluang memiliki gen yang sama lebih besar
- Riwayat keluarga dengan anak yang tuli sejak lahir, atau riwayat pingsan mendadak dan kematian mendadak pada usia muda
- Anggota keluarga yang pernah didiagnosis sindrom QT panjang (long QT syndrome)
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Pingsan pertama kali, meskipun hanya sebentar dan langsung sadar
- Berdebar kencang yang disertai pusing, pandangan gelap, atau nyeri dada
- Anak tuli sejak lahir yang belum pernah menjalani pemeriksaan rekam jantung (EKG)
- Riwayat keluarga dengan kematian mendadak pada usia muda yang belum pernah dievaluasi
- Kejang pada anak yang disertai pingsan — perlu diperiksa oleh dokter anak
Buat janji temu rutin jika:
- Konsultasi rutin untuk memantau irama jantung sesuai jadwal yang dibuat dokter
- Pemeriksaan pendengaran dan evaluasi alat bantu dengar atau implan koklea
- Konsultasi sebelum merencanakan kehamilan bila Anda atau pasangan memiliki riwayat kondisi ini dalam keluarga — penting untuk konseling genetik
- Pemeriksaan anggota keluarga lain (orang tua, saudara kandung) karena bisa saja mereka juga perlu diperiksa
- Diskusi dengan dokter atau apoteker sebelum memakai obat apa pun, termasuk obat batuk, obat mual, dan antibiotik tertentu, karena beberapa obat dapat memengaruhi irama jantung
Diagnosis
Dokter biasanya mulai dari cerita Anda: kapan pingsan terjadi, apa yang sedang dilakukan saat itu, dan bagaimana riwayat kesehatan keluarga. Dari sana, dokter akan memeriksa jantung, mendengarkan suara jantung, lalu meminta pemeriksaan rekam jantung (EKG) untuk melihat jarak QT. Bila hasilnya mengarah ke JLNS, dokter akan menambahkan pemeriksaan pendengaran dan pemeriksaan genetik untuk memastikan. Diagnosis JLNS ditegakkan bila ditemukan gabungan gangguan pendengaran berat sejak lahir dan jarak QT yang memanjang, ditambah temuan genetik yang mendukung.
Tes yang mungkin dilakukan
- EKG (elektrokardiogram) — pemeriksaan paling penting; jumlah detaknya dihitung dan jarak QT diukur, kadang diulang beberapa kali
- Pemeriksaan pendengaran (audiometri) dan pemeriksaan telinga oleh dokter THT, sering kali sudah dimulai sejak skrining bayi baru lahir
- Pemeriksaan genetik (tes DNA) untuk mencari perubahan pada gen terkait, sekaligus membantu memeriksa anggota keluarga lain
- Pemantauan EKG selama 24 jam (Holter) untuk menangkap detak jantung yang tidak teratur yang datang-hilang
- Uji latihan (treadmill atau sepeda statis) untuk melihat bagaimana irama jantung berubah saat beraktivitas
- Pemeriksaan darah sederhana untuk menyingkirkan penyebab lain, seperti kadar elektrolit (garam mineral) yang tidak seimbang
- Pemeriksaan skrining untuk orang tua dan saudara kandung, berupa EKG dan kadang tes genetik
Apa yang diharapkan saat janji temu
Proses diagnosis bisa memakan beberapa minggu karena hasil tes genetik biasanya tidak langsung keluar. Anda mungkin akan bertemu beberapa dokter, misalnya dokter jantung anak dan dokter THT. Bila hasilnya mengarah ke JLNS, dokter akan menyusun rencana perawatan bersama Anda — termasuk obat, pemantauan berkala, dan rencana keselamatan di sekolah. Datanglah dengan daftar pertanyaan dan, bila memungkinkan, ajak keluarga untuk mendengarkan agar semua orang memahami hal yang sama.
Perawatan
JLNS tidak dapat disembuhkan, tetapi dapat dikelola dengan baik. Tujuan utamanya ada dua: melindungi jantung dari irama yang berbahaya, dan mendukung pendengaran serta perkembangan bicara anak. Penanganan biasanya melibatkan tim, yaitu dokter jantung (sering dokter jantung anak), dokter THT, ahli audiologi, dan dokter anak. Karena kondisi ini langka, Anda mungkin dirujuk ke rumah sakit dengan layanan jantung anak yang lengkap.
Perawatan mandiri di rumah
- Patuhi jadwal kontrol dan jangan mengubah atau menghentikan obat tanpa bertanya kepada dokter
- Kenali dan hindari pemicu yang sudah diketahui, seperti suara yang sangat keras dan tiba-tiba, kelelahan berat, dan olahraga kompetitif yang melelahkan — diskusikan batasannya dengan dokter
- Selalu periksa dengan apoteker atau dokter sebelum memakai obat baru, termasuk obat bebas, suplemen, dan jamu, karena sebagian dapat memengaruhi irama jantung
- Pastikan asupan cairan dan garam mineral cukup, terutama saat sakit, diare, atau cuaca panas — dehidrasi dapat memicu gangguan irama jantung
- Kenakan gelang atau kalung tanda medis yang menjelaskan kondisi Anda, agar penolong tahu apa yang harus dilakukan
- Buat rencana keselamatan bersama sekolah: siapa yang harus dihubungi, di mana alat kejut jantung (AED) tersedia, dan bagaimana cara memanggil bantuan
- Pelajari resusitasi jantung-paru (RJP) bila memungkinkan, dan ajak anggota keluarga dewasa untuk ikut belajar
Perawatan medis
Dokter biasanya meresepkan obat yang bekerja menstabilkan listrik jantung, yang paling sering dari golongan penyekat beta. Obat ini diminum setiap hari dan tidak boleh berhenti mendadak tanpa arahan dokter. Bila risiko irama jantung berbahaya masih tinggi, dokter dapat menyarankan pemasangan alat kecil di bawah kulit dada yang berfungsi memantau irama jantung dan memberikan kejutan penyelamat bila muncul irama yang mengancam nyawa. Untuk sebagian kasus, dokter juga dapat menempuh prosedur kecil yang memutus sebagian saraf tertentu agar jantung tidak terlalu mudah terpicu. Selain itu, penanganan pendengaran dilakukan bersama ahli audiologi dan THT, misalnya dengan alat bantu dengar atau implan koklea, ditambah terapi wicara agar anak dapat berkomunikasi dengan baik. Semua keputusan ini dibuat bersama tim dokter dengan mempertimbangkan kondisi masing-masing penyandang.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Tindakan medis yang mungkin dibicarakan adalah pemasangan alat kecil di dada untuk mengendalikan irama jantung, atau prosedur saraf untuk mengurangi pemicu irama berbahaya. Jedah implan koklea bagi pendengaran juga merupakan tindakan operasi kecil. Apakah salah satu dari ini diperlukan, dan kapan waktunya, sangat bergantung pada hasil pemeriksaan dan penilaian dokter jantung serta dokter THT — tidak semua penyandang JLNS memerlukannya.
Hidup dengan kondisi ini
Hidup dengan JLNS berarti menjalani rutinitas yang cukup teratur: minum obat sesuai anjuran, kontrol berkala, dan berhati-hati terhadap pemicu. Kabar baiknya, anak dengan JLNS tetap bisa bersekolah, bermain, dan punya hobi — hanya perlu penyesuaian. Bicarakan dengan sekolah agar guru mengetahui kondisinya, tahu apa yang harus dilakukan bila anak pingsan, dan memahami bahwa anak mungkin memerlukan alat bantu dengar atau duduk lebih dekat ke guru. Untuk anak yang lebih besar dan orang dewasa, penting untuk mengenali tanda tubuh sendiri dan tidak ragu meminta bantuan.
Tips gaya hidup
- Tidur cukup dan hindari kelelahan ekstrem, karena kurang tidur dan stres berat dapat memicu gangguan irama jantung
- Kelola stres dengan cara sederhana seperti tarik napas dalam, aktivitas yang menyenangkan, dan dukungan keluarga
- Hindari olahraga kompetitif yang sangat melelahkan atau memicu luapan emosi, kecuali dokter menyatakan aman — olahraga ringan sampai sedang biasanya tetap dianjurkan
- Jauhi suara yang sangat keras dan tiba-tiba jika itu sudah diketahui menjadi pemicu, misalnya alarm yang berbunyi mendadak di samping telinga
- Jangan merokok dan hindari asap rokok, serta batasi minuman berenergi dan kafein berlebihan
- Selalu cukup minum, terlebih saat cuaca panas, demam, atau diare
- Bawa selalu daftar obat dan hasil EKG terakhir saat berobat ke fasilitas kesehatan mana pun
Diet dan olahraga
Tidak ada diet khusus untuk JLNS. Yang dianjurkan adalah pola makan seimbang seperti pada umumnya — cukup sayur, buah, protein, dan air putih — serta menjaga asupan garam mineral tetap cukup, terutama bila sedang sakit atau berkeringat banyak. Bila dokter menemukan kadar kalium atau magnesium yang rendah, dokter akan memberi arahan khusus. Untuk olahraga, aktivitas ringan sampai sedang seperti berjalan, bersepeda santai, atau berenang dengan pengawasan umumnya boleh dan bermanfaat. Olahraga kompetitif yang menguras tenaga atau memicu emosi kuat perlu dibicarakan dulu dengan dokter jantung. Jangan memutuskan sendiri untuk berhenti bergerak — aktivitas yang wajar justru baik untuk kesehatan jantung dan suasana hati.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Menerima diagnosis langka seperti JLNS bisa memunculkan rasa takut, cemas, dan bahkan rasa bersalah pada orang tua. Anak yang tumbuh dengan kondisi ini juga bisa merasa berbeda dari teman-temannya, terutama bila ada gangguan pendengaran. Semua perasaan itu normal dan pantas didampingi, bukan dipendam. Bicarakan dengan dokter bila kecemasan mulai mengganggu tidur, sekolah, atau pekerjaan. Dukungan psikolog atau konselor bisa sangat membantu, begitu pula bercerita dengan keluarga lain yang menghadapi kondisi serupa. Bila muncul pikiran untuk menyakiti diri sendiri atau putus asa, segera cari bantuan tenaga kesehatan jiwa profesional atau layanan krisis kesehatan jiwa setempat — jangan menghadapinya sendiri.
Pencegahan
JLNS sendiri tidak dapat dicegah, karena disebabkan oleh perubahan gen yang sudah dibawa sejak pembuahan. Yang bisa dicegah adalah komplikasinya — yaitu pingsan berat dan henti jantung — melalui diagnosis dini, pengobatan teratur, dan menghindari pemicu. Bila Anda memiliki riwayat keluarga dengan JLNS, sindrom QT panjang, atau anak yang tuli sejak lahir disertai pingsan, konseling genetik sebelum merencanakan kehamilan sangat dianjurkan. Konselor genetik dapat menjelaskan peluang menurunkan kondisi ini pada anak dengan cara yang jelas dan tidak menghakimi.
Vaksin
Tidak ada vaksin khusus untuk JLNS. Namun, imunisasi rutin sesuai anjuran Kementerian Kesehatan RI tetap penting, karena infeksi yang membuat demam dan dehidrasi bisa memicu gangguan irama jantung. Bila anak atau Anda akan diimunisasi, beri tahu petugas kesehatan tentang kondisi ini agar pemantauan bisa disesuaikan.
Program skrining
Skrining sangat berperan di sini. Skrining pendengaran bayi baru lahir dapat mendeteksi tuli lebih awal. Bila seorang anak diketahui tuli berat sejak lahir, pemeriksaan rekam jantung (EKG) sederhana sebaiknya dilakukan untuk menyaring kemungkinan gangguan irama. Sebaliknya, bila ada anak dengan pingsan berulang, pemeriksaan pendengaran perlu dilakukan. Anggota keluarga dari penyandang JLNS juga dianjurkan menjalani EKG, dan bila perlu tes genetik, agar pembawa gen atau kasus yang belum terdeteksi bisa ditemukan lebih awal.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Irama jantung yang sangat cepat dan berbahaya, yang dapat menyebabkan pingsan mendadak
- Henti jantung mendadak, terutama pada anak atau dewasa muda yang tidak mendapat pengobatan
- Cedera akibat jatuh saat pingsan, termasuk cedera kepala
- Kejang akibat aliran darah ke otak berkurang sesaat, yang kadang disalahartikan sebagai epilepsi
- Gangguan perkembangan bicara dan bahasa pada anak dengan gangguan pendengaran yang tidak ditangani
- Risiko kecelakaan saat berenang atau berkendara bila pingsan terjadi tanpa peringatan
- Dampak psikologis seperti kecemasan dan rasa takut beraktivitas
Prospek jangka panjang
Meskipun JLNS tergolong kondisi serius, banyak penyandangnya dapat hidup aktif dan panjang dengan penanganan yang tepat. Kuncinya adalah diagnosis yang tidak terlambat, kepatuhan menjalani pengobatan dan kontrol, serta kerja sama dengan sekolah dan keluarga. Kemajuan dalam bidang genetik, alat pemantau jantung, dan teknologi pendengaran terus berkembang, sehingga harapan untuk hidup berkualitas semakin baik. Tetap jaga komunikasi dengan tim dokter Anda — setiap pertanyaan dan kekhawatiran layak dibicarakan.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Panduan kesehatan berbeda menurut negara dan wilayah. Halaman ini adalah edukasi umum dan mungkin tidak sesuai dengan panduan, obat, atau praktik di tempat Anda tinggal. Diskusikan kekhawatiran Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda, dan ikuti panduan setempat jika ada.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Tidak ada panduan yang menyebut topik ini
Tidak ada panduan kesehatan atau bab klinis yang menyebut persis topik ini yang dikutip di sini. Halaman ini hanya untuk edukasi dan informasi umum. Ini bukan diagnosis, rencana pengobatan, atau nasihat medis pribadi. Periksa dengan dokter Anda dan ikuti sarannya. Jika gejala berat, mendadak, atau mengkhawatirkan, segera cari perawatan medis, dan dalam keadaan darurat hubungi nomor darurat setempat. Ruqelo LLC tidak bertanggung jawab atas akibat medis atau hukum dari keputusan yang didasarkan pada informasi ini.
Terakhir diperbarui: 24 Oktober 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.
Panduan dapat berbeda menurut negara atau wilayah. Konfirmasikan rekomendasi lokal dengan penyedia layanan kesehatan yang memenuhi syarat.