Penyakit Kawasaki
Gambaran umum
Penyakit Kawasaki adalah kondisi peradangan pada dinding pembuluh darah (pipa kecil yang mengalirkan darah ke seluruh tubuh) yang terutama menyerang anak-anak. Peradangan ini paling sering mengenai pembuluh darah koroner, yaitu pembuluh yang memasok darah ke jantung. Ciri khasnya adalah demam tinggi yang tidak turun selama beberapa hari, disertai perubahan pada mata, bibir, kulit, dan tangan-kaki. Penyakit ini bukan penyakit menular, jadi tidak bisa menular dari anak ke anak lain.
Fakta penting
- Penyakit Kawasaki paling sering terjadi pada anak di bawah 5 tahun dan merupakan salah satu penyebab utama gangguan jantung yang didapat pada anak.
- Penyakit ini tidak menular dan tidak disebabkan oleh kurangnya kebersihan atau kesalahan orang tua.
- Semakin cepat dikenali dan ditangani, semakin kecil kemungkinan terjadi komplikasi pada jantung.
Penyakit ini tergolong jarang, tetapi bukan hal yang sangat langka. Angkanya berbeda-beda di tiap negara, dan di wilayah Asia jumlah kasusnya cenderung lebih tinggi dibanding Amerika atau Eropa. Karena jarang, banyak orang tua belum pernah mendengarnya sebelum anak mereka didiagnosis.
Paling sering menyerang anak usia 6 bulan sampai 5 tahun, dengan puncaknya sekitar usia 1 sampai 2 tahun. Anak laki-laki lebih sering terkena dibanding anak perempuan. Anak dengan latar belakang keturunan Asia juga memiliki risiko lebih tinggi. Penyakit ini sangat jarang terjadi pada remaja dan orang dewasa.
Gejala
- Sesak napas berat atau napas sangat cepat.
- Nyeri dada, atau anak memegang dadanya sambil menangis kesakitan.
- Pingsan, kejang, atau sulit dibangunkan.
- Bibir atau wajah membiru, atau kulit terasa sangat dingin dan pucat.
- Detak jantung terasa sangat cepat dan tidak beraturan disertai lemas berat.
- Tanda syok, seperti tangan dan kaki dingin, kencing sangat sedikit, dan anak tampak lunglai.
- ⚠Demam pada bayi di bawah 3 bulan, apa pun suhunya.
- ⚠Demam tinggi yang menetap lebih dari 5 hari, terutama bila disertai mata merah, bibir pecah-pecah, atau ruam.
- ⚠Anak tampak sangat lemas, tidak mau minum, atau jumlah air kencing berkurang.
- ⚠Nyeri leher hebat sampai anak sulit menoleh atau menunduk.
- ⚠Bengkak pada tangan dan kaki disertai nyeri saat bergerak.
Gejala umum
- Demam tinggi yang berlangsung lama, biasanya lebih dari 5 hari, dan sulit turun walaupun sudah diberi obat penurun panas.
- Mata merah pada kedua mata tanpa kotoran atau belek yang banyak, biasanya muncul sejak hari-hari pertama demam.
- Bibir kering dan pecah-pecah, lidah tampak merah dan berbintil seperti stroberi, serta tenggorokan tampak merah.
- Ruas jari tangan dan kaki membengkak, kulitnya kemerahan dan terasa kaku.
- Ruas jari tangan dan kaki mengelupas, biasanya muncul 2 sampai 3 minggu setelah demam mulai.
- Ruam merah di badan, bisa di dada, perut, punggung, atau lipatan paha, dan tidak terasa gatal.
- Kelenjar getah bening di leher membengkak dan terasa nyeri, biasanya hanya di satu sisi.
Gejala pada anak-anak
- Pada bayi dan anak kecil, gejala bisa tidak lengkap, misalnya hanya demam panjang dan rewel tanpa ruam yang jelas.
- Bayi bisa tampak sangat lemas, tidak mau menyusu atau makan, dan sulit ditenangkan.
- Kadang muncul kemerahan pada bekas imunisasi BCG di lengan.
- Nyeri sendi atau kaki sehingga anak menolak berjalan.
- Nyeri perut, muntah, atau diare bisa ikut muncul dan membuat gejala mirip penyakit lain.
Gejala pada lansia
- Penyakit Kawasaki hampir tidak pernah terjadi pada orang dewasa atau lansia, sehingga tidak ada gambaran gejala khas pada kelompok usia ini.
- Jika orang dewasa mengalami demam panjang disertai ruam dan mata merah, penyebabnya biasanya penyakit lain, dan tetap perlu diperiksa oleh dokter.
Penyebab
Penyebab utama
- Penyebab pastinya belum diketahui. Para ahli menduga penyakit ini dipicu oleh infeksi atau zat tertentu pada anak yang memiliki kecenderungan genetik, sehingga sistem kekebalan tubuh bereaksi berlebihan dan menyerang pembuluh darahnya sendiri.
- Bukan disebabkan oleh makanan, cuaca dingin, alergi biasa, atau karena anak kurang dijaga kebersihannya.
Faktor risiko
- Usia di bawah 5 tahun, terutama 6 bulan sampai 2 tahun.
- Berjenis kelamin laki-laki.
- Memiliki keturunan atau latar belakang keluarga dari Asia.
- Pernah mengalami penyakit Kawasaki sebelumnya, walaupun kasus berulang jarang terjadi.
- Memiliki anggota keluarga yang pernah mengalami penyakit ini, karena ada pengaruh faktor keturunan.
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Demam tinggi yang tidak turun setelah 5 hari, terlebih bila disertai mata merah, bibir pecah-pecah, atau ruam.
- Bayi di bawah 1 tahun dengan demam yang tidak jelas penyebabnya, karena gejala pada bayi sering tidak khas.
- Anak tampak sangat lemas, tidak mau minum, atau napasnya cepat.
- Nyeri dada, pingsan, atau jantung berdebar sangat cepat.
Buat janji temu rutin jika:
- Muncul pengelupasan kulit pada ujung jari tangan atau kaki setelah demam beberapa minggu sebelumnya.
- Anak mengeluh nyeri sendi atau enggan berjalan.
- Jadwal kontrol lanjutan setelah dirawat, termasuk pemeriksaan jantung.
- Orang tua ingin bertanya tentang kemungkinan penyakit ini pada anak yang sering demam.
Diagnosis
Tidak ada satu tes tunggal yang bisa memastikan penyakit Kawasaki. Dokter menegakkan diagnosis dari kombinasi riwayat demam yang panjang, gejala yang khas saat pemeriksaan fisik, dan hasil pemeriksaan penunjang untuk menyingkirkan penyakit lain. Karena gejalanya bisa mirip infeksi virus atau demam berdarah, dokter mungkin perlu memeriksa beberapa kemungkinan sekaligus.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan fisik menyeluruh, termasuk melihat mata, mulut, kulit, tangan, kaki, dan kelenjar leher.
- Pemeriksaan darah untuk melihat tanda peradangan dan jumlah sel darah.
- Pemeriksaan air kencing untuk menyingkirkan infeksi saluran kemih.
- Elektrokardiogram (EKG), yaitu rekaman listrik jantung untuk melihat irama jantung.
- Ekokardiografi, yaitu pemeriksaan ultrasound jantung untuk melihat kondisi pembuluh darah koroner dan katup jantung.
- Pada sebagian anak, pemeriksaan tambahan seperti foto rontgen dada atau USG perut bila ada keluhan lain.
Apa yang diharapkan saat janji temu
Persiapan diagnosis biasanya berlangsung di rumah sakit karena anak perlu dipantau. Anak mungkin akan dirawat untuk beberapa hari agar dokter dapat mengamati perkembangan gejala dan melakukan pemeriksaan jantung. Orang tua akan dilibatkan dalam pengambilan keputusan dan diberi penjelasan mengenai hasil pemeriksaan. Jangan ragu bertanya tentang arti setiap hasil tes, karena memahami kondisi anak membantu Anda memberi dukungan yang tepat.
Perawatan
Pengobatan penyakit Kawasaki bertujuan meredakan peradangan, menurunkan demam, dan yang paling penting melindungi jantung serta pembuluh darah koroner. Anak biasanya dirawat di rumah sakit agar dokter dapat memantau kondisinya dan memberi pengobatan melalui jalur infus. Pengobatan paling efektif bila dimulai dalam 10 hari pertama sejak demam muncul.
Perawatan mandiri di rumah
- Pastikan anak cukup minum untuk mencegah dehidrasi, berikan sedikit-sedikit tetapi sering.
- Berikan makanan lembut dan tidak panas bila bibir anak pecah-pecah atau mulutnya perih.
- Gunakan pelembap bibir untuk mengurangi rasa kering dan tidak nyaman.
- Biarkan anak banyak beristirahat dan hindari aktivitas berat sementara waktu.
- Catat suhu tubuh dan gejala baru setiap hari untuk disampaikan kepada dokter.
- Jangan memberi obat apa pun tanpa berkonsultasi dengan dokter atau apoteker, terutama obat pereda nyeri untuk anak.
- Jaga kebersihan tangan keluarga di rumah, walaupun penyakit ini tidak menular, kebiasaan baik tetap membantu mencegah infeksi lain.
Perawatan medis
Dokter biasanya memberikan pengobatan melalui infus di rumah sakit untuk menekan peradangan pembuluh darah, dan pengobatan ini umumnya diberikan satu kali dalam dosis yang dihitung oleh tim medis. Selain itu, dokter dapat memberikan obat untuk mencegah penggumpalan darah serta obat penurun panas dan pereda nyeri sesuai kebutuhan anak. Sebagian anak mungkin memerlukan pengobatan tambahan bila demam belum membaik. Semua dosis dan jenis obat ditentukan oleh dokter berdasarkan berat badan, usia, dan kondisi anak, sehingga tidak boleh ditiru dari pengalaman orang lain.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Tindakan khusus pada jantung hanya diperlukan pada sebagian kecil anak yang mengalami komplikasi pada pembuluh darah koroner. Bila itu terjadi, dokter spesialis jantung anak akan mendiskusikan pilihan pemantauan atau tindakan lanjutan bersama keluarga. Sebagian besar anak tidak membutuhkan operasi.
Hidup dengan kondisi ini
Setelah fase akut terlewati, sebagian besar anak kembali ceria dan aktif seperti biasa. Namun dokter biasanya menjadwalkan kontrol lanjutan, termasuk pemeriksaan jantung, untuk memastikan pembuluh darah koroner tetap sehat. Awalnya anak mungkin mudah lelah atau rewel, dan itu normal. Beri waktu untuk pulih dan ikuti jadwal kontrol dengan disiplin.
Tips gaya hidup
- Jaga pola tidur yang cukup dan rutin, karena istirahat membantu pemulihan.
- Ciptakan suasana tenang di rumah dan batasi aktivitas berat sesuai anjuran dokter.
- Ajak anak bermain sesuai kemampuannya, tidak perlu terlalu membatasi bila dokter menyatakan kondisinya baik.
- Simpan catatan riwayat penyakit anak dengan rapi, karena informasi ini penting bila nanti diperiksa dokter lain.
- Beritahu guru atau pengasuh tentang riwayat penyakit Kawasaki anak, agar mereka tahu apa yang perlu diperhatikan.
Diet dan olahraga
Tidak ada diet khusus untuk penyakit Kawasaki. Prinsipnya adalah makanan bergizi seimbang seperti biasa, dengan cukup cairan. Selama masa pemulihan, berikan makanan yang mudah dikunyah bila mulut anak perih. Untuk aktivitas, ikuti anjuran dokter; sebagian besar anak boleh bergerak dan bermain bebas setelah fase akut berlalu, tetapi bila ada komplikasi jantung, dokter mungkin memberi batasan tertentu yang perlu dipatuhi.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Orang tua sering merasa cemas, bersalah, atau lelah selama anak dirawat, dan perasaan itu wajar. Anak yang lebih besar bisa merasa takut pada jarum infus atau pemeriksaan rumah sakit. Jelaskan dengan bahasa sederhana apa yang akan terjadi, dampingi anak saat pemeriksaan, dan beri pelukan serta kepastian bahwa ia tidak sendiri. Jika kecemasan Anda berlangsung lama sampai mengganggu tidur atau aktivitas sehari-hari, bicarakan dengan dokter atau tenaga kesehatan jiwa. Dukungan emosional untuk orang tua juga bagian dari perawatan anak.
Pencegahan
Penyakit Kawasaki belum bisa dicegah sepenuhnya karena penyebab pastinya belum diketahui. Yang bisa dilakukan adalah mengenali gejalanya lebih awal agar anak segera mendapat penanganan, serta rutin memeriksakan anak bila demamnya berkepanjangan.
Program skrining
Tidak ada skrining rutin untuk penyakit ini. Namun setelah diagnosis, dokter akan melakukan pemantauan jantung secara berkala, misalnya pemeriksaan ultrasound jantung pada minggu-minggu awal dan beberapa waktu setelahnya, untuk memastikan tidak ada gangguan pada pembuluh darah koroner.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Peradangan pada pembuluh darah koroner dapat menyebabkan pelebaran atau kantong pada dinding pembuluh darah (aneurisma), yang bisa mengganggu aliran darah ke jantung.
- Risiko terbentuknya gumpalan darah di pembuluh yang melebar, yang dapat menyumbat aliran darah.
- Peradangan otot jantung yang dapat mengganggu irama dan fungsi jantung.
- Nyeri sendi yang berlangsung sementara.
- Peradangan kandung empedu, yang bisa menimbulkan nyeri perut.
- Pada kasus yang sangat jarang dan tidak ditangani, dapat terjadi gangguan jantung serius.
Prospek jangka panjang
Kabar baiknya, sebagian besar anak yang ditangani sejak dini pulih sepenuhnya tanpa gangguan jantung jangka panjang. Semakin cepat pengobatan dimulai, semakin baik hasilnya. Sebagian kecil anak tetap memerlukan pemantauan jantung lanjutan, dan dengan pengawasan rutin mereka tetap bisa tumbuh, bermain, dan belajar seperti anak lain. Diagnosis bukan akhir dari segalanya, melainkan awal dari perawatan yang terarah.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Panduan kesehatan berbeda menurut negara dan wilayah. Halaman ini adalah edukasi umum dan mungkin tidak sesuai dengan panduan, obat, atau praktik di tempat Anda tinggal. Diskusikan kekhawatiran Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda, dan ikuti panduan setempat jika ada.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Tidak ada panduan yang menyebut topik ini
Tidak ada panduan kesehatan atau bab klinis yang menyebut persis topik ini yang dikutip di sini. Halaman ini hanya untuk edukasi dan informasi umum. Ini bukan diagnosis, rencana pengobatan, atau nasihat medis pribadi. Periksa dengan dokter Anda dan ikuti sarannya. Jika gejala berat, mendadak, atau mengkhawatirkan, segera cari perawatan medis, dan dalam keadaan darurat hubungi nomor darurat setempat. Ruqelo LLC tidak bertanggung jawab atas akibat medis atau hukum dari keputusan yang didasarkan pada informasi ini.
Terakhir diperbarui: 24 Oktober 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.
Panduan dapat berbeda menurut negara atau wilayah. Konfirmasikan rekomendasi lokal dengan penyedia layanan kesehatan yang memenuhi syarat.