Mengenal Listeriosis
Gambaran umum
Listeriosis adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri bernama Listeria monocytogenes. Bakteri ini bisa masuk ke tubuh lewat makanan atau minuman yang terkontaminasi. Pada sebagian besar orang sehat, infeksi ini ringan atau bahkan tidak menimbulkan gejala. Namun, pada ibu hamil, bayi baru lahir, lansia, dan orang dengan daya tahan tubuh lemah, listeriosis bisa menjadi serius.
Fakta penting
- Listeriosis disebabkan oleh bakteri Listeria yang biasanya menyebar melalui makanan.
- Kelompok paling rentan adalah ibu hamil, bayi, lansia, dan orang dengan daya tahan tubuh lemah.
- Mencuci tangan, memasak makanan sampai matang, dan menghindari makanan berisiko dapat membantu mencegahnya.
Listeriosis termasuk penyakit yang jarang terjadi, tetapi bisa serius pada kelompok rentan. Setiap tahun hanya sebagian kecil orang yang terdiagnosis, namun perlu diwaspadai karena akibatnya bisa berat.
Siapa saja bisa terinfeksi, tetapi yang paling berisiko adalah ibu hamil dan janinnya, bayi baru lahir, orang berusia 65 tahun ke atas, serta orang dengan daya tahan tubuh lemah—misalnya karena pengobatan kanker, diabetes, HIV, atau cangkok organ.
Gejala
- Demam tinggi disertai leher kaku dan sakit kepala hebat — segera hubungi layanan gawat darurat.
- Kejang — segera hubungi layanan gawat darurat.
- Kebingungan berat atau penurunan kesadaran — segera hubungi layanan gawat darurat.
- Sesak napas — segera hubungi layanan gawat darurat.
- Pada ibu hamil: demam disertai nyeri perut hebat atau perdarahan — segera hubungi layanan gawat darurat.
- ⚠Demam pada ibu hamil meski ringan
- ⚠Muntah terus-menerus sehingga sulit minum
- ⚠Diare berdarah
- ⚠Gejala tidak membaik dalam 2–3 hari
- ⚠Bayi tampak sangat lemas atau tidak mau minum
Gejala umum
- Demam
- Nyeri otot
- Mual atau diare
- Sakit kepala
- Lemas
Gejala pada anak-anak
- Rewel atau menangis terus
- Tidak mau menyusu atau makan
- Muntah
- Demam
- Napas cepat
- Bayi baru lahir tampak lemas dan kuning
Gejala pada lansia
- Demam tinggi
- Leher kaku
- Kebingungan
- Kehilangan keseimbangan
- Kejang
- Gejala pencernaan mungkin tidak selalu muncul
Penyebab
Penyebab utama
- Makan makanan yang terkontaminasi bakteri Listeria
- Susu atau produk susu yang tidak dipasteurisasi
- Daging olahan seperti sosis atau daging asap yang tidak dipanaskan ulang
- Makanan laut asap
- Sayur atau buah mentah yang tidak dicuci bersih
- Kecambah mentah
Faktor risiko
- Sedang hamil
- Berusia 65 tahun ke atas
- Memiliki daya tahan tubuh lemah, misalnya karena HIV, pengobatan kortikosteroid jangka panjang, kemoterapi, atau obat penekan kekebalan setelah transplantasi
- Menderita diabetes
- Menderita penyakit ginjal atau penyakit hati
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Anda demam dan sedang hamil
- Ada leher kaku, kebingungan, atau kejang
- Muntah atau diare berat sehingga lemas dan sulit minum
- Ada darah pada tinja
- Bayi atau lansia tampak sangat lemas
Buat janji temu rutin jika:
- Gejala ringan seperti mual atau diare yang membaik sendiri dalam 1–2 hari tetapi Anda ingin memastikan
- Anda termasuk kelompok berisiko dan baru saja mengonsumsi makanan yang dicurigai
- Ingin berkonsultasi tentang makanan yang aman selama hamil
Diagnosis
Dokter akan menanyakan gejala, makanan yang baru dikonsumsi, dan riwayat kesehatan. Jika dicurigai listeriosis, dokter akan mengambil sampel darah atau cairan tulang belakang untuk diperiksa di laboratorium.
Tes yang mungkin dilakukan
- Tes darah untuk mencari bakteri
- Pemeriksaan cairan tulang belakang (pungsi lumbal) jika ada gejala saraf
- Kultur tinja atau sampel cairan tubuh lain pada kasus tertentu
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan biasanya dilakukan di fasilitas kesehatan. Pengambilan sampel darah sederhana dan cepat. Pungsi lumbal dilakukan dengan bius lokal dan Anda perlu berbaring beberapa saat setelahnya. Hasil laboratorium bisa memakan waktu beberapa hari, tetapi dokter dapat memulai perawatan lebih awal jika diperlukan.
Perawatan
Listeriosis ringan pada orang sehat sering membaik dengan istirahat dan cukup cairan. Untuk kelompok rentan atau infeksi berat, dokter biasanya memberikan obat antibiotik melalui infus atau tablet. Jenis dan lama pengobatan disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien.
Perawatan mandiri di rumah
- Beristirahat yang cukup
- Minum banyak air putih atau oralit untuk mencegah dehidrasi
- Makan makanan ringan yang mudah dicerna
- Hindari makanan berisiko sampai sembuh
Perawatan medis
Dokter dapat meresepkan obat antibiotik untuk membunuh bakteri. Pada infeksi berat, pasien mungkin perlu dirawat di rumah sakit agar cairan dan obat dapat diberikan melalui infus. Ibu hamil yang terinfeksi biasanya segera mendapat pengobatan untuk melindungi janin.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Listeriosis umumnya tidak memerlukan tindakan operasi. Penanganan utama adalah obat antibiotik dan perawatan suportif. Operasi hanya mungkin diperlukan untuk komplikasi tertentu yang jarang, misalnya pengumpulan nanah, dan itu pun diputuskan oleh dokter spesialis.
Hidup dengan kondisi ini
Jika Anda didiagnosis listeriosis, ikuti saran dokter dan habiskan obat sesuai anjuran. Selama pemulihan, pastikan cukup istirahat dan minum. Anda mungkin perlu memantau suhu tubuh dan melaporkan perubahan gejala kepada tenaga kesehatan.
Tips gaya hidup
- Cuci tangan sebelum makan dan setelah menyentuh makanan mentah
- Simpan makanan pada suhu yang tepat
- Panaskan kembali makanan sisa hingga benar-benar panas
- Gunakan talenan terpisah untuk bahan mentah dan makanan siap saji
Diet dan olahraga
Selama sakit, pilih makanan lunak yang mudah dicerna seperti bubur, sup, atau pisang. Setelah membaik, kembali ke pola makan bergizi seimbang. Aktivitas fisik bisa dimulai kembali secara bertahap setelah tubuh terasa kuat, tetapi tanyakan dulu kepada dokter jika Anda pernah dirawat.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Menghadapi infeksi yang serius bisa membuat cemas, terutama bagi ibu hamil atau orang tua yang merawat bayi. Wajar merasa khawatir. Bicarakan perasaan Anda dengan keluarga atau tenaga kesehatan. Mencari dukungan emosional adalah bagian penting dari pemulihan.
Pencegahan
Ya, sebagian besar kasus listeriosis dapat dicegah dengan menjaga kebersihan dan keamanan pangan. Hindari makanan berisiko tinggi jika Anda termasuk kelompok rentan, dan selalu masak makanan sampai matang.
Vaksin
Saat ini belum tersedia vaksin untuk mencegah listeriosis.
Program skrining
Tidak ada skrining rutin untuk listeriosis pada orang tanpa gejala. Pencegahan lebih ditekankan pada cara mengolah dan memilih makanan yang aman.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Pada ibu hamil: keguguran, lahir mati, atau infeksi berat pada bayi baru lahir
- Infeksi aliran darah (sepsis)
- Radang selaput otak (meningitis)
- Gangguan saraf atau keseimbangan yang menetap
Prospek jangka panjang
Dengan pengobatan yang tepat dan cepat, sebagian besar pasien listeriosis dapat pulih. Kelompok berisiko memang perlu perhatian lebih, tetapi deteksi dini dan perawatan medis sangat membantu memperbaiki hasil. Jangan ragu untuk segera ke fasilitas kesehatan jika muncul gejala yang mengkhawatirkan.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Panduan kesehatan berbeda menurut negara dan wilayah. Halaman ini adalah edukasi umum dan mungkin tidak sesuai dengan panduan, obat, atau praktik di tempat Anda tinggal. Diskusikan kekhawatiran Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda, dan ikuti panduan setempat jika ada.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Tidak ada panduan yang menyebut topik ini
Tidak ada panduan kesehatan atau bab klinis yang menyebut persis topik ini yang dikutip di sini. Halaman ini hanya untuk edukasi dan informasi umum. Ini bukan diagnosis, rencana pengobatan, atau nasihat medis pribadi. Periksa dengan dokter Anda dan ikuti sarannya. Jika gejala berat, mendadak, atau mengkhawatirkan, segera cari perawatan medis, dan dalam keadaan darurat hubungi nomor darurat setempat. Ruqelo LLC tidak bertanggung jawab atas akibat medis atau hukum dari keputusan yang didasarkan pada informasi ini.
Terakhir diperbarui: 24 Oktober 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.
Panduan dapat berbeda menurut negara atau wilayah. Konfirmasikan rekomendasi lokal dengan penyedia layanan kesehatan yang memenuhi syarat.