Microscopic colitis
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Kolitis mikroskopik adalah peradangan pada usus besar (kolon) yang hanya bisa dilihat dengan mikroskop. Kondisi ini menyebabkan diare cair kronis (berlangsung lama) tanpa darah. Ada dua jenis utama: kolitis limfositik dan kolitis kolagenosa.
Fakta penting
- Diare cair kronis tanpa darah adalah gejala utama.
- Penyebab pasti belum diketahui, tapi sering dikaitkan dengan obat-obatan tertentu dan infeksi.
- Kondisi ini bisa sembuh dengan sendirinya atau dengan pengobatan.
Kolitis mikroskopik termasuk kondisi yang jarang terjadi, namun diagnosisnya semakin meningkat karena lebih sering ditemukan melalui pemeriksaan usus.
Lebih sering terjadi pada orang dewasa berusia di atas 50 tahun, terutama pada wanita. Jarang terjadi pada anak-anak.
Gejala
- Pingsan atau pusing hebat saat berdiri (tanda dehidrasi berat)
- Urin sangat sedikit atau tidak ada sama sekali dalam 12 jam
- Nyeri perut hebat yang tidak tertahankan
- ⚠Diare cair terus-menerus disertai demam tinggi
- ⚠Diare yang tidak membaik setelah beberapa hari, terutama pada lansia atau anak kecil
- ⚠Muntah-muntah sehingga tidak bisa minum cukup cairan
Gejala umum
- Diare cair kronis (berlangsung lebih dari 2-4 minggu) tanpa darah
- Rasa ingin buang air besar yang mendesak
- Kembung dan kram perut
- Berat badan menurun karena kehilangan cairan
Gejala pada anak-anak
- Diare cair yang tidak kunjung sembuh
- Rewel dan sering menangis
- Penurunan nafsu makan dan berat badan
Gejala pada lansia
- Diare cair kronis yang mengganggu aktivitas
- Risiko dehidrasi lebih tinggi
- Penurunan berat badan yang signifikan
Penyebab
Penyebab utama
- Penyebab pasti belum diketahui, tetapi diduga ada reaksi peradangan di usus akibat iritasi atau infeksi.
- Beberapa obat seperti obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), inhibitor pompa proton, atau obat hipertensi tertentu bisa memicu.
Faktor risiko
- Usia di atas 50 tahun
- Jenis kelamin perempuan
- Merokok
- Penyakit autoimun seperti artritis reumatoid atau tiroiditis
- Penggunaan obat-obatan tertentu dalam jangka panjang
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika diare cair berlangsung lebih dari 2 minggu tanpa perbaikan
- Jika disertai demam tinggi, muntah, atau tanda dehidrasi
- Jika berat badan turun drastis tanpa sebab jelas
Buat janji temu rutin jika:
- Segera temui dokter jika Anda mengalami diare cair yang tidak biasa, terutama jika sudah berusia di atas 50 tahun
- Konsultasi ke dokter umum terlebih dahulu, kemudian mungkin dirujuk ke spesialis penyakit dalam atau pencernaan
Diagnosis
Diagnosis ditegakkan melalui kolonoskopi, yaitu pemeriksaan usus besar dengan selang kamera, dan pengambilan sampel jaringan (biopsi) untuk diperiksa di laboratorium. Karena peradangan hanya bisa dilihat di bawah mikroskop, biopsi adalah langkah penting.
Tes yang mungkin dilakukan
- Kolonoskopi dengan biopsi dari beberapa bagian usus besar
- Tes darah untuk memeriksa kadar zat besi, albumin, dan fungsi hati
- Tes tinja untuk menyingkirkan infeksi bakteri atau parasit
Apa yang diharapkan saat janji temu
Prosedur kolonoskopi dilakukan dengan bius ringan, jadi Anda tidak akan merasakan sakit. Sebelumnya, Anda harus menjalani puasa dan membersihkan usus dengan minum cairan khusus. Hasil biopsi biasanya keluar dalam beberapa hari hingga seminggu.
Perawatan
Tujuan pengobatan adalah menghentikan diare dan mengurangi peradangan. Banyak kasus bisa membaik sendiri, tetapi jika berlangsung lama, dokter akan menyarankan perubahan gaya hidup dan obat-obatan.
Perawatan mandiri di rumah
- Hindari makanan dan minuman yang memicu diare, seperti makanan pedas, berlemak, berkafein, dan produk olahan susu
- Minum banyak air putih untuk mencegah dehidrasi, bisa juga minum oralit sesuai petunjuk
- Berhenti merokok jika Anda perokok
- Kurangi konsumsi kopi, teh, dan minuman bersoda
Perawatan medis
Dokter dapat meresepkan obat antidiare untuk mengurangi frekuensi buang air besar. Kadang digunakan obat yang mengandung asam salisilat atau kortikosteroid untuk meredakan peradangan. Beberapa pasien mendapat manfaat dari obat yang mengikat asam empedu. Semua pengobatan harus dengan resep dan pengawasan dokter. Hindari penggunaan obat tanpa konsultasi, terutama OAINS.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi sangat jarang diperlukan, hanya jika obat tidak berhasil dan gejala sangat berat. Prosedur yang mungkin dilakukan adalah pengangkatan sebagian usus besar, tetapi ini hanya pada kasus yang resisten terhadap semua pengobatan.
Hidup dengan kondisi ini
Sebagian besar pasien bisa hidup normal dengan mengelola diare. Jika diare kambuh, Anda bisa menyesuaikan aktivitas dan selalu membawa persediaan makanan dan minuman yang aman.
Tips gaya hidup
- Hindari obat-obatan yang bisa memicu peradangan, terutama OAINS seperti ibuprofen atau aspirin (kecuali diresepkan dokter)
- Kelola stres karena stres bisa memperburuk gejala
- Catat makanan yang memicu diare untuk dihindari
Diet dan olahraga
Makan makanan lunak dan rendah serat saat diare kambuh, seperti nasi putih, pisang, dan kentang rebus. Olahraga ringan seperti jalan kaki baik untuk kesehatan usus, tapi hindari olahraga berat saat gejala sedang parah.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Diare kronis bisa membuat frustrasi dan mengganggu aktivitas sosial. Perasaan malu atau cemas sering muncul. Bicarakan perasaan Anda dengan dokter atau konselor. Anda tidak sendirian.
Pencegahan
Belum ada cara pasti untuk mencegah kolitis mikroskopik, tapi Anda bisa menurunkan risiko dengan tidak merokok, membatasi penggunaan obat pereda nyeri golongan OAINS, dan segera berobat jika mengalami diare yang tidak biasa.
Vaksin
Tidak ada vaksin khusus untuk kolitis mikroskopik.
Program skrining
Tidak ada skrining rutin, tetapi jika Anda berusia di atas 50 tahun dan memiliki faktor risiko, konsultasikan dengan dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Dehidrasi dan gangguan elektrolit yang bisa berbahaya, terutama pada lansia
- Penurunan berat badan dan malnutrisi
- Gangguan kualitas hidup karena diare yang terus-menerus
Prospek jangka panjang
Prognosis kolitis mikroskopik umumnya sangat baik. Sebagian besar pasien membaik dengan pengobatan sederhana, dan banyak yang sembuh total dalam beberapa bulan. Dengan penanganan yang tepat, Anda bisa kembali beraktivitas normal.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 26 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.